Dec 302017
 

Helikopter Tiger HAD (Hélicoptère d’Appui Destruction a.k.a Support and Destruction Helicopter). © Airbus Helicopters

JakartaGreater.com – Perusahaan Airbus Helicopters telah mengirimkan helikopter Tiger pertama yang dikonfigurasi menjadi versi HAD kepada Penerbang Angkatan Darat Prancis, setelah sebelumnya menyelesaikan proses penerimaan formalnya dengan Badan Pengadaan Pertahanan (DGA) Prancis, seperti dilansir dari laman Defence Blog.

Retrofit ini dari HAP (Hélicoptère d’Appui Protection) menjadi versi HAD (Hélicoptère d’Appui Destruction) meliputi lebih dari 100 modifikasi badan helikopter dan memasang lebih dari 1500 komponen baru serta 250 instalasi kabel kelistrikan.

Dibandingkan dengan versi HAP sebelumnya, Tiger HAD memperoleh manfaat dari peningkatan Maximum Take-Off Weight (MTOW), dilengkapi dengan dua mesin canggih MTR 390 E yang baru dan sistem pengamatan STRIX yang dilengkapi dengan penanda laser sehingga memungkinkan untuk menembakkan rudal udara-ke-darat Hellfire II.

Retrofit ini adalah yang pertama dari 36 retrofit Tiger HAP menjadi Tiger HAD yang dipesan oleh Kementerian Pertahanan Prancis.

Untuk program retrofit Tiger ini, Airbus Helicopters telah mendirikan sebuah organisasi industri baru, menggabungkan tim dari Pusat Dukungan Militer Prancis dan tim Produksi Akhir Tiger.

“Retrofit ini merupakan prioritas bagi Angkatan Darat Prancis dan akan memungkinkan kita memiliki sistem senjata yang disempurnakan dan armada yang homogen. Tiger HAD pertama telah teruji tempur sejak tahun 2014 dan telah menunjukkan kemampuan mereka yang luas setiap harinya dalam teater yang menuntut operasi”, kata Komando Penerbangan Angkatan Darat Prancis.

“Kami senang telah mencapai pengiriman pertama ini sesuai dengan spesifikasi pelanggan kami”, kata Alexandra Cros, kepala urusan pemerintahan Prancis di Airbus Helicopters.

Cros menambahkan, bahwa program retrofit Tiger ini akan memberikan tambahan kemampuan Angkatan Darat Prancis yang dibutuhkan untuk menjalankan tuntutan misi operasional mereka.

Tiger HAD adalah helikopter serang multi-peran dari Airbus Helicopters. Helikopter ini dirancang untuk melakukan pengintaian bersenjata, pengawalan udara atau darat, pertarungan udara-ke-udara, dukungan penembakan di darat, misi penghancuran dan perang anti-tank, dalam segala kondisi cuaca baik siang atau malam.

Helikopter tempur Tiger telah membuktikan kemampuannya selama penerapan operasional di Afghanistan, Republik Afrika Tengah, Libya dan Mali. Ada dalam pelayanan angkatan bersenjata Prancis, Jerman, Spanyol dan Australia, armada Tiger global telah mencatat lebih dari 92.000 jam terbang sampai saat ini.

  43 Responses to “Helikopter Tiger HAD Pertama Masuki Layanan Angkatan Bersenjata Prancis”

  1.  

    Yg ini gak dipesan TNI AD ya.? Spy bisa pertamax nantinya.

  2.  

    Hmm….. helikopter yg konon mau di akuisisi sama tetangga sebelah, tapi kabar berita yg berawal dari jaman megalitikum itu sampe abad milennium sekarang ini ga jelas juntrungannya sampe sêpréné……..

    Untuk menghadapi 2 tetangga yg sudah mulai menggunakan Apache, kayaknya tetangga jiran masih mempercayakan helikopter Nuri Al Maliki….. helikopter angkut, serang terbaik sepanjang masa….

  3.  

    kata huha untuk apa beli heli serbu…lebih baik beli tank jaman saiki…
    bisa lawan tuu heli…!!!
    😆

  4.  

    engak kok bung dia mau akusisi nii heli…tapi nunggu panen dulu…!!! 😆

  5.  

    Ini heli udah brp yg nyungsep yak? Ampe tetangga bawah mau ganti ini heli bahkan kelemahannya dikasi tau

    Hehehehe :v

  6.  

    Boleh jg dibeli dan dibuat di PT.DI sebagai kelanjutan kerjasama AirBus-PT.DI, cuma Gandiwa gmn progresnya kok gak jelas juntrungannya.he3

    •  

      beli dulu yang banyak baru dikasih….!!!
      tapi sih kayaknya masih sekedar merakit sama kayak yang terdahulu….!!!!

      •  

        Zaman now masih merakit, apa jadinyaa

        Tapi russia sebentar lg akan mencetak masal heli tempur baru & tercepat

        Hahhaahaaaa

        •  

          dari pada engak sama sekali ….lagian kita juga kan engak punya industri yang dapat mendukung untuk membuat tuu barang….!!!
          laa kamu ini biji mana katanya engak usah punya heli serbu….!??!?kalah sama tank jaman saiki…!!!

          •  

            Bukan mengenai industri, tapi sumber daya manusianya belum memiliki keahlian memulai dari nol hingga selanjutnya, yaa cuma merakit doang.

            Tapi tank tempur, tank angkut & heli tempur itu yaa dibutuhkan juga, yg tidak dibutuhkan lg adalah meriam howitzer karena tank tempur sudah bisa menggantikanya dgn meriam 155mm yg dimiliki tank tempur, tapi tank tempur sekarang ini yg juga memiliki rudal panggul penghancur pesawat & heli yg dipersiapkan personel tank tempur

            Hahhaahaaaa

          •  

            mosok siih ….laa kemana pakar fisika kimia kita….apa engak ada pakar metalurgi…??? engak kali haa …yang ada tuu engak adanya kemauan serta dana untuk memulai…!!! laa sebelah aja udah ada industri komponen pesawat mosok kita belum ada…laa dulu ada tapi udah pailit…jadi troma males mulai lagi…mungkin takut gulungan tikar lagi….!!!

          •  

            Lagi mudik kalleeee

            Hahhaahaaaa

          •  

            Kita buat heli seperti Cougar dan Puma walopun cuma Fuselage jelas butuh kemampuan metalurgi yg bagus yg sesuai dg standar Airbus. Itu jelas2 kita sudah menguasai metalurgi pembuatan badan heli. Yg susah kan mesin dan sistem elektronik dan Avioniknya.

    •  

      ” yang tidak dibutuhkan adalah meriam howitzer karena tank dg meriam 155 mm sudah bisa menggantikannya”.. (Halata Huha,2017). Bentar, ane mau ketawa dulu. Hhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh

      Dikira karena kalibernya sama jadinya bisa digantikan kali ya?? Kalo maksudnya Artileri Swa Gerak (ASG) Ane paham maksudnya walo sebetulnya tidak tepat juga hanya dipasrahkan pada ASG. Coba Ane mau tanya, gimana caranya tuh tank dg kaliber 155 bisa ngasih bantuan tembakan kalo musuhnya dari balik gunung/perbukitan. Atau musuhnya nembak pake Howitzer dari jarak 15-20 km. Coba, gimana Huha??

  7.  

    Namanya keren, tapi koq bentuknya jelek sih? Masa macan seperti itu?

  8.  

    Itu yang di bawah yang menunjukan artikel sebelumnya… “Helikopter Tiger Jerman Buyar sebelum jatuh”… dan Australia banyak mengeluhkan kondisi Helikopter Tiger mereka yang bahkan tidak dalam kondisi siap tempur, cenderung bermasalah…