Mei 052018
 

Kegiatan Ground Training bertujuan untuk memelihara kemampuan dan kesiapan dalam rangka pelaksanaan penerjunan, mengingat besarnya resiko yang di alami peterjun saat melaksanakan penerjunan maka di laksanakanlah latihan Ground Training .

Malang, Jakartagreater.com – Prajurit Yonif Para Raider 502 Kostrad dipimpin Kapten Inf Wahyu Pudji melaksanakan latihan Ground Training pada Rabu  2 Mei 2018 di asrama Yonif Para Raider 502/UY Jabung , Malang.  Sebagai Perwira Jumping Master Yonif Para Raider 502 / UY Kapten Inf Wahyu Pudji memiliki tugas dan kewajiban memimpin, mengawasi serta membimbing kegiatan Ground Training para prajuritnya.

Kegiatan Ground Training bertujuan untuk memelihara kemampuan dan kesiapan dalam rangka pelaksanaan penerjunan, mengingat besarnya resiko yang di alami peterjun saat melaksanakan penerjunan maka di laksanakanlah latihan Ground Training .

Dalam pelaksanaan latihan Ground Training kali ini, latihan di titik beratkan pada latihan pengepakan payung perorangan ( PUO ) dengan cara memasang payung di dalam pesawat. Menurut Kapten Inf Wahyu Pudji sebagai pasukan lintas udara prajurit wajib menguasai atau mahir dalam pegepakan dan pemasangan payung utama perongan ( PUO) baik di dalam pesawat ataupun di luar pesawat.

“Kami beserta Bintara Jumping Master melatihkan kepada prajurit cara pemasangan payung utama perongan ( PUO) di dalam pesawat ataupun di luar pesawat. Prajurit dilatihkan bagaimana cara pemasangan payung serta perlengkapan lainya seperti senjata helm serta rangsel perorangan,” kata Kapten Inf Wahyu Pudji .

Kapten Inf Wahyu Pudji juga menyampaikan latihan ini dilaksanakan karena di medan sesunguhnya prajurit tidak hanya memasang payung utama perorangan ( PUO ) di luar pesawat melainkan bisa di dalam pesawat. Medan latihan yang bervariasi serta letak Marseling Area ( MA ) ke daerah sasaran yang jauh juga menjadi faktor utama di laksanakannya pemasangan payung utama di dalam pesawat. (Penkostrad).