Oct 072014
 
Helikopter AH-64 Apache Longbow.

Helikopter AH-64 Apache

SURABAYA — Modernisasi alat utama sistem persenjataan (Alutsista) TNI terus dilakukan. Untuk TNI AD, dalam beberapa tahun ke depan akan diperkuat helikopter AH-64D Apache Longbow. Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan, pengadaan helikopter serang buatan Amerika Serikat tersebut segera memperkuat jajaran TNI AD.

“Apache, sudah berjalan. Uang muka sudah ada, uang cicilan sudah ada. Sudah kontrak, semoga terpenuhi pada 2019, sebanyak delapan unit,” ujar Moeldoko di Markas Koarmatim pada akhir pekan lalu.

Menurut dia, pengadaan helikopter AH-64D Apache Longbow sudah masuk ke dalam rencana strategis (Renstra) II pada 2015-2019. Dia berharap, pemerintahan baru nanti ikut mendukung penguatan alutsista TNI. Dengan begitu, lima tahun lagi delapan unit helikopter serang terbaik di kelasnya itu bisa semakin meningkatkan daya gentar TNI dalam menjaga kedaulatan NKRI.

“Apabila pemerintahan baru tidak mengubah kebijakan. Kalau dilanjutkan terus, ini bisa dipenuhi,” kata mantan kepala staf Angkatan Darat (KSAD) itu.

Moeldoko juga menyinggung bakal terjadi pergantian pesawat F-5 Tiger milik TNI AU. Menurut dia, jet tempur buatan negeri Paman Sam itu sudah tidak layak pakai lantaran teknologinya sudah ketinggalan zaman. Karena itu, sedang dikaji oleh Mabes TNI AU beberapa pesawat sejenis yang akan dibeli dalam waktu segera untuk menjaga wilayah udara Indonesia.

Moeldoko menyatakan, terdapat tiga opsi sebagai pengganti F-5 Tiger, yaitu pesawat buatan Rusia, Swedia, dan AS. “Untuk udara, ada pengajuan penggantian F-5. Sukhoi Su-35 menjadi pilihan pertama, Saab JAS 39 Gripen pilihan kedua, dan pesawat F-16 pilihan ketiga,” kata mantan wakil gubernur Lemhannas itu.

Sedangkan untuk TNI AL, Moeldoko menyebut, saat ini sedang dilakukan pembuatan tiga kapal selam Changbogo buatan Daewoo Shipbuilding, Korea Selatan. Karena dilakukan transfer of technology, maka satu kalap selam dibuat di PT PAL. Dia mengharapkan, rencana itu berjalan sesuai target dan 2017, tiga kapal selam baru bisa memperkuat jajaran TNI AL.

“Saya yakin kemampuan TNI di kawasan semakin diperhitungkan, walapaun baru 30 persen dalam konteks MEF (minimum essential forces), perubahan ini sangat signifikan. Kalau kapal selam datang, pasti memiliki daya gentar,” ujar Moeldoko. (www.republika.co.id)

Bagikan :

  136 Responses to “Apache dan Su-35 Segera Perkuat TNI”

  1.  

    TNI maju TERUS !!

    •  

      mantab dpt urutan 1 1/2

    •  

      “Untuk udara, ada pengajuan penggantian F-5. Sukhoi Su-35 menjadi pilihan pertama, Saab JAS 39 Gripen pilihan kedua, dan pesawat F-16 pilihan ketiga”

      Dari 3 pilihan ini kemungkinan hanya JAS 39 yang + opsi ToT

      Dan (setahu saya) SAAB tidak memproduksi semua komponen melainkan masih banyak juga yang impor dari AS, berbeda jika ditanya urusan merakit

      KFX/IFX = Tergantung dari offset pembelian F-35 Korea?

      Rafale/Typhoon untuk MEF 2?

      •  

        Siapakah petinju legendaris dunia? orang awam pasti menyebut si Mohammad Ali;
        Pespur apa yang paling kamu sukai? orang awam akan menjawab Sukhoi Su-35
        πŸ˜€

      •  

        Pilih yg mana hayooo..:D. Klw perkiraan saya option 1 prosentasi terpilihnya lebih besar, opsi 3 kita sudah dan sedang didatangkan bertahap untuk pespur F16 walaupun refulblish tapi pergantian komponen2 utama menjadikannya sekelas mobil eropa walaupun tahun lama tapi klw dinaiki masih lebih empuk..hehe. Klw option 2 SAAB dengan ote2 kepada PT. DI. Kmungkinan sudah tergantikan dengan berlanjutanya project kerjasama dengan korea, korea bisa menunggu F35 atau tidak mereka akan tetap melanjutkan sesuai target mreka..Juga khan dana sudah clear 20%. Yg option 1 hayoo kira2 berapa % bakal deal??. Jika kita melihat rncana pembelian simulator SU otomatis kira ada rencana memperbnyak atw menambah jenis SU kita, bisa ngak yaah simulator ini buat SU35 soalnya klihatannya tipe SU ini ngak terlalu berbeda dengan tipe sbelumnya, tapi kemampuanya lebih JoSS daripada adiknya. Hehe.. (Numpang lwat..:D)

      •  

        Klo menurut ramalan intelejen, ada 2 kandidat yg sama kuat,
        1. Su 35. Kemampuan manuver, jangkauan radar, dan daya jelajah tidak diragukan lagi, serta efek gentar dikawasan cukup membuat australia gundah meski sdh memiliki F35, cuma satu kelemahan, perawatan yg mahal. Dan waktu pemesanan yg mungkin lama, (kemungkinan menunggu, rusia, china, dan india terpenuhi)
        2. F16 block 60/62 jawaban nya karena TNI sdh hapal, dan terbiasa dgn F16 , dgn pemesanan rudal yg bs di gotong F 16 block 52, otomatis bisa juga digunakan block 60, tp dgn radar yg lebih kuat, dan daya jelajah yang di tingkatkan,, kelemahan nya rawan embargo, efek gentar kurang/ tidak ada, kemampuan nya masih dibawah F35 australia

        •  

          Klw saya kira2 F16 baik yg block 60/62 dengan block 52 gap nya secara tecno sdikit hampir mirip, cuman pilotnya yg bakalan mempengaruhi, Hehe. bhsa agak ruwet..,Untuk daya jelajah walau diganti block terbaru 62++ pun tidak akan ada perubahan signifikan krna mau mencapai optimum upgrade, klw masalah persenjataan saya ndak pernah ragu pada keahlian oprex enginer TNI..:D.Dan jika suatu saat kita “Berhasil” membuat pesawat IFX, maka secara perlahan fungsional F16 perlahan akan tergantikan IFX ataw seperti (F16 ++). Yaah namanya juga kira2..:D

        •  

          Bung FA, pesur F16 punya kita meskipun mendekati block 52 tp tidak menggunakan tanky BBM tambahan,, jadi jangkauan nya sama seperti F16 A/B, klo F16 block 60 udah menggunakan tanky BBM tambahan, otomatis menambah daya jangkauan nya bertambah, bleh liat di speck nya, dgn radar AESA,

        •  

          Yup bung andri.. Trims infonya. Itu klw ketemu head to head f16 block 52 vs block 60 apa block 60 ngak dilepaskan saja tanki bbmnya?pasti akan dilepaskan karena mengurangi manuver. Intinya Klw kita sudah menempatkan pespur pada lokasi strategis counter attack apa masih perlu fuel tank? Jadi bedanya hanya di tecno saja.. Siapa yg melihat lebih dulu dan pilot skillnya.hehe. tapi klw melihat mapping penempatan pespur itu sudah cukup untuk mencounter pespur tetangga. Klwpun TNI jadi mengambil tipe SU 35 ini tujuannya sudah bukan untuk mengcounter atau balancing kekuatan udara pespur lain, sudah force power attack masuk sampai acak2 wilayah tetangga jika usil. :D. Itu hanya perkiraan sya saja. Untuk jelasnya beli yaah serahkan pada Uangnya..:D.

    •  

      Su35 harga mati. Titik.

  2.  

    #1

  3.  

    OK

  4.  

    5

  5.  

    sip,.. maju terus NKRI…

  6.  

    Bukannya sudah disini tu barang ya?
    Btw tadi siang barang goib ada yang muncul ga ya?

  7.  

    Jangan lupa chinook di perkuat

  8.  

    typhoon kog ga disebut ya??

    •  

      excellent tapi kelewat mahal bung

    •  

      dengar2 si typhoon juga ada cacat/masalah di struktur bodynya ya!

      •  

        Iya ada masalah di lubang baut yg dilakukan oleh Bae systems, inggris, dan berpengaruh pada airframe stress. Sekarang antisipasinya dengan memperpendek umur airframe,

        •  

          bukanya nih pespur yang di inginkan pt di seperti yang bung jalo kabarkan dulu, apakah dengan adanya cacat tipun ini dihapus dari list pengganti f5 kalo y berarti kandidat mengerucut ke su35 dan rafale, kalo gripen ane ragu akan diambil

          •  

            Iya bener bung bangjo, saya memang akui skema ToT yg diberikan lewat typhoon sangat menggiurkan, tapi kalau sudah masalah gini saya takut juga. Kasiham keselamatan pilot kita, jadi saya ikut aja deh dan berharap pesawat yg diakusisi mengikuti UU nomer 16 tahun 2012 biar kita bisa mandiri.

          •  

            maren ane kan dah bilang..gripen dupak ndase tipun gajul mumbul..kagak caya seeeh..

            su35 m rafale well πŸ˜€

          •  

            Hehehehehe, siap salah…
            Saya sekarang berharap Rafale mau berbagi dengan harga menggiurkan, kita bener2 butuh pilihan kedua untuk IFX kita karena nanti kalau selesai IFX butuh fasilitas dan mudah2an rafale mau. πŸ˜€

            Kalau Sukhoi saya gak berharap banyak, mau pesawat ini keren tapi kalau gak membantu kebangkitan negara saya, jari jempol bawah untuk sukhoi. hehehehehe, just kidding, πŸ˜€

  9.  

    siip 8

  10.  

    Untuk Apache, Bukannya, seharusnya AH-64E yaah..??
    Koq yg menurut keterangan dr Republika AH-64D
    Mohon pencerahan nya dari para sesepuh

  11.  

    Bapak2 yang terhormat yang memiliki kewenangan putuskan yang tepat untuk kejayaan negeri ini. Jangan pelit belanja pertahanan karna itu afalah kewajiban anda sebagai pemangku amanah rakyat

    Rakyat akan mengenang namamu sepanjang masa jika keputusan yang engkau ambil tepat.

  12.  

    Dirgahayu TNI ke-69

  13.  

    SU-35 ya… efek detterentnya itu lho.. Kalo sampe 2 skuadron hmmm

  14.  

    lihat parade tadi siang mantaff juga…ditemani si kecil agar tertanam jiwa patriotisme yang tinggi…salut…semoga jokowi meneruskan tongkat estafet sby…

  15.  

    alhamdulillah klo SU35 bisa segera memperkuat TNI

    Sambil makan..

  16.  

    yg membanggakan ya pilotnya dari indonesia…udah lincah lagi bawanya

  17.  

    SU-35S pilihan pertama dan tepat dari kandidat manapun !!!
    pespur buatan ASu kesingnya doang, dalamannya di down grade, rawan ancaman embargo serta syarat2 dan ketentuan untuk terkepentingan ASu yang sangat merepotkan & mendikte.

  18.  

    Lanjutkan!!

  19.  

    Su 35 aja jendrallll πŸ˜€

  20.  

    indian emang gila,..pilotnya apache apa ada yg dari tni ya…
    perjalanan pulang apache
    menuju juanda yg bikin gua ngakak.jelas ini luput dari pantauan semua orang
    yg lagi fokus dimako armatim,kejadian ini sekitar pukul 12.10-12.25,si indian terbang sangat rendah diatas hamparan tambak sblh timur kenjeran,otomatis mendengar suara yg bergemuruh ribuan burung bangau pada kabur..
    apalagi si indian masih sempat2nya melakukan beberapa atraksi …menanjak dan berputar2 seperti lagi ngejar burung itu

  21.  

    menyimak

  22.  

    kirain sudah final keputusannya.. ternyata menyisakan 3 kandidat… yg bikin bingung dikirain pemerintah gak minat ama Gripen kok malah jadi kandidat kedua…

  23.  

    Kata panglima udah ada 3 opsi jet tempur pengganti f5 ..
    .dri rusia , swedia , usa.. su 35 , saab JAS 39 gripen & f16.
    apa thypoon ma rafale dh gk msuk prioritas ya?
    harapan ane opsi pengganti f5 tu su35,thypoon , rafale …
    mg ja yg trpilih su35..

    •  

      klo opsi’a su 35, thypoon & rafale… tentu agak sedikit sulit tuk memilih.
      tp klo su 35, gripen & f 16… kaya’a siapapun akan setuju ma su 35.
      penggiringan opini yg sangat cerdik.
      semoga saja…

  24.  

    Selamat di udara bung

    Tambah S-400 biar yang di darat ikut selamat

    πŸ˜€

  25.  

    SU 35 jooozzzz…….

  26.  

    semoga jatuh pilihannya pada SU-35 (AMIN)

  27.  

    Kok Gripen bisa nyalip Typhoon & Rafale y..hmmm sesuatu nich..skrng yg kt bth Heavy Fighter untuk imbangi F 35 negara tetangga vote untk SU35s..

    •  

      Senada dgn kecemasan bung Piitrux di atas. Sudah tepat Su-35 diadunya dgn Gripen dan F-16 (target I). Jangan diadu dengan Rafale dan Typhoon (target II).

      Target I sasarannya air superiority, menguasai ruang udara, kebal embargo.
      Sementara target II utk air interdiction, air strike, penyusupan+gempuran target vital, dst.
      So dalan suatu penyerangan sarang radar, SAM, pangkalan, dst oleh IFX, F-16 perlu dibackup Su-35 untuk membereskan road block di udara. Kehadiran Typhoon hanya akan memperumit masalah di pihak lawan, karena role nya gado gado.

  28.  

    Pasti pak Moel milih SU-35. Efek deterjennya itu lo. Busanya banyak. Mengingat Asu-trali segera menerbangkan F-35. TNI AU hrs punya barang yang bisa bikin mereka mikir 5x kl mau masuk wilayah kita

  29.  

    Bung satrio jet yg bukan dari asia timur itu apa ya ?? Mohon pencerahannya

  30.  

    Thypoon ama rafale gk di sebut ama pak mul
    Yg penting su-35 yg utama
    Masa pake pespur kelas medium lg,,,

  31.  

    Sangat cerdas sekali Bapak Panglima TNI ini, dengan mengatakan: “pilihan pertama…kedua…dst…dst. Beliau tdk mengatakan “pilihan utama”. Ini mengisyaratkan banyak pilihan utk heavy figther yg bs kita beli. Beliau tentu tahu bahwa”pilihan pertama” td mrpakan brang yg rongsok, boros dan blum terbukti kesaktianya di medan tempur yg hakiki, dan beliau scra halus menolaknya dan mmberikan pilihan lain, yaitu yg kedua (sdh pst kaga kepilih) dan yg ketiga (secret n top option), dan sy yakin sederet pilihan lain msh ada, tentunya pilihan yg mrpakan sejawat pilihan ketiga td. Terima kasih utk yang mulia Bapak SBY, Jenderal (pur) Pramono Edhi, Menhan Purnomo S (smoga kelak jd Presiden). Menorah.

    •  

      Forget the F-22 and F-35, this is a real Super Maneuverable Fighter plane: the Russian Su-35 Flanker-E
      By David Cenciotti

      The Su-35 (NATO designation Flanker E), Russia’s latest version of the famous super-maneuverable multirole fighter jet has demonstrated its stunning capabilities during the first day of the 50th Paris Air Show at Le Bourget.
      During its display, the 4++ generation aircraft has showcased some almost impossible manoeuvres, demonstrating unbelievable low-speed handling authority.
      Ok, it’s not stealth (even if some sources say it can detect stealth planes like the F-35 at a distance of over 90 kilometers), but once engaged in a WVR (Within Visual Range) air-to-air engagement, it can freely maneuver to point the nose and weapons in any direction, to achieve the proper position for a kill.
      Bill Flynn, Lockheed test pilot responsible for flight envelope expansion activities for the JSF recently said that all three variants of the Joint Strike Fighter will have better kinematic performance than any fourth-generation fighter plane with combat payload, including the Eurofighter Typhoon and the Boeing F/A-18E/F Super Hornet.
      The F-35 maneuverability shown in the video seems far to be special. Unlike the Su-35’s impressive one.

  32.  

    Typhoon ada mengalami cacat produksi mangkanya gak masuk list calon pengganti f 5

  33.  

    yg katanya sudah di bayar lunas gimana nasibnya guh?

  34.  

    ujung ujungnya kembali ke f16.

  35.  

    kenapa cuman beli 8? beli 80 dong semuanya block III, tank pendekar malaon dan leo singapore tuh kan banyak (singapore itu sonotan apa sonora ya heheheheh)

  36.  

    hahaha.. mana nih yg kemarin koar2 gripen gak masuk list? hebat sales gripen, gak ada matinya nih.. udah deh liat aja kedepan.. SU35 ttp diambil, gripen jg berpeluang besar diakusisi krn wakil presiden skrg itu berhutang budi dgn masalah perjanjian gam. nah saab swedia secara tdk lgsg diuntungkan dgn naiknya JK. ttg rafa ane yakin diambil di mef2. ane dukung rafa diambil drpd typon.

    •  

      Gak ada sangkut pautnya bung pak JK dengan balas budi swedia , emangnya sampe segitunya pak JK mau nurut dengan swedia , ada juga grippen masuk nominasi karna ada sangkut pautnya dengan pembuatan KLewang kita (KRI john Lundin) , di situ swedia saab selaku kontraktor radar & pengindraan untuk kapal tersebut menggunakan hampir semua komponen Saab , jadi tidak ada sangkut pautnya pak JK ma pemerintahan swedia soal GAM aceh??

    •  

      boleh ikut nimbrug ya… perjanjian perdamain dgn GAM itu yg memprakarsai adalah mantan presiden FINLANDIA bukan swedia..sekali lagi FINLANDIA…namanya Marti Artisaari, walau Finlandia & Swedia sama2 negara skandinavia tetap aja mereka beda negara, jadi ngga ada kaitannya dgn balas budi JK…SAYA BERHARAP KITA SEMUA YG IKUT KOMENTAR DI SINI MENGGUNAKAN DATA YG VALID, SUKUR2 BISA DIPERTANGGUNG JWBKAN SECARA ILMIAH BAHKAN HUKUM, bukan rumor, isu apalagi sentimen / rasa benci…

      •  

        izin nge-like bung

      •  

        o ya? finlandia hanya memfasilitasi tempat dimana diteken MoU perjanjian yaitu di kota helsinki. anda benar mari alkatiri jg berperan besar menjadikan negaranya mnjd tempat penandatanganan. tp jgn lupa, bhw pemimpin gam hasan ditiro adlh warga negara swedia sdh sjk thn 80 dan tinggal di stockholm swedia trmsk jg zaini abdulah yg mnjd gubernur gam jg sama2 warga negara swedia dan tinggal dikota yg sama. kenapa di helsinki finlandia, krn findlandia memenuhi syarat mrk khususnya kemauan petinggi gam hasan ditiro. jd klw anda katakan swedia tdk punya peran apa2.. ANDA SALAH BESAR DAN NGAWUR.. Sebagai warga negara swedia, tentu saja pemerintah swedia mengetahui dan pemerintah RI sdh meloby pemerintah swedia utk sdkt banyak menekan hasan ditiro mencari jalan damai dgn pemerintah RI. Salam..

      •  

        upss.. sorry maksud saya martti ahtisaari presiden finlandia bkn mari alkatiri perdana mentri timor leste.

  37.  

    Klo saya pikir pengganti f 5 ini hanya sebagai stopgap saja, utk mengisi kekosongan pespur genre 5 seperti hal nya rusia menggunakan su 35. Klo kelak, pak fa udah di produksi masal dan bisa di beli oleh indonesia, bagus nya pak fa, di perbanyak, utk mangcoper indonesia timur, sedangkan IFX utk mengcoper indonesia bagian barat,

    Soo klo pun kita nanti pesan su 35, jgn terlalu banyak, tabungkan utk beli pak fa,
    Dan klo masalah pespur ifx, agar bisa menjadi pespur siluman dgn weapon in bay, kita bisa minta TOT rudal udara ke udara, ke rusia teekait pembelian pak fa

    •  

      Itu kan masalahnya Bung Andri. Maukah Rusia beri TOT untuk teknologi-teknologi utama. Selain masalah kerahasiaan, juga faktor bargaining power. Sukhoi bisa dibilang laris sehingga bisa jual mahal. Saya tak yalin bisa dapat TOT kecuali beli dalam jumlah besar
      Tapi yang jelas kalau memang bisa dapat TOT Sukhoi, berarti yang dibeli banyak meski mungkin ada yang diumpetin atau diletakkan di tempat lain … hehe

  38.  

    Jdi harap2 cemas nih. Hnya bisa brdoa smg su35 bnar2 mjdi kndidat no1, jgn smpe kbalik jdi no3.

  39.  

    Amin semoga su 35 jd milik TNI

  40.  

    kl typhoon udah dicoret maka tinggal milih antara su35 n gripen,, jgn melirik f16 deh

  41.  

    Kalau saya melihat begini. Setiap pembelian alutsista itu mesti ada alih teknologi. Ini belum masalah DPR lagi yg cukup rewet. Pasti DPR ingin kan ada tot dlm pembelian alustista wlupun tidak full tot. Jadi di lihat dari list pesawat itu. Cuma gripen yg menawarkan tot wlupun tidak semua component berasal dari sweden. Mungkin saja bisa di tot bahagianx2 yg dhasilkan oleh produsen pesawat tsebut.

  42.  

    Hanya orang pinter & jenius yg pilih SU35 …
    pak Moel = pinter & jenius
    kalo sampe ada pejabat baru yg ganti pilihan fighter maka kita sebut tdk jenius alias …

    •  

      Alias..masih lima strip dibwh jenius. Bisa moron.., debil.., imbisil..

    •  

      saya setuju dgn pendapat anda, tetapi patut menjadi pertimbangan adalah masalah politis, Rusia memberi Indonesia kredit ekspor dgn mekanisme G to G, sebesar USD 1 milyar dgn segala kemudahan, tanpa perantara, tanpa broker/calo, bersedia memenuhi permintaan2 RI & tdk ada ancama embargo serta juga melihat sejarah panjang hubungan baik Indonesia dgn Rusia (dulu Uni Sovyet) sejak presiden Soekarno & PM Rusia dulu Nikita Kurschev, beda dgn barat AS & sekutunya, Indonesia selalu sering menjadi bulan2an, krn AS & Sekutu melihat Indonesia bukan sbg sekutu, hanya sbg pasar yg harus di exploarasi…

  43.  

    Hmm….mungkinkah ada 2 pespur nasional…KFX indonesia rasa Korsel dengan bumbu USA, jg IFX rasa indonesia asli dengan bumbu Swedia dan Inggris….Hmmm..semuanya masih misteri..

  44.  

    bung, boleh nimpalin ya…erofighter typhoon saat ini harus dievaluasi, angkatan udara ingrris (RAF) menemukan cacat produksi pada lubang mur bagian belakang ini ditakutkan akan mempengaruhi kestabilan pesawat & membahayakan pilot, Jerman membatalkan pesanan en saat ini typhoon sulit sekali dipasarkan alias ngga laku di dunia…Jend. Moeldoko kan Doktor bung, S3, kita yakin wawasannya luas…pilihan ini utk harga diri bangsa

    •  

      Bung WH jagonya tuh, kali aja beliau mau ngasih penjelasan. Dulu gw berharap Typhoon karena skema ToT-nya bagus untuk kemandirian kita. Tapi karena kasus ini saya jadi takut, meski memang kita punya sejumlah orang yg ahli dibidang airframe ini, buktinya dulu ribuan komponen airframe pesawat F-16 dipesan dikita.

      Kalau baut memang bahaya, saya bingung dengan tim analys airframe stress Bae system. Menurut bung WH gimana??

      •  

        Bung jalo, klo ingat dulu waktu kita diskusi renc pengganti F-5, sy cenderung su-35. Krn klo menurut sy kedekatan indonesia dgn inggris bukan soal akusisi typhoon tapi mungkin ke arah tehnologi cms untuk kapal frigat dan ks produksi pt pal ke depannya

        •  

          Kita untuk masalah typhoon setahu saya bukan karena kedekatan kita dengan Inggris tapi dengan EADS atau airbus grup. Untuk CMS itu kerjasama dengan thales Belanda bung, kalau dengan inggris itu kerjasama Boffors, tapi belum jalan karena masih lobi2an.

        •  

          Bofors adalah produsen meriam asal Swedia yang sekarang di bawah BAE Systems Inggris. Dulu saya sempat baca penjelasan artikel ttg kapal Klewang kalo tak salah, disitu Bung Jalo menjelaskan bahwa kita akan co-productionpembuatan meriam siluman Bofors 57 mm

        •  

          Kita ngambil skema ToTnya dari inggris bung. Ingat kapal Selam changbogo, itu pengembangan dari versi U dari jerman, tapi di kerjasama dengan DSME, yah jadi begitu.

          Untuk meriam siluman, kayaknya saya gak ngomong itu siluman, itu cuman paket kerjasama dan kita masuk sebagai Co-production karena sesuai dengan UU kita nomer 16 tahun 2012.

        •  

          Sorry salah ketik meriam siluman, tapi kalo gak salah meriam bofors itu akan di pasang di klewang siluman, maaf ketik buru2 karna sibuk, thnks infonya Bung.

      •  

        Bung Jalo kerjasama co production buat meriam Boffors 57 mm itu bukannya dengan perusahaan dari Swedia kalo gak salah?

    •  

      ok, bung jalo..
      dengan melihat kondisi typhoon n gripen yg ternyata ada masalah pilihanya kembali ke su 35..
      mantab,,

      •  

        Kali ini saya setuju Su-35, tapi saya sangat sedih dengan pesawat ini karena Rusia pelit ToT, kalau untuk stop gap tidak apa2lah. Tapi jangan lupa kita harus cari pilihan kedua untuk IFX kita, dan produsen itu mau berbagi mesin, avionics dan airframe bersama kita dengan pola belanja kita yg sungguh miris ini alias ketengan. πŸ˜€

        •  

          Daripada ambil F-16 yang juga pelit TOT dan tak akan memberi keunggulan atas kemampuan regional, memang Su-35 pilihan terbaik. Tapi harus putar otak untuk kepentingan IFX.
          Padahal stopgap sudah mendesak, sedangkan masalah Typhon belum tentu selesai dalam waktu segera.
          Atau adakah opsi sewa ya? Mungkin terdengar nggak enak dan fals, sambil menunggu Typhon.

        •  

          saya sangat setuju dengan efek deteren dari bung jalo,
          cm yg menjadi pertanyaan apakah nanti pengadaan su 35 akan terganjal di dpr terkait dengan adanya uu inhan?? apalagi kmp kayanya tenaga buldozer..

        •  

          Kalau saya malah senang, biar ada nilai tawar ke Rusia kalau mau jual barang yah harus tahu bahwa kita punya UU. Kalau tidak dihargai yah silahkan dicerna, sekarang saatnya kita bangkit bukan mundur ke belakang. Kalau mau SU-35 diakusisi, UU harus dituruti kalau tidak suka gugat aja UU-nya.

        •  

          waduh tambah mumet aku bung jalo kl uu mw di ubah, kl ga salah ada statement yg mengatakan kmp akan mengamandemen uud n merevisi 120 uu.. mudah 2an uu inhan tdk termasuk targatnya.

        •  

          Bung Jalo. Bukankah su 35 ini untuk mengisi stop gap ke pak fa? Menurut saya akan sia2 jika kita meminta tot su 35 ini. Lebih baik kita langsung ikut turut serta dalam program pak fa. Sehingga bisa siapa tahu ifx kita bisa menjadi omni role seperti rafale dari pada cuma sekedar medium light fighter. Untuk pak fa bukankah kita sudah pernah di tawari oleh pihak ruskie menurut info bung Nara…

        •  

          @bung rexaine, untuk mengisi stop gap ane setuju. Sekalian mengantisipasi f35nya asu-trali. Tapi Kl masalah tot apalagi tot pak fa, ane rasa om rusky ngga bakalan ngasi, apalagi teknologi yng sensitif. Berkaca aja sama india. Mereka dah keluar duit banyak untuk nimbrung di program pak fa untuk tejas mereka tapi om rusky sangat tertutup untuk beberapa item. Itu…

  45.  

    saya senang bahwa para pengambil keputusan saat ini mengembalikan lagi ROH militer Indonesia dgn kembali melihat ke Timur (Rusia)…Indonesia patut bersukur & berterima kasih bahwa Rusia sejak dahulu merespon segala kebutuhan militer Indonesia tanpa syarat2 spt yg dilakukan barat (AS & sekutu) kpd kita, thn 50-an sampe 60-an militer kita sangat kuat dgn alutsista dari Rusia (Uni Sovyet saat itu) & sptnya saat ini hal itu terulang, mulai masuknya skuadron Sukhoi Su-27 & Su-30 memperkuat TNI AU disusul tank amphibi utk marinir, rudal balistik Yakhont, radar..ditambah Sukhoi Su-35, kasel Kilo class, Amur dst..saya percaya Jokowi-JK akan meneruskan kebijakan ini, krn inilah yg diinginkan rakyat…

    •  

      semoga doa Anda terkabul Bung Heriyanto.
      salam kenal

    •  

      Jangan terlalu mengagungkan rusia, seolah2 rusia itu sprt aladin dan lampu ajaibnya. seakan2 rusia sprt berhutang budi pd Indonesia. apkh anda lupa sejarah, bgmn bangkrutnya keuangan negara akbt ambisi sukarno memenangkan trikora dgn memborong dan membeli senjata dari rusia sampai2 negara hampir bangkrut dan rakyat2 antri dimana dgn mata uang yg deplasi alias nilainya dipotong separuh akibat keuangan membeli dan berhutang utk mendapatkan senjata dari rusia? sekali lg MEMBELI serta BERHUTANG. tdk ada namanya makan siang gratis bung? dan tdk ada teman abadi yg ada adlh kepentingan abadi. apakah anda melupakan semua senjata rusia era trikora akhirnya sebagian bsr rusak krn soviet dulu mengembargo sucad alutsista mrk ke indonesia akbt suharto melarang paham komunis di indonesia? pesawat MIG21 mangkrak, KRI irian yg lbh banyak rusaknya drpd operasioanalnya, helikopter dll dan sialnya hutang2 alutsista tsb ttp hrs dibayar wlwpn sukarno sdh jatuh ttp wjb dilunasi indonesia, dan untungnya kita ttp melunasi, komitmen indonesia dlm melunasi hutang tsb yg membuat rusia percaya berbisnis dgn indonesia. jd semua itu ttp dipandang rusia, Indonesia hanya mitra bisnis tdk lebih..! apalagi sekutu.. sdh tdk relevan lg buat rusia mempertahankan Indonesia sbg proxy warnya di asteng. yg ada hny untung rugi alias bisnis.. msh mending bisnis dgn blok barat, msh ada embel2 skema hibah.. beli sekian unit dpt bonus hibah sekian unit.. coba ente babarkan apa yg sdh dihibahkan oleh rusia dgn cuma2 sprt halnya negara barat? nothing… itulah bisnis sama komunis. yg jelas intinya rusia jg menganggap indonesia itu hnylh mitra bisnis sama saja dgn kapitalis barat bung.. malah lebih pelit dan kudu serius berbisnis dgn mrk jk tdk mau digampar dgn botol vodca oleh mrk.

  46.  

    PENGHANCUR F35 YA SU35 LAAH.., MOSOK KAPAL UNYIL..

    •  

      Ada kasus begini, teman2 selalu mengaku bahwa pilot kita lebih hebat dari pada pilot tetangga. Kalau saya lihat sukhoio tetangga lebih bagus dikit dalam hal aplikasinya dibanding kita. Jadi jangan pernah berburuk sangka dulu bung, karena itu belum terbukti. Lebih baiklow profile dan perbanyak radar itu yg sangat diperlukan, radar2 menarik (anti-siluman) sudah mulai bermunculan.

  47.  

    SU35 lebih tepat menggantikan F5 kita. Selain karena faktor ancaman dan kondisi geopolitik sekitarnya yg sudah mempunyai pesawat generasi mutakhir spt F35 dan F15, juga para penerbang kita sudah familiar dgn pesawat sukhoi. Masalah TOT memang kita harus fight bernegoisasinya karena itu merupakan amanat undang-undang, tapi bila kondisi memaksa sebetulnya kita memang harus membelinya. Seperti pembelian apache saja kita tidak ada TOTnya.

    Grippen, menurut saya tidak perlu dipilih karena kelasnya dibawah F16 kita, termasuk kelas light fighter dan bahkan menurut saya sekelas dengan pesawat T50 korea yaitu pesawat latih. kita perlu pesawat penggentar sekaligus penyeimbang di kawasan jangan sampai pesawat F35 australia bisa wara wiri lagi di langit nusantara,

  48.  

    Sebagai orang awam, heran saja kenapa masih mempertimbangkan F16. Sebagai alutsista penggentar, F16 sama sekali tidak menggentarkan bagi sonotan,sonora dan si upil. apalagi tidak dikasih aim 120 (pembelian aim 120 utk f16 hibah saja dipersulit, entah sudah disetujui apa belum, colek sesepuh). kalau sidewinder kayaknya dikasih.
    Jadinya Ibarat pendekar pedang tapi bersenjata belati.
    Podo2 ngetokne duwit akeh, sing sangar pisan opo’o cak. xixixixi.

  49.  

    Se7 bung masjanto, mau beli mainan canggih atau senjata ampuh, kalau mainan bisa bikin geli, kalau senjata ampuh bisa bikin gentar. xixixixi.

  50.  

    Sebagai newbie…saya sgt menikmati forum diskusi ttg SU 35 ini..bagi saya segala kekurangan dan kelebihan semua pilihan yg ada kalau dirangking berdasar Spesifikasi radar, senjata, harga, maintenance, daya tahan, daya gentar, tetap SU-35 pilihan terbaik…mgkn kekurangannya ada di umur frame dan maintenance-nya yg Waaww…tapi itu tdk seberapa dengan poin-poin kelebihannya yg dimiliki SU 35, mnrt saya jg percuma pny Pespur tp kl mudah di lock asing, sekalian yg Herder..walaupun baru punya sedikit..yg penting Nakutin yg mau sembarang lewat tanpa permisi……

  51.  

    selamat datang flanker E, tapi ngumpet dulu di brunnei

  52.  

    Semoga pilihan jatuh ke su 35 karena su 35 sudah dilengkapi radar canggih l band dan x band yg mampu melacak pespur siluman dalam jarak 90 km

  53.  

    dari komen 2 di atas,, saya pribadi dpt mengambil ksimpulan su 35 pilihan yg paling tepat utk Indonesia saat ini, dgn melihat potensi ancaman kawasan dan adanya masalah di kontestan no 2 serta potensi embargo pd no 3,,

  54.  

    Klo sya gk salah rafale deh bung bkn’y tipon…

  55.  

    Ooh ternyata yg dipublikasikan nanti adalah Sukhoi- Su-35 s super flanker to ??? Rafale (baru)dan Typhoon (ex AU Jerman ) jadi barang ghoib to ???

  56.  

    Artinya…….ketiganya tetap dibeli !!! Tapi hanya Su-35s yang diumumkan resmi sebagai pengganti F-5E/F Tiger II . Rafale dan typhoon (ex AU Jerman) gak jadi dipublikasikan alias jadi pesawat GHOIB !!

  57.  

    Kumpulan pesawat ghoib di sini : Rafale, Typhoon,Su-34 Pylatyus/Fullback, Tu-22M3 Backfire dan The Last But Not Least Sukhoi PAK FA ( datang paling akhir).

  58.  

    Klo mmg mngakuisisi su35 sdh mjdi program resmi kemenhan n tni ane brharap nantinya tu pespur kbradaannya tdk digoibkn, jadi hrs ditampakkn didpan rakyat. Biar rakyat mrsakn kbnggaan dijaga dg alutsista trbaik yg dmiliki para hulubalang nusantara. Klo ttp dsembunyikn ya sm aja rakyat gk tau apa2. Klo soal jumlh sich gpp dirahasiakn wlpun cm 6biji hrs ada yg di realis ke media biar sonora sonotan au klo indonesia tdk bs diprmainkn mrk.

  59.  

    Percuma kalau beli SU35 tp gak di backup dgn medium dan long SAM sekelas S400 buk-ME dan pantsir apalagi beli pespurnya ketengan termasuk rudalnya. saya lbh memilih memperkuat radar2 dan pertahanan udara sekelas S400 puluhan baterei dan pantsir, dibanding membeli beberapa biji pespur SU35. moga2 anggaran MEF2 hanud kita sdh mendapatkan medium dan long range SAM.

 Leave a Reply