Apr 042014
 

Antrian BBM. images.detik.com

Bank Dunia, ADB, Hingga BI Minta RI Naikkan Harga BBM

Jakarta -Sejumlah pihak hingga lembaga asing meminta pemerintah Indonesia mengurangi subsidi BBM yang dinilai terlalu membebani anggaran. Anggaran subsidi BBM Rp 211 triliun tahun ini, 94% dinikmati orang mampu.

Tidak tepat sasarannya subsidi BBM ini, bahkan membuat pemerintah didorong untuk menghapuskan saja subsidi BBM ini.

Lembaga internasional Bank Dunia jadi salah satu yang konsisten meminta pemerintah Indonesia mengurangi subsidi BBM. Kepala Perwakilan Bank Dunia Rodrigo Chaves mengatakan, seharusnya kebijakan pemerintah Indonesia sejalan untuk memperkuat ekonomi Indonesia. Termasuk kebijakan subsidi yang dikeluarkan seharusnya ditujukan untuk kepentingan yang mendesak.

“Harus ada penyesuaian kebijakan-kebijakan yang mencakup pengalihan belanja subsidi yang signifikan, seharusnya subsidi dialokasikan untuk kebutuhan-kebutuhan yang lebih mendesak, seperti subsidi untuk investasi dalam bidang infrastruktur, perbaikan iklum investasi, dan perbaikan pelayanan masyarakat,” ujar Rodrigo Maret 2014 lalu.

Bila pemerintah tetap memberikan alokasi BBM subsidi yang terlalu besar, menurut Bank Dunia akan menekan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Jika tidak ada perubahan kebijakan khususnya alokasi subsidi, maka akan menekan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini yang kami perkirakan hanya 5,3% turun dibandingkan tahun sebelumnya pada 2013 yang mencapai 5,8% dan 6,2% pada 2012,” ungkap Rodrigo.

Bahkan Bank Dunia mendorong agar pemerintahan baru nanti hasil pemilu 2014, menaikkan harga BBM subsidi Rp 8.500 per liter.

“Menaikkan ada dua, bisa Rp 8.500 per liter, atau menaikkan harga sebesar 50%,” ujar Ekonom Utama Perwakilan Bank Dunia di Jakarta Jim Brumby.

Hal yang sama juga diminta Asian Development Bank (ADB). Lembaga asing tersebut menilai ekonomi Indonesia akan makin berat tumbuh, bila subsidi BBM masih ada, apalagi dengan anggaran alokasi yang cukup besar.

“Defisit neraca berjalan Indonesia masih cukup mengkhawatirkan, salah satunya makin besarnya anggaran subsidi BBM tiap tahun. Makin besar subsidi BBM makin berat ekonomi Indonesia untuk tumbuh,” kata Deputi Direktur ADB untuk Indonesia Edimon Ginting beberapa waktu lalu.

Edimon mengatakan, ADB bukan anti terhadap subsidi, subsidi tetap baik, asal subsidi tersebut tepat sasaran. Sementara, subsidi BBM di Indonesia dinilai tidak tepat sasaran.

“Subsidi BBM itu baiknya dialihkan untuk sesuatu yang lebih baik, mendorong ekonomi Indonesia, bukan dihapus, tetapi dialihkan ke pembangunan infrastruktur dan pendidikan,” ucapnya.

Pasalnya, harga BBM yang murah karena disubsidi pemerintah karena mendorong orang untuk berlebihan menggunakan BBM.

“Orang kalau BBM-nya murah dia cenderung boros, over consumption, tentu efeknya buruk, sudah anggaran negara terbebani, polusi dan lainnya, coba kalau dialihkan ke infrastruktur dan pendidikan, apakah kalau over infrastruktur atau over pendidikan jelek dampaknya? Tentu tidak, efeknya jauh lebih bagus,” ungkapnya.

Tidak hanya asing, di dalam negeri sendiri, Bank Indonesia masih menyoroti anggaran subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang masih tinggi tahun ini. Tercatat pada APBN 2014, anggaran subsidi BBM mencapai Rp 211 triliun dari total anggaran Rp 1.800 triliun.

Gubernur BI Agus Martowardojo juga mengatakan, harus ada kebijakan yang dapat mengarahkan subsidi BBM menjadi lebih efisien. Apakah itu dari sisi harga atau menahan laju konsumsi.

“Anggaran subsidi BBM dan energi masih menjadi masalah yang harus dicarikan solusinya dari tahun sebelumnya hingga sekarang,” ungkap Agus Marto.

Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara menambahkan, masalah subsidi BBM adalah pekerjaan rumah bagi pemerintah.

“Siapapun pemerintahan baru kalau tidak selesaikan energi kita akan alami kesulitan. Impor BBM makin besar. Harga batu bara nggak naik-naik. Jadi CAD (current account deficit) itu sulit untuk cepat baik,” kata Mirza.

Memang menurut Mirza sudah ada perbaikan reformasi struktural dari sektor energi dari pemerintah, tapi itu harus berkelanjutan. Bila tidak diselesaikan dengan pemerintahan sekarang, maka harus menjadi tugas pemerintahan selanjutnya.

“Kalau tidak segera reformasi energi, energi impor makin besar, susah mengatasi kalau tidak reformasi,” terangnya.

Apakah Harga BBM Harus Naik Tahun Ini? Berikut Hitung-hitungannya

 

Jakarta -Pemerintah kembali membuka kemungkinan opsi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada tahun ini. Meskipun belum diketahui kapan kebijakan itu akan diambil pemerintah.

Tapi apakah kebijakan ini sangat mendesak?

Kepala Ekonom Bank Danamon Anton Gunawan menuturkan, ada beberapa ukuran yang menentukan kebijakan ini mendesak atau tidak. Namun yang utama adalah defisit anggaran.

“Kalau itu soal mendesak atau tidak harus dilihat ukurannya. Paling utama adalah kemungkinan prospek defisit anggaran. Jika lewat target bagaimana mengatasinya,” ungkap Anton kepada detikFinance, Jumat (4/4/2014)

Ia menjelaskan, tahun ini defisit anggaran dipatok sebesar 1,69%. Namun diperkirakan realisasinya defisit anggaran akan melewati target pemerintah. Sebab yang pertama ada penurunan dari sisi penerimaan.

Terdiri dari produksi minyak yang diperkirakan hanya mencapai kisaran 810 barel per hari (bph) atau di bawah target yang 870 ribu bph. Kemudian asumsi nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) yang rata-rata dimungkinkan mencapai Rp 11.500.

Penerimaan pemerintah juga akan terganggu dari sisi penerimaan perpajakan. Penyebabnya adalah penurunan harga komoditas tambang dan pemberlakuan aturan minerba dengan pelarangan bahan tambang mentah.

“Dari lifting minyak itu kita akan kehilangan sampai dengan Rp 27 triliun, kemudian pajak kemungkinan juga tidak mencapai target atau kurang 5% sekitar Rp 50 triliun. Jadi perkiraan saya ada penambahan belanja sekitar Rp 77 triliun,” paparnya.

Belanja negara sampai dengan akhir tahun adalah Rp 1.800 triliun. Anton menilai sulit bagi pemerintah untuk menghemat belanja negara. Jika pun itu dilakukan, paling besar penghematan hanya sebesar 20 triliun.

Sementara itu belanja juga akan terbebani dengan peningkatan volume dari konsumsi BBM yang sebelumnya dipatok 48 juta kiloliter (KL). Karena ada agenda pemilihan umum (pemilu).

“Konsumsi BBM yang besar itu akan menambah pengeluaran negara. Mungkin setelah ada penerimaan, pengeluaran, dan penghematan masih ada sebesar Rp 60 triliun yang harus dibiayai. Itu dibiayai dari mana,” terangnya.

“Jadi perkiraan defisit itu bisa mencapai 2,7%. Bila ditambah dengan defisit dari daerah itu ada 0,5%, artinya melewati 3%. Kalau dipaksakan dari asing itu melanggar undang-undang,” kata Anton.

Opsi yang paling mungkin dilakukan adalah kenaikan harga BBM. Misalnya dengan kenaikan sekitar 30% dari harga sekarang. Defisit yang sebesar Rp 60 triliun bisa tertutupi.

“Apalagi agenda yang bisa dipangkas? Tidak mungkin proyek-proyek dari belanja modal itu dipotong kan itu pembangunan. Caranya supaya tidak defisit membengkak ya naikkan harga BBM. Tahun ini harusnya naik,” imbuhnya. – (finance.detik.com)

  111 Responses to “Haruskah BBM Subsidi Dihapus?”

  1.  

    1st

    •  

      Selamat, anda telah menjadi yang pertama. Hehehe..!

      Saya orang yang tidak setuju dengan penghapusan subsidi BBM. Tapi saya sangat setuju apabila pemerintah menerapkan subsidi dengan skala prioritas. Artinya, pemerintah sendiri harus sudah tahu sektor mana saja yang perlu disubsidi, dan sektor mana pula yang tidak layak menerima subsidi. Keputusan untuk menaikan harga BBM seringkali sangat sarat dengan muatan politis. Padahal jika memang tujuannya tulus untuk peningkatan kesejahteraan rakyat, tinggal ungkapkan saja ke publik atau parlemen. Biar rakyat sendiri yang menilai siapa dan pihak mana yang benar-benar tulus. Menaikan harga BBM disaat harga minyak dunia melambung tinggi, seringkali hanya menjadi solusi sementara yang tidak mampu menyelesaikan akar permasalahannya, bahkan sangat tidak bersentuhan dengan kesejahteraan rakyat yang dicita-citakan. Jika setiap tahun kita memiliki anggaran subsidi BBM hingga rata-rata Rp200 triliun lebih, ini bermakna bahwa setiap tahun kita memiliki potensi anggaran di luar APBN yang cukup besar untuk dialokasikan bagi pembangunan kesejahteraan rakyat. Pemerintah bisa mengakuisi jalan bertol yang ada, untuk mempercepat keterjaminan penyediaan infrastruktur jalan, sehingga akan mampu memangkas biaya distribusi yang akan berefek pada ketersediaan barang yang lebih murah. Pemerintah bisa memperbanyak pelabuhan, sarana transportasi massal, pencetakan sawah baru, irigasi, perkebunan tebu dan revitalisasi pabrik gula, mengalihkan industri garam tambak ke industri garam tambang, pemanfaatan potensi sumber energi alternatif yang berlimpah, penciptaan moda transportasi murah, penciptaan lapangan kerja baru, meningkatkan keterjangkauan masyarakat terhadap kepemilikan rumah sehat sederhana, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, dan lain-lain. Jika pemerintah secara tegas, nyata, bertanggungjawab dan bersungguh-sungguh bisa menyediakan jangan hanya menawarkan hal tersebut, saya yakin masyarakat juga akan welcome dengan penerapan subsidi berskala prioritas.

      •  

        Kira2 neh ya bung yayan, saran IMF, Bank Dunia dan ADB neh tulus untuk kesehatan ekonomi indonesia atau ada udang dibalik bakwan???
        atau malah menjerumuskan….

        •  

          IMHO-Karena mereka semua cuma minta penghapusan subsidi tanpa pernah memberikan solusi, jadi saya berkeyakinan bahwa mereka gak tulus. Kalau pemerintah memang tulus dan berani, kenapa harus menunggu dan mendengarkan perintah mereka. Kita buat aja sendiri roadmap perekonomian Indonesia menuju perekonomian yang bebas subsidi BBM, rancang dan golkan UUnya. Selama belum ada UUnya, hal itu menandakan bahwa pemerintah dan DPR sama-sama tidak nyambung dengan akar permasalahan yang ada, dan atau tidak ada niat untuk sesegera mungkin mensejahterakan rakyat Indonesia. Ujung-ujungnya, Pemilu boleh berulang, tetapi hanya untuk menghasilkan pemimpin dengan tipikal yang sama.

      •  

        Subsidi bisa dikurangi dgn metode2 ;
        1. Subsidi flat saja Rp 2 ribu perliter bensin atau solar jadi kalo hrg bensin naik yah tetap disesuaikan dgn kisaran subsidi tetap 2 ribu rupiah tadi…indikasi bensin murah : banyaknya mobil avanza tetap menyalakan mesin walau sdg parkir di mal..
        2. Pemerintah mewajibkan pabrikan mobil memproduksi mobil dgn bahan bakar gas dgn fasilitas pajak khusus..dgn pkb yg lebih rendah dgn mobil berbbm bensin atau solar..gas skr perliter rp 5500…
        3. Pertamina mendapat tugas khusus dari pemerintah harus membangun SPBG dgn target sekian tahun…
        4. Mesin2 yg berbahan bakar bbm spt mesin2 disel pertanian hrs dikonversikan ke gas…kalo Selandia Baru bisa mengapa kita tdk…

        Ketika konversi mitan ke gas bisa ‘smooth’ krn adanya kemauan politik yg tegas dari pemerintah……
        Jadi bola sebetulnya hanya ada ditangan pemerintah tapi yg sulit krn pembelian bbm dalam jumlah besar itu sptx ada insentif dari Pertamina …he7x…..krn inilah maka spt PLN saja spt susah sekali utk beranjak ke gas…dlm konversi PLTD2nya….mudah2an info yg saya pernah dengar ini tdk benar…kalo tdk masalahnya tetap UUD….he7x….

      •  

        @ Bung Yayan, salam kenal…
        Pada 2009, DEN ( Dewan Energi Nasional ) memberi saran kepada pemerintah untuk menaikkan harga BBM Rp 100/bulan selama 4 tahun kedepan. Jika waktu itu saran itu dilakukan pemerintah harga BBM naik dari Rp 4500/liter menjadi minimal Rp 9300/liter per akhir 2013. Kenaikan secara bertahap seperti ini yang saya pribadi setuju dan bukan menaikkan langsung Rp 2000-3000/liter karena bebannya akan langsung terasa.

      •  

        Se7,memang seharsnya Bangsa INDONESIA yg bsr dan kaya SDA -,tdk trs menerus di intervensi oleh korporat dan kepntingn asing.imf dan adb adlh korporat asing yg nyata2 tlh merusak tatanan ekomi.sudh lupakh kita dengan kasus IPTN sekrng PT.DI waktu krisis ekonomi melanda Bangsa INDONESIA.imf melarang Pemerintah untk memberikn bantuan dana kepada IPTN.dengan alasan akan membebani APBN.sehingga menimbulkan kerugian besar IPTN dan jg menyebabkan PHK masal serta gagalnya pemasaran Pesawat kebanggaan kita N250.padahl yg sebenarnya adalah ada kepntingn asing yg dengn sengaja ingin menghancurkan IPTN lewat tangn imf,

      •  

        emang yang namanya subsidi bbm itu ada?
        subsidi bbm itu cuman pembohongan publik
        pemerintah menipu rakyat dengan istilah subsidi

    •  

      sy sih setuju aja tp, nanti hrs ad timbal baliknya. mksd saya, klo kekuatan minimum esential force bisa terpenuhi secepatnya ya gk papa. jd dana kelebihanya di masukkan ke anggaran pertahanan. maap para sesepuh komenya ngawur.

  2.  

    Baca dulu ah…

    •  

      klo subsidi dihapus..
      efeknya bisa berantai.. harga barang pada mahal.. inflasi tinggi
      yg kena juga rakyat mid kebawah juga.. apalagi UKM dan perusahaan swasta.. bisa2 bangkrut..

      •  

        belum lagi pemerintah klo inflasi tinggi pasti naikin BI Rate..
        konsumen sepi..
        klo diibaratkan main game gitu..
        UKM dan Perusahaan swasta kena DOUBLE KILL..

        ya bener si uang pajak makin gede masuk ke kantong pemerintah…
        tapi bukannya fungsi pemerintah itu menyejahterakan masyarakatnya.. termasuk memberikan subsidi..

        setuju sama bung Nowy.. biar efeknya tidak berantai harus ada sektor2 tertentu masi bisa dapet subsidi.. dan ini bukan kalangan tidak mampu saja (sperti yg di UUkan) tapi juga perusahaan syarat BBM

  3.  

    Ketigax

  4.  

    Setuju bbm subsidi dihapus.

  5.  

    Buat saya pribadi ok lah di naikan yg penting subsidinya jelas untuk kebaikan rakyat indonesia lebih” untuk pertahanan negara dg membeli alutsista saya setuju 100%. Demi NKRI HARGA MATI.

  6.  

    Gile panjangnya bung

  7.  

    waspadai agen/lembaga asing yang akan mengobok2 Indonesia dari dalam. mereka bisa menyerang lewat jalur ekonomi/keuangan. kenapa statement ini diturunkan pada masa pilpres? bukan sejak awal 2014 kemarin. dengan mencabut subsidi di 2014 ini = menimbulkan gejolak di dalam negeri yang ujung2nya akan membuat rakyat resahh dan akhirnya… tau sendiri lah.

    sebaiknya memang subsidi bbm dapat dikurangi tapi dengan formula tepat dan terukur, mungkin langkah awal proyek RFID sudah benar dan dilanjutkan dengan program lain sehingga subsidi tepat sasaran.

    hanya pendapat newbie.

  8.  

    bung pemerhati ajah, maaf untuk kenyamanan bersama lebih baik anda kasih link’nya aja di komentar anda, daripada langsung copas artikel demikian panjang. Terima kasih.

  9.  

    Lumayan 5 besar

  10.  

    salut buat Om Pray atas analisis intelejennya :mrgreen:

    Indonesia sedari awal sudah menduga kalau hilangnya MH 370 itu terkait konspirasi “Hoax” macam begini 😀

  11.  

    …Pesawat MH 370 terbang di atas laut Sumatra Utara, Kep. Anambas Selatan India dan mendarat di Maladewa untuk isi avtur…

    hehehe, KL – beijing (4,353km), KL – diego garcia (3,453km), perlu isi avtur?
    terus crew bandara Maladewa pastinya dihabisi semua setelah isi avtur, sehingga tidak bisa bersaksi?

    •  

      @ Bung Danu, musti dipahami dulu MH 370 terbang tidak langsung KL – Diego Garcia tapi kearah tujuan awal dulu yaitu Beijing terus belak-belok enggak karuan baru sampai ke Diego Garcia setelah sebelumnya “mampir” di Maladewa. tapi yang saya masih heran itu di Maladewa isi Avtur, walaupun maladewa itu negeri kecil mirip kepulauan seribu begitu apa iya seluruh crew bandaranya enggak ada yang tau MH 370 “minum” disana hehehe… :mrgreen:

      •  

        bung psy,

        titik mh370 berbelok ke barat tidak jauh di utara semenanjung ‘crimea’ oops…

        crew bandara tahu tapi sudah dihabisi… 😀
        bandara male sepertinya cukup sibuk, karena maldives adalah tourist destination yang populer, apa iya tidak ada saksi?

        •  

          banyak banget konspirasi “Hoax” nya Bung Danu dan kita sendiri masih menebak-nebak arahnya kemana 😀

          Btw maaf Bung Gue, Nung Nowy kita berdua OOT hehehehe…

        •  

          itu hindia ocean bukan indian artinya hindia=kepulauan, artinya di samudra terdapat kepulauan utamanya Indonesia yang membatasi samudra hindia dengan pasifik.

      •  

        kepalang hoax dah…. maaf z ya.

        mengingat isi penumpang china yg rata2 adalah ilmuwan/teknisi.
        mengingat para ilmuwan ini habis ngapain ya… bisa jadi habis dari indonesia sendiri..masang apa kek…di indonesianya.. 😀

        gue malah cenderung mereka masih selamat somewhere diselatan di oz sendiri barangkali. lebih baik hidup kalo untuk takaran ilmuwan mah..lebih berguna.

    •  

      Sedikit tentang diego garcia (menurut sebuah blog inggris) :

      UK buy up the land (probably at “gunpoint”) from Mauritius for a paltry £3M and then we kick out people who have lived there all their lives and then see how they fare in a land they don’t want and which doesn’t want them.

      You will also pick up that Diego Garcia is also a nuclear base. Also you’ll note that the British government (Crown) just accepts whatever the Americans tell them and don’t question – because it’s not in her Majesty’s interests to question. So if the Americans simply say “We didn’t take prisoners to Diego Garcia” that’s good enough for us.

      > > > Plus you will notice that DG is out of bounds for anyone but Forces personnel.

      Following from that, you will recognise how Diego Garcia does not fall under the jurisdiction of the International Criminal Court – because it has no settled population! Well, it did, but they were thrown out so now it doesn’t.

      > > > It just has forces.

      tidak ada penduduk sipil di DG, hanya personil angkatan bersenjata (US/UK),

      Keanehan juga terjadi dalam informasi di situs resmi Bandara Diego Garcia. Di situs resminya http://www.amc.af.mil saat hilangnya MH370 pada tanggal 8 Maret 2014 mendadak terpampang di layar tidak ada jadwal penerbangan.

      bandara bukan istilah yang tepat (kesannya pulau terbuka), mungkin lanud (AFB / naval base).
      terus http://www.amc.af.mil itu situs air mobility command, bukan situs resmi Bandara Diego Garcia.
      hoax nekad…

  12.  

    Riskan bagi pemerintah menaikkan harga BBM di 2014 karena tahun politik. Jadi impor BBM tetap akan tinggi padahal kebutuhan penghematan BBM dan minyak mentah dalam negeri sudah sangat mendesak.
    Produksi BBM domestik sekitar 500 rb barel sehari. Kebutuhan sekitar 1,4 juta barel sehari. Minyak mentah sehari diproduksi sekitar 780 rb barel (2013). Menurut perhitungan, 11-12 tahun lagi minyak mentah Indonesia habis, jika tidak ada tambahan sumur minyak ekonomis yang baru.
    Penghematan BBM melalui diversifikasi sumber energi menjadi mendesak, selain cadangan minyak yang makin menipis juga sekitar 52% energi berasal dari BBM. Hanya sampai sekarang pemerintah masih loyo dalam konversi BBM ke gas. Selain itu harga BBG tampaknya masih terlalu murah, kemungkinan dinaikkan menjadi sekitar 5000 rupiah per liter untuk lebih menarik investor masuk di bisnis BBG. Jika harga BBG naik, harga BBM harus naik agar masyarakat mau pindah ke BBG, karena sektor yang paling kecil diversifikasi energinya adalah transportasi. Sektor lain lebih bagus (industri, pembangkit listrik, dan rumah tangga).
    Fakta menunjukkan bahwa sejak pertengahan tahun 80an biofuel sudah mulai diperkenalkan (gasohol). Tapi penggunaan biofuel tidak berkembang karena harga BBM sangat murah dan pemerintah tampak tidak berkomitmen untuk mengembangkan biofuel sebagai energi alternatif. Brasil yang memulai di masa yang sama, sekarang menjadi salah satu negara dengan penggunaan biofuel yang besar.

  13.  

    Koq jadi ngomongin MH 370 seh ? Ini dah OOT banget. Lagian apa yang disampaikan mengenai teori konspirasi rasa-rasanya bertentangan dengan fakta penerbangan dan ping MH370 yang mengarah ke samudera Hindia.

    Back to BBM: saya pikir perlahan lahan subsidi BBM harus di hapuskan. Masyarakat diluar pulau Jawa, terutama di remote islands mereka sudah terbiasa membeli bensin premium 8000-11000/ liter. Sewaktu saya mengunjungi Maumere, Ambon, Kupang, dan sekitarnya, krisis energi itu sudah fenomena biasa. Yang menikmati BBM hanya masyarakat Jawa, sebagian kota besar di luar pulau Jawa saja. Sebagai solusinya, energi terbarukan harus digalakkan dari solar PV, biomass, hydropower, windpower, dan panas bumi. Sewaktu saya bekerja di agensi luar negeri untuk pengembangan energi terbarukan, masalah yg dihadapi adalah peraturan yang dikeluarkan tidak benar benar mendukung implementasi pembangunan power plant. Dan yang punya kekuatan terhadap peraturan itu datang dari menteri keuangan dan menteri kooordinator perekonomian.

    •  

      :mrgreen:

    •  

      Bener juga bung dlm skala besar subsidi bbm lebih dinikmati masyarakaat perkotaan dan hanya sebagian kecil masyarakat pedesaan apalagi daerah pedalaman.klo g’ percaya silahkan masuk kedaerah pedalaman kalimantan atau papua masyarakat sudah terbiasa dgn BBm mahal,yg mereka butuhkan adalah infrastruktur jalan.sy pernh tinggl dikalimantan tepatnya dikukar jln kedesa2 seperti sawah motor pun g bs jln ban penuh tanah liat itu berkilo jauhnya klo orang kota jln berlubang sedikit mengeluh.

  14.  

    sebaiknya beralih bbm dari gasoline ke bio diesel dan atau gas. contohlah brasil yang bisa memaksa produsen otomotif untuk desain engine yang bersahabat dengan penggunaan bio diesel. jika berhasil tentunya akan ada penghematan. subsidi sebaiknya dihapus untuk semua jenis kendaraan secara bertahap. misalkan tahap pertama untuk semua kendaraan yang ber cc lebih besar dari 1000cc. pengecualian subsidi bisa untuk kendaraan umum yang dikelola pemerintah (pusat/daerah) agar bisa terjangkau harga tiketnya.

    •  

      menurut saya energi terbarukan kita sebaiknya jangan bio diesel, sekarang saja hutan sudah makin berkurang. Brasil memang sukses beralih ke green enegry tapi juga dikritik karena untuk menanam tebu berapa juta hektar hutan Amazon yang hilang beralih fungsi.

      gas alam yang berlimpah mungkin easy way out sementara, tapi jangka panjang energi panas bumi, matahari atau gelombang berpotensi untuk dilirik. Apalagi jika angkutan masal nantinya wajib menggunakan listrik serta nyaman dan bisa diandalkan, double track KAI diharapkan mengurangi traffic angkutan darat, dan jika nanti keretanya energi listrik konsumsi BBM berkurang, jika listriknya dari energi terbarukan jangka panjang TDL turun drastis, biaya logistik turun harga barang dan jasa juga turun. untuk ini kita perlu pengambil kebijakan yang punya visi dan berani mati 😀

      •  

        setuju energi listrik sumbernya lebih fleksibel, bisa dibuat dengan murah bila pemerintah memiliki niat yang kuat.

      •  

        kelapa sawit aja,,hehehe cuekin aja uni eropa gak usah di gubris

      •  

        pembangkit listrik tenaga panas bumi dan tidal (gelombang pasang-surut), angin hanya menghasilkan wattage yang kecil.selain itu juga pltpb harus tersedia sumber air yang cukup. paling feasible memang nuklir tetapi resiko tinggi. sampai saat ini Negara maju pun jarang yang menggunakan molis (mobil listrik). terus penurunan konsumsi bbm jelas tidak memungkinkan, dengan terjadinya kenaikan ekonomi yang berimbas naiknya pendapatan masyarakat. coba diperhatikan jika penggunaan bio diesel dengan komposisi 40% saja otomatis terjadi penurunan jumlah subsidi yang signifikan. belum lagi rata2 mobil diesel juga lebih tinggi efisiensinya. 1 ltr mobil diesel bisa- 13km/l dalam kota dibandingkan bensin yang 10km/l. atau masih ada penghematan 30%. jika dianggap total penghematan max 30% dari konsumsi nasional maka berapa bil dollar yang bisa dihemat. berapa banyak infrastruktur yang bisa dibangun. dengan pembangunan infrastruktur tentunya akan menimbulkan multiplier efek yang luas. dan ujung2nya biaya logistic akan turun pula.

        •  

          ini mungkin theory konspirasi, tapi kepopuleran kendaraan berbahan bakar fossil memang menyangkut kepentingan banyak raksasa ekonomi. ada yang inget film Chain Reaction ? ekstrasi Hidrogen dari air dengan cara murah. atau juga kisah kontroversial Stanley Meyer 🙄

          •  

            Kayaknya gitu ya. Rombongan industri mobil mendikte arah kebijakan energi .. 🙂

          •  

            Iseng2 google:
            How to run your car on water

            Hasilnya…….
            Salah satunya:
            http://www.collective-evolution.com/2013/07/28/water-powered-car-unveiled-yes-its-real/

            Ada tanggapan?

          •  

            tanggapannya tidur he he ..

            Sudah lama issue beredar tentang ditutupinya teknologi sederhana yang mampu memisahkan Hydrogen dari air (bukan seperti Brown gas). Air (H2O) mengisi 2 per tiga dunia, bayangkan pemanfaatan Hydrogen dengan sisa pembakaran Oxygen murni 🙄 Bandingkan dengan besin/gasoline yang tidak se-efisien Hydrogen dan masih menyisakan timbal. Dan timbal ini lama2 kelamaan akan ‘merusak’ kondisi kendaraan, usia pakai dan perawatan dan pada akhirnya juga berhubungan dengan berbagai industri dan sektor pendukung lain dengan nilai ekonomi besar. (produsen kendaraan, produsen perawatan kendaraan, sparepart dll)

            Stanley Meyer dulu mengklaim air/es bisa dimasukan langsung ke dalam tanki bahan bakar dan tancap gas, bayangkan efek teknologi se-efisien itu bagi ekonomi dunia yang masih didominasi perusahaan2 raksasa migas dan negara2 produsen migas, harga saham berkaitan dengan eksplorasi migas saham akan anjlok drastis, ekonomi akan kacau, dan bisa2 kiamat ekonomi bahkan perang jika teknologi semacam itu benar2 tersedia di pasaran tanpa adanya peralihan yang bertahap.

            IMHO- teknologi tersebut sangat memungkinkan memang ada, jika tidak salah Jepang sudah uji coba kendaraan berbahan bakar Hydrogen dan sarana pendukungnya walau saat ini proses produksi Hydrogen masih jauh lebih tinggi dari biaya produksi BBM. Tapi teknologi sederhana ekstraksi H dari H2O serta membuatnya tersedia dan mampu diakses masyarakat dunia adalah hal yang lain lagi, karena akan ada upaya penyelamatan kolapsnya ekonomi dunia oleh swasta dan pemerintahan2 akibat hilangnya nilai migas

        •  

          Bung alugoro, warisan rezim BBM murah telah menekan perkembangan energi alternatif terutama transportasi. Komposisi 40% di Brazil. Di sini masih jauh. Maka kalau sadar bahwa ketahanan energi dalam kurun 11-12 tahun lagi akan rawan, tak ada kata lain bahwa pemerintah mendatang harus serius dan menjadikan diversifikasi sumber energi sebagai salah satu prioritas.
          Bayangkan kalau skenario 2025 bahwa BBM punya porsi 22% sebagai sumber energi gagal dicapai, betapa rawannya kehidupan bangsa ini. Tanker pengangkut BBM dihentikan si upil, habislah riwayat negeri ini, akan chaos.
          Bahkan dengan skenario optimis itupun juga masih rawan karena BBM totally imported.

        •  

          bagaimana jika CPO dialihkan untuk mengejar 30-50% komposisi biofuel dan dari peraturan ada insentif untuk pengguna kendaraan mesin Diesel? mumpung trend mesin diesel lagi meningkat. pengguna bensin kan kebanyakan ngejar akselerasi, di p.Jawa mau ngebut dimana? he he he .. need for speed itu gaya berkendara, bukan kebutuhan utama transportasi sehari-hari

          •  

            Hahaha .. Jadi ingat teman pas beli motor, dia beli yang mesin besar katanya enak buat ngebut. Padahal kan tinggal di kota padat .. gimana mau balap .. 😀

      •  

        Memang untuk biofuel akan “bertabrakan” dengan ketersediaan bahan makanan bagi manusia. Jika dipaksa begitu saja memang bisa mengkonversi hutan.
        Tapi etanol sebagai bahan campuran biogasoline bisa diperoleh dari jagung dan gaplek yang bisa tumbuh di tanah kering. Jadi sebenarnya tanah kering bisa bernilai ekonomi tinggi.
        Begitu juga jika secara ekonomi CPO feasible, bisa digunakan untuk bio solar. Atau dari tanaman keras yang bisa tumbuh di tanah tidak subur.
        Memang alternatif panas bumi, solar photovoltaic, angin, sangat menjanjikan. Maka pengembangan mobil listrik harusnya menjadi bagian skenario diversifikasi energi yang diseriusi, selain solusi jangka menengah menggunakan gas.

      •  

        Bung Now, penghematan penggunaan Double track tidak akan signifikan kalau transpor dari stasiun ke gudang masih high cost. Asosiasi pengusaha sudah menghitungnya. Jadi feedernya musti digarap juga. Atau feedernya juga dibuat rel, misalnya menjangkau kawasan industri.

        •  

          betul juga .. 🙄

          tapi lumayan, minimal feeder kan ga ikut (misal) ngantri di Pantura. kalo rel kereta ke kawasan industri/gudang harus daerah pengembangan baru, pemerintah/pengembang yang ambil inisiatif, karena jkka jangka panjang menguntungkan dari segi waktu dan ongkos pengusaha pasti mau relokasi. ga feasible untuk pembebasan tanahnya kalo bikin jalur kereta baru ke daerah industri yg sudah jadi

          •  

            Yang di surabaya-gresik dibuat sebagian lewat tepi laut. Lumayan sebagian saja yang perlu pwmbebasan lahan .. hhehe

  15.  

    gw gak setubuh klo subsidi dihapuskan, apa gada jalan laen
    gw curiga neh asing pengen pom-pom jualan BBM dengan bersaing dengan pertamina
    Klo subsidi dikurangi dikit dan bertahap dengan pertimbangan dan kajian yg matang gw terpaksa setuju
    kasian dong rakyat, semua harga melambung tinggi, kasian dong gw yang cuman minum 2 liter sehari ajah uda cekek neh kantong, hiks hiks hiks
    gw berharap pemerintah hapus subsidi karena darurat atau sangat mendesak, selagi masih ada jalan laen gw harap opsi lain masih terbuka, rakyat indonesia masih banyak yang blom siap dengan kenaikan bbm, tolong dipertimbangkan

  16.  

    Setuju subsidi hanya untuk angkutan umum
    Kendaraan pribadi makin banyak, kota kecil aja sekarang udah mulai blajar macet
    Liat aja pas jam brangkat kerja dan jam pulang kerja, tiap orang nunggang motor n mobil pribadi
    Dialihkan dulu pembangunan infrastruktur

    Unek2 dewe

  17.  

    Bagaimana pun subsidi BBM harus dihapuskan, kecuali untuk BBM untuk BUMN & BUMD yg bergerak dalam transpotasi massal (darat dan laut), termasuk distribusi hasil bumi dan laut.

    juga jangan lupa dibangun pula pendukungnya contoh :
    – swasembada pangan di genjot dulu, sampe lebih murah dari pasar dunia,
    – pembangunan massive transportasi massal.(monorail.subway), Kereta api penghubung Daerah dan kota2 besar.
    – Dikaji ulang Industri otomotive dgn batasan kuota produksi.
    -aktiv kan kembali Koperasi2 unit Desa yg menampung hasil bumi yg bermuara pada Bulog/Dolog
    Bulog/dolog melakukan distribusi proporsional dari dan ke daerah.

    dgn timming yg pas dan dukungan kondisi lainnya, diharapkan penghapusan BBM tidak menjadi Boomerang Crash, karena pasti menimbulkan gelombang tsunami ekonomi.

    •  

      seberapa mungkin ya, kapal2 ferry penghubung antar pulau dan Locomotif konvensional menggunakan Nuklir sebagai sumber energi nya..??

      •  

        mungkin saja, tapi nanti berapa ongkosnya? 😀 bisa2 pengusaha angkutan dan KAI ganti minta subsidi reaktor.

        •  

          BUMN dan BUMD ga masalah disubsid juga…
          udah jelas itu untuk menurunkan bea tarif ticketing,

          kalo pun tidak,
          jika melihat KS.saja 30 thn baru penggantian, hemat banget kan.
          akan jauh lebih murah perhitungannya, termasuk harga tiket.
          yg penting bahan baku Nuklir dan pengolahannya adalah dlm negeri.
          bukan import.

    •  

      dalam jangka pendek sepertinya double track kereta cukup menjanjikan. mengalihkan kendaraan logistik dari jalan, menghemat BBM dan menambah kelancaran (ujungnya juga hemat BBM). btw, infrastruktur jalan raya juga ikut ambil bagian besar dalam penghematan/pemborosan BBM.

      •  

        Dari kawan maen catur..entah hoax atau bukan, pernah bilang begini :

        justru ada segelintir Pihak yg sangat menikmati Jomplangnya Harga domestic dgn luar negeri, nah beli bahan baku yg sudah disubsidi lalu dijual kembali ke pasar international, entah knapa juga bisa bocor dan punya akses begitu, gue ga mau nyebut pihak/nama akh..takut jadi firnah. 😀

        •  

          makanya saya bilang juga kita perlu pemimpin yang punya visi dan berani mati :mrgreen:

        •  

          saya juga pernah mendengar hal tersebut bung donnie, jadi sebenarnya maslh utama adalah orang-orang kelas atas yg menjalankan bisnis minyak secara ilegal dan sayangnya pemerintah tidak tahu atau “mungkin pura” tdk tau” akan hal ini

  18.  

    Treman2… proyek RFID yg mahal dan ga jelas sekarang ini, ternyata bisa diganti solusi murah dan simple banget.
    1. Lubang bahan bakar mobil harus langsung dirubah dimana kelas mobil yg memakai premium lubangnya besar sedangkan pertamax kecil.
    2. Nozle selang di pompa bensin juga menyesuaikan, yg besar utk premium n yg kecil utk pertamax
    3. Setiap mobil di pasang stiker barcode yg bisa discan sebagaai pasword saat isi bbm, jika ini dimaksudkan utk merekam dan memonitor trend konsumsi bbm.
    4. Beban penyesuaian lubah bahhan bakar adalah tanggung jawaab atpm, sedang Nozle adalah pemilik pompa bensin.
    Mohon diskusinya…

    •  

      sebenarnya menurut sy masih banyak jalan untuk menekan subsidi bbm tapi sayangnya implementasi dilapangan selalu nol besar dan pemerintah selalu ingin menggunakan cara yg instan

  19.  

    memang banyak kalo-nya bung @andri, IMHO efisiensi anggaran bisa menambah daya belanja anggaran sebesar jalan mencabut subsidi. bayangkan jika dua2nya bisa dilakukan, subsidi hilang dan manfaat sampai pada tujuan 🙂

  20.  

    Myanmar akan memiliki 2 fregat siluman dan di isukan sudah punya kapal selam…
    masak Indonesia kalah…

  21.  

    Subsidi jangan dihapus…
    tapi di kurangi saja..

    Gitu

  22.  

    Saya adalah salah satu yang sudah sejak lama “tidak menyukai” adanya subsidi untuk BBM. Itu pemborosan duit negara yang luar biasa, yang notabene itu adalah duit pajak dari kita. Karena di Indonesia saat ini pengguna BBM bersubsidi tidak produktif lebih banyak dibanding yang digunakan untuk yang bersifat produktif. Saya bicara seperti berdasarkan survey perilaku pengguna BBM bersubsidi.
    Kalaupun tanpa data survey un kita bisa secara kasat mata, disekeliling kita, yang naik motor banyakan anak sekolah yang mestinya tanpa motor pun bisa nyampe kesekolah, tapi karena dimanja oleh keadaan mereka akhirnya membawa motor, yang dalam sehari lebih banyak menghabiskan bensin untuk keperluan senang-senang dibanding untuk keperluan studi, itu salah satu contoh, masih banyak lagi contoh lainnya.Yang bikin senyum-senyum geng motor yang galaknya minta ampun itu pun pake subsidi hehe..

    Kita bisa membuat regulasi bahwa yang disubsidi solar. Semua kendaraan pribadi di Indonesia tidak boleh berbahan bakar solar. Karena kita tahu hampir semua type angkutan umum pakai solar.

    Coba bayangkan berapa ribu uang negara yang dikeluarkan untuk setiap 1 Liter Bensin ?

    •  

      pertanyaannya adalah dan knp aparat tidak bertindak tegas menilang anak sekolah yg membawa kendaraan.?knp tdk mengeluarkan edaran bahwa semua anak sekolah yg membawa kendaraan pribadi ke sekolah maka akan disita oleh aparat dan dijadikan kendaraan operasional..berani nda.?pasti tidak karena ini berhubungan dengan bisnis besar di indonesia.

      •  

        Itulah kenapa saya tulis “dimanja” oleh keadaan, salah satu kemudahan mendapatkan sepeda motor. Ini harus dimulai dari pemerintah pusat. Dengan sistem yang jelas tidak tumpang tindih.
        Kalau hanya “lokal” yang membuat kebijakan tidak efektif. Contoh seperti yang saudara tulis, sekolah membuat peraturan tidak boleh membawa sepeda motor, ada sekolah SMP di daerah didekat saya tinggal ketat tidak boleh membawa kendaraan pribadi, anda tahu dimana anak-anak itu nitip sepeda motor, dirumah2 penduduk yang berjarak kurang lebih 200m dari sekolah. Biaya titip motor Rp. 2.000 sampai jam bubar sekolah.
        Ini harus dimulai dari Pemimpin Negara ini untuk membuat regulasi yang jelas, agar tidak tumpang tindih.

      •  

        setuju, larang anak sekolah mengendarai kendaraan bermotor.

  23.  

    hebat juga ya vietnam beli 2 kilo class tp g dibuat siluman,pdhl mereka kan punya musuh di depan mata harusnya senjata strategis kyk kilo jgn diumbar dong. hehehe

  24.  

    masalahnya di kita kalau BBM naik,harga lain juga ikut naik.itu yang harus di pikirkan.kalau saya menyarankan penyalurannya dan pengawasan yang harus tepat sasaran.harus hati2 dalam setiap kebijakan dan ini terikat dengan undang-undang kita.sekelas amerika juga subsidi masih ada kok.

    -intinya harus ada kesadaran bagi yang mampu untuk tdk menggunakan subsidi
    -harus tepat sasaran
    -pengawasan yang ketat

    •  

      mana ada kesadaran di Tanah air. kalau mengandalkan kesadaran saja pasti tidak jalan. karena pada mau menang sendiri. coba tuh lihat saat antri rfid : yang antri pertama kali bahkan mobil2 mewah. perihal teknologi agar mobil yang menggunakan bbm bersubsidi rusak, hal itu bias diakali dengan merubah timing pembakaran mesin. paling2 efeknya kurang responsif. jika ingin bertahap, segera terapkan semua mobil perusahaan harus menggunakan bbm non subsidi. contoh perusahaan transportasi yang melayani pabrik2 investasi asing (kawasan berikat/tujuan export), rata2 minimal 10 truk. jika masing2 truk jalan satu hari 100 km dengan konsumsi 10km/l maka akan butuh 10 liter. jika menggunakan bbm non subsidi yg berharga 5500 maka potensi Negara mengalami kerugian 5000 per liter. 1 truk akan mendapat subsidi 5000×10=50000. satu pt = 10×50000= 500 ribu (usd 50 kurs 1dollar=10k), di jababeka saja ada sekitar 1500 pt. maka satu hari di jababeka saja Negara memberikan subsidi 1500 x 50 = usd 75000. itu baru di jababeka, belum ejip, Hyundai, delta silicon, mm2100, bekasi fajar, kiic, surya cipta, kim, bukit indah dan lainnya, untuk kawasan yang saya sebutkan saja bias mencapai usd 200K tiap hari. coba dikalikan dengan hari kerja rata2 300 hari kerja —> 60000K atau 60juta usd. sebagai gantinya bias dibuatkan infrastruktur yang memudahkan kegiatan export mereka. di Thailand saja dengan tanpa subsidi perusahaan asing bias mendapatkan untung dan bersaing. jika industry sudah 100% taat selanjutnya bias untuk penggunaan konsumsi pribadi –> mobil pribadi. caranya batasi pom bensin yang menyediakan bbm bersubsidi dan di depan pom tersebut ditongkrongi sama petugas/aparat kepolisian, jika ada yang ngeyel tinggal ditilang/dicabut sim-nya.

      •  

        Bung Alugoro, mestinya RFId dibagikan kerjasama antara Pertamina dan Direktorat Jenderal Pajak. Kenapa? Karena harusnya RFId diisi informasi berdasar NPWP alias info penghasilan. Jadi meskipun punya RFId belum tentu bisa dapat jatah bensin subsidi. Jadi nanti ada yang jatahnya besar, ada yang sedikit, ada yang tidak sama sekali. Sekalian biar orang ngurua NPWP .. hehehe. Sistem seperti itu mengikuti prinsip subsidi, yaitu diberikan berdasarkan kemampuan ekonomi.

        •  

          penggunaan rfid perlu modal. sedangkan kegunaannya hanya untuk mengetahui perilaku penggunaan bbm saja. baru berdasarkan studi tersebut dilakukan kebijakan yang mendetil. terlalu lama kalau untuk mendapatkan data perilaku konsumsi bbm masyarakat. lebih mudah mengeluarkan kebijakan memangkas / menghapus subsidi bbm yang tidak tepat sasaran. tanpa biaya pula.(RFID) untuk mengumpulkan data butuh biaya, untuk mengawasi setiap hari perlu biaya dan sebagainya. usulannya lebih baik satu kecamatan di sediakan 1 unit spbu khusus subsidi dengan jatah 5000 liter biarkan saja setiap hari antriannya mengular. di tempat di sekitar itu disediakan spbu non subsidi dengan perbandingan 2 : 1 ( 2 non subsidi dan 1 subsidi ). bila perlu semuanya dikontrol oleh bumd. maksimal 1 tahun pasti antrian bbm subsidi akan berkurang drastic. karena setelah capai 2 mengantri ketika mendapat giliran mengisi bbm habis. pasti kapoklah bagi para pebisnis yang mengejar waktu. dan itupun di jatah setiap unitnya. misalkan motor maksimal 2 liter dan mobil 10 liter,

      •  

        Treman2… proyek RFID yg mahal dan ga jelas sekarang ini, ternyata bisa diganti solusi murah dan simple banget.
        1. Lubang bahan bakar mobil harus langsung dirubah dimana kelas mobil yg memakai premium lubangnya besar sedangkan pertamax kecil.
        2. Nozle selang di pompa bensin juga menyesuaikan, yg besar utk premium n yg kecil utk pertamax
        3. Setiap mobil di pasang stiker barcode yg bisa discan sebagaai pasword saat isi bbm, jika ini dimaksudkan utk merekam dan memonitor trend konsumsi bbm.
        4. Beban penyesuaian lubah bahhan bakar adalah tanggung jawaab atpm, sedang Nozle adalah pemilik pompa bensin.
        Mohon diskusinya…

      •  

        @bung Alugoro saya setuju kalau pom bensin bersubsidi dibatasi dan pengawasan ketat baik dr pihak eksekusi maupun komsumsi.selain itu pertamina harus berbenah menaikan kualitasnya.biar bs bersaing dengan pom asing,yang saya tau pom bensin asing dikita biarpun tidak laku di indonesia tapi masih bisa berthan itu memang taktik mereka menunggu harga bbm kita sepadan dengan harga mereka.
        selama tindakan hukum kita tidak tegas masalah kayak gini bakal berlarut2 dan minumbulkan kontroversi.
        sebenarnya kalau kebijakan menyangkut hajat orang banyak rumit,dan syarat kepentingan.
        kalau subsidi BBM dihapus saya ragu.kalau dibatasi OK.karena rawan keamanan.dan kita tidak boleh tutup mata juga takutnya ada permainan IDB disini.
        satu lagi harapan saya standarisasikan bagi hasil tambang kita dengan mengacu standar internasional.

  25.  

    Menurut hemat saya ( saya berhemat karna gak punya duit banyak he2)

    Subsidi dihapus setuju sekali, dengan syarat uangnya menjadi

    1.Pelayan rumah sakit yang lebih baik dan rumah sakitnya lebih banyak dan gratis( birokrasi terintegrasi cukup menunjukkan KTP semua birokrasi administrasi selesai)
    2.Sekolah yang lebih banyak dan gratis
    3.Sarana publik dari tempat bermain anak , sarana olah raga sampai tempat kencing gratis
    4.Lebar Jalan buat pejalan kaki minimal 10 sampai 15 meter dari batas jalur mobil
    5.Adanya instansi yang mengurusi pengangguran yang belom kerja dan yang mau bekerja sehingga terdata siapa yang tidak bekerja dan siapa yang mau bekerja dan kemana bisa disalurkan, bagi yang tidak bekerja dan tidak punya skill diberi pelatihan gratis dari pemerintah. dan kalo bisa dengan pegawai2 yang bening2 biar hilang galaunya karna gak punya duitya..halah ngawur.

    itu seh cuman pemikiran anak kecil mohon dipertimbangkan..

  26.  

    menurut sumber: jumlah mobil yang beredar di jakarta saja sekitar 5 juta unit sehari..motor sekitar 8 juta unit sampai 10juta. unit,,artinya 1 dari orang yang tingal dijkt memiliki kendaraan bermotor..sedangkan jumlah mobilmewah di indonesia sekitar 20 jutaunit…artinya jika subsidi BBM ingin di kurangi,..bs dimulai dri mobil mewah yg 20 juta unit tersebut.. artiinya. dibuat aturan jelas dan pengawasan ketat.misal mobil mewah dihitung mulai dari 100 juta keatas BBM nya seharga 20.000 /liter atau minimal 15.000/per liter sedangkan angkot misal 5000 ,bis kota solar 6000, motor 5000/liter, sehingga tercipta subsidi silang dan tidak memakai subsidi pemerintah /pemerintah tidak memberikan subsidi sama sekali.. .. dalam arti orang kaya memberi subsidi orang miskin ,sehingga jika di ambil rata rata maka harga BBM di indonesia adalah 10.000/liter. win win solutions.. yg miskin tdk di beratkan,pemerintah tidk perlu memberi subsidi..

    maaf OOT pendapat pribadi

    •  

      Ya bung kancil. Prinsip subsidi adalah diberikan berdasarkan penghasilan. Jadi mestinya RFId basisnya adalah penghasilan. Jadi misalnya, RFId dasarnya adalah NPWP. Semua orang bisa dapat RFId tapi ada yang dapat subsidi banyak, ada yang sedikit, atau tidak sama sekali. Itu kalau BBM masih mau disubsidi.
      Data ada, teknologi ada, SDM tersedia, dana ada, tinggal keberanian pemerintah.

  27.  

    Sebelumnya maaf bung @wedus.

    menurut saya gak tepat kalo dibilang debat kusir, forum ini baik buat ajang diskusi apa saja yang penting bisa membuat kita lebih berwawasan dan membuat maju NKRI . Menurut saya temanya bagus kok, hanya saja kita terlalu suka di zona aman takut sama perubahan.

    maaf cuman pendapat anak kecil

    •  

      Ralat; Maaf sepakat bung CAK. Saya trlanjur sll menunggu2 info Alutsista yg gahar2 aja. Saya pribadi sering trlibat diskusi dan debat soal itu di bbrp forum bung. Tp thanks dah mengingatkan.

  28.  

    Kalau kita punya tekad dan kepercayaan sesuatu utk keuntungan negara. Why not, bbm subsidi hapus not problem, masalah kita nya tidak beralih ke tj atau transportasi yg lebih memadai, kalau memadai pasti beralih ke transportasi umum lebih murah, kalau banyak memakai jasa mereka, kalau pemerintah bisa meratakan semua transportasi umum yg nyaman hehe maaf kalau salah diperbaikinya

  29.  

    maaf para wajeger
    kayaknya smua dari kita yg hrs memulainya
    maka mending kita tanya ama diri kita apa yg sdh kita lakukan?tq

  30.  

    wahhh judulnya panas nihhhh

    ane orang yg sangat setuju subsidi BBM di PANGKAS bukan di hapuskan
    menurut ane ini benar2 salah sasaran
    perhitungannya begini

    orang kurang mampu jarang menggunakan kendaraan bermotor (betul)
    tetapi membeli barang kebutuhan di pasar yg notaben di angkut kendaraan (betul juga), tapiiii kenaikan harga paling gk segila yg diperkirakan mungkin sekitar 10%an

    bayangkan dengan PO bus yg anggap memiliki 300 bus per hari (Rosa*** Ind***)
    1x isi bensin bisa 100 Liter x 300 berarti 30rb liter
    keuntungannya mayoritas ke owner
    bandingkan dengan kalangan yg kurang mampu

    Saran Ane

    Subsidi BBM tidak akan membuat kemiskinan menjadi hilang atau berkurang
    PENDIDIKAN lah yg bisa membuat orang gk punya jadi penguasa dunia
    jadi menurut ane jika subsidi di pangkas 50% maka alokasi pendidikan di alihkan ke pendidikan dan listrik murah khusus untuk 450 KVa and 900 KVa

    dan ini ide ane semoga di dengar ama yg mimpin

    Pertamax di subsidi dan di tetapkan harga mutlak 9000 rupiah dan premium 7500 rupiah
    bagi orang pinter mreka akan pindah ke pertamax karena harga gk beda jauh
    anggap 50% pindah tanpa di sadari 50% menggunakan harga baru 9000 dan 50% menggunakan harga 7500
    jadi rata2 8250 rupiah or lebih tinggi 750 rupiah dari harga premium

    *hanya curahan mahasiswa biasa

  31.  

    Cabut lebih cepat lebih baik, salam kenal smua wajeger.

  32.  

    subsidi bbm mau dihapus ya hapus aja.. syaratnya cuma satu; kita harus berani hidup (lebih) susah..

  33.  

    Subsidi bbm: dlm hal ini kita hrs berpikir rasional dan ke depan. Bila subsidi bbm tdk dikurangi, saya yakin tahun depan subsidinya akan membengkak dua kali lipat krn produksi minyak kita sdh hampir habis dan konsumsi masyarakat kita akan naik dua kali lipat krn jumlah penduduk kita semakin bertambah, kelas menengah kita jg semakin bertambah yg akan semakin bertambah seiring dgn pertumbuhan ekonomi, rakyat kita kbykan boros krn bbm terlalu murah, dgn lbh byk kaum mudah mobilitas mjd tinggi. Seiring dgn pertumbuhan ekonomi jg akan tjd peningkatan konsumsi bbm di industri dan badan2 usaha kita.

    Subsidi bbm saat ini memang tdk tepat sasaran dimn rakyat kelas menengah saja yg menikmati. Lebih bagus subsidi bbm tsb hanya utk angkutan umum, logistik, dan bdn2 sosial.

    Alokasi subsdi bbm bila berhasil dikurangkan sgt besar sekali manfaatnya bila dialokasikan utk subsidi daerah tertinggal dan perbatasan, subsidi kesehatan dan pendidikan, dan subsidi2 ke sektor yg lbh produktif yg bisa menaikkan GDP kita spt. Subsidi kredit usaha kecil tanpa bunga ke sektor pertanian, perikanan dan usaha kecil

    Opportunity costnya sgt besar sekali bila kita tdk mengurangi subsidi skg yang seharusnya kita bisa membangun Infrastruktur yg bagus hrs terbebani dgn subsidi bbm. Yg lbh penting adlh sbg negara net importing skg, indonesia akan semakin besar defisit perdagangan yg bisa beimplikasi kpd pelemahan rupiah yg jatuhnya jg ke masyarakat kelas bawah krn nilai uang akan berkurang shg kemampuan daya beli mereka akan smakin berkurang padahal income Mereka pas2an

  34.  

    Subsidi BBM wajib di Hapus alihkan ke Kesehatan, Pendidikan, Riset dsb. STOP EKSPORT SUMBER DAYA ALAM NUSANTARA. NKRI Kaya Sumber Daya Alam berdampingan menjadi Negara Industri menuju INDONESIA HEBAT.

  35.  

    Fakta dilapangan Pertamax hanya sebatas himbauan untuk mobil dinas pemerintah & BUMN, subsidi premium malah lebih banyak dinikmati orang kaya dengan mobil mewahnya. Subsidi sebaiknya dialihkan untuk biaya pendidikan gratis hingga SMA, subsidi pengobatan Jamkesmas/BPJS, solar untuk nelayan, dan subsidi untuk alat transportasi masal. Subsidi bensin premium jelas salah sasaran coba hitung saja seorang guru pengguna motor paling banter hanya pakai 5 liter sementara masyarakat berpenghasilan menengah yang naik mobil bisa konsumsi premium 10-20 liter.

  36.  

    daripada subsidi bbm dihapus mending beberapa kementrian dimerger…salah satunya kementrian agama anggarannya melebihi sektor perikanan, perkebunan, pertanian…mereger sama kemenkumham

  37.  

    cocok

    Sesuai dengan kondisi lapangan

  38.  

    Janganlah kita selalu menganggap subsidi BBM itu buruk…!!!!.
    Tapi harga BBM terlalu murah juga ngg baik.

    Lho kok bisa, ya ialahh.

    Subsidi BBM ngg tepat sasaran, lalu sasaran yg tepat ya bagaimana…. ????.
    Tolong diingat dan dicatat. pemakai BBM subsidi itu adalah, nelayan, petani, pemakai sepeda motor (buruh, mahasiswa karyawan rendahan dan ekonomi pemula) dan jumlah mereka ini lebih dari 50% pemakai BBM
    Lalu yg disorot mereka yg pakai mobil, mohoooonn maaf banget, yg pakai mobil sekarang kalau kantongnya lagi tebal, ya pasti ngg pakai BBM subsidi. kalau lagi cekak ya pake BBM subsidi, wajar dong yg punya mobilkan bukan semuanya orang kaya banget. tapi kebutuhan. wajar dong kalau mereka menikmati sedikit subsidi. mereka ini biasanya UKM, PNS menengah bawah, guru dan buruh/karyawan swasta menengah bawah.

    Lagi pula ini untuk tetap mestimulus ekonomi kita, dan tetap menjaga kompetitipness dunia usaha kita.
    yg ujung-ujungnya pendapatan pajak membaik, atau meningkat.

    Untuk apa BBM murah tapi ekonomi tidak kompetitip, lalu kalah bersaing akhirnya ekonomi kolaps, rakyat sengsara, dan pendaptan negara dari pajak turun drastis, bahkan bisa jadi Zero.
    ingat lho APBN kita itu ditopang pajak. jadi kalau makro ekonomi kacau, wassalam…

    Tapi jangan juga BBM terlalu murah, karena mengakibatkan moral hazard. apalagi tu minyak subssidi di bawa kenegara pesaing kita dibidang ekonomi. bisa-bisa ekonomi kita ketekan, tapi dia makan kita punya BBM. malah tambah kacau.

    Biarlah BBM kita tetep sedikit saja lebih murah dari harga BBM kawasan regional. kalau yg jauh biarin aja, toh kalau ada yg mau selundupin kenegara yg jauh, juga berat di ongkos.

    Yaaaahhhhh itung-itung menjaga kopetitipness kita punya perekonomian, ingat poin produksi kita yg menyebakan produk kita masih mampu bersaing adalah, BBM relatif murah dan tenaga kerja yg masih wajar. Kalau faktor lain, spt infrastuktur, dan effisiensi kerja dan birokrasi kita jelas kalah. ingat jangan berpikir bahwa ekonomi yg dimaksud diatas hanya semata-mata untuk ekspor. tapi utamanya untuk kebutuhan dalam negeri sendiri.

    Coba bayangkan jika semua produk dalam negeri kita tidak dapat bersaing di negeri sendiri.

    HATI-HATI DENGAN BBM TRAP, JEBAKAN DINAMIKA EKONOMI GLOBAL, DAN SATU LAGI HATI-HATI DENGAN ARAH SOROT MATA DUNIA (TERUTAMA EKONOMI) KEPADA KITA. KARENA KITA PALING BEKILAU, PALING MENARIK PERHATIAN.

    BIASANYA KALAU SESUATU TERLALU MENARIK PERHATIAN, AKAN BERAKHIR DENGAN TRAGIS.

  39.  

    Bicara subsidi BBM ini memang rumit karena di luar ‘rakyat’ yang diuntungkan dengan adanya subsidi juga banyak pihak-pihak yang mendapatkan keuntungan dari adanya subsidi ini di dalam negeri. Mereka dikenal sebagai mafia yang bermain dalam impor BBM atau penyelundupan BBM bersubsidi ke luar negeri. Selain itu bicara subsidi BBM lebih sering bermuatan politis jangka pendek daripada kepentingan rakyat banyak yang sebenarnya.

    Salah satu modusnya penyelundupan adalah BBM bersubsidi diangkut kapal ke tengah laut lalu di jual ke kapal-kapal asing. Dua kapal saling berhenti di tengah laut kalau di amati ada selang besar yang saling terhubung memompa BBM subsidi ke kapal asing (ini yang pernah saya lihat di perairan timur SUmatra).

    Padahal besarnya subsidi BBM ini bisa mencapai 20% APBN dan terus membengkak, diperkirakan tahun ini bisa menembus angka 300 Triliun rupiah. Angka yang sangat fantantis. Dengan dana sebesar itu pemerintah bisa membangun 3 kilang minyak setiap tahunnya atau membangun jalan tol dan KA Sumatra dari Aceh sampai Lampung atau membangun sarana-sarana kesehatan dan pendidikan di daerah-daerah terpencil dan pulau-pulau terluar atau daerah perbatasan, infrastruktur lainnya. Jadi daerah-daerah perbatasan atau daerah penghasil bahan tambang atau energi yang selama ini tidak terurus karena alasan tidak ada dana bisa tersentuh pembangunan sehingga merasa bangga sebagai warga Indonesia dan tidak menuntut merdeka atau pindah kewarganegaraan.

    Namun demikian subsidi BBM tidak bisa serta merta di cabut karena bisa mengakibatkan goncangan ekonomi terutama bagi masyarakat lapisan menengah bawah. Setelah presiden terpilih di lantik Oktober nanti, maka di awal tahun 2015 bisa mulai dilakukan penyesuaian harga BBM secara bertahap misalnya Premium naik menjadi Rp. 8.000 solar Rp. 7.000. Tahun 2016 Premium naik menjadi Rp. 9.500 dan solar Rp. 9.000. Tahun 2017 premium menjadi Rp. 11.000 dan solar Rp. 11.000 dan dibebaskan sesuai pasar.

    Ada catatan lainnya sebelum pencabutan subsidi BBM ini, yaitu UU MIgas harus direvisi terutama pasal-pasal yang membolehkan investasi SPBU asing secara longgar. SPBU asing boleh masuk namun dengan catatan harus MEMBANGUN KILANG MINYAKNYA di Indonesia. Tidak boleh mereka menjual BBM yang berasal dari kilang minyak di luar negeri. Harus bangun kilang di Indonesia dulu baru boleh buka SPBU.
    Selain itu setiap mereka membangun 1 SPBU di daerah urban kota besar yang ramai, mereka diwajibkan membangun di daerah sub urban dan daerah yang lebih terpencil. Sehingga keberadaan investasi asing ini tidak hanya menyedot keuntungan saja. Menurut saya kenapa Bank Dunia, ADB dan IMF mendesak pencabutan subsidi BBM karena ada kepentingan pengusaha SPBU asing yang ngiler dengan tumbuh dan besarnya pasar di Indonesia. Dengan penjualan kendaraan yang menembus angka 1 juta mobil dan 10 juta motor tahun 2013 itu menjadikan Indonesia pasar yang sangat menggiurkan.

    Kalau pengurangan subsidi berjalan sesuai skenario di atas disertai pengawasan ketat penggunaan anggaran dan pemberantasan korupsi secara masif pemerintah bakal punya cukup ruang fiskal untuk membangun infrastruktur (jalan, rel,irigasi, pelabuhan, bandara, RS, sekolah, pembangkit listrik dll), menggerakkan perekonomian, membiayai militer sehingga di tahun-tahun akhir rezim terlihat nyata hasil pembangunannya dan pendapatan rakyat secara keseluruhan bisa meningkat. Kesuksesan itu bisa jadi modal buat kampanye untuk jabatan periode berikutnya he he he…

    •  

      Yup betul sekali bung sutarjo analisa yg cukup komprehensif;politik energi sarat politik persoalannya Sudah bukan teknikal lagi. Sekedar menambahkan bahwa fakta sebenarnya penerima manfaat terbesar Dari subsidi sebenarnya adalah para penyelundup bbm ;kebetulan area kerja saya sangat dekat dgn bisnis marine lumayan tau adanya fakta ini Dan rasanya pengambil kebijakn di negeri INI sangat tau fakta ini jadi hanya omong kosong besar jika subsidi banyak dinikmati mobil2 mewah kits bisa cek konsumsi per harinya Dan bisa hitung totalnya;past I masih sang at jauh jika dibandingkan konsumsi kapal yg bergerak setiap hari doiwilayah Indonesia atau berdekatan dengan Indonesia; para warjager yg mengetahui bizz kapal pasti tau ini. Satu hal lagi sekedar menambahkan bahwa subsidi adalah selisih harga jual pasar (pasar minyak dunia) dgn harga jual me masyarakat;pernahkah kits bertanya bagaimana mekanisme harga pasar terbentuk; apakah benar semuanya ditentukan oleh mekanisme supply demand riil bukan sebagian oleh motif motif spekulasi? Ataukah pertanyaannya apabila pemerintah yg sebenarnya adalah kontraktor migas akhir apakah memikul rugi atau TDK punya margin untung yg layak apabila harga migas dijual di bawah harga pasar?rasanya tidal Dari harga jual 100 usd per barrel ;10 USD adalah hppnya. Uraian bung karjo di atas sudah menjawab bahwa mutlak perlu pemerinntah menambah refinery di DLM negeri until mengatasi hal INI. Sekedar share juga bahwa cadangan geothermal do bawah perut bumi Indonesia adalah sebeswr 40% Dari cadangan dunia;silahkan googling Ada banyak artikel juga publish resmi Dari esdm;satu sumur cukup u mencukupi kebutuhan listrik 2-3 kabupaten ukuran kabupaten do p jawa Dan cadangan geothermal INI TDK mengenal habis sampai dunia kiamat;belum lagi bauran enwrgi altwrnatif do Indonesia sang at banyak.jika kits masih ingat hukum kekekalan energi bahwa energi tdk dapat diciptakan Dan dimusnahkan maka kota akan sampai pafa pemahaman bahwa seluruh sistem di dunia.INI diciptakan secara sempurna oleh yg Maha Kuasa Dan harus dipergunakan sebesar besarnya demi seluruh rakyat sesuai amanat pasal 33 uud 45 -imho

  40.  

    Kalo subsidi di hapus berarti harga bbm 10000? Terus berarti ongkos si orang kecil ini naik dong per bulannya? Naik 105000 per bulan. Kalo gaji mereka umr kayaknya berat bung.. kalo orang menengah ke atas sih gak masalah..

  41.  

    Kalau menurut saya BBM subsidi jangan dicabut, karena memberikan manuver masyarakat bawah utk mendptkan sesuap nasi dan kalau bisa pertamina mencabut perusahaan asing yg terus menyedot bahan bakar kita. Kalau pertamina bisa mencabut perus asing dr NKRI, maka kemakmuran jelas akan kita dptkan dan negara2 kawasan akan takluk dg BBM sdh di tangan NKRI. Pres akan datang hrs menyiapkan PERTAMINA sbg rumah sendiri………………………ma’af pen dpt wong cilik. He……………….he…………………………

  42.  

    subsidi harus dicabut, imbal baliknya pemerintah harus alihkan subsidinya untuk mensubsidi harga pupuk, bibit pertanian dan transportasi masal yang murah. KIta beli air mineral 600 ml 2500 perak bahkan dikafe bisa jadi 10000 tanpa protes kenapa harga bbm 10000 kita harus protes

  43.  

    SAYA SETUJU BANGET SUBSUDI BBM ” DICABUT “, DIALIHAKAN MENJADI, DIALIHKAN UNTUK MEMPERBAIKI INFRA STRUKTUR, KESEHATAN, PENDIDIKAN, + PUPUK.

    MANUSIA DICIPTAKAN TUHAN UNTUK MUDAH MENYESUAIKAN DIRI DENGAN ALAM, DAN EKONOMI.

    •  

      Setuju tetapi jgn terburu2 perlu diperhatikan juga dampak inflasinya, yg perlu di perbaiki segera hulunya agar tidak ada penyimpangan sehingga anggaran negara tidak terbuang sia2.

  44.  

    Harga BBM bersubsidi tidak boleh dihapuskan, karna banyak rakyat yang miskin. Emang Asing itu bikin sengsara rakyat kecil. Kami kasihan melihat dan memandang rakyat yang miskin. Klo miskin mau makan ap? dapet duit dari mana? trus hasil uang dari rakyat beli bensin di PERTAMINA bisa dikorupsi ama sbagian para pejabat dan membuka peluang berbuat korupsi. Jdi tidak terwujudkan deh membangun infrastruktur, bantu kesehatan, bantu pendidikan untuk semua rakyat miskin, karena dana bocor dan tidak mampu buat bantu rakyat miskin.

    •  

      Sebagian besar subsidi BBM yang menikmati adalah orang” kaya mas. Kalau emang dihapus, seharusnya pemerintah harus bisa mengupayakan subsidi yang bisa lebih tepat sasaran. Kalau seperti ini terus akan aburadul negara ini. 400 trilyun rupiah hanya dibakar oleh orang” kaya di Indonesia.

      •  

        bung tedjo@seandainya hanya solar yang disubsidi bgaimana?

        •  

          Kalau cara subsidinya seperti skr itu sama juga bohong mas e. Sebab banyak juga kendaraan pribadi yang menggunakan solar. Saya lebih setuju subsidi diberikan kepada angkutan umum atau perusahaan anggkutan umum serta nelayan. Sebab kalo spr sekarang jelas sangat rawan penimbunan dan penyelundupan.

  45.  

    ########################

  46.  

    Subsidi BBM harus di hapus, yang buat rakyat sengsara itu para pejabat ;v.
    Mau subsidi dicabut atau gk hasilnya tetap sama karena orang Indo itu banyak yang serakah.
    Satu keluarga punya mobil lebih dari 2 ;v.
    Negara yang maju seperti Jepang ja, mayoritas mereka punya mobil itu 1 untuk per kepala keluarga.
    klo perlu, sih kepemilikan kendaran pribadi itu di batasi jangan overdosis.
    BBM subsidi di Indonesia itu masuknya bukan ke rakyat kecil melainkan kepada mereka yang beruang.
    Tolong deh… pikir yang jelas dan berlogika.
    Harusnya,, yang diperbanyak itu kendaran masal seperti kereta api, bis dan lain. (yang nyaman tp terjangkau).
    bukan kendaran pribadi… apa2 mobil, apa2 motor.

  47.  

    menurut ane jangan di hapus gan http://www.mobimoto.net/

 Leave a Reply