Okt 222016
 

1Dunia Penerbangan militer Rusia kembali berduka. Jumat (21/10) waktu setempat, Sebuah helikopter Rusia yang membawa 22 kru, mengalami peristiwa nahas, jatuh di wilayah Siberia barat laut, Rusia.

Atas insiden ini 19 orang dilaporkan tewas sementara tiga lainnya mengalami luka-luka. Komite investigasi kini tengah menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.

Para penyidik dalam sebuah statemen menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (22/10), helikopter Mi-8 yang mengangkut 22 orang tersebut telah jatuh pada Jumat, 21 Oktober malam waktu setempat di pinggiran kota Novy Urengoy.

Saat insiden terjadi, helikopter tersebut sedang terbang dari Krasnoyarsk, wilayah Siberia menuju kota Urengoy di wilayah Yamalo-Nenetsky.

Kementerian darurat wilayah setempat menyatakan telah mendapat informasi mengenai sebuah helikopter yang mengalami hard landing sekitar 80 kilometer di luar Novy Urengoy. Namun awalnya tidak ada laporan mengenai korban.

Para pekerja darurat pun dikerahkan ke lokasi dan berhasil menyelamatkan tiga orang dari antara serpihan heli. Ketiga orang yang terluka itu telah diangkut ke rumah sakit di Novy Urengoy.

2

Belum diketahui penyebab jatuhnya helikopter. Menurut Komisi Investigasi, kecelakaan tersebut kemungkinan disebabkan oleh pelanggaran aturan keselamatan terbang, masalah mesin ataupun kondisi cuaca buruk. Disebutkan bahwa penyelidikan kriminal tengah dilakukan untuk menyelidiki kemungkinan adanya pelanggaran dalam insiden ini.

Insiden tewasnya kru penerbangan militer Rusia dalam helikopter Mi-8 tidak hanya terjadi kali ini saja. Pada awal agustus 2016 lalu, Helikpoter serupa (Mi-8) juga pernah jatuh dan hancur pasca ditembak oleh kelompok pejuang oposisi Suriah. Saat itu, Kelima orang yang berada di dalam helikopter militer Rusia Mi8, dipastikan tewas.

ementerian Pertahanan Rusia mengumumkan kabar jatuhnya helikopter militer mereka saat dalam penerbangan kembali dari misi penyaluran bantuan kemanusiaan di Aleppo.

Helikopter itu membawa tiga kru dan dua penumpang lainnya.

“Berdasarkan informasi yang kami terima dari Kementerian Pertahanan, seluruh yang ada di dalam heli itu tewas. Mereka tewas dengan heroik, karena pilot berupaya menghindari serangan misil dengan bermanuver ke arah darat,” ujar Jurubicara Kremlin Dmitry Peskov.

Penambakan ini menambah jumlah warga Rusia yang tewas dalam tugas di Suriah menjadi 18 orang. (marksman/ sumber : metrotvnews.com dan bbc.com)

Bagikan:
 Posted by on Oktober 22, 2016