Mar 212018
 

Helikopter Pernika, Mi-8MTPR-1 buatan Rusia © @Syr_Mil_Wik via Twitter

JakartaGreater.com – Dikenal sebagai salah satu jammer terefektif di dunia, helikopter berbasis sistem peperangan radio elektronika Rychag-AV Rusia ini mampu melindungi seluruh kendaraan dengan “membutakan” pesawat tempur dan rudal musuh dalam jarak beberapa ratus kilometer.

Dilansir dari Sputnik, sebuah foto yang tampak seperti helikopter Mi-8MTPR-1 Rusia yang dilengkapi dengan sistem peperangan radio elektronik Rychag-AV yang berada di Suriah telah muncul di sebuah akun Twitter.

Helikopter Peperangan Elektronika (Pernika), Mi-8MT buatan Rusia © Igor Bubin via Wikimedia Commons

Rychag-AV merupakan salah satu jammer paling kuat di dunia saat ini yang digunakan untuk mengganggu peralatan elektronik pesawat tempur dan juga rudal jelajah.

Sistem Rychag-AV ini biasanya dipasang pada helikopter Mi-8MTPR-1 dan bisa benar-benar “membutakan” musuh hingga radius 400 km (sekitar 248 mil) jauhnya. Selain itu, peralatan Rychag-AV juga dapat diinstal pada sistem pertahanan udara mobile berbasis darat.

Harian Rossiyskaya Gazeta yang mengutip pakar militer mengatakan bahwa jammer Rychag-AV telah secara signifikan mampu mengurangi efektivitas serangan udara AS di pangkalan udara Ash Sha’irat Suriah pada bulan April 2017 lalu.

Menurut sumber-sumber Rusia melaporkan bahwa pada saat itu hanya 23 rudal jelajah Tomahawk yang mencapai sasaran, sementara 36 rudal lainnya ditangkis menjauh.

Bagikan Artikel :

  37 Responses to “Helikopter Jammer Rusia Terlihat di Suriah”

  1.  

    Itu ini toh misteri yg membuat Tomahawk gagal Faham terus kesasar.Mantap, borong pake imbal dagng!he3. Seandainya RI sudah mampu membuat Radar dan Jammer canggih secara mandiri, pasti para musang tdk bs meremehkan lg!

  2.  

    Dan akirnya mulai terbuka apa yang mampu dilakukan… membuat statement 36 rudal tidak jelas juntrunganya jelas bukan karena tanpa alasan…

    •  

      dan akhirnya rasa penasaran saya tentang kemana sang tomahawk dan knp tomahawk bisa nyasar akhirnya terjawab sudah bung , hehehe wajib borong ni helli

    •  

      Bung Yuli, andai dari 59 rudal Tomahawk yg berhasil melewati jamming itu 23 rudal, berapa persen keberhasilan sistem hanud terintegrasi Rusia bisa menangkisnya???

      •  

        Hla itu kan sistem jammer, bisa saja karena serangan yang terjadi mendadak dan dilakukan dinihari seperti kebiasaan USA, beberapa sudah terlanjur mencapai sasaran… ingat serangan salvo yang dilakukan hanya memiliki waktu reaksi yang sempit untuk melakukan counter…
        Tidak mungkin Russia setiap waktu mengaktifkan sistem itu karena akan mengganggu banyak sistem, dan mungkin akan membahayakan sistem lain jika dilakukan dalam jangka waktu yang sangat lama… selain ada kemungkinan akan bisa dipelajari oleh pihak lain…
        59 dan hanya 23 yang mencapai sasaran jelas lebih menunjukan sisi negatif daripada menunjukan keberhasilan… kerugian lebih besar bagi USA karena target serangan sebenarnya tidak memiliki sistem pertahanan yang mumpuni…
        Mungkin 23 rudal itu menjadi prestasi jika arah serangan ke bandara khmeimim yang memiliki sistem pertahanan terkuat dari Russia…

        •  

          Itu karena USA sudah memberitahu Rusia. Pertanyaan menariknya, Apakah USA tau Rusia akan membantu menangkis rudal Tomahawk?? Apalagi ada personil Rusia di Al Shayrat Airbase. Jika dg jamming aja masih ada keberhasilan 38-40% rudal mengenai sasaran, Bagaimana kalo tanpa peringatan dulu. Dan ente tau, selama jamming dihidupkan, radar hanud Rusia seperti S-300/S-400 akan dimatikan karena bisa terganggu oleh jamming sendiri. So, Bung Yuli bisa menilai sendiri bukan kondisinya bakal seperti apa???

          •  

            Jamming tidak akan mengganggu sistem S-400 dan lainya tetapi akan mengganggu sistem komunikasi normal atau komunikasi bagi sipil… masak ya Russia sebodoh itu jammernya malah mengganggu sistem pertahanan lain, toh ketika Jammer krashuka bekerja pantsir tetap berfungsi (ketika menghack beberapa drone dan menghancurkan sebagian besar)…
            saya ulangi lagi 38 – 40% ketika target serangan adalah bandara yang jauh dari sistem pertahanan dan hanya mengandalkan sistem jammer maka itu sudah kesuksesan tersendiri, beda kalau sasaranya pangkalan militer dengan sistem pertahanan kuat seperti Khmeimim… maka 38 – 40% adalah kesuksesan…
            Masih mau diulang lagi??? jarak bandara yang diserang dengan pangkalan militer berbasis pertahanan Russia itu jaraknya kisaran 400km…
            Memberi peringatan itu tidak memberikan jaminan apapun, bahkan diera perang irak juga sama kisaran kesuksesannya ya ga jauh dari 50%…
            Bayangkan hanya bermodal jammer saja sudah mampu membuat serangan 59 Tomahawk tidak berarti, kerusakan yang minim, beberapa pesawat tua yang rusak dan bandara tetap berfungsi…
            Atau mungkin karena kalau menyerang dengan sedikit rudal hasilnya jauh lebih mengecewakan???

            Tanpa peringatan dulu hasilnya tetap kurang lebih sama… toh ketika serangan drone dilakukan pun langsung bisa diantisipasi… itu jelas2 tanpa peringatan…

          •  

            Jamming tidak akan mengganggu sistem S-400 dan lainya tetapi akan mengganggu sistem komunikasi normal atau komunikasi bagi sipil… masak ya Russia sebodoh itu jammernya malah mengganggu sistem pertahanan lain, toh ketika Jammer krashuka bekerja pantsir tetap berfungsi (ketika menghack beberapa drone dan menghancurkan sebagian besar)…

          •  

            Hahhhhh??? sistem S-300 dan S-400 dimatikan???

          •  

            waktu bandara khmeimim diserang dan sistem jammer terhadap drone dihidupkan Pantsir tetap bekerja dan mampu menembak jatuh drone dan mendaratkan beberapa dengan utuh…
            Peringatan itu berguna kalau kapan dan lokasinya disebutkan… kalau informasi hanya sebatas peringatan doang, ya sama saja bohong… justru serangan subuh itu ternyata tetap masih ke gap sama Russia… apa ga malu tuh???

          •  

            jarak dari khmeimim ke Al Shayrat kisaran 200km… dan itu menunjukan betapa kuatnya sistem jammer yang dimiliki Russia… bahkan jarak serangan itu sudah diluar kemampuan visual manusia… lalu apa yang mau dibanggakan ketika 59 rudal ternyata hanya 23 yang sampai sasaran di target yang tidak memiliki sistem pertahanan udara???

          •  

            Itu orang mmng idiot, kok pakai mati segala, frekwensi gelombang tunggal, bukan seperti gelombang radar menyebar

            Hahhaahaaaa

        •  

          Itu orang mmng idiot, kok pakai mati segala, frekwensi jammer itu gelombang tunggal yg kuat, bukan seperti gelombang radar menyebar

          Hahhaahaaaa

      •  

        Mengganggu???
        Tuh waktu Krasukha melakukan jammer terhadap drone Pantsir tetap berfungsi… Russia masak sebodoh itu membuat sistem yang saling mematikan sistemnya sendiri… ya jelas tidak akan mematikan kemampuan S-400 lah…
        Lagian itu mau pakai peringatan atau dengan peringatan tetap saja hasilnya kurang lebih sama… karena dari apa yang terjadi ketika ada serangan drone yang lebih silent sekalipun tetap mampu dilakukan pencegatan dan terbukti sangat ampuh…
        Masalahnya itu serangan ditujukan ke bandara yang jaraknya puluhan KM dari bandara Khmeimim yang memiliki sistem pertahanan paling kuat… dengan jarak kisaran 200 km saja masih mampu di jamming…

        Dan dari mana anda begitu yakin ketika jammer diaktifkan sistem seperti S-300 dan S-400 akan dimatikan???
        Dan ingat serangan itu hanya diinfomasikan akan dilakukan, tanpa informasi kapan dan mana sasaranya… jadi ya sama saja bohong…

  3.  

    Bisa gk yah bwt ngejammer tentara robot biar saling serang sendiri??

  4.  

    cukup beli satu

  5.  

    https://international.sindonews.com/read/1291297/42/as-bersiap-tes-senjata-laser-dari-jet-tempur-f-15-1521566049 bagi informasi

    m.liputan6.com/global/read/3390389/presiden-venezuela-menolak-keras-sanksi-ekonomi-oleh-amerika-serikat. Bagi informasi sensitif dunia biar kalian tidak kaya katak dalam tempurung wkwkwkwk peace

  6.  

    Kapan indonesia punya kaya gininya…gk pp dehh tt sma emas freport.

  7.  

    jika rudal di tembakan dan terkena jammer apakah masih akan ttp meledak walau melenceng dr sasaran atau akan jatuh begitu saja ya para bung2

  8.  

    Kapal perang amrik tercanggih aegis dilaut hitam dikumpuhkan rusia cukup dgn pesawat su 24 yg bawa wajan radio khibny semua sistem persenjataan amrik lumpuh total

 Leave a Reply