May 192019
 

HMS Queen Elizabeth

Angkatan Laut Inggris mencopot jabatan kapten kapal induk HMS Queen Elizabeth karena mengunakan mobil dinas untuk urusan pribadi.

Nick Cooke-Priest kini tidak lagi menjadi komandan HMS Queen Elizabeth karena telah mengendarai mobil resmi kapal induk pada akhir pekan, sebagaiman ditulis The Sun.

Seorang juru bicara Royal Navy mengatakan, “Kami dapat mengonfirmasi Kapten Nick Cooke-Priest telah dipindahkan ke tugas baru. Kami hanya dapat mengatakan bahwa tindakan manajemen sedang dilakukan dan karenanya tidak pantas untuk berkomentar lebih lanjut.”

Komodor Cooke-Priest, yang bergabung dengan Angkatan Laut Inggris pada tahun 1990, membawahi komando kapal perang sepanjang 280 meter, dan berbobot 65.000 ton, yang dijelaskan oleh Angkatan Laut sebagai “kapal perang yang menakjubkan” yang mampu mengangkut hingga 40 pesawat tempur.

Dia tidak pernah diperingatkan bahwa menggunakan mobil dinas Ford Galaxy untuk perjalanan pribadi melanggar peraturan, lapor The Sun.

Seorang mantan perwira mengatakan kepada The Sun, “Nick memuja Angkatan Laut dan telah kehilangan karirnya dengan melakukan apa yang telah dilakukan para kapten selama beberapa dekade – menggunakan mobil dinas untuk pulang. Kesalahan penilaian harus dibayar salah satu Angkatan Laut yang terbaik.”

Dipercayai bahwa kapal perang utama Angkatan Laut Kerajaan dan kaptennya dipinjamkan mobil untuk digunakan pada tugas resmi. Penyelidikan menemukan dia menggunakan Ford seolah-olah itu miliknya, dan menemukan dia bersalah atas “kesalahan penilaian”, menurut The Sun.

Kapten membayar bensin dan tidak ada tuduhan penipuan.

Cooke-Priest awalnya adalah pengamat khusus helikopter Lynx setelah bergabung dengan Angkatan Laut Kerajaan. Satu dekade menjabat di penerbangan laut, termasuk menjadi instruktur tour dan sebagai Komandan penerbangan di HMS Exeter.

Dia dipromosikan menjadi Komandan pada tahun 2009 dan membawa HMS Kent mengawal Ratu selama tur kerajaan.

Saat menjadi komandan HMS Iron Duke, ia dikerahkan ke Teluk Arab dan pada 2011 ke Libya sebagai bagian dari Operasi Ellamy.

Saat memimpin HMS Bulwark, mengikuti Fleet Flag Ship pada Januari 2015 dan memimpin kontribusi Inggris pada peringatan seratus tahun Gallipoli dan di tahun yang sama adalah saat yang penting dari kariernya yang sukses.

The Telegraph

 Posted by on May 19, 2019

  7 Responses to “Gunakan Mobil Dinas Untuk Urusan Pribadi, Komandan Kapal Induk Inggris Dicopot”

  1.  

    Hebat negara bule. Anti korupsi banget. Beda tetangga rmh yg belum bintang tp sdh dekat bintang. Mobil dinas 2 yg satu di pegang istri. Sopir yg tamtama aktif 2 yg 1 buat istri dan anaknya antar jemput sekolah dan ke mall. Mobil mewah yg gede2 3 biji dan tiap tahun ganti merk……hebat ya Indonesia…..

  2.  

    Patut untuk ditiru, sepertinya memang jadi kebablasen juga sekarang dan itu jelas mencederai hati dan perasaan keluarga besar rakyat jelata….andai dalam kapasitas terbatas, sebenarnya rakyat Indonesia bisa dan biasa untuk memaklumi karena mereka pejabat tapi ya itu tadi jangan berlebihan dan jadi kebablasen masalahnya…bagaimanapun salut untuk Angkatan Laut Ratu

    •  

      Kayak mana engak kebablasan bang… Laa wong mereka merasa penting dan luar biasa kayak Avenger…. Maka harus dengan gaya juga…. Maka kadang kadang yang waras yang harus ngerti dan ambil langkah bijak… Satu contoh kebiasaan pengunaan sirine pada kendaraan petinggi… Seolah yang lain numpang dinegri ini… Wkwkwkwk…. Arogansi dan pola pikir raja… Jadi semua jelata adalah kaula…!!!

  3.  

    kalau di indonesia itu sdh hal biasa.malah kl lebaran bisa di bawa pulang kampung.

  4.  

    Salah dia sendiri, sdh tahu mobil dinas bukan miliknya kok di pake kemana2….

  5.  

    Bukan masalah penyalahgunaanya tapi concern kepada misintersepsi personal terhadap kepentingan negara dan pribadi, apalagi sekelas perwira