Nov 132013
 
Chinook heavy lift helicopters (photo:Boeing)

Chinook heavy lift helicopters (photo:Boeing)

TNI akan terus berupaya menambah jumlah Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista), termasuk sejumlah helikopter. “Kami akan hadirkan 12 helikopter Fennec dari Prancis, lalu helikopter serangnya ada Apache, minimum 6,” Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Senin 11 November 2013.

Selain dua jenis helikopter itu, Jenderal Moeldoko mengungkapkan keinginan untuk mendatangkan helikopter Chinook. “Ke depan, mungkin Chinook untuk memindahkan personel di perbatasan khususnya, kita sangat membutuhkan,” ungkapnya.

Helikopter CH-47 Chinook

Helikopter CH-47 Chinook

Namun Panglima TNI mengakui keinginannya untuk mendatangkan Chinook masih belum dikomunikasikan dengan pihak DPR. Menurutnya, DPR hanya baru menyetujui pembicaraan mengenai Apache, helikopter serang andalan tentara Amerika Serikat.

Panglima TNI berharap rencana menghadirkan helikopter Chinook bisa segera terwujud karena dinilai cukup penting. “Mudah-mudahan tahun 2015 bisa dianggarkan, karena tidak terlalu mahal,” ungkap Panglima TNI. (vivanews.com).

Bagikan :

  50 Responses to “Helikopter Chinook, Apache dan Fennec TNI AD”

  1.  

    setuju!
    Cuma, kayaknya heli serang Mi-35 juga perlu ditambah. kita kan baru punya 5 biji aja.
    Kilo rusia harap diambil juga. trus Su 35 juga.. S-350/400 juga harus, trmasuk Pansir, Buk.
    BRAVO !!

  2.  

    akhirnya, niatan akuisisi Chinook terealisasikan jg. smg mudah diaprove.

  3.  

    beli,bongkar, bikin sendiri…

  4.  

    Varian apa yg minati ? 47A jaman baholak atw 47G yg mendukung operasi khusus ? Jgn brg bekas dan refurbish lagi Pakde Moel. Cukup udh itu bekas2nya,bekas dari USA cukup smpai f16 saja.

  5.  

    Pengajuannya tahun 2015 ya.. msh lmyan lama..
    utk sekarang
    Mi-35 tambah biar jd 1 skuadron
    Su-35 langsung 2 skuadron
    klo pun ga S-300/400.. minimal HQ-9 nya China…

    Mudah2an terlaksana… ngarep.com

  6.  

    dalam hal daya, helicopter Mi-26 Russia masih jawaranya, walau ukuran Chinook sudah bongsor namun dibanding Mi-26 seperti hei mainan 😀 Tapi kembali ke kualitas, Chinook sudah teruji karena politik gatel US di pentas dunia, India juga meminati heli Chinnok ini walau dikenal dekat produk dengan Russia.

    Indonesia perlu banyak Chinook untuk setiap anggkatan. fungsinya sebagai air lift sangat bisa membantu dalam keperluan non militer seperti penanganan bencana alam yang di Indonesia hanyalah masalah waktu kapan akan terjadi (lagi). diantara semua jenis alutsista, pesawat dan kapal angkut yang mampu memberikan kontribusi langsung terhadap keperluan masyarakat dan negara

    Untuk daerah daerah luar dan perbatasan, pembangunan jalan dan jembatan perintis ada baiknya terus dilakukan oleh TNI seperti yang kemarin diusulkan di Papua. dan untuk itu dukungan penggadaan alat2 berat dan angkut sangat diperlukan.

  7.  

    Memang dari dulu gue setuju sista Amerika dan Eropa ketibang Rusia, lihat aja MI-17, kek helikopter banci tu barang…cuma jadi peti mati bagi TNI kita yang digdaya…pensiunin semua MI-17, ganti ke Chinook, semoga Indonesia kelak secara bertahap mengganti semua alutsista Rusia…lupakan SU-35 BM (Banci Modar), pikirkan untuk F-35, atau fokus ke KFX. Lupakan yang namanya Kilo (bilangin si Puting…mending dikiloin sendiri aja tu barang) apalagi Putin mau kasih hibah barang bekas…

    •  

      ya.ya.ya.. giliran diembargo sucad oleh asu dkk loe ketawa ketiwi ya..

    •  

      Dibayar berapa pak jadi anteknya AS?

    •  

      saya sampaikan untuk korban heli mi -17 TNI AD ALFATIHAH !!!! hanya orang yang berfikiran dangkal saja bahwa alutsista buatan rusky adalah barang banci salah satunya 18 mi-17 yang di miliki PENERBAD ketangguhan alutsista buatan rusky ini sudah tidak terbantahkan lagi wong amerika aja pesan sampai 24 unit mi-17 untuk operasi dan pengangkutan logistik di afghanistan berarti amerikapun mengakui keunggulan heli ini,heli mi-17 yang sudah di produksi adalah 12.000 unit + dan bandingkan dengan heli buatan amerika black hawk cuma produksi 4.000 unit selisihnya jauh sekali,saya mengutip koment dari OM @ MELECTECH yang di takutkan bukan masalah dari heli buatan rusia trsbt yg masih terbilang GRESS melainkan dari segi perawatan yang rutin yg di lakukan pihak TNI, yg di takutkan adalaah suku cadangnya yg di dapatkan dari KW-2 ( suku cadang monkey) dari china karena kita tahu suku cadang yg di beli dari rusia memang mahal dengan anggaran yg serba terbatas akhirnya TNI mengambil inisiatif mendatangkan suku cadang kw-2 dari china yang terkenal murah dari hasil COPY – PASTENYA maaf ini hanya opini pribadi saya ! klw memang agan2 ada pencerahan yg lebih baik monggo share di sini !

    •  

      kita bukan sekutu US seperti Singapura dan Australia, pilihan tunggal terhadap produk2 US akan seperti bunuh diri keamanan nasional. senyum US dan sekutu2nya akan semakin lebar, kepentingan nasional dan kepentingan strategis Indonesia terjun bebas

    •  

      sudah banyak teman2 yang komentar jadi saya tidak mau komentar lagi..

      aku cuma sedikit heran akhir2 ini kok banyak nya penduduk WARJAG yang lucu2..

      mungkin teman2 yang lain ada yang bisa memberi pencerahan mengenai FENOMENA ini.. hehehe..

  8.  

    Sudah gua bilang apa heli chinook tangguh dan mampu bawa mobil tuh liat…
    Percuma heli mi-17 barang jadul kayaknya tapi malah jatuh memakan korban tsb..
    Kasian TNI jadi korbannya…
    Ayo pak moeldoko segera beli chinooknya… 😀

  9.  

    Chinook bisa angkut mobil, itu kecil.. wong tank jenis medium dan f16 aja bisa diangkutnya. tp heli chinook itu blm seberapa utk kapasitas angkut dibanding MI-26 milik ruskie yg malah sanggup sekalian mengangkut chinooknya asu. mmg dlm soal daya angkut heli mnjd hal yg penting, tp yg paling penting itu adlh dalam hal menjaga, merawat dan ketersediaan sucad dari produsen ke konsumen serta yg plg krusial dan sngt penting itu adlh komitmen negara si pembuat menjamin sucad dan pelatihan ke negara pembeli tanpa didasari motif politik yg dpt merugikan kita kedepannya. seperti di embargonya sucad dan persenjataan militer kita di dekade 90 an jgn sampai terulang dan terjadi kembali, apalagi kedepannya akan semakin rawan dgn eskalasi yg smkn memanas di LCS dan smkn bertambahnya pasukan marinir AS di pulau cocos ausie. semoga kedepan petinggi RI dan wakil rakyat yg terhormat tdk salah melangkah dan kejeblos di lobang yg sama. belajarlah dari kejadian dimasa lalu utk dpt melangkah kedepan dgn lbh baik lagi. Jayalah selalu NKRI ku.

  10.  

    Hehehe.. emang ente pikir segampang dan sebodoh itu amrik, membolehkan negara pembeli selain anggota Nato utk menumpuk stok sucad dan persenjataan buatan mereka? ssstt.. tau gak? peralatan yg sdh kita beli klw rusak dan perlu penggantian sucad harus seijin mereka utk dibongkar dan onderdil yg rusak hrs dikembalikan ke mereka itu klo dibenerin diluar amrik, tp biasanya perbaikan lgsng ditangani mrk dgn memboyong dan membawa alutsista tsb ke amrik. coba ente lihat soal hibah hercules yg hrs di retrofit ke amrik, kok gak ke indonesia aja yg lbh deket dan lgsg mmg mnjd calon penerima hibah pesawat tsb.

  11.  

    lah emangnya beli mi 26 perbaikanya bisa disini lah wong mi 35 aja harus ke ukraina cuma buat perbaikan, terus yang hibah hercules itu yang retrofit australia bukan amerika

  12.  

    Sebaiknya Chinook yang dibeli MH-47G karena kita negara kepulauan dan banyak sekali gunung. MH-47G bisa menjangkau jarak 630 km dengan muatan 11 ton. Bisa refueling di udara pula.
    Sementara CH-47F tanggung, jangkauannya hanya 370 km, muatan 10 ton.

    Kedua jenis Chinook ini bisa take off dari ketinggian 4,000 feet dengan kargo 8 ton — suatu hal sangat penting yang tidak bisa dipenuhi Black Hawk. Chinook bisa leluasa menempatkan Komodo + ATGM, Howitzer, BBM, dst di tempat yang cukup tinggi, strategis, tidak diduga musuh, dst — flexible for all NKRI terrain …

  13.  

    hehehe.. terima kasih koreksinya.. sebenarnya gw jg tau di retrofit di ausie, ane terlalu semangat menulis.. tp yah ttp aja ausie kudu minta ijin dgn uncle sam aplg mmg ausie kan termasuk anggota nato makanya hercules bisa dipermak disono. mengenai alutsista buatan rusia knp dibawa di ukraina, ya krn indonesia blm punya bengkel dan perawatannya. dan bkn krn rusia melarang membuat bengkel peralatan di luar 2 negara tsb. malah rusia menawarkan indonesia utk membuka bengkel dan perawatan sebagian alutsista khususnya yg non senjata. tp terpulang dgn budget dan sdm yg dimiliki indonesia apkh sdh mampu dan siap. sangat berbeda klw dibandingkan dgn segala kebijakan amrik, pny uangpun kita klw mrk merasa kebijakan politik kita tdk sejalan dgn mrk, yah pastinya setiap prdk mrk yg dpt dijual pst dibatasi dan diawasi mrk dgn ketat dan sialnya hny mendapat alutsista kelas kacang.

  14.  

    Beli/sewa satu dulu. Jika cocok dgn kondisi geografis dan iklim di Indonesia barulah beli sesuai kebutuhan

  15.  

    desperado@ koment anda serius atau joke? Klo serius saya org pertama disini yg setuju!
    beli..bongkar..bikin sendiri,buat versi indonesia yg lbh sempurna..china jagonya kloning,klo china bs kenapa kita tidak!

    •  

      nice 😉

      Tidak ada yang bisa dilakukan US terhadap kloning2 alat militer US, saat ini bahkan ada Apache versi PLA. Militer China tidak tergantung pada alutsista US dan Barat hingga tidak bisa diembargo, saat ini bahkan China sudah jadi negara importir senjata. Secara ekonomi saat ini Barat dan US juga sangat membutuhkan China.

      Indonesia di sisi lain akan babak belur jika berani membongkar dan mengkloning alutsista US dan barat 😀 Indonesia bisa diembargo oleh mereka dan akibatnya daya tawar Indonesia terhadap produk2 Russia dan China juga menurun karena kita tidak ada pilihan lain.

      Itu sebabnya kemandirian alutsista sangat strategis. layak diperjuangkan walau dengan pengorbanan biaya dan waktu yang besar

      •  

        Kadang2 saya heran melihat Iran, sudahlah mereka mampu membajak RQ-Sentinel… dalam 6 bulan sudah bisa membuat kloningannya dan bisa berfungsi. (walaupun ada yang berpendapat mereka hanya pinter membikin replikanya saja yang tidak bisa terbang).

        Dananya dari mana ya..??? apakah emang ada disiapkan “dana2 tak terduga” untuk keperluan seperti ini?
        apakah mereka permisi dulu kepada DPRnya?
        dan DPRnya debat dulu 2 tahun baru disetujui.?????

        Mereka mengklaim mampu membongkar flight recordnya.
        Mereka tau udah kemana aja tuh drone malang melintang.
        trus apa emang SDM mereka sehebat/ setokcer itu.???

        Bagaimana bila drone itu jatuh (dalam penerbangan rahasia/ilegal/tanpa dibajak) di indonesia.
        Apakah kita berani menahannya? mempelajarinya?
        atau malah kita memulangkannya baik2 dengan senyum mengharap kompensasi?

        •  

          Iya om, akibat mereka babak belur berantem ma irak dekade 80-an maren, melahirkan mental / semangat luar biasa dalam berbagai bidang. Apalagi diakselerasi dengan embargo ekonomi AS-Eropa, bukannya ke-ok, tapi malah makin OK… Disini apa ya beda iran ma indonesia….???
          Rudal SA- berapa buatan rusia dimodifikasi jadi lebih handal ketimbang rudal aslinya . (ahlinya jadi takjub).
          Boat F1 (diperoleh dgn berbagai cara dari Eropa) untuk balap di laut dimodifikasi menjadi Kapal Cepat Rudal yang sekarang jumlahnya ratusan dan disebar di selat Hormuz… bikin pusing supir Kapal Induk AS aja..
          Mungkin beda iran dengan indonesia terletak pada dana yang tak terbatas dan birokrasinya kali ya… hmmmm

    •  

      Hm… baru sekali ini saya sependapat dengan anda Bung Frans.. Gini dunkz komennya terus….. 🙂

  16.  

    Ngerawat single rotor saja masih empot-empotan mau yang double rotor,yakin kuat dana perawatannya ?? nanti malah di tilep duitnya

  17.  

    Kalo aku pribadi pilih produk Om ruskie. Bebas embargo. Hanya saja belinya sekalian paket komplit, jangan sepotong-sepotong. Kalau kualitas sama saja. Satunya pake INCI satu nya pake CENTI. Punya ruskie juga sudah battle proven, cuma ngga diekpos saja. Takut pada laku. Mungkin…..

    •  

      tantangan akibat wilayah yang luas dan ancaman di sekeliling membuat philosofis persenjataan Russia menghasilkan output produk yang cocok dgn kebutuhan Indonesia.

      cmiiw, Russia selalu unggul dalam teknologi rudal balistik dan pertahanan udara. Kapal selam, kapal permukaan dan tank kurang lebih berimbang dengan produk barat, sementara kekurangan dalam keunggulan pesawat tempur juga mulai samar dengan munculnya keluarga Su-27 up

      Dan kepastian bebas embargo itu memang nilai jual yang tidak akan bisa disaingi produk barat

  18.  

    Memang untuk urusan ALUTSISTA kita tidak bisa bergantung pada satu arah saja, karena memiliki kelemahan & kelebihan masing – masing !!! Ruskie unggul dalm senjata dan teknologi dan Amrike unggul dalam kualitas dan battle proven ??? Kita akan memiliki ALUTSISTA yang deterenc jika bisa menggabungkan keduanya ?!? 🙂

  19.  

    Setahu saya, semua produk alutsista Amerika yg dibeli oleh negara lain termasuk Indonesia statusnya adalah PINJAM PAKAI. Jadi tidak seperti alutsista yg dibeli dr Rusia yg langsung menjadi hak milik. Karena statusnya pinjam. maka tidak diijinkan membongkar/mempreteli (utk keperluan reverse engineering), merubah/menambah spec, bahkan utk men-scrap alutsista tua buatan amerika jg harus ijin ke Amerika. Jadi dalam hal keleluasaan pakai, jelas lebih menguntungkan beli dari Rusia,

    •  

      pinjam pakai dan kalau luncurkan rudal harus minta paswoord code….belum lagi kalau bukan sekutu…pasti pesawatnya gak bisa bedakan mana friend or foe……hi hi kayak hornet malaysia tuh

  20.  

    kalao F-16 , apache ,chinok dan javelin sudah di add oleh parlemen US, tidak menutup kemungkinan destroy ala Us pun akan di emmbatt skalian,,pasti parlemen Us banyak menyetujuinya, kembai ke mmasalah kcanggihanya emg tidak diragukan, tapi complain dr ausie dan singo pastilah terjadi,secara mereka adalah kaki tangan britihs dan us,

    chinok emg bisa dikatakan heli angkut terbaik di kelasnya,, tapi tidak mmenutup kemungkinan suatu saat kita di embargo juga,tolong pemmerintah kt fikirkan jangka panjangnya,,jangan sampai masa lalu kemmbali terulang.. , buat ap F-35 kalao suku cadangnya di embargo xixixix 😀 terkecuali kita belajar dan mendapatkan teote,,,,

  21.  

    CH-47 bagus2 aja, khususnya jika memang telah direncanakan untuk MEF II.
    Tapi insiden rotor Mi-17 menebas pohon menyisakan pertanyaan apakah TNI telah memiliki standar baku untuk desain helipad?

    AS misalnya, ketiga angkatan memiliki UNIFIED FACILITIES CRITERIA keluaran Department of Defense yang mengatur rinci spek aneka fasilitas termasuk helipad.
    UFC membagi helipad menjadi 3 jenis: standard VFR helipad, limited use helipad (mis. RS), dan IFR helipad, yang di Kaltara mungkin termasuk standard VFR helipad -(visual flight rule).
    Heli milik mereka dengan bilah rotor terpanjang mungkin CH-53/CH-54, 11m atau kurang lebih setara dengan rotor Mi-17.
    http://www.dontgivvafuq.com/misc/pics/nam/h21/ch-54_skycrane_04.jpg

    Untuk standard VFR helipad UFC mempersyaratkan lebar clear zone helipad 91.44m atau hampir sepanjang lap. bola, sementara panjang clear zone 121.92m. arah panjang = arah kedatangan /keberangkatan heli.
    Dapat dibayangkan jika Mi-17 mendarat pada titik kick-off lap bola, sementara pepohonan terdekat berada pada posisi gawang, rasanya masih aman walau ada hembusan angin kencang, apakah helipad Kaltara seperti ini?

    Mereka juga memiliki UNIFIED FACILITIES GUIDE SPECIFICATIONS, yang mempersyaratkan untuk VMC / VISUAL METEOROLOGICAL CONDITIONS (flight visibility = 5km) adanya kelengkapan wajib berupa helipad marking (huruf H besar, yang merupakan titik tengah dari lebar dan panjang clear zone), helipad rotating beacon, dan wind direction indicator / wind cone, dengan warna tertentu.

    Berhubung heli barang mahal, untuk VMC/VFR sekalipun tidak tertutup kemungkinan melengkapi helipad dengan landing direction lights, approach direction lights (berapa sih harganya dibanding harga heli -safety first), bagi daerah terpencil mungkin terpaksa mengandalkan solar panel.

    Untuk ukuran kocek AS membeli sekian ratus CH-47 sekaligus masalah enteng, sementara kita ngeteng. Artinya dalam menjaga yang sudah ada kita harus jauh lebih njelimet dari mereka…

    •  

      Jangankan TNI, org Dishub saja ada standar buat helipad kok, termasuk cat dan pepohonan sekitar harus tidak boleh iniggi, cuma ya itu namanya militer mereka buat sering alakadarnya karena darurat. kecuali keberadaan windsock ini wajib untuk ada.

      Satu lagi seharunya ada petugas HLO ( helicopter Landing Officer ) yang memandu helikopter untuk mendarat, nah yg ini harusnya diperiksa apakah sudah sesuai dengan SOP atau tidak, saya yakin tidak

  22.  

    kawan desperado dan nowyoudont mmg piawai utk mengajak kita berputar haluan..setelah amerika,rusia,china,india dll..kita dibawanya utk menoleh sedikit tentang keberhasilan sebuah bangsa bernama iran,yg skrg menjadi seperti hantu yg sangat menakutkan amerika dan israel hahaha lanjutkan nowyoudont dan el mariachi(desperado)

    •  

      Yang perlu kita tiru adalah mentalnya bung, terlepas perbedaan mahzhab dengan indonesia….
      Bener2 ga kenal menyerah, PLTN bikin sendiri, RQ-Sentinel, disadap, dicuri (dr langit iran), trus dibikin kloningannya (dalam waktu 6 bulan). Rudal2 antar benua dengan jarak 3 digit. pespur buatan sendiri… wah banyak lagi deh……. memang pelan tapi pasti, kita sedang menuju ke arah (mental) iran yang sekarang ini.
      tentu saja dalam kurun waktu 50-100 tahun, kita benar benar besar!!!!
      Akan terdapat perbedaan yang signifikan dengan yang hanya mampu beli – beli walaupun duitnya banyak….
      Belum lagi bila diterapkan “hard policy” kepada tetangga tetangga rewel…

  23.  

    Seharusnya beli yang tipe ini Sikorsky CH-53K Super Stallion

  24.  

    bukanny indonesia udh punya y heli kek gt?wkt d bndung thun 2011 klo g slah
    dlu sy prnah lhat heli kek gt baling2ny ada 2 bsar2 pas sy lhat ad bndera RI jlas bnget…

  25.  

    wakakakakaka….woeiiii kenapa nyalahin mi 17 jatuh????noh tanyaain…udah bener gak perawatannya???bener gak jadwal service????lha kita sendiri pelihara helicopter juga asal2an…gimana mau awet????tuh garasi heli aja kurang????emang gak cepet rusak avioniknya?????…….usa aja beli mi17….buat afganistan……siapa bilang chinook gak pernah jatuh????siapa bilang chinook gak pernah celaka?????wooeeiiiiii cari di info dunia sana…..chinook juga rajanya jatuh….intinya bukan chinook atau mi17……kita ini serius maintance dan suku cadang gak????itu aja….lha beli c295 kemarin aja belum bayar ban pesawat kok

  26.  

    Hehe, F-117 rontok oleh rudal lawas Rusia…

  27.  

    kalau mau gede gedean heli…dan kuat angkut mending mi26 aja…dapat angkut 100 orang…chinook cuma 55 orang….ini baru heli gedabak besar gila

  28.  

    Aksi Apache dalam pengintaian dan penyerangan … http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/a/a0/Apache-killing-Iraq.avi.ogg

 Leave a Reply