Sep 112014
 
Helikopter Fennec / Ecureuil (ARC.web.id)

Helikopter Fennec / Ecureuil (ARC.web.id)

Bandung – Sebuah helikopter mungil berkelir loreng hijau tampak lincah terbang di area PT. Dirgantara Indonesia. Inilah dia helikopter terbaru milik TNI Angkatan Darat, yaitu Eurocopter Fennec.

Menurut catatan ARC, total Kementerian Pertahanan memesan 12 unit heli ini untuk melengkapi Korps Penerbangan TNI-AD. Konon nantinya heli ini juga akan menggantikan NBO-105 yang telah lama mengabdi.

Helikopter Fennec / Ecureuil (ARC.web.id)

Helikopter Fennec / Ecureuil (ARC.web.id)

Namun menilik dari registrasinya, yaitu HX-3501, bisa diduga heli ini merupakan varian sipil dari Fennec yaitu Ecureuil. Dan memang dalam catatan ARC juga telah disebutkan bahwa Indonesia memesan 3 varian Fennec. Yaitu 6 unit AS-555, 5 unit AS-550 serta 1 unit AS-350.

Helikopter Fennec / Ecureuil (ARC.web.id)

Helikopter Fennec / Ecureuil (ARC.web.id)

Selain sebagai pengganti NBO-105, Fennec dan variannya memiliki sejumlah fungsi. Diantaranya sebagai heli serba guna, heli serang hingga heli intai. Dan bisa diduga, kedatangan Fennec juga berguna sebagai mata dan telinga helikopter serang TNI-AD.
Helikopter Fennec sendiri merupakan salah satu helikopter terlaris di dunia. Versi militer dari heli ini mampu dilengkapi dengan Rudal anti tank, Roket hingga Senapan mesin berat. Konon gosipnya, TNI juga memesan pod senapan mesin berat untuk mempersenjatai heli ini buatan FN Herstal Belgia. (ARC.WEB.ID).

  68 Responses to “Helikopter Penerbad PT DI”

  1. Pagiiii….!!!!

    • Pagu Bung Mirza . Dipagi Hari Tampaknya Semangat Sekali 😀

      • kedepannya bakalan gahar nih ya bung helinya dioprek2 sama PT DI 😀

        • Amin bung yuda,mudah2an lancar, dalam hal oprek mengoprek kita kan jagonya ya….???

          • soal oprek mengoprek kan ad banyak clue yg dibabar dimari bung MIRZA 😀 . contohnya KRI yg dibeli murah dan di upgrade di inggris kita oprek disana ampe ahli inggris terdiam seribu bahasa 😀 . dan banyak lagi 😀 . blm lagi salah satu KRI dri 3 KRI itu nanti bakalan di oprek lg kan jd frigate Rasa Destroyer 😀 … #Maap kalau salah . maklum menulis berdasarkan ingatan clue2 yg lalu bung 😀

            Yang pasti Ahli kita Jago soal oprek mengoprek . biar ahli luar mencemooh kemampuan ahli kita . tp kita ahli kita diam diam tp mematikan ya bung oprekannya 😀

          • dikit dmi sedikit bocoran jd kenyataan . Alhamdulillah 🙂

          • TOM class itu hanya sekelas heavy corvet. bagaimana harus dibuat rasa destroyer ? vs saja begitu install yakhont saja ruangnya menjadi terbatas apalagi yang ini.

          • bung alugoro..hahahahaha,bener juga ya bung..dr td sy mikir gmn mau jadiin bung tomo jd sekelas corvet.. tp iya itukan clue yg konon katanya pasti benar,walaupun kadang g masuk logika

          • mksd sy destroyer ya bukan corvet

          • kalau begitu tolong dong pal oprek itu kcr 60 menjadi rasa destroyer. jika berhasil sekalian parchim class yang jumlahnya banyak diupgrade juga menjadi sekelas cruiser. paling banter diuji coba menggunakan mica dengan tabung peluncur lama.

            nih berita kapal yang lain :

            ltra Electronics, Indonesia’s MoD Secure Fatahillah Class Corvettes Contract
            Posted on Jul 4th, 2013 with tags class, contract, Corvettes, Defence, Defense, Electronics, Fatahillah, Indonesia’s, MoD, Naval, Navy, News by topic, secure, Ultra.

            Ultra Electronics announces that its Command & Control Systems business, based in High Wycombe, has been awarded a contract worth £32m by the Republic of Indonesia’s Ministry of Defence for the mid-life modernisation of the first of the Fatahillah Class corvettes.
            The contract includes the development, installation and integration of a new combat management system. The marine engineering aspects of the work package will be undertaken by Ultra’s partner, Nobiskrug with its local subcontractor in Indonesia.
            The programme start remains subject to funding provision and the contract will then be delivered over a 28 month period. Discussions regarding the mid-life modernisation of the second ship in the class are expected to start later in the year.
            Ultra’s integrated approach to naval C2 and combat management systems offers numerous benefits to maritime forces world-wide in terms of operational capability, flexibility and throughlife costs. Using common modules, Ultra can scale customer specific system solutions for a wide range of applications: from a simple situational awareness and self-defence system for a coastal patrol craft, to a fully integrated solution for a major surface combatant.
            Rakesh Sharma, Chief Executive of Ultra, commented:
            “Following five years positioning of Ultra’s offering to the Middle and Far Eastern markets, I am delighted that Ultra’s specialist naval capabilities have been recognised with the award of this prestigious contract by the Republic of Indonesia. Ultra has again demonstrated its ability to partner with other world class businesses to offer differentiated solutions to its customers. I look forward to the further development of Ultra’s relationship with this new customer and we will continue to position our businesses for further successes in the future.”

            tuh fatahillah class aja minta tolong ultra electronics untuk upgrade-nya

          • Mas Yuda..saya bisa pastikan berita itu tidak benar.

          • lha …ialah….pasti jago….nyatanya PT 76…masih josssssss, kalau umur orang 50 tahun kan dah .letoy……walau dioprek pake jamu……..hehehe……

  2. Nyimak

  3. up up to the sky yeah…

    • miris…miris..lihat foto 1, tega2nya n-250 dibiarkan teronggok merana digerogoti cuaca…

      • lagi ngadem itu bung . persiapan buat nanti 😀

      • Yup bung Danu, apa ndak ada ya rencana buat mengembangkan itu pesawat?
        Paling ndak mempertahankan yg sudah ada, ato produksi kembali sampai mendapat semua sertifikat laik terbang?
        Apa masih karena terkendala klausul dari world bank kemaren?

      • Sepertinya blue print dipegang dan diamankan pak Habibie bung, supaya tdk jatuh ke pihak yg ingin mendapatkannya.
        Semoga Regioprop-80 cepat terealisasi dan menguasai pasar di tanah air. Masak kita punya Industri dan ilmuwan yg top malah di kuasai ATR-42/72, ama MA-60.
        Lanjut-KAN

        • Semoga bung Tango_M, setuju buat yg dikuasai itu. 🙂
          Semuanya menunggu hasil karya anak bangsa mampu bersaing dengan para produsen pesawat yg sudah ada selama ini.

          Tetapi juga perlu mulai di “telp” balik kepada para semua insinyur kita yg mengabdi diluar negeri dalam bidang masing2 (kayak woro – woro Optimus Prime dalam setiap akhir film… hehehhe)

          Mulai membangun bangsa ini, tidak ada kata terlambat untuk itu. Dan beberapa dari yg banyak yg harus disiapkan pemerintah adalah fasilitas dan penghargaan untuk mereka (gaji, etc)

      • Please donk Mr. President support ke PT. DI untuk hidupkan kembali N-250. Sayang tuh hasil kreasi Bp. Habibie cs kalo cuma jadi besi tua. apasih repotnya kasih anggaran ke PT. DI, inikan demi kemajuan dan kemandirian bangsa. please…please….please.

  4. Itu digambar nmor 2, disebelah kirinya fenex pesawat jenis apa ya? Kyk pesawat latih pke mesin jet,,,?

  5. Semoga PT DI terus maju dan tdk diganggu IMF n lainnya lg..

  6. ApSen dlu

  7. akhirnya datang juga….

  8. ping…!!

  9. ijin nyimak…

  10. maaf buat pertimbangan buat pemerintah ke depan agar tetap netral.

    Japan to supply high-tech marine equipment to Russia

    Japanese companies consider the possibility of supplying marine equipment to Russia for the sector of energy saving and reduction of hazardous emissions from vessels, Japan Ship Machinery & Equipment Association Chairman Motoyoshi Nakashima said when answering the question of IAA PortNews journalist at the forth Russian-Japanese seminar ‘?ooperation in shipbuilding and ship repair’.
    According to him, Japanese enterprises are especially interested in projects on the development of offshore fields in the northern seas and in shipping along the Northern Sea Route.
    According to Pavel Shikhov, Deputy Director General of Russian Maritime Register of Shipping, nowadays there is no serial production of equipment for operation under extremely low temperatures while Japanese manufacturers of marine equipment consider the possibility to adjust their products to such conditions.

    http://engineeringrussia.wordpress.com/2014/09/05/japan-to-supply-high-tech-marine-equipment-to-russia/

  11. Tetap apache yang paling canggih dan teruji

  12. ijin nyimak juga

  13. nek iki juossss,nek drone ngedabloss :mrgreen:

  14. Kaga moncer ni barang…..

  15. Apache is the best,,

  16. Kemarin pas brgkt krja lht apache ama black hawk lg latihan di penerbad semarang…

    • Para pilot Penerbad sedang dilatih mengemudikan apache. Ada beberapa unit apache yang dipinjamkan oleh USA untuk kegunaan Parade di HUT TNI dan untuk melatih pilot Penerbad.

      8 unit apache punya TNI akan tiba tahun 2017. Jadi selama penantian itu, beberapa unit apache USA akan tetap tinggal di Indonesia (dipinjamkan)

  17. Ni.barang cm pantes buat atraksi udara ama nakutin tikus…kaga pantes buat perang, kesenggol angin sepoy pasti langsung ambruk….

  18. Salam bung @sempak tmn sy kmrn ngobrol ama org penerbad bnr apache ama black hawk akan ditggl,kmrn pas sy lht yg versi black hawk wrna hitam ambulance hmpr tiap hr latihan formasi,suaranya itu lho gleerrr terbang rendah pula jd jls bgt lhtnya hehe

  19. Untuk foto no. 2 saya di sebelah kiri sedang stand by pesawat jet latih “Super Nova” IMO, gimana para komandan betul kah?

 Leave a Reply