Mar 182017
 

Dari hasil pengujian penerbangan dan operasinya bersama kapal perang Rusia, ternyata helikopter Ka-52 Katran masih menemui beberapa kendala.

Meski tidak sempurna dalam tes awal penerbangannya bersama armada Rusia, Wakil Menteri Pertahanan Yuri Borisov menyatakan akan segera memutuskan kapal perang yang akan membawanya.

“Kami telah membahas helikopter Ka-52K. Kami telah menyelesaikan semua uji coba awal dan sekarang kami harus segera memutuskan kapal-kapal perang yang akan membawanya,” kata Borisov.

Awalnya helikopter Ka-52 Katran dirancang untuk beroperasi dari kapal operator helikopter Mistral class, namun karena gagal mendapatkannya, Rusia akan menempatkan helikopter Ka-52K ke kapal-kapal perang yang mampu mengangkutnya.

Desain awal helikopter Ka-52 sebenarnya merupakan heli serang Angkatan Darat yang dilengkapi persenjataan peluncur rudal anti tank Ataka dan Vikhr-1 serta roket S-8. Berkemampuan menghancurkan target darat dan udara seperti kendaraan lapis baja, tank dan helikopter musuh.

Untuk menyesuaikannya dengan peran Angkatan Laut, helikopter Ka-52K Katran mendapatkan banyak fitur tambahan seperti pelapisan antikarat, bilah rotor utama dan panel sayap yang bisa dilipat serta penguatan pada landing gear.

Katran juga dilengkapi dengan sistem senjata yang dibutuhkan untuk pertempuran Angkatan Laut, seperti peluncur rudal anti kapal Kh-38 dan rudal jelajah Kh-35 yang sebelumnya hanya dapat ditembakkan dari pesawat tempur MiG-29K/KUB Fulcrum-D atau Sukhoi Su-30 Flanker-C.

Author : Muhidin

 Posted by on March 18, 2017