May 012017
 

KRI Wiratno-379 tangkap kapal Vietnam di perairan Laut Natuna,

Jakarta – Gugus Tempur Laut Komando Armada RI Kawasan Barat (Guspurla Koarmabar) yang dipimpin Komandan Guspurlaarmabar Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., menangkap dan mengamankan dua kapal ikan asing (KIA) berbendera Vietnam yang sedang melakukan penangkapan ikan dan mengangkut ikan campuran sebanyak empat ton tanpa dilengkapi dokumen yang sah (ilegal fishing) di perairan Laut Natuna.

Gugus Tempur Koarmabar Sergap Kapal Asing di Natuna

Kedua KIA berbendera Vietnam yang sedang melakukan penangkapan ikan secara ilegal, diperiksa dan diamankan oleh kapal perang Indonesia, KRI Wiratno-379 salah satu unsur yang tergabung dalam Operasi Samakta Udhaya di bawah kendali operasi (BKO) Guspurla Koarmabar. Saat dilaksanakan pemeriksaan pada posisi 06° 10’ 500’’ LU – 105° 56’ 100’’ BT, diketahui kapal berbendera VIetnam itu bernama BD 31069 TS berbobot 35 GT dengan ABK berjumlah 7 orang dan BD 93249 TS berbobot 30 GT dengan ABK berjumlah 6 orang, masing-masing kapal memuat ikan campuran kurang lebih 2 ton.

Gugus Tempur Koarmabar Sergap Kapal Asing di Natuna

Dari hasil pemeriksaan sementara, kedua kapal ikan asing Vietnam diduga kuat telah melakukan pelanggaran batas wilayah perairan Indonesia dengan melakukan kegiatan penangkapan ikan tanpa dilengkapi dokumen dan ijin yang sah (ilegal fishing) di wilayah perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI).

Atas pelanggaran tersebut, kedua Kapal Vietnam Vietnam beserta ABK dan muatannya dikawal menuju Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Ranai guna melaksanakan proses hukum lebih lanjut.

Dispen Koarmabar

Berbagi

  46 Responses to “Gugus Tempur Laut Koarmabar Sergap Kapal Vietnam di Natuna”

  1.  

    7

  2.  

    On pertamax

  3.  

    waduuhhh… udah gag ada ikan kali di laut vietnam

  4.  

    Heh…. viet lg -_-

  5.  

    Ga da kapoknya nie nelayan2 vietnam!,! Cari ikan diperairan ente aja napa viet? Moso jauh2 maen ke natuna yg dijaga ketat oleh kri2 nusantara, ya salah cari tempat mancing namanya….walau banyak dpt nya, percuma krn ga mungkin smpe ke negara kalian, krn sdh di sita oleh indoneaia termasuk ikan2nya…ada ikan tuna, ikan hiu, ikan kerapu, ikan sapu2 dan ikan tongkol….xixixxi hmmmmm ngomongin ikan jd pengen mkn ikan layur nie, dah lm bgt ga mkn ikan itu,…

  6.  

    bagaimana kabar 4 marinir yg hilang?

  7.  

    baksoooo.duta rudal ..baksooooo.xixixixixi

  8.  

    ——Mbeeeeekkk——

  9.  

    ——Miaaaawww——

  10.  

    Kweeeek kweeeeekkkkk^

  11.  

    Neng Cintia Aja Yg Mintain ToT Tuh Chini Dah Punya Dronecopter Yg Bisa Bawa 2 ATGM…

  12.  

    Hihihi… Gua Sama Peuteuy Yg di Jadiin Pelampiasan Si Cintia Gara2 Pemerintah Gk Riset Rudal…

  13.  

    Nelayan Indonesia juga banyak yang di tahan di brisbane . sekitar 200 an…

    perlu di telisik lagi..

  14.  

    sya heran jammer ecm kok ga dimaasukkan perhitungan sbgai antidot drone

  15.  

    miaww dan mbeeek yg suka bilang bakso mimpi keselek bakso
    begitulah kesimpulannya

  16.  

    baksoooo

  17.  

    g usah d sergap ya… langsung pake rudal…. xixixi

  18.  

    Hampiiiiir aja tertipu….sangkanya Parchim milik AL menyergap Gepard Vietnam !!!

    Tapi kalo benar demikian, tentunya Gepard tak akan berkutik….karena segan pada parchim yang lebih pantas dipanggil “Pakde” oleh gepard

  19.  

    Suntik mati saja !!…

  20.  

    kasihan? lu pendukung komunis ? di scs mereka pemilik karang terbanyak. jangan lu pikir semua karang mereka ga dijaga, suruh mereka balik ke scs, wilayah devacto mereka besar dan cina ga berani rebut karang yang sudah mereka duduki.

  21.  

    kasihan? lu pendukung komunis ? di scs mereka pemilik karang terbanyak. jangan lu pikir semua karang mereka ga dijaga, suruh mereka balik ke scs, wilayah devacto mereka besar dan cina ga berani rebut karang yang sudah mereka duduki.

 Leave a Reply