Feb 122015
 

lcs-malaysia

Hainan – Media pemerintah China mengatakan, pemerintah telah menemukan lebih dari 100 miliar meter kubik gas alam di wilayah Laut Cina Selatan yang disengketakan. Gas alam ditemukan di ladang gas alam wilayah Lingshui sekitar 150 kilometer selatan pulau Hainan.

Kantor Berita Xinhua mengatakan, Kementerian Pertahanan dan Sumber Daya telah menyetujui produksi ladang gas alam skala besar tersebut. Informasi tersebut dikutip dari produsen minyak dan gas utama Cina.

Menurut Direktur dan pemipmin IHS Energy Cina, Xizhou Zhou, 100 miliar meter kubik merupakan jumlah yang layak tapi tak besar. Ia mengatakan, itu setara dengan enam atau tujuh bulan pasokan gas untuk Cina. (Republika.co.id).

  22 Responses to ““Harta Karun” di Laut Cina Selatan”

  1.  

    siip

  2.  

    ada gula ada semut

  3.  

    biarin aja biar negara yg berkepentingan selain cina tambah nggondok,yangg terpenting jgn ganggu natuna

  4.  

    Harta kirun berupa gas kentut

  5.  

    Awas nyerempet2 Sumber Daya Alam Indonesia di perairan Natuna, perkuat pertahanan natuna !!!

  6.  

    bkalan lbih pnas lg nih lcs,,,

  7.  

    Betapa gondoknya ya cina, ternyata dikit minyaknya…tp mungkin ikan banyak dan luasnya laut cina selatan mampu memberikan kemudahan bagi cina yang sedang membangun armada lautnya. Mungkin akan tetap diklaim atas dasar ini.

    •  

      Menurut saya, ini pembuktian atas militer china saat ini untuk melihat reaksi dari nato. Militer yang dibangun sejak dulu, dan sekarang menjadi naga api yg dasyat. Posisi lcs yg strategis membantu china dalam pergerakan mengacaukan distribusi nato yg ditempatkan di thailand, singapur ke malaysia, philipin terhadap jepang. keuntungan strategis lainya mendekatkan diri ke australia dan samudra hindia. Selain itu memberikan efek ekonomi yg secara tidak langsung tergadap jepang dan korea.

  8.  

    Klo mou ngambil Gas di natuna mau di kubilakankan seperti jaman majapahit…oleh cucu majapahit…

  9.  

    potensi minyak dan gas alam di natuna dan ambalat sudah jelas2 diincar oleh banyak pihak, jadi sudah pasti sistem alutsista yang memiliki fungsi pertahanan udara dan laut di kepulauan natuna dan pulau kalimantan mesti diperkuat dan dimodernisasi. Ditunggu langkah-langkah strategis pemerintah dan dukungan politik anggaran dari pihak legislatif.

  10.  

    di tunggu perkuatan alutsitanya,terutama laut & udara untuk bisa menjaga Natuna dsk yg sangat kaya akn kandungan migasnya.situasi kawasan sdh mengkhawatirkan.demi menjaga NKRI bersekutu dgn JIN pun boleh d lakukan.

  11.  

    Begitu

  12.  

    banding kan dengan deposit di wilayah Natuna saja …….

    “……Lapangan gas Natuna, yang ditemukan pada tahun 1973, terletak di laut Natuna kira-kira 225 km sebelah timur laut dari Pulau Natuna pada kedalaman laut 145 meter. Pulau Natuna terletak 600 km sebelah timur laut Singapura dan 1100 km sebelah Utara Jakarta. Reservoar bersangkutan diperkirakan mengandung cadangan hidrokarbon yang dapat dihasilkan kira-kira sebanyak 45 triliun kaki kubik atau 1.270 miliar meter kubik. Jumlah volume gas dalam reservoar, termasuk karbondioksida yang merupakan 71ari volume keseluruhan, diperkirakan sebanyak 210 triliun kaki atau 6000 miliar meter kubik”…….

    dikutip dari http://www.energi.lipi.go.id/utama.cgi?cetakartikel&1101090234.

    mmmm… pantes ada 9 garis putus-putus…. Waspada Indonesia karena engkau begitu kaya….

    •  

      China dengan cerdik dengan menggambar garis putus-putus, karena bagian yang terputus bisa dimodifikasi sesuka hati, bisa ditambahkan garis menjulur jauh ke selatan sampai ke pulau Jawa jika diperlukan.

  13.  

    bung loai jangan salah kalo ngebornya dimiringkan arah natuna gimana???? tinggal adu kuat sedoooot mas

  14.  

    100 miliar kubik untuk 6 – 7 bulan. Lama kelamaan terlihat wujud asli China !

  15.  

    Makanya sudah sejak lama di Natuna tni banyak alutsista canggih yg udah mulai di deploy sama tni, semoga tidak terjadi apa apa di Natuna, semoga

  16.  

    Klu Cina berani2nya mengusik perairan natuna, mk kt wajib menghalaunya.
    Gelarlah patroli rutin dgn kapal penjelajah atau minimal dgn destroyer, utk menunjukkan nyali kt, sbg bangsa pejuang! Perang, perang lah.
    Era Majapahit jilid dua insyaalloh akan segera tiba.
    Kt tinggal persiapkan sj alutsista yg canggih2 dgn produksi sendiri, tot, dan inovasi.
    Jayalah Indonesiku!

 Leave a Reply