Jul 172013
 
AH-64 Apache (military-wallpaper.com)

AH-64 Apache (military-wallpaper.com)

Pada masa perubahan APBN 2013 beberapa waktu lalu sempat beredar kabar tentang ditundanya pembelian heli serang Apache, atau setidaknya pernyataan Kementerian Pertahanan yang menyatakan pembelian Apache akan ditinjau atau dinegosiasikan. Pernyataan tersebut, tidak sepenuhnya salah, namun kenyataannya, Kemenhan telah memiliki rencana yang jelas terkait pembelian helikopter serang AH 64 Apache.

Data yang didapatkan ARC tentang Program Rencana Kerja Pemerintah 2014, terlihat jelas rencana  pembelian Apache secara sistematis. Anggaran pembelian telah disiapkan tidak hanya untuk tahun 2014, melainkan hingga tahun 2017. Pada tahun 2014, dianggarkan sebanyak Rp 3 triliun atau 300 juta USD . Ditahun-tahun berikutnya juga dianggarkan sekitar Rp 3 triliun hingga tahun 2017.

pembelian-apacherkp2014

Yang unik dan tidak lazim adalah, pencantuman jenis helikopter Apache secara jelas dan nyata dalam matriks rencana tindak pembangunan Kementrian/lembaga tahun 2014 pada RKP. Dengan demikian, hilang sudah kesempatan helikopter serang tipe lain untuk menggeser kedudukan Apache. Sementara pada pembangunan pertahanan yang lain, baik Angkatan Darat, Laut maupun Udara, tidak ada jenis dan merk tertentu yang ditulis secara jelas.

Helikopter AH-64 Apache (Dariusz Jezewski/"FotoDJ")

Helikopter AH-64 Apache (Dariusz Jezewski/”FotoDJ”)

Indonesia telah mengajukan pembelian Apache Block 3 kepada Amerika Serikat sejak pertengahan 2012. Rilis DSCA menyebutkan, pembelian 8 unit. Pembelian Apache oleh Indonesia diperkirakan menelan biaya hingga 1,4 miliar USD. Jelas sudah pembelian helikopter Apache, karena tercantum dalam RKP 2014. (arc.web.id)

Bagikan:

  4 Responses to “Helikopter Serang AH 64 Apache TNI AD”

  1.  

    Entah kenapa saya lebih seneng klu TNI mengakuisi Supercobra ya, saya tau sih apache kelas berat n canggih, tapi untuk saat ini kayaknya lebih baik kita pilih supercobra dulu aja deh. minimal kita bisa belajar, trus niru dulu tuh untuk membuat heli GANDIWA kita, supaya tidak hanya sebatas disain di atas meja doang.

    menurut hemat saya, selain membeli dari luar, hendaknya rancangan heli GANDIWA kita juga seharusnya jalan terus, supaya jadi kenyataan, saya kok yakin benern ya kalu kemampuan PT.DI sudah bisa mewujudkan itu, tinggal dukungan PEMERINTAH nya, mau atu tidak.

  2.  

    mengapa kita semua masih menggunakan kalimat penulisan yg bisa merusakkan bahasa indonesia yg sesungguhnya.bukankah perkataan seperti,”nggak,n”gitu,dan sebagainya adalah kalimat yg salah.dan menambah hancurnya bahasa indonesia sendiri.

  3.  

    5 besar

 Leave a Reply