JakartaGreater.com - Forum Militer
Jul 172018
 

Sistem peluncur rudal taktis MIM-104 Patriot. © US Army via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Dalam upaya menghadang pembelian sistem rudal permukaan-ke-udara dengan kemampuan anti pesawat siluman buatan Rusia, pejabat Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk urusan politik-militer Tina Kaidanow mengatakan bahwa Deplu sedang membahas penjualan Raytheon MIM-104 Patriot dengan Ankara, seperti dilansir dari laman Flight Global.

Pembicaraan itu dilakukan sebagai oposisi dari Senat AS, Dewan Perwakilan Rakyat dan Departemen Negara untuk transfer Lockheed Martin F-35 ke Turki telah menempatkan pengiriman pesawat siluman tersebut dalam bahaya.

Kelompok bipartisan perwakilan AS mengirimkan surat kepada Menteri Pertahanan AS James Mattis pada tanggal 15 Juni, dan memintanya untuk memblokir pengiriman F-35. Senat AS meloloskan Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional 2019 pada 18 Juni dengan klausul yang memblokir pengiriman juga.

Oposisi politik datang meskipun Lockheed Martin telah secara resmi menghadirkan jet tempur generasi kelima kepada para pejabat Turki selama upacara pada 21 Juni di Fort Worth, Texas.

Radar 92N6A (tengah) untuk Sistem rudal pertahanan udara S-400. © Vitaly V. Kuzmin (CC BY-SA 4.0) via Wikimedia Commons

Sistem S-400 Triumf buatan Almaz-Antey adalah salah satu produk rudal permukaan-ke-udara yang paling canggih di pasar ekspor, yang menurut keterangan Rosoboronexport memiliki jangkauan “anti-pesawat siluman” hingga 81 nm (150 km).

Pakar pertahanan merasa khawatir bahwa sistem tersebut dapat digunakan oleh Turki ataupun Rusia untuk menemukan kerentanan di F-35, informasi yang kemudian dapat diserahkan kepada musuh Amerika Serikat.

“Mampukah kita membuat teman-teman dan mitra kita di luar negeri untuk benar-benar memahami, ini adalah bisnis yang serius? Kami berharap mereka mempertimbangkan hal tersebut atas keputusan pembelian mereka. Kami ingin mereka memahami kerugian, kerugian serius yang nyata untuk membuat akuisisi ini, dan khususnya akuisisi S-400 dari Rusia, dan sebagai gantinya agar melihat sistem kami, menempatkan interoperabilitas dan semua hal lainnya”, kata Kaidanow. “Kami mencoba memberikan pemahaman tentang apa yang bisa kita lakukan sehubungan dengan Patriot”.

Turki telah menyatakan minatnya terhadap rudal Patriot dan pembicaraan saat ini telah berlangsung untuk sementara waktu, menurut keterangan Kevin Fahey, asisten sekretaris pertahanan untuk akuisisi, dalam konferensi pers terpisah.

Bagikan :

  6 Responses to “Hadang Anti-Siluman, AS Tawarkan Patriot Pada Turki”

  1.  

    DASAR KADAL BUNTUNG

  2.  

    Perlu dadi bunglon kalo itu memang bisa jadi kedaulatan negara

  3.  

    s400 vs patriot??? wkwkwkwkkwk….. semprul tenan

  4.  

    Dulu diacuhkan ketika berpaling kelain hati br sibuk cari perhatian! Ternyata NATO secara tdk lgsg keder jg dgn mainan Rusia! He3

  5.  

    Efektif di bawah 100 km tu s400 utk pespur siluman

  6.  

    Rudal patriot itu yg suka jingkrak-jingkrak balik nyerang teman sendiri kan?

    😎

 Leave a Reply