Feb 032018
 

dok. Pejuang Hizbullah mengoperasikan peluncur roket Katyusha buatan Rusia. ©Hassanlamaa22 via wikimedia.org

JakartaGreater.com – Pasukan AS tiba di Israel untuk ambil bagian dalam latihan militer bersama dengan pasukan Israel akibat ketegangan yang terus meningkat dan ancaman Hizbullah akan menggempur Tel Aviv dengan roket, seperti dilansir dari laman Sputnik.

Pada latihan militer gabungan AS-Israel, Juniper Cobra yang terakhir pada tahun 2016, lebih dari 3.000 tentara AS ikut ambil bagian, menurut sebuah laporan oleh Jerusalem Online.

Latihan tersebut,  akan mensimulasikan serangan rudal besar-besaran secara simultan terhadap Israel dari perbatasan selatan dan utara, menurut Channel 10 News Agency.

Tahun ini, latihan perang tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan dengan pejuang Hizbullah yang berbasis di Libanon, karena mengancam akan menembakkan rudal ke wilayah Israel jika tak berhenti membangun tembok di perbatasan Lebanon.

Sementara itu Menteri Energi Lebanon Cesar Abi Khalil mengklaim bahwa Libanon akan mengeksplorasi minyak dan gas di dekat perbatasan maritimnya dengan Israel. Wilayah yang telah diklaim secara sepihak oleh Tel Aviv, sebuah tindakan yang memicu kecaman besar-besaran di seluruh dunia Arab, menurut Washington Post.

Merujuk pada Institut Studi Keamanan Nasional di Universitas Tel Aviv pada hari Rabu, Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman mengatakan bahwa rencana baru pihak Lebanon untuk mengebor ladang minyak dan gas lepas pantai yang di kenal sebagai Blok 9 adalah sangat menantang dan provokatif, menurut Reuters.

Reuters juga melaporkan bahwa Israel telah mengancam akan melakukan perang skala penuh melawan Libanon jika Hizbullah melancarkan serangan terhadap wilayah Israel.

“Tidak seperti Perang Lebanon 2006, tidak mungkin ada gambar penduduk Beirut di pantai sementara orang-orang di Tel Aviv duduk di tempat penampungan. Jika [orang-orang] di Israel duduk di tempat penampungan selama perang berikutnya, semua Beirut akan berada di tempat penampungan, “Kata Lieberman.

Pada tanggal 28 Januari, juru bicara Pasukan Pertahanan Israel Ronen Manelis juga memperingatkan dalam sebuah op-ed mengenai situs oposisi Lebanon Ahewar bahwa perang dengan Israel dapat menghancurkan Beirut mengizinkan Iran untuk mengembangkan rudal presisi di negara tersebut.

Menurut penilaian Angkatan Pertahanan Israel, Hizbullah saat ini memiliki persenjataan setidaknya 100.000 roket jarak pendek dan ribuan rudal yang bisa menjangkau hingga Israel tengah.

Selain sejumlah besar roket dan rudal, Hizbullah mampu memobilisasi hampir 30.000 pejuang dan telah mempersiapkan sistem terowongannya, lengkap dengan ventilasi, kelistrikan dan peluncur roket.

  13 Responses to “Hizbullah Ancam Gempur Tel Aviv, Pasukan Israel-AS Latihan Perang”

  1.  

    Babak baru sinetron ala mamarika dan anak susuannya!he3. Wahyudi mah bgt semua diklaim punya dia ditambah dukungan ibu susuannya! Proyek Israel Raya terus berlanjut, perang akhir Zaman semakin dekat!

    •  

      BARBARIKA DAN ZIONIS KHAWATIR DENGAN IRAN YG MEMILIK RIBUAN PEJUANG DAN MEMBANGUN SITUS RUDAL DI LEBANON DAN SURIAH.

      IRAN BERSAMA SEKUTUNYA SURIAH, HIZBULLAH LEBANON, HARAKAT HIZBULLAH AL-NUJUBA ATAU HIZBULLAH IRAK DAN MILISI SYIAH DARI SELURUH DUNIA SIAP MENGHADAPI PERANG BESAR.

  2.  

    Katsuya..murah meriah…efektif…

  3.  

    Pengen tau gmn reaksi si saudi melihat kawan dekatnya di gertak sambal sama hizbullah..

  4.  

    SAYA RASA PEJUANG SUCI HIZBULLAH TIDAK AKAN MEMULAI PERANG DULUAN. ZIONIS JANGAN MEMBANGUNKAN MACAN YG SEDANG TIDUR.

  5.  

    Ini semua gara2 British, itu negara timur tengah di bikin kotak2 agar mudah di pecah2 dan di belah2….

  6.  

    Wah seru nih Ganas V.S Ganar sebagai opening war sebelum Hizbul V.S Yudi . Kkkk …