Jan 062016
 

SIGMA_10514_Perusak_Kawal_Rudal_Frigate

Myanmar baru saja menerima Fregat modern kedua Kyan Shitta class yang diberi nama Sin Pyu Shin (F14). Fregat yang berdesain siluman yang dibangun di galangan kapal Myamar dengan bantuan teknis dari China.

Fregat Sin Pyu Shin (F14) sangat mirip atau bisa dikatakan versi kecil dari destroyer 054 A China, tidak heran karena insinyur-insinyur China sangat berperan besar dalam pembangunan fregat Myanmar ini.

Myanmar mengklaim kalau fregat terbarunya sebagai yang terkuat di Asia Tenggara, maka pada artikel kali ini kita akan coba mengadu dan membandingkan Fregat F14 Myanmar dengan Fregat Sigma PKR 10514 Indonesia.

960046_1006759762699512_5018404326383097552_n

Desain

Kedua Fregat sama-sama berdesain stealth. F-14 memiliki bobot 3000 ton dengan panjang 108 m dan lebar 13.5 m, sedangkan PKR memiliki bobot 2,365 ton dengan panjang 105 dan lebar 14 m, terlihat fregat F14 lebih ramping dan dengan kecepatan yang sama Fregat F14 lebih lincah memecah ombak dan bermanuver tapi PKR Sigma lebih streamline dan stabil, kestabilan kapal sangat penting terutama saat menembakkan senjata berat.

Persenjataan

Fregat F-14 dipersenjatai rudal anti kapal C-802 yang berdaya jangkau 180 km, sedangkan PKR Sigma dipersenjatai rudal anti kapal Exocet MM40 blok 3 yang juga memiliki jangkauan 180 km, sepertinya seimbang persenjataan anti kapalnya, tapi C-802 memiliki kelebihan terutama saat akhir menghantam kapal musuh, C 802 mencebur sejajar permukaan laut sehingga lebih sulit ditangkis senjata pertahanan kapal perang musuh.

Kedua fregat dilengkapi meriam utama oto melara kaliber 76 mm, CIWS AK-630 pada F 14 dan CIWS Rheimetall Oerlikon pada PKR 10514, bisa dikatakan persenjataan CIWS dan meriam utama pada kedua fregat ini seimbang.

Untuk rudal pertahanan udara, Fregat F 14 hanya dilengkapi 6 tabung rudal MANPAD yang belum terkonfirmasi. Seperti kita ketahui rudal MANPAD maksimal hanya berdaya jangkau 5-6 km, sedangkan PKR Sigma dipersenjatai rudal VLS Mica yang berdaya jangkau 10-12 km. Dari segi rudal pertahanan serangan udara bisa dikatakan PKR Sigma lebih unggul.

Radar

F 14 dilengkapi radar search and tracking RAWL-20 buatan India dengan jangkauan deteksi hingga 270 km dan radar fire control missile type 362 buatan China berdaya jangkau 100 km, sedangkan PKR Sigma dilengkapi radar 3D Smart-S Mk2 yang berdaya jangkau search 250 km dengan tracking 500 sasaran sekaligus. Terlihat radar F 14 sedikit lebih jauh daya jangkaunya tapi radar PKR Sigma lebih canggih dan lebih mampu dari F 14.

Dari perbandingan kedua fregat tersebut diatas, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dan untuk unggul dalam pertempuran laut dibutuhkan banyak faktor, termasuk taktik dan dukungan dari kekuatan udara maupun kekuatan bawah laut.

Bagikan Artikel :

  104 Responses to “Hebat Mana, Fregat Kyan Shittha Myanmar Dengan Fregat PKR 10514 Indonesia”

  1.  

    Bagus sama sama bagus

  2.  

    Tinggal di tambah lagi jumlahnya

    •  

      indonesia pokoknya paling canggih… indonesia borong bambu runcing aja sudah geger kawasan… apalagi mercon…

      indonesia greget

    •  

      Melihat bobot F14 bobot 3000 ton sedang PKR SIGMA berbobot 2365 ton berarti PKR berselisih bobot 635 ton lebih ringan. Sedangkan dimensi panjang hanya berbada 3 m lebih panjang F14. Sedangkan Lebar berbeda 0.5 m lebih lebar PKR. sehingga F 14 punya dimensi luas 108 × 13,5 m = 1458 m2 sedang dimensi luas PKR 105 ×14 m =1470 m2 jadi selisih 12 m lebih luas PKR . dari hitungan tersebut PKR SIGMA mempunyai dimensi luas lebih besar dan berbobot jauh lebih ringan maka PKR SIGMA mempunyai daya apung lebih besar sehingga lebih memungkinkan suatu saat jika di upgrade tambah persenjaataan maupun radar karena mempunyai daya apung yg besar dan lebih stabil. Sedang F 14 memiliki bobot yg lebih berat sementara memililki daya apung kecil tentu akan menambah daya benam yang besar pula sehingga apabila suatu saat akan di upgrade tambah persenjaataan misalnya akan semakin menambah bobot dan daya benam sehingga kapal akan menjadi limbung. Kesimpulannya tetap unggul PKR SIGMA karena masih memungkinkan ditambah persenjataan dan radar.

      •  

        ini baru info mantap

      •  

        berpikir kedepan ya Bung…
        sepertinya para pengambil keputusan akan punya skenario lain untuk pengembangan pkr berikutnya, kali aja mau ditambah bawaan apaa gitu kan, sambil nunggu pesanan lainnya dibuat kali yaah

      •  

        Bung kameret parewa benar semakin tinggi lambung semakin tinggi kemampuan memecah gelombang tapi kelemahanya semakin oleng jika diterpa angin kencang. Jika ditambah persenjataan maka daya dorong kebawah semakin amblas sehingga menambah lambung benam ibaratnya F 14 sebuah gelas PKR sebuah mangkok ditarok di sebuah bak berisi air maka mangkok akan lebih stabil. Tapi apapun itu kemungkinan PKR lebih dipokuskan untuk lautan dangkal karena teritorial laut kita mayoritas dangkal. Untuk gugus tempur akan dikombinasikan dengan KCR 40 m dan KCR 60 m yang kecil2 tapi mematikan buat lawan hehe….salam bung.

        •  

          kalau perairan barat memang betul perairan kita mayoritas dangkal, tapi coba lihat perairan timur dan selatan kita mayoritas perairan dalam …
          kalau utara sebagian dangkal dan sebagian lagi perairan dalam … IMHO

        •  

          Bung Murai Batu ,itu juga yang jadi sebab kcr,40,60 bisa melaut jika hanya pada laut tenang.Contoh saat pencarian air asia lalu ,mereka akhirnya tidak di turunkan cuma sandar di pelabuhan .

          Pertanyaannya apa perang hanya terjadi saat laut tenang.?

        •  

          Untuk laut dalam kemungkinan pemerintah akan akuisisi Destroyer dan akan disandingkan dengan Ks sekelas kilo class.untuk saat ini memang belum terpenuhi,perlahan namun pasti akan menuju kearah sana.

  3.  

    Kok Mirip ya

  4.  

    Mantap

  5.  

    SEmoga kedepan sigma makin gahaaarrrrrrr

  6.  

    Selamat sore

  7.  

    yah mirip2 bandingin enakan mana antara kacang polong ama kacang tanah…. 🙂

  8.  

    Pertamax ???

  9.  

    sensornya ecm, esm, scorpion plus eod tracker?, hull mounted sona buat ASW, sigma ada towed aray nya, f14 belum tahu,, sigma kalau nda salah ada tacan buat air control, sigma decoy terma f14 pakai apa?

    nga komplit ni nanggung kemampuan ASuW, AAW, ASW nya nda dibandingin semua

    •  

      btw buat radar f14 kalah jauh ma sigma, radarnya belum 3D, sigma mah sudah 3D aesa lagi

      •  

        type 362 itu jg udah 3D, Smart S AESA gmana mksdnya

        •  

          Dilihat dari wujudnya, radar kapal myanmar masih jadul…mirip radarnya Van Speijk class ya om?

          Search radarnya ada 2, yang depan u/ radar permukaan dan obyek terbang diketinggian rendah, sdg yang belakang adl surveillance radar u/obyek udara

        •  

          mirip radar LW maksudnya bung?
          RAWL 02 India emang lisensi radar LW 08 bung @beriev makanya mirip, cuma di VS LW 03, F14 pake “LW 08”
          RAWL juga bisa surface search, yang depan di mast (Type 362) buat search, targeting, tracking yang belakang (RAWL) buat volume search radar

        •  

          @om raftel

          Iya om,tampaknya radarnya belum multifungsi spt smart-s, trs-3d atau sea giraffe(platformnya satu tapi bisa mengerjakan berbagai fgs pemantauan obyek udara, laut, rudal sea skimming dsb sekaligus), shg masih memakai 2 platform radar u/ tugas yang berbeda

    •  

      blm dirilis k publik bung kemampuannya

      •  

        http://warships1discussionboards.yuku.com/topic/27018/RNZNs-frigates-to-getThales-SMARTS-Mk2-radar sory smart s masih PESA
        tipe 362 masih single beam monopulse, belum digital multibeam seperti smart S, jadi ketika berubah mode dari air search ke survace search dia harus merubah elevasi (sudut pantau) sehingga f14 harus mengandalkan 2 radar baik untuk long search dan tandem waktu target akuisisi, kalau tipe 362 sedang ngelock target udara, jadi maksud saya tipe 362 belum multiperform seperti smart s, lebih mirip 2D, karenaa hanya mampu 3D di target udara sedangan target permukaan keliatanya pakai rawl 20 seperti PALMS nya horizon atau darling

        tx koreksinya bung aesa di laut baru artisan bahkan aegis jg masih pesa

        •  

          @ngiwipiki

          Sigma belum pake variable depth sonar…kalo towed array mungkin belum prioritas karena sebagian besar lautnya dangkal

        •  

          @beriev saya nda sebut VDS tapi HMS hull mounted sonar dan TAS towed array sonar, VDS itu hanya untuk platform kecil seperti sub chaseer atau sub jaeger seperti parchim atau heli, Kalau paltform besar seperti sigma 10514 muat ditempeli TAS, setau saya desain awal sigma lebih pada kemampuan ASW dan ASuW bukan AAW, karena VLS mica tidak sampai jangkauan anti air 15km itu hanya untuk self defence bukan seperti sea ceptor SSM dst,

          dan TAS itu hidrophone justru kalau di litoral fungsi pasif hidrophone itu sangat membantu untuk membedakan bentang laut dangkal dan suara baling2 kapal

          VDS itu sudah dipakai di Parchim, yang seri parchim II ke atas, sedangkan fungsi maksimum sigma yang anti KS sudah pasti dipasangi TAS, beserta HMS kingklip, itu info yang saya dapat

        •  

          maksudnya mirip PAAMS pake L Band vsr?
          AESA naval radar banyak, ada SAMPSONS, EMPAR, MFSTAR, APAR, Giraffe, Swordfish, banyak kok

        •  

          @om ngiwipiki

          Maaf terbalik om…TAS optimal dilaut dalam, sdg sonar aktif&vds mutlak dilaut dangkal/litoral.

          Cara kerja sonar pasive hanya mendengar sumber bunyi yang beredar didlm laut, kapal yang mengoperasikan TAS memiliki database karakter baling2 dan derau laju tiap2 kaprang, KS, kapal komersial. Dilaut dalam, gema/bunyi/loss of propagation kecil, yang ditangkap hampir sempurna, seperti yang ditimbulkan sumber suara aslinya shg mudah mengklasifikasikan sumber suara tsb obyek/kapal apa.

          Dilaut litoral keadaannya berbeda jauh, banyak sumber suara lain(pantulan gema didasar laut yang dangkal,gema pertemuan aliran sungai kelaut, perbedaan jenis dasar laut:karang, batu keras, lumpur dll, kondisi temperatur dan salinitas, padatnya lalu-lintas kapal komersial) yang ikut berbaur shg menyulitkan proses klasifikasi atau bahkan tidak mungkin.

          Maka satu2nya cara mendeteksi KS dilaut dangkal adl menggunakan sonar aktif(HMS, VDS)…tapi itupun belum cukup, KS modern semakin senyap…krn sonar aktif tdk bisa mengukur koordinat sumber suara maka harus menggunakan teknik pencarian dg metode sonar aktif-multistatic(secara simultan mengerahkan sonar aktif kaprang, VDS dan dipping sonar heli asw), shg bisa ditriangulasi scr relatif akurat KS yang diburu.

        •  

          @beriev kalau sonar aktif justru memantulkan sonar dari objek, jadi noise nda bisa dibedakan antara gema bawah vertikal atau gema permukaan horizontal justru VDS (situ jelasin VDS kan kamsudnya) yang dimaksud tadi cocok utk litoral bukan berarti TAS tidak bisa dipakai, banyak kapal selam dari blok timur spt alpha, lada yang fokusnya litoral pakai TAS,
          TAS ada 2 ada yang hanya hidrophone pasif dan ada yang aktif (kluaran ATLAS dan thales), yang aktif justru jarang digunakan di litoral karena sonar harus memancarkan ping yang bikin emisi gema, justru kalau KS posisi silent yang digunakan lebih pada posisi pasif, jika aktif digunakan untuk objek bergerak untuk mengukur arah baringan speed dan kedalaman,

        •  

          @ngiwipiki

          Nanti saya bagi link-nya biar jelas om…ini lg dicariin

          Btw nickname kok unik, artinya apa om?

        •  

          he…he…
          siap sip… kalau disini pakai nick lucu2 semua, jadi pingin nick lucu aja (asal ketik)

          jalesveva jayamahe

        •  

          @ngiwipiki

          Oom sementara buka dulu “Navy Matters: LCS asw” buat camilan, sambil saya carikan menu utamanya

  10.  

    Bagus dua2nya..karna di produksi di negara masing2..terlebih Fregat sigma yg sdh menerapkan sistim modern dari segi design & penerapan sistim modul..semoga terlaksana hingga sesuai target 12 buah kapal fregat sigma..oh y sampe lupa gimana y KABAR KAPAL HALIMUN (SILUMAN) kebanggaan Malon dengan LABEL BINA TEMPATAN yaitu kapal MEKO 100..saking HALIMUNnya ga KELIATAN WUJUDnya dari thn 2012 sampai skrng..karna (rencana) beli kapal ini yg diberi label bina tempatan Malon merasa PALING JAGUH & HEBAT..

    •  

      iya bung jadi inget kilonya kita…halimun banget smpe ga kliatan….sampai skarang…

    •  

      Memang dimensi dan bobotnya lebih besar (biaselah, supaya lebih jaguh), tapi kerana malay takbise bine kapal terpakse keseluruhannya dibuat di perancis kemudian dibawe ke malay untuk di finishing. Jadi malay hanya tukang cat sahaje. Tapi pasti judulnye malay berhasil bine kapal govind, kerana informasi dikontrol pemerintah.

    •  

      Gowind mah project baru UMNO dengan harga fantastis yg diberi label BINATEMPATAN..kita lihat apa kasusnya akan sama seperti KS Scorpene yg HARGA MAHAL tapi tidak bisa MENYELAM..dan sy yakin kalau lihat dari tata bahasa pasti anda..orang Indonesia..:)

    •  

      @warga asean. Soalan fregate tak lah jadi soalan aku doakan agar Malaysia segera bina Gowind agar bersama-sama PKR SIGMA dalam menjaga kedamaian kawasan ini. Ada pun masalah untuk mengolok-olok TKI mencari rejeki di malaysia aku tidak sepaham dengan anda. Cuba anda tengok sejarah masa silam. Menurut fakta dan bukti atau artefak lempeng perunggu laguna bahwa kata MELAYU berasal dari sebuah kerajaan dikawasan sungai batang hari jambi Indonesia/dulu nusantara. Pada abad ke 11 banyak suku-suku melayu dari kerajaan nusantara/indonesia berniaga dan memperluas wilayah kerajaan ke semenanjung malaka/sekarang malaysia.menurut hasil penelitian university sains Malaysia melalui hasil tes DNA bahwa di Msia terdapat 14 etnis melayu dimana 12 etnis melayu semenanjung malaysia ini berasal dari suku melayu Indonesia mereka berasal dari daerah minangkabau,mandailing,batak,riau,jambi,sumatera selatan,bugis dan jawa.mereka menempati wilayah johor,kedah,penang dan tersebar daerah lainnya. Sementara 1 suku asal melayu thai. Hanya 1 suku melayu asli semenanjung mereka orang kelantan tamun terakhir ini orang kelantan menolak di kata melayu karena mereka bukan suku melayu etnis Austronesia. Orang kalantan sebenarnya asal afrika karena mereka memiliki ciri kulit hitam legam rambut keriting. Pada abad-abad berikutnya masuk lah para pedagang eropa ke tanah melayu ini baik nusantara/indonesia maupun semenanjung/malaysia. Dimana etnis melayu ini ianya adalah satu rumpun atau keturunan nenek moyang asal Indonesia menyebar sampai semenanjung malaka. Setelah semenanjung malaka dijajah britis sementara Indonesia dijajah Belanda dan atas hegomoni kepentingan barat ( baca perang salib terus berlanjut) maka bangsa melayu yang serumpun ini dipisahkan menjadi 2 negara yang berbeza. Melayu Asli yang diam tinggal ditanah kelahiran menjadi rakyat Indonesia. Dan melayu yang hijrah ke tanah semenanjung menjadi rakyat malaysia. Itu lah kisah dari melayu yang serumpun berdasarkan sejarah. Maaf disini agak keluar dari topik agar kita semua faham dari mana kita berasal dan tidak berperilaku sombong dengan terus mengatakan warga indonesia mencari makan di malaysia. Untuk apa disoalkan karena dari beratus tahun silam warga kerajaan nusantara memang telah berhijrah ke semenanjung malaysia yang mana sekarang ini telah menjadi warga malaysia termasuk @warga asean pun Asal usul opa asal nusantara/Indonesia. SALAM…

    •  

      O@earga asean. Aku fahamkan juga soalan GAM dan OPM. mereka ini hanya segelintir orang yang tak merasa puas.mereka saudara kami yang belum berkesadaran menjadi warga NKRI. Tugas kami memberi kesadaran agar mereka kembali ke NKRI seperti yang telah dilakukan saudara Din miami pentolan GAM yang telah kembali ke NKRI. tidaklah akan pernah wujud untuk memisahkan aceh dan papua barat dari NKRI karena cakupan wilayah NKRI telah termuat dalam piagam KMB(konferensi meja bundar) perjanjian INDONESIA-BELANDA di Den haag dan disaksikan dunia Internasional diantaranya Britania raya yang mana wilayah wilayah Indonesia berdasar KMB adalah batas barat SABANG Aceh,batas timur MARAUKE papua,batas utara pulau WE,batas selatan pulau ROTE kupang timor. Berdasarkan itulah Amerika tidak mau membantu belanda dan australia pada saat Indonesia merebut papau dari Belanda. Karenanya baik Uni Eropa maupun dunia Internasional mengakui kedaulatan Indonesia atas Papua barat .Berbeda pada timor timor wilayah ini masuk jajahan portugal sehingga Indonesia dilemahkan atas hukum international. Indonesia invasi timor timor karena pada saat itu pemerintah pro barat dan atas restu AS Karena faham komunis telah berkembang di timor sehingga AS merasa khawatir akan menyeberang ke Australia. Seharusnya Australia berterimakasih pada indonesia karena telah menyelamatkan mereka dari pengaruh faham komunis.

    •  

      malaka&negeri Sembilan nak keluar jua kat malon!!!

    •  

      Sigma Ompong… Memang Ada Beberapa Senjata Yg Belum Di Pasang Tapi Sebagian Senjata Macam AShM Exocet sudah Di Pasang 4 Unit Dan Info Terakhir SAM Mica Sudah Di Instal Dan Menurut Sipri CIWS Oerlikon Millenium Juga Sudah Di Beli… Buat Apa Nak Bandingkan Dgn Gowind Yg Belum Jadi Sama Sekali Sedangkan PKR Sudah Jadi 2 Unit… Dan Lagi pula Tahun Ini TNI Mau Mengadakan Tender 2 Unit Fregat Dan Beberapa Negara (Rusia,Prancis,Belanda,Denmark,DLL) Sudah Mengajukan Proposal…

  11.  

    Model nya lebih yahud sigma dong, lebih kokoh dan maco. Lah tuh f14 disen nya rapuh gitu, dah gitu lasannya amburadul..

    Chinoi vs herospart gito loh.. Tw sndrilah

    :*

  12.  

    Untuk desain pkr memang lebih cantik, tapi mengenai jangkauan radar harus kita akui kita tertinggal 70km.

    Jika dalam dituasi peperangan maka kita sudah hampir kalah duluan karena dalam peperangan kapal pun berlaku first look and first kill.

    •  

      itu cuma jangkauan deteksi bung

      •  

        Apakah itu tidak menentukan dalam peperangan?

      •  

        Ok lah smart s berdaya jangkau 250km jadi GAP jangkauannya hanya 20km dan berkemampuan 3D ini sisi plusnya, ditambah lagi dengan kemampuan exocet yang dapat melesat hingga memutar jika terhalang objek maka tidak diragukan PKR adalah kapal yang cocok untuk bersembunyi dibalik pulau2 untuk memenangkan peperangan, tapi jika diarena terbuka maka perlu hati2 dan bergerak cepat untuk menyetel persenjataan dalam posisi mode on dalam waktu 20km : 28 knots yaitu 42menit.

        •  

          bung boldun… Myanmar boleh first look, tp klo kill mah bareng” donk.
          khan daya jangkau sama” 180 km. 42menit cukuplah.

        •  

          bung @boldun 270 km itu deteksi peringatan dini setelah deteksi kan ada targeting, tracking, baru lepas rudal, F14 mungkin baru ada dikisaran 100an km targeting and trackingnya

        •  

          @bung raftel, menarik nih. Mungkin anda tahu berapa waktu yang dibutuhkan dari proses identifikasi, targeting hingga tracking? Lalu apa yang membuat anda berpikiran kalo f14 baru bisa targeting di 100km? Yang sy tahu kita tertinggal 42menit itupun terhadap salah satu objek diam, jika sama2 posisi menghampiri maka bisa jadi 42 menit dibagi 2 yaitu hanya 21 menit waktu kita untuk proses targeting dan tracking yang anda bicarakan tadi. (IMHO)

        •  

          bukan gt bung @boldun, F14 kan pake 2 radar Type 362 search targeting tracking sama RAWL volume search radar,
          RAWL berperan untuk deteksi/peringatan dini sasaran/target/ancaman jarak jauh yang luas cakupan deteksinya 270km, nah kalau udah deteksi data”nya dikirim ke radar Type 362 (coverage 100 km) tadi yang berperan sbg tracking, fire control radar
          CMIIW

  13.  

    sungguh memalukan..negara sebesar ini .perbandinganya hanya persenjataan negara semacam myanmar….kamboja.. dll negara kw3 lainya.yg ternyata g jauh beda persenjataanya..

  14.  

    wuich klu lulus bisa bikin bom nuklir yg membuat tentara musuh jadi ngakak sampe lupa cara perang nich

  15.  

    Kenapa peralatan counter measure dan peperangan anti kapal selamnya tidak dibahas? Daya jelajah juga penting untuk fregate

  16.  

    PATENI WAE SISAN, ATAU KIRIM KE WILAYAH ISIS BIAR KENCING DI CELANA, TUMAN

  17.  

    semoga radarnya anti jammer.
    Karena kemarin baca kapalnya KKP kena jammer kapal nelayannya china, akibatnya kapal KKP menyasar pada posisi yang salah.
    Ya mungkin karena jangkauan radarnya kalah jauh jadi kena jammer duluan.
    Cuma opini

  18.  

    Radar jauh tp killing shoot nya pendek ma percuma….. Aplagi pernika sigma dah cms terintregasi coba ja diadu di

  19.  

    bung @pw sepertinya untuk AShM F14 pake C602 kayaknya, untuk SAM kabarnya sudah pake HHQ 7 atau 9, kalau dilihat untuk AAW, PKR sepertinya kalah melihat F14 perannya lbh ke AAW frigat dilihat dr kombinasi type 362 (X band) dan RAWL (L band) dan kalau bnr pake HHQ 7/9, mungkin untuk peran ASW PKR lbh unggul, sayang F 14 blm ada rilis resmi spesifikasinya
    korek bung, Smart S jangkauannya 250 km

  20.  

    Kalau melihat dimensi dan bobotnya, PKR akan lebih gesit bermanuver. Selain itu lebih hemat biaya operasi karena biaya bahan bakar juga lebih rendah. Pemeliharaan, PKR akan lebih mudah karena sistem modul. Sedangkan sistem senjata dan radar, sensor, tergantung apa yang diinstall. Bisa saja diganti jika diperlukan. Jadi basic kapalnya, rasanya PKR lebih unggul.

  21.  

    kalau setiap tahun nya bisa buat 4 fregat 5tahun sudah 20 fregat.. kalau setaun buat 10 korvet 5 tahun sudah 50 korvet.. kalau setaun bisa buat 12 kcr 60m lima tahun sudah 60 unit .. dan setiap kapalnya membawa rudal jelajah 300km minimal 6 buah buat kcr 12 buah untuk korvet dan 30 buah untuk fregat.. sudah termasuk rudal cadangan..
    kalau semua baris di lautan … destroyer atau kapal induk pun mikir mikir mau lewat..
    kapal selam 24 cukup buat kawal korvet dan fregat baris..

  22.  

    sayang nya gak dibahas power/type engine kedua jenis kaprang tsb … akan lebih jelas kelebihan nya bila dibahas lebih detail kemampuan engine masing² jenis kaprang tsb.

  23.  

    Kalo saya sih lebih milih sigma…jelas jaih jauh dari segi kualitas desain hull, radar, misil aaw, apalagi soal ciws nya….rheinmental pelurunya tipe burst…jauh jauh jauh…kalo mau bandingin ntu sama kelas corvette russia project 20380..harga cuma 150jt usd..estimatenya…

    Dari segi armament aja udh kalah jauh..sigma pkr
    Armament:
    1 × 100mm A-190 Arsenal or 130mm A-192 naval gun
    1 × Kashtan CIWS-M (Project 20380)
    2 × 4 Uran Kh-35 (SS-N-25)
    12 × Redut VLS cells (Project 20381)
    2 × AK-630? CIWS
    2 × 4 330mm torpedo tubes for Paket-NK (Paket-NK/E for export) anti-torpedo/anti-submarine torpedoes
    2 × 14.5mm MTPU pedestal machine guns

    Ciws nya saja ada 2 biji man..kanan kiri..busyet dah….ini baru kapal moncerr

  24.  

    Gini baru diskusi.. Jadi belajar dan koreksi kita. Lupakan si Jiran.. Nangis darah. Pesaing Sepadan Kita Tiongkok, India. Australia kepret aja

  25.  

    hebat dari sisi mana? Dari persenjataan, arsitektur atau mesin?

  26.  

    Janganlah merasa hebat…

  27.  

    TNI sdh beli c-802 dan c-702 thn 2014 lalu, kelebihannya TOT c-702 jg dibeli.

  28.  

    Klu diperbandingkan, memang PKR ada yg unggul, ada yg lemah. Tapi dibalik layar, PKR 5x lebih hebat. Salah analisanya jika ada yg memperbandingkan Indonesia hanya dgn Myanmar.
    1.Ingat bahwa Myanmar pendukungnya China dalam eskalasi LCS. Secara tdk langsung, China melalui Myanmar menggertak negera2 ASEAN yg bersengketa dengan penguasaan teknologi militer, Kubu militer, kemampuan militer. Jadi apapun yg mereka miliki dipublish semua agar negara2 lemah tau diri mengenai kemampuan perangnya. (PERANG PROPAGANDA : Menang sebelum berperang)
    2. Ingat bahwa ahli Strategi TNI sudah termasyur sejak zaman Sudirman sampai sekarang dan disegani negara2 elite perang. Bukan tipikal Indonesia untuk pamer, apalagi sombong. Kita tau bahwa banyak senjata Ghaib TNI yg luar biasa dan tidak terpikirkan yg memang tidak dipublish untuk tujuan meredam perlombaan senjata di ASEAN sekaligus sebagai senjata rahasia. PKR membawa senjata Ghaib mematikan.
    3. Ingat bahwa Dekade ini adalah dekade TOT. Pemerintah membeli semua TOT yg bisa dibeli, bahkan dari Israel yg tidak ada hubungan dgn Indonesia melalui tangan ketiga. Peneliti2 kita juga sudah bangun dari tidur panjangnya. Jadi jangan heran klu di PKR Casing rudalnya C-702 tapi kemampuannya setara S-400 Triumph (bahkan ada mode terpedonya yg bisa diluncurkan dari Kasel), dan bisa meng-hack system combat di kapal lawan. Makanya disebut PKR : PERUSAK kapal lawan dengan terlebih dahulu merusak sistem tempurnya, PENGAWAL gugus tempur, PEMBAWA RUDAL Ghaib modifikasi.
    4. Ingat bahwa China mengakui kedaulatan RI atas natuna. China sadar siapa kita. Teknologi andalan yg mereka miliki jg kita miliki (akses teknologi hazzard yg sensitif hanya dipegang oleh TNI), Alutsista andalan yg mereka miliki jg kita miliki (secara jumlah kita kurang), Pasukan andalan yg mereka miliki jg kita miliki (secara jumlah dan kemampuan kita lebih di atas), Biaya perang jg begitu, Taktik strategi jg begitu, Pengalaman Tempur jg begitu, dst.
    5. Ingat bahwa banyak negara di Asia, Afrika, dan Amerika Latin yg kita bantu diam-diam secara militer demi menjaga harga diri dan kedaulatannya. Setidaknya kita punya Kubu/Block tidak resmi sebagai sekutu jika ke depan kita terseret Perang Dunia III.

    •  

      Masuk akal koment ente….cuma indonesia yang tidak diganggu perbatasan pulau natunanya……

    •  

      dapet data dari mana, bung, casing rudal PKR C-702 ? Pake bilang PKR bawa senjata ghaib lagi ? Saran saya, komen yang dapat dipertanggungjawabkan. Ini forum terbuka, siapa saja bebas komen, tapi komen yang bener.

      •  

        Releasenya tentu bukan format jpg, avi, pdf, doc, …lebih2 html… Dokumen digitalnya dienkripsi berlapis, hanya bisa dibuka sama programer, itupun hrus diterjemahkan dulu pakai katalog baru bisa dimengerti. Belajar dari Pengalaman pahit semasa penyadapan Aussi. Itulah rahasia negara, bagi kita orang awam, “Sudah bisik2, Hoax lg”. Jadi ya… silahkan analisa sendiri.

  29.  

    MALON TAK BISA BUAT ITU OM., DIA HANYA JADI TUKANG CET DAN TERIMA JADI AJAH., CUMAN JAGUH AJA SOK BUAT PADAHAL TIDAK.

  30.  

    makin banyak saingan yg bisa bikin kapal kayak gini, indonesia bisa repot. pt pal ntar kalo udah bisa bikin kapal sejenis sigma mau dijual dimana lagi? myanmar aja udah bisa bikin kapal sendiri. makin banyak saingan baru buat export kapal.

  31.  

    nanti kapal roro di modif, pasang yakhont dan brahmos serta VLS mica ditambah orlikon skyshield

  32.  

    Kalo secara desain saya lebih suka PKR, tapi secara senjata, ya kelihatannya masih lebih kuat F14. Masih kelihatannya.

  33.  

    PKR 105 dan F 14 tidak punya senjata anti kapal selam seperti torpedo ? , saya rasa tidak mungkin kapal perang modern tidak punya senjata anti kapal selam mengingat ancaman kapal selam yang sangat berbahaya

 Leave a Reply