JakartaGreater.com - Forum Militer
Jul 122018
 

Pesawat terbang tanpa awak (PTTA) MQ-9 Reaper © US Air Force via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Sebuah manual atau panduan pelatihan yang sensitif untuk UAV MQ-9 Reaper militer AS yang mematikan telah dijual di pasar gelap pada bulan lalu, setelah seorang peretas atau hacker mengambilnya dari jaringan rumah seorang Kapten Angkatan Udara menggunakan kata sandi default, seperti dilansir dari laman The Daily Beast.

Meski harga yang ditawarkan hanya $ 150, namun tak ada yang tertarik. “Saya secara pribadi telah menyelidiki web pasar gelap selama hampir 15 tahun dan ini adalah pertama kalinya saya menemukan dokumen-dokumen seperti ini”, kata Andrei Barysevich, direktur koleksi lanjutan di Rekaman Masa Depan.

“Jenis dokumen ini biasanya dicuri oleh para peretas negara. Mereka tak akan menawarkannya di web pasar gelap, dan tentu saja tidak akan semurah $ 150″.

Dikembangkan oleh General Atomics, UAV MQ-9 Reaper senilai $ 64 juta adalah senjata berat yang yang mampu menjatuhkan bom dipandu laser dan rudal Hellfire pada sasaran dari ketinggian 50 ribu kaki.

Dalam konfigurasi tanpa senjata, ini telah digunakan oleh DHS untuk pengawasan perbatasan dan juga oleh NASA untuk studi cuaca. Panduan pelatihan Reaper yang dicuri berjudul “MQ-9A Reaper Block 5 (UHK97000-15) RPA Maintenance Event 1 Delta Training”. Itu tidak bersifat rahasia, sampulnya hanya memuat peringatan panjang tentang penanganan yang aman.

“Informasi ini diberikan dengan syarat bahwa itu tidak akan dirilis ke negara lain tanpa otoritas khusus dari Angkatan Udara”, menurut sampulnya.

“Penerima akan segera dilaporkan ke Amerika Serikat, apabila terungkap adanya kecurigaan ataupun dugaan lainnya. Dokumen, dan yang lain seperti itu, dicuri dari jaringan Skuadron Pemeliharaan Pesawat 432 Angkatan Udara AS di Creech Air Force Basis di Nevada, kata Barysevich.

Barysevich mengatakan dia melihat manual itu dijual di forum web pada awal Juni. Menyamar sebagai pembeli potensial, ia pun memulai percakapan dengan penjual, yang ternyata menjadi bagian dari kru peretas kecil yang berbasis di Amerika Selatan.

Berbekal pengetahuan yang belum sempurna dan mesin pencari di internet, para peretas belajar untuk mengeksploitasi fitur di beberapa router Netgear yang memungkinkan pengguna untuk memasang drive USB eksternal dan memuatnya dengan dokumen, video atau musik yang ingin mereka bagi di jaringan mereka.

Bagikan:

 Leave a Reply