Jul 212014
 

Tak ada konflik bersenjata masa kini yang berlangsung tanpa kehadiran helikopter. Selain untuk mengangkut penumpang, kendaraan tersebut berfungsi membawa kargo, memberi bantuan udara jarak dekat, dan membantu misi pengintaian, pencarian dan penyelamatan. RBTH akan mengulas lima lima helikopter terbaik Rusia yang beroperasi tak kenal lelah sambil menghindari tembakan musuh.

Helikopter-helikopter Pemegang Rekor Milik Rusia: Dari Sapi Hingga Aligator

Helikopter Mi-26 dijuluki ‘sapi terbang’ karena ukurannya yang sangat besar. Foto: www.russianhelicopters.aero

Helikopter Terbesar

Helikopter terbesar yang dimiliki Rusia adalah heli angkutan berat Mi-26 yang diterbangkan pertama kali pada 1977. Helikopter ini mampu mengangkut 20 ton metrik kargo atau 80 penumpang.

Para pilot menjuluki Mi-26 sebagai ‘sapi terbang’ karena ukurannya yang besar. Jika ditempatkan berdampingan dengan Boeing 737, helikopter ini akan tampak lebih panjang. Total area baling-baling Mi-26 lebih dari 800 meter dan ketinggiannya sama seperti gedung tiga tingkat.

Mi-26 diproduksi sebanyak 310 unit. Helikopter ini telah digunakan di Somalia, Kamboja, dan Indonesia. Mi-26 juga beroperasi di kawasan bekas Yugoslavia sebagai bagian dari operasi penjaga perdamaian PBB.

Tak ada helikopter angkutan berat produksi Amerika yang dapat menandingi kemampuan Mi-26. Pada 2002, Mi-26 membantu Tentara Amerika Serikat mengangkat sebuah CH-47 ‘Chinook’, pesawat sayap berputar milik Tentara AS yang dijuluki ‘gerbong terbang’, yang jatuh di sebuah lokasi yang tidak terakses di Afghanistan. Helikopter tersebut berhasil membawa CH-47 kembali ke basis Amerika di Bagram.

Helikopter Terpopuler

Helikopter Rusia yang paling populer adalah helikopter multifungsi jarak menengah Mi-8. Helikopter ini diterbangkan pertama kali pada 1961. Mi-8 memiliki kapasitas muatan tiga ton metrik kargo atau 24 penumpang. Jumlah produksi Mi-8 mencapai lebih dari 17.000 unit. Persenjataan helikopter ini adalah 2-3 senapan mesin dan 1,5 ton metrik peralatan perang pada titik suspensi, termasuk roket tanpa kendali 57 milimeter, bom terjun bebas, dan sistem antitank ‘Falanga’.

Helikopter yang dibuat lebih dari setengah abad lalu ini terbukti sangat sukses sehingga sampai saat ini masih menjadi model helikopter Rusia yang paling banyak diekspor. Mi-8 dapat menjalankan berbagai misi, mulai dari menyelamatkan personel dari sebuah titik rawan, bertempur dalam jarak dekat, hingga mengirim kargo ke wilayah terpencil. Mi-8 bahkan dapat digunakan untuk memasang ranjau.

Helikopter ini telah digunakan oleh 50 negara dan pernah beroperasi di berbagai medan perang, termasuk di Afghanistan, Chechnya, dan Timur Tengah. Kecil kemungkinan Mi-8 dapat tergantikan dalam waktu dekat. Helikopter ini sangat dikagumi oleh para pilot dan teknisi atas keandalannya, tingkat kegagalannya yang rendah, serta efisiensi teknis yang disebut ‘Vasilisa Prekrasnaya’ (‘Vasilisa yang Indah’). Tentara AS pun bahkan memilih menggunakan Mi-8 di Afghanistan.

Helikopter dengan Jangkauan Tertinggi

Helikopter multiperan jarak menengah Mi-38 memegang predikat sebagai helikopter Rusia yang memiliki jangkuan terbang tertinggi. Helikopter ini diterbangkan pertama kali pada 2012 dan baru tiga buah prototipe Mi-38 yang telah diproduksi. Helikopter ini mampu mengangkut muatan seberat 13 ton metrik. Senjata yang terintegrasi dengan helikopter ini belum diketahui.

Mi-38 adalah helikopter generasi masa depan yang merupakan modifikasi dari jenis Mi-8. Perbedaan Mi-38 dengan pendahulunya terletak pada baling-baling, penggunaan bahan-bahan komposit di bagian ekor, serta avioniknya yang lebih canggih.

Mi-38 dirancang untuk dapat beroperasi di atas air dalam segala iklim sebagai helikopter angkutan, pencari dan penyelamat, serta sebagai rumah sakit terbang.

Helikopter ini belum diproduksi secara massal. Dalam uji penerbangannya pada 2012, Mi-38 berhasil melesat hingga ketinggian 8.500 meter, mencapai level tertinggi untuk helikopter sekelasnya. Para pilot yang menerbangkan Mi-38 menyatakan bahwa mereka bisa naik hingga ketinggian 9.000 meter jika tidak membawa kargo yang digantung di pengaitnya.

Helikopter Tercepat

Predikat helikopter tercepat Rusia disandang oleh helikopter angkutan dan tempur Mi-24 yang diterbangkan pertama kali pada 1969. Helikopter ini telah diproduksi lebih dari 2.000 unit.

Senjata yang terintegrasi dengan helikopter ini ialah senapan mesin 12,7 milimeter empat laras dengan dudukan yang dapat dipindahkan. Sementara persenjataan eksternal Mi-24 adalah bom jatuh bebas, roket tanpa kendali berkaliber antara 57-240 milimeter, NURS (Neupravlyaemye Raketnye Systemy/Sistem Roket Tanpa Kendali), sistem antitank ‘Falanga’, dan kapsul meriam eksternal. Selain itu, Mi-24 juga masih dapat mengangkut hingga delapan personel dalam satu ruangan pasukan.

Mi-24 dijuluki ‘Aligator’ karena tampilannya yang unik dan intimidatif. Helikopter ini diproduksi sebagai Angkutan Terbang Personel Bersenjata (BMP Boevaya Mashina Pekhoty) dengan lapisan bodi yang berat, sebuah ruangan kargo besar, dan persenjataan yang kuat.

Helikopter Mi-24 memiliki semacam sayap sehingga tidak dapat mengambang di satu lokasi. Untuk lepas landas, ‘Aligator’ ini harus melaju terlebih dahulu pada sebuah landasan seperti pesawat terbang. Jika tidak, bagian ekornya yang berat tidak akan dapat terangkat dari tanah, terlalu terbebani karena berisi ruangan kargo dan persenjataan eksternal.

Mi-24 telah memecahkan rekor kecepatan terbang dunia secara mutlak untuk helikopter dengan kecepatan 368,4 kilometer/jam. Rekor ini masih berlaku bagi helikopter produksi Rusia.

Dengan kemampuannya yang cepat dan mudah melakukan manuver, ‘Aligator’ ini telah menyelamatkan ribuan jiwa, sehingga para veteran perang Afghanistan sering menyebutnya Lastochka (burung layang-layang) atau Lyubimaya (kesayangan).

Helikopter Tempur Terbaik

Helikopter tempur Ka-52 Alligator merupakan helikopter tempur terbaik Rusia. Helikopter ini diproduksi sebanyak 65 unit dan terbang pertama kali pada 1997. Senjata yang dimiliki helikopter ini antara lain kapsul meriam eksternal dengan senapan 2A42 30 milimeter dan amunisi 460 peluru, Vikhr PTUR (Protvo-Tankoviy Upravlyaemye Rakety/Roket Kendali Antitank) dengan saluran kendali sinar laser (LLKU/Lazerno-Luchevoy Kanal Upravleniya), kapsul roket tanpa kendali 80 milimeter, bom udara, serta misil udara.

Ka-52 Alligator merupakan modifikasi terbaru dari Ka-50 Chyornaya Akula (Hiu Hitam) yang terkenal. Helikopter ini dibuat dengan dua tempat duduk, sementara Ka-50 Chyornaya Akula hanya memiliki satu tempat duduk.

Alligator dapat melakukan hal-hal luar biasa yang tak mungkin bisa dilakukan helikopter di kelasnya, seperti terbang mundur atau melakukan ‘voronka’, terbang di sekitar sasaran dengan moncong yang memiliki sistem senjata terus menghadap ke sasaran itu. Helikopter juga dapat berakrobat berkat desain Alligator yang unik. Helikopter ini dibuat dengan rancangan koaksial, dua baling-baling utama berputar ke arah yang berlawanan dengan posisi saling menumpuk dan tanpa baling-baling ekornya. Helikopter semacam ini lebih mudah melakukan manuver, mudah dikendalikan, dan lebih aman.

Ka-52 Alligator tercatat dalam Guinness Book of Record sebagai helikopter tempur terbaik di dunia. (indonesia.rbth.com)

  73 Responses to “Helikopter Pemegang Rekor Rusia: Sapi Hingga Aligator”

  1. uno

  2. No piro nih kok sepi sih

  3. pertamax

  4. test

  5. Top ten

  6. absen …

  7. eight

  8. nomor sanga

  9. 10 besarkah????

  10. Indonesia punya juga nggak ya yg ka-52?..
    Colek warjagers semua..

    #Tetap Jaga Persatuan dan Kesatuan NKRI#

  11. indonesia kira kira mau beli juga apa ngak ya?

  12. Black shark…..ah sekedar mimpi mungkin ya…kalo dibilang kita kan kdatangan ni heli dalam waktu dkat,hee..

  13. salam damai dan sehat selalu warga warjager …

  14. Kamov dah ada dimari… cluenya disewa bnpb untuk madamin kebakaran hutan di Indonesia. Maaf cuma nebak…. 😀

  15. Denger2 sih udah di mari 32 unit, tapi tempat n barangnya dirahasiakan… klo ntar perang baru ni helo dimunculin..

  16. Affirmative 😈

  17. Ada dua pertanyaan nih:
    1. D situ d katakan indonesia sebagai operator Mi-26.. Kapan belinya? Ayo trmasuk yang unpublished?

    2. Knapa indonesia tdk.beli ka-52 yang konon.katanya mempunyai armor tebal seperti bak mandi (sumber majalah angkasa)?

    Mohon pencerahannya dong hehehe

  18. kita punya MI 26 ya??? apa nggak MI 17 dan MI 35 P

  19. 80 mter apa 800 mter bung bentang baling2nya

  20. MI 26 Indonesia ambigu ataukah sebuah clue?

  21. Koreksi dikit bung admin…

    Kita pernah punya Mi-6 hook tp gak pernah punya Mi-26 Halo.kalau hook kan di beli th.60 an saat masih mesra dgn soviet tp Halo di buat th.70an saat mbah to dan kamerad bhreznev musuhan…

    Mi-6 jg luar biasa besarnya gak kalah dari halo,bentuknya mirip pesawat angkut yg di kasih baling baling saking panjangnya…

  22. absen…hadiir

    • Maaf…. ijin koreksi dikit Bung Garuda & para Warjager….kalu hadir ntu pakainya ‘present’…. ‘absen’ ntu kalo lg gak hadir…… mohon maaf udah lancang…..

  23. mantap

  24. Yg atas sibak sibuk pertamax lah solar lah… hahahhahahhahahaaa…
    Coba dibaca artikelnya… baru komentar.. jd nanti akan ada bahasan yg lbh berkualitas.. saran aja sihhh..
    Itu mi 24 bukannya “Hind” yahhh.. alligator yg KA 52

  25. Heli rusia emang setellloooong…..

  26. klo emang hebat punya rusia kenapa kita ga pake heli buatan rusia semua ya,tp setelah beli mi-17 sm mi-35 justru tni berpaling ke apache dan blackhawk..klo mmg buatan rusia bgs kenapa tni justru lbh memilih made in amerika,pdhl mahal..pastinya buatan amerika lbh unggul dr rusia..mmg sih bbrp kejadian heli rusia nggak blh di senggol angin sdkt trus jatuh,pintu lepas lah..

    • Sy kira buat jaga keeseimbangan saja bung franc biar asu ga ngiri atau tdk merasa ditinggalkan oleh TNI, kita tau heli asu ga bisa di pake perang rawan embargo. Paling dipake bvuat latihan ma kemanusiaaan doang.

  27. Kalau diliat dari bengkel perawatan heli rusia di Indonesia, kayanya TNI mau beli Aligata ka-52. Maybe yes, maybe no

  28. saya ragu yang kalimat ini:
    “Helikopter Mi-24 memiliki semacam sayap sehingga tidak dapat mengambang di satu lokasi. Untuk lepas landas, ‘Aligator’ ini harus melaju terlebih dahulu pada sebuah landasan seperti pesawat terbang. Jika tidak, bagian ekornya yang berat tidak akan dapat terangkat dari tanah, terlalu terbebani karena berisi ruangan kargo dan persenjataan eksternal.”

    Barusan liat di Youtube bisa kok dari diem langsung naek 🙂

    • Mi 24 emang masih bs hovering tp gak bs lama lama karena pengaruh sayap kecilnya yg memberikan gaya hambat cukup besar…

      Kalo tinggal landas dgn muatan penuh memang Mi 24 membutuhkan ancang ancang jalan sedikit…tp kalo muatannya gak banyak bs kok take off vertikal…

  29. Mantap ni Sapi ampe Aligatornya Rusia..btw gimana ni perkembangan alutsista dri Rusia yg akan diakuisisi TNI setelah BMP-3f TNI-AL dan rudal2 utk Sukhoi TNI-AU kok kesan beritanya berhenti saat kita batal mengakusisi KILO hibah Rusia….Akhir2 ini Alutsista yg dateng kebanyakan dri block barat seperti Tank,F-16,Meriam,Frigate…ato Stop dulu dan liat perkembangan Ukraina Vs Rusia

  30. bagus mana dengan apache h64 longbow kenapa kita lebih memilih jenis ini kalau katanya yg menyandang helikopter tempur terbaik dari papa bear

  31. Mi 26 telah digunakan di indonesia? antara udah punya ato dipinjamin papa bear nih

  32. heli amerikaatau rusia?semua ada plus minusnya,jika ingin banyak plusnya ya… Bikin sendiri.

  33. Specifications (Mi-26)
    Mil Mi-26 3-view drawing
    Data from Jane’s All The World’s Aircraft 2003–2004
    General characteristics
    Crew: Five– 2 pilots, 1 navigator, 1 flight engineer, 1 flight technician
    Capacity:
    90 troops or 60 stretchers
    20,000 kg cargo (44,090 lb)
    Length: 40.025 m (131 ft 3¾ in) (rotors turning)
    Rotor diameter: 32.00 m (105 ft 0 in)
    Height: 8.145 m (26 ft 8¾ in)
    Disc area: 804.25 m2 (8,656.8 ft²)
    Empty weight: 28,200 kg (62,170 lb)
    Loaded weight: 49,600 kg (109,350 lb)
    Max. takeoff weight: 56,000 kg (123,450 lb)
    Powerplant: 2 × Lotarev D-136 turboshafts, 8,500 kW (11,399 shp) each

 Leave a Reply