Grounded Armada B-1B Akibat Kursi Lontar Bermasalah

Armada pesawat pembom B-1 Lancer di Pangkalan Udara Ellsworth © US Air Force via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Angkatan Udara AS (US Air Force) telah membumikan (grounded) armada pembom B-1B Lancer dikarenakan masalah keamanan setelah salah satu pesawat melakukan pendaratan darurat, kata juru bicara Angkatan Udara William Russell dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat yang dilansir dari laman Sputnik.

“Selama proses investigasi keselamatan setelah mendarat darurat B-1B di Midland, Texas, masalah komponen kursi lontar telah ditemukan yang mengharuskan untuk grounded”, kata Russell.

Juru bicara Angkatan Udara AS mencatat bahwa perintah grounded armada pesawat B-1 dikeluarkan pada tanggal 7 Juni dan akan berlaku sampai semua masalah teratasi.

B-1B adalah pembom strategis yang dimaksudkan dan mampu menyerang sasaran musuh termasuk dengan persenjataan konvensional maupun nuklir.

Pada bulan April, pesawat pembom B-1B turut ambil bagian dalam serangan pimpinan AS terhadap Damaskus, dan dilaporkan telah menyerang fasilitas senjata kimia di Suriah dari distrik At Tanf.

Sebelumnya, Lockheed Martin mengatakan dalam siaran pers bahwa pesawat pembom B-1B Lancer turut ambil bagian dalam uji tembak 2 rudal anti-kapal jarak jauh (LRASM) yang akhirnya dinyatakan berhasil.

Tahun lalu kontraktor pertahanan Pentagon mengumumkan rencana untuk menyebarkan LRASM pada pesawat pembom B1-B Angkatan Udara AS pada tahun 2018 dan di pesawat Angkatan Laut pada tahun 2019.

Pesawat “heavy bomber” multi-peran B-1B ini dilaporkan dilantik tahun 1998. Kemudian, pesawat ini banyak digunakan selama perang Irak pada tahun 2003.

Tinggalkan komentar