Gunakan Standar Su-57, Jet Tempur Sukhoi Checkmate Siap Hadapi F-35

20210722 084724

Alutsista  –  Jet tempur siluman ringan Sukhoi yang baru, Light Tactical Aircraft (Rusia: LTS) “Checkmate” akan memiliki standarisasi maksimum dengan pesawat tempur Su-57 untuk menurunkan harga, ujar Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia, Denis Manturov kepada wartawan pada Selasa, 20-7-2021.

“Kita harus membakukannya dengan pesawat Su-57 dalam hal senjata, komponen, solusi konstruktif sebanyak mungkin, untuk membuat beberapa komponen lebih murah, sehingga mesin ini menjadi lebih murah daripada Su-35,” katanya, dirilis TASS.

Pengembangan pesawat tempur Sukhoi bermesin tunggal ringan baru yang dijuluki “The Checkmate”, pertama kali diungkapkan oleh sumber industri penerbangan Rusia pada bulan Mei 2021. Sumber itu mengatakan bahwa pesawat baru itu akan mampu menjadi pesawat supersonik dan memiliki visibilitas radar yang rendah.

Kini, pada 20 Juli 2021 Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi Pemeran Kedirgantaraan dan Pertunjukan Udara dua tahunan MAKS-2021 di Zhukovsky, wilayah Moskow, Rusia.

20210721 141400

Pesawat Tempur Ringan Siluman, Light Tactical Aircraft,  LTS  “Checkmate” Rusia. (@UAC Russia)

Setelah upacara pembukaan selesai, Putin tiba di paviliun pameran perusahaan Sukhoi, di mana Kepala Rostec State Corporation Sergei Chemezov dan Direktur Jenderal United Aircraft Corporation (UAC) Yuri Slyusar menyerahkan kepada Putin, jet tempur baru LTS yang diberinama “Checkmate”

LTS adalah pesawat tempur ringan bermesin tunggal generasi kelima, yang belum memiliki analog di Rusia.

Pesawat siluman ini menggabungkan solusi dan teknologi inovatif, termasuk dukungan kecerdasan buatan untuk pekerjaan pesawat dan solusinya.

Pesawat tempur “Checkmate” memiliki visibilitas rendah dan kinerja penerbangan tinggi, ungkap UAC Russia, 20-7-2021.

20210721 141854

Pesawat Tempur Ringan Siluman, Light Tactical Aircraft,  LTS  “Checkmate” Rusia. (@UAC Russia)

Dalam pengerjaan proyek “Checkmate” LTS, teknologi superkomputer banyak digunakan.

Pihak UAC Russia saat presentasi pesawat tempur baru, memberi tahu Presiden Putin tentang karakteristik teknis yang tinggi dari pesawat, dan juga menekankan bahwa LTS adalah platform multifungsi generasi baru, yang dibedakan oleh kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan pelanggan tertentu, biaya operasi rendah dan kemampuan tempur yang luas.

Bersaing dengan Pesawat F-35 AS

Jet tempur siluman Sukhoi baru yang dirancang untuk bersaing dengan F-35 AS ini,  mampu menyerang enam target secara bersamaan.

Pesawat yang dijuluki “The Checkmate” pertama kali muncul pada Mei tahun lalu yang dikembangkan oleh perusahaan raksasa pertahanan dan teknologi Rostec dan United Aircraft Corporation, Rusia.

“Tugas kami adalah agar pesawat ini ditawarkan secara massal kepada pelanggan mulai 2026,” kata Direktur Umum United Aircraft Corporation, Yury Slyusar.

Rostec menggambarkan pesawat itu sebagai jet tempur ringan bermesin tunggal generasi kelima yang menggabungkan “solusi inovatif” termasuk kecerdasan buatan.

Jet dapat menyerang hingga enam target secara bersamaan di darat, udara atau laut, “bahkan dalam kondisi gangguan elektronik yang kuat,” kata pabrikan.

Dengan banderol harga antara $25-30 juta (21-25 juta euro), ia akan dapat membawa drone dan meluncurkannya selama penerbangan, dikutip Themoscowtimes.com, 20-7-2021.

Produsen pesawat mengharapkan sekitar 300 pesawat bisa terjual dalam 15 tahun ke depan, terutama  untuk konsumen dari Timur Tengah, Asia dan Amerika Latin.

Optimisme ini muncul karena harga pesawat dikatakan dibandrol murah, dengan harga “tujuh kali lebih rendah” daripada F-35.

20210721 141528

Pesawat Tempur Ringan Siluman, Light Tactical Aircraft,  LTS  “Checkmate” Rusia. (@UAC Russia)

UAC mengatakan pesawat mampu menghancurkan “pesawat asing generasi kelima” dan “dirancang untuk menahan sistem generasi keenam yang mungkin muncul dalam beberapa dekade mendatang.” Versi auto-pilot juga sedang dikembangkan.

“Penerbangan Rusia memiliki potensi besar untuk dikembangkan, dan industri pesawat kami terus menciptakan pesawat baru yang kompetitif,” kata Putin.

Putin telah menjadikan investasi di tentara dan mengembangkan persenjataan baru sebagai prioritas atas pemerintahannya selama dua dekade.

Rusia telah mengembangkan beberapa senjata yang menghindari sistem pertahanan yang ada, termasuk rudal antarbenua Sarmat dan rudal jelajah Burevestnik.

Pameran International Aviation and Space Salon MAKS-2021 diadakan dari 20 hingga 25 Juli di Zhukovsky, di Moskow.

Leave a Reply