May 042017
 

HMS Audacious, kapal selam bertenaga nuklir kelas Astute ke-4 Royal Navy, dalam upacara peluncuran pada hari Kamis (27/04/2017). © Owen Humphreys

Kapal selam terbaru Kerajaan Inggris telah diluncurkan pada akhir April dan dibangun untuk dengan kemampuan siluman. HMS Audacious, secara teori itu mampu bertahan di bawah air selama 25 tahun tanpa perlu muncuk ke permukaan, seperti dilansir dari The West Morland Gazette.

HMS Audacious, diluncurkan di aula dermaga BAE Systems di Barrow-in-Furness, Cumbria, sebagai salah satu dari tujuh kapal selam kelas Astute, yang di rancang untuk menjadi kapal selam tersenyap di dunia.

Kapal selam tersebut diatur untuk mulai beroperasi pada tahun 2018 dan dilengkapi dengan reaktor nuklir yang cukup besar (mampu memberikan daya pada kota seukuran Swindon).

HMS Audacious telah dirancang sedemikian rupa sehingga tidak memerlukan untuk mengisi bahan bakar hingga 2043. Mereka juga mampu menempuh jarak ratusan mil dan kedalaman menyelam maksimum mereka dirahasiakan.

Tujuh kapal selam kelas Astute akan menggantikan kapal selam kelas Swiftsure yang saat ini sudah pensiun seluruhnya, serta kapal selam kelas Trafalgar, yang diluncurkan antara tahun 1983-1991 yang akan dinonaktifkan dalam sepuluh tahun ke depan.

Mereka dirancang untuk tetap tersembunyi disuatu tempat dilautan di seluruh dunia selama berbulan-bulan dan bahkan bertahun-tahun. Air tawar diperoleh dengan penyulingan air laut dan oksigen dihasilkan dengan memisahkan air (H2O). Sedangkan gas karbon dioksida (CO2) dilepaskan menggunakan perangkat khusus.

Namun tentu saja HMS Audacious beserta saudaranya – kapal selam Astute, Ambush, Artful, Anson, Agamemnon dan Ajax – akan kembali ke pelabuhan sesekali dan tentunya kapal selam tidak akan berubah menjadi abu-abu di bawah air.

Cadangan makanan mereka biasanya dapat bertahan selama tiga bulan didalam air – jauh dari cahaya alami dan udara segar – memberi beban besar pada kesehatan fisik dan mental para awak kapal selam.

“Satu-satunya batasan tentang berapa lama waktu yang akan mereka habiskan di bawah air dan di lautan adalah makanan, kapal dapat menghasilkan air dan udara sendiri. Patroli terpanjang yang pernah ada adalah selama 108 hari – kapal selam Polaris“, menurut Lord West of Spithead, mantan laksamana dan juga komandan NATO kepada Sputnik News.

“Mereka sangat pandai dalam pengumpulan data intelijen, menenggelamkan kapal selam lain dan juga penyangkalan laut. Mereka bahkan sangat sesuai karena bisa mendaratkan pasukan khusus tanpa perlu muncul ke permukaan”, tambah Lord West.

Tapi menurutnya, Angkatan Laut Kerajaan Inggris membutuhkan delapan unit, bukan tujuh kapal selam kelas Astute agar ideal.

Meskipun kapal selam kelas Astute bertenaga nuklir, cukup disayangkan mereka hanya bisa membawa torpedo Spearfish dan rudal jelajah serang darat Tomahawk, bukannya hulu ledak nuklir.

Angkatan Laut Kerajaan Inggris hingga saat ini memiliki empat unit kapal selam yang mampu membawa pencegah nuklir Inggris, yaitu rudal Trident buatan Amerika Serikat. Pemerintah Inggris telah mengumumkan bahwa pihaknya telah berencana untuk mengganti kapal selam kelas Vanguard dengan kapal selam kelas Successor, sehingga mampu membawa rudal baru yang saat ini sedang dibuat di Amerika Serikat.

Partai Buruh telah terbagi akibat isu pembaharuan rudal Trident. Pemimpin partai, Jeremy Corbyn beserta sebagian besar anggota partainya meyakini bahwa Inggris harus membuang senjata nuklir pemusnah massal dan tidak akan pernah pernah menggunakannya, terutama yang bisa memusnahkan miliaran orang.

Namun kebijakan resmi Partai Buruh tersebut tetap mendukung Trident, seperti yang telah dinyatakan oleh Tony Blair dan selanjutnya Gordon Brown serta Ed Miliband.

Perdana Menteri Kerajaan Inggris, Theresa May telah menyatakan bahwa Partai Buruh yang berada di bawah Corbyn sangat lemah dalam pertahanan dan anggota parlemen Partai Buruh untuk Barrow, John Woodcock baru-baru ini mengatakan: “Saya tidak akan pernah memilih Jeremy Corbyn untuk menjadi perdana menteri Inggris”.

Situs berita Wired menyebut bahwa Stuart Godden, Direktur Teknis untuk Kapal Selam BAE Systems, telah membandingkan kesulitan membangun HMS Audacious sama seperti pesawat ruang angkasa Space Shuttle oleh NASA.

“Mereka punya 5-7 orang awak, kita punya 97 orang atau lebih. Mereka pergi keluar selama beberapa minggu, kita bisa 90 hari. Mereka biasanya hanya melakukan 100 misi, kita punya 25 tahun untuk beroperasi”, kata Stuart Godden.

“Dari segi lingkungan, mereka berada 200 mil di angkasa, kita ratusan meter di bawah laut. Sangat aman di atas sana, karena tanpa tekanan ataupun korosi, sedangkan di lautan sangat tinggi tekanan dan tingkat korosifitasnya”, tambah Stuart Godden menyimpulkan.

Will Blamey, Managing Director Kapal Selam BAE Systems, mengatakan dalam acara makan siang: “Kita sekarang berharap dapat bekerjasama dengan para kru Audacious untuk bersiap menjalankan uji coba laut, sebelum kapal selam ini bergabung dengan kakak-kakaknya yang telah bersama dengan Angkatan Laut Kerajaan Inggris”.

  33 Responses to “Kapal Selam Astute HMS Audacious Menyelam “Nonstop” 25 Tahun”

  1. Kapalnya sih tahan, tapi masalahnya si “dedek” tahan gak yah? 😛 xixixix

  2. Kasel nuklir emang lama kalo buat nyelam ketimbang kasel diesel elektrik,cuma harganya sangat mahal berikut biaya operasionalnya. Hanya negara yg mampu saja yg bisa memiliki. Keunggulan kasel diesel elektrik selain biaya produksinya yg murah juga biaya operasionalnya jg murah,tapi tingkat kesenyapan lebih baik ketimbang kasel nuklir,krn memakai elektrik saat nyelam.

  3. kapal selam yang panjangnya 64 m ? hmmm …

  4. namanya unik dari huruf A semua

  5. Kalo boker bijimana?? 50 orang x 100 hari x berat pub x 2 kali sehari =…..???? Mungkin ada yng bisa hitung… Mana tn. Phd

  6. Kasihan awaknya.. di bikin unmanned saja

  7. Bisa bisa waktu nyembul lg sdh ganti 5x kepala negara dan sdh gk kenal panglimanya..
    Atau mlh bagian inventaris dan perbekalan sdh lupa klo pny kasel tsb..

  8. @wong ganteng

    saya sedang mengulas kapal selam dari link true story hiu kencana di atas … mohon maaf kalau menimbulkan salah faham … hehehe …

  9. oh makasih artikelnya mantap min…hihi

  10. mama eli terinspirasi dari malon, ks nya nyelem engga nimbul lagi selamanya.

  11. Gawatt ane nggak mau jadi krunya..sumpah nggak tahannnnn..mabuk.

  12. brani nggak berpatroli ampe masuk laut bering…????

  13. artikel bikin bingung
    kenapa dibilang tetap butuh 8 dan sekarang masih ada 7, sedangkan buatnya kan juga 8
    jadi yang 1 kemana perginya
    apa yang ghoib di salah satu selat dan jadi salah satu hantu laut jelas amaxlamfyre

  14. di palembang banyak…. tinggal di deploy buat patroli

  15. Yang jelas salah satu kelebihannya adalah data kemampuan yg masih rahasia.

  16. menyelam selama 25 tahun ..sy g bisa bayangin..bagai mana nasib crewnya selama 25 th di dalam ks …hihihi edisi iseng aj bayangin..

  17. La wong kasel AS aja menyelamnya limited by food supply doang , ya masih hebat kasel sebelah itu yang katanya ……ah sudah lah

  18. Memang Ini Kasel Bisa Nyelem Selama 25 Tahun. Tapi Stock Makanan Cuma Tersedia Untuk 3 Bulan… Dan Ini Kasel Masih Gk Ada Apa Apanya Sama Kasel Scorpung Punya Malaysia. Sekali Scorpung Malay Nyelem.Itu Scorpung Gk Bisa Nyembul Untuk Selamanya…

  19. Kalau kasel ini dijalanin sama crew malon, mungkin nasib nya kayak scorpene juga kale xixixi

  20. Kasel Astuti selain berteknologi canggih tampaknya juga mempunyai desain yang terbaik diantara kasel2 kelas dunia lainnya, …. desain/prototype nya boleh juga dipertimbangkan utk desain/protype Kasel Nasional buatan PT. PAL kita dimasa yad?

  21. Kasel Astuti selain berteknologi canggih tampaknya juga mempunyai desain yang terbaik diantara kasel2 kelas dunia lainnya, …. desain/prototype nya boleh juga dipertimbangkan utk desain/protype Kasel Nasional buatan PT. PAL kita dimasa yad?

  22. Gak kebayang gmn jd awak kapal selam, jarang nimbul selalu dalam ruangan yg sangat terbatas dan juga urusan bawah! Tabah sampai akhir!

 Leave a Reply