Hamas Serang Pangkalan Udara, Israel Sasar Alutsista Laut

Militer Internasional – Konflik antara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dengan Pejuang Hamas memasuki minggu kedua pada hari Senin, 17-5-2021. Tujuh hari terakhir, dunia telah menyaksikan kelompok pejuang Hamas menembakkan ratusan roket ke Israel, dan IDF juga meluncurkan ratusan serangan udara ke dalam daerah kantong Hamas di Gaza.

Dalam perkembangan terbaru, Angkatan Udara dan Angkatan Laut Israel mengatakan telah menyerang “kapal selam” Hamas di lepas pantai Gaza, ungkap IDF dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, dikutip Sputniknews.com.

“Hari ini, dengan menggunakan pengintai udara dan Angkatan Laut, IDF melihat beberapa tersangka di kapal yang diyakini sebagai senjata selam Hamas. Kapal itu dibawa ke pantai, kemungkinan untuk melakukan serangan teror di perairan Israel. Beberapa waktu lalu, sebuah kapal perang dan pesawat Angkatan Laut Israel melakukan serangan terhadap operator kapal dan senjatanya sendiri untuk menghilangkan ancaman tersebut, “kata militer Israel.

IDF merilis rekaman yang menunjukkan penghancuran alat utama sistem senjata (Alutsista) “kapal penyelam tak berawak” di Jalur Gaza Utara, dengan rekaman itu dikatakan direkan hari Senin.

Rekaman tersebut menunjukkan bola api yang melanda area pantai di antara 2 bangunan pantai, meskipun tidak ada objek yang menyerupai ‘kapal selam’ yang terlihat.

Bagian kedua dari video tersebut menunjukkan mobil yang sedang bergerak dihancurkan saat melakukan perjalanan di jalan di area yang dibangun. Penghuninya tidak teridentifikasi.

Serangan Senin mengikuti rilis video akhir pekan lalu yang menunjukkan serangan IDF terhadap pasukan angkatan laut Hamas, termasuk kapal, gudang senjata, pos pengamatan pantai dan kompleks militer.

Video-video tersebut menunjukkan rekaman kamera Rudal dari proyektil yang terbang menuju gedung-gedung di pantai Laut Mediterania. Sputnik tidak dapat secara independen mengonfirmasi bahwa fasilitas yang diserang terkait dengan militer.

Hamas mendirikan pemerintahan sendiri di Gaza pada 2007 setelah perpecahan dengan Fatah, yang menyebabkan perpecahan Otoritas Palestina.

Sebagai entitas non-negara dengan sumber daya terbatas dan di bawah blokade, kelompok politik dan militan diketahui tidak memiliki angkatan laut yang layak, tetapi memiliki pasukan komando pasukan katak elit, perahu kecil dan fasilitas pantai, serta roket dan Rudal anti-tank Rudal yang telah digunakan untuk menyerang kapal Israel.

Hamas selama ini tidak diyakini dipersenjatai dengan ‘kapal selam’, dengan kemungkinan pengecualian kendaraan penggerak penyelam. Bahkan kelompok militan Lebanon yang jauh lebih kuat dan jauh lebih baik, Hizbullah, tidak dipastikan memiliki kapal selam.

Awal tahun ini, IDF memperkirakan bahwa sayap angkatan laut Hamas memiliki sebanyak 400 pasukan komando pasukan katak yang dilatih untuk melakukan serangan sabotase terhadap Israel. Tel Aviv pertama kali mengetahui tentang keberadaan pasukan komando selama Perang Gaza 2014, di mana selama itu mereka dilaporkan melakukan upaya yang gagal untuk menyusup ke Israel melalui laut.

Hamas Serang Pangkalan Udara Israel

Brigade Izz ad-Din al-Qassam, sayap militer dari gerakan Hamas yang berbasis di Jalur Gaza, mengatakan telah menembakkan roket ke pangkalan udara Israel di Hatzerim, yang terletak di dekat kota Be’er Sheva.

“Brigade Al-Qassam telah menembakkan sejumlah roket ke pangkalan udara Hatzerim,” kata sayap militer Hamas pada Jumat malam, 14-5-2021, dikutip Sputniknews.com.

Dalam catatan militer Israel (IDF) hingga 17-5-2021, Hamas telah menembakkan 2968 roket ke Israel, selama seminggu terakhir.

Konfrontasi terbesar dalam beberapa tahun terakhir di perbatasan Jalur Gaza dimulai pada Senin malam. Militan Palestina telah meluncurkan sekitar 2.000 roket ke Israel, sementara Israel melakukan beberapa serangan balasan terhadap gerakan Islam Hamas.

Kekerasan itu dipicu oleh bentrokan berhari-hari di Yerusalem Timur dan keputusan pengadilan Israel untuk memihak pemukim Yahudi yang meminta penggusuran beberapa keluarga Palestina dari rumah mereka di kota yang disengketakan itu.

*Foto: Serangan militer Israel obyek dekat pantai yang diyakini Alutsista Hamas. (@ IDF)

Tinggalkan komentar