Mei 022019
 

Israel telah mengembangkan sistem pembidik elektro-optik pintar dengan kemampuan baru untuk mencegat balon dan layang-layang yang diterbangkan dari Gaza Palestina.

Perangkat pembidik tersebut sebagian sudah digunakan oleh pasukan Brigade Golan, pasukan lintas udara dan pasukan Givati untuk menguji kemampuannya di lapangan.

Kementerian Pertahanana Israel telah mengeluarkan solusi ini untuk mengatasi serangan layang-layang dan balon yang melintasi perbatasan Gaza-Israel, yang digunakan untuk membakar lahan dan hutan seluas berhektar-hektar.

Pasukan IDF telah mengerahkan militernya di banyak titik di sepanjang perbatasan Gaza, dan mengoperasikan drone berkecepatan tinggi untuk menghadang dan menembak jatuh balon dan layang-layang yang melayang menuju ke Israel.

Drone Israel yang beberapa di antaranya mampu melakukan perjalanan hingga 150 kilometer per jam dan memiliki ketahanan operasi lama, menabrak ratusan layang-layang dan menjatuhkan balon, sehingga mencegah banyak kebakaran di daerah sekitar Jalur Gaza.

Tapi layang-layang dan balon pembakar tersebut diluncurkan sepanjang hari, sehingga sulit bagi pasukan untuk menargetkan dan menghancurkan semuanya.

Sistem pembidik baru ini dirancang berdasarkan pada sistem pembidik senapan cerdas yang disebut Pegion (belati) yang dikembangkan oleh perusahaan Smart Shooter dari Kibbutz Yagur bekerja sama dengan Administration for the Development of Weapons and Technological Infrastructure di Kementerian Pertahanan israel.

Pembidik Pegion adalah sistem elektro-optik yang lebih berat yang memungkinkan untuk mengikuti target bergerak dalam berbagai skenario, seperti balon dan layang-layang yang membawa bahan peledak atau pembakar dengan akurasi tinggi.

Pigeon akan menghitung dengan cepat melalui perangkat lunak komputer, dan menentukan kapan senjata yang dipasang harus melepaskan tembakan, sehingga peluru pertama yang ditembakkan ke sasaran akan menembaknya dengan akurat.

Pegion dirancang untuk mencapai target pada jarak ratusan meter, dengan kemampuan meminimalkan resiko kerusakan pada orang-orang sekitar dalam peperangan kota.

Smart Shoot saat ini sedang mengembangkan versi yang lebih baru dan lebih maju yang diyakini lebih ringan.

DefenceWorld

Bagikan:
 Posted by on Mei 2, 2019