Apr 162017
 

Dibangun antara tahun 1993 dan 1998, HMS Ocean telah menjadi kapal serbu amfibi utama Angkatan Laut Inggris. Berbobot 21.000 ton, dengan kecepatan 18 knot dan dapat membawa sampai 18 helikopter. HMS Ocean juga memiliki fasilitas untuk mengangkut dan mengerahkan perahu pendarat, pasukan marinir, dan kendaraan darat.

Singkatnya, HMS Ocean adalah kapal amfibi yang cukup besar, dengan pelat datar pendaratan helikopter yang luas. Dengan umur yang masih tersisa beberapa tahun, dan menjelang selesainya pembuatan dua kapal operator besar HMS Queen Elizabeth dan HMS Prince of Wales, Angkatan Laut Inggris sudah tidak membutuhkan lagi HMS Ocean.

Harga yang diminta untuk HMS Ocean sebenarnya cukup murah, dilaporkan sekitar US$ 75 juta, dan bisa diangsur. Tentu saja, biaya untuk pemeliharaan dan pembelian helikopter maritim akan lebih besar, tetapi juga harus dikelola oleh Angkatan Laut yang sudah memiliki pengalaman mengoperasikan helikopter maritim.

Angkatan Laut Indonesia menghadapi masalah strategis dan operasional yang sama dengan Malaysia. Dengan luas wilayah lautan yang lebih luas dan juga menjaga kemampuan HA / DR (High Availability / Disaster Recovery), memiliki kapal amfibi yang besar seperti HMS Ocean bagi Indonesia sangat tepat.

Kapal operator helikopter HMS Ocean juga bisa membantu Indonesia mengembangkan keahlian untuk mengoperasikan kapal perang generasi masa depan.

The Diplomat

Bagikan Artikel:

  97 Responses to “HMS Ocean Mungkin Tepat Dibeli Indonesia”

  1. Nggak istimewa, tinggal memperbesar LPD dah jadi kapal induk helikopter

    • Berarti judulnya diganti “HMS Ocean Mungkin Tidak Tepat Dibeli Indonesia”.
      (masih pake kata “mungkin” karena belum dihitung-hitung sama bung TN, PhD).

    • ATM (akuisisi. Tiru. Modifikasi) + kloning dengan Makasar Class..

    • Di Indodefence 2014 lalu kalau tdk salah, UAE kagum dengan kemampuan PT. PAL. Sampai² bertanya apakah bisa LPD PT Pal diperbesar menjadi sepanjang 200 m (atau 240 m – – saya lupa yg mana)

    • Meskipun diperbesar, ya tetap saja masih sekelas LPD, bukan LHD, beda jenis bung.

      Contohnya saja San antonio class, Berat tembus 25.000 ton, Tapi cuma sanggup angkut 4-6 helikopter. Kenapa? Karna LPD, bukan LHD

      Jd meskipun LPD kita diperbesar, tetap saja gk akan jd LHD, cuma mentok di kelas LPD.

    • PT Pal blom punya contoh kapal apalagi punya pengalaman membangun kapal dengan beban berat di samping spt kapal tsb diatas. .
      Kalo indonesia beli kapal HMS Ocean, ntar anak2 bangsa bisa mencontoh model konstruksi kapal induk ini.

      • Pt pal sdh punya konsep LHD, krn pt pal sdh bisa buat kapal tanker besar, dgn basic kapal tanker besar itu, sdh dibuat konsepnya, hanya saja blm dibutuhkan oleh TNI, operasional kapal induk lebih mahal dibandingkan dgn membuat basis2 operasi di pulau2 seluruh indonesia, jd klo dibilang pt pal blm bs buat, tolong dibaca lagi bung, krn pt pal sdh pernah buat kapal tanker besar, klo ga salah namanya star

  2. Test

  3. semua cocok, duitnya yg g cocok

  4. Murah abisss

    Boleh juga nih, kalau dibeli PT PELNI.

    Nanti tinggal yang operasikan TNI AL.

    Sama seperti skema pembelian A400m oleh Pelita Air.

    Xixixi

  5. Riskan jika di akuisisi. Biaya utk refurbished yg besar dan pemeliharaan yg tinggi akan menjadi pemborosan. Utk sementara LPD sekelas makasar class sdh cukup utk waktu dekat. Kalo GDP 7% baru beli sekelas LHD yg baru.

    • I agree

    • Exactly! cucok! numpang ah bung Ruskye…apa kabar?

      biaya perbaikan dan maintenance bisa 10x lipat dari harga belinya. plus minimal harus dipasang alat pertahanan dan radar terbaru. plus plus harus memiliki gugus tempur pengawal LHD ini. sekarang tidak usah bicarakan destroyer, fregat siluman tetek bengek kita yang katanya gaib deh (itu juga kalau memang sudah jadi milik kita, kalau ternyata belum atau sekedar sewa-pinjam?? hehe). nah Sekarang yang kelihatan siap beroperasi light fregat, pkr sigma, korvet berapa yang kita punya? itu pun statusnya masih berada diketek koarmabar/tim.
      Kalau untuk jatah AL: 75 juta dollar mending untuk beli atau upgrade melengkapi alutsista semua KRI yang masih bolong-bolong. perbanyak midget yang bisa bawa torpedo mini itu jauh lebih bagus.
      negara kita ini berada di dalam mangkok, dikelilingi dan dikepung. buat apa beli LHD segede gaban, toh tidak akan bisa kemana-mana juga, naik sedikit akan merosot lagi kebawah dasar mangkok. dalam kondisi perang iseng-iseng lewat dari ZEE kita bakalan habis itu LHD rata sama laut jika tidak ada gugus tempur pengawalan yang memadai. saat ini yang kita lebih butuhkan adalah benahin dulu pertahanan kelautan mulai dari plusr. untuk attack tidak perlu banyak tetek bengek mau beli ini itu yang tidak berguna, cukup perpaduan Pespur plus Fregat VLS support (kan belum nongol destro nya) plus KS.
      Fregat+KS missiles attack range wajib up to 1700-2500 KM.
      btw, satelit militer kita juga belum beroperasi toh. we are still far far away from “blue water navy”. maybe someday, if it’s really needed tho’. dalam kondisi genting saat ini dan klimaks 2 tahun kedepan, we must think what we needed! bukan what we want!
      Dan bicara AU, satu hal lagi yang harus diingat, beli pespur banyak-banyak kalau masih kurang pilot tempur yang “Qualified” buat apa? kita ini masih kekurangan pilot tempur, training konversi dari F5 + Hawk belum cukup memadai.
      Pilot dan awak KS memang sedang digodok dan pelatihan di dalam dan luar negeri. tapi bibit bibit tetap dibutuhkan sebagai penerus dari yang akan gugur berperang. lihat pergerakan China, AS, UK, AUSSIE saat ini. baik yang diatas meja maupun dibawah meja. dibalik tirai pun ada yang bermain.
      “Perbanyak” SAM dan perkuat daya endus Radar! sebagai antidot minimalisnya.
      Bung Ruskye setuju pasti sama saya? harus ah. :)
      Salam hangat. sehat selalu.

      • Apa Kabarnya Papa Augusta?… hihihi Lama Gk Muncul…

        • Bung Jimmy.. Alhamdulillah? baik, apa kabarnya Anda?
          saya muncul jarang tapi terus memantau hehe.
          waduh sepertinya saya lupa.. karena anda ganti nickname nih.
          Nah saya ada satu pertanyaan nih untuk Anda selaku spesialis “Russian things”, begimane itu PakFa statusnya, mesin nya masih turun bero’ tidak untuk ngangkat itu pesawat bermanuever? hehe. salam hangat.

          • Hihihi… Alhamdullilah Baik…Saturn Izdeliye-30 Masih Banyak masalah Bung Augusta… :D

      • Sudah lama…tidak terdengar…kata “SEGEDE GABAN”…hihihi…

      • Harga 76jt dolar kaya’ beli 1 unit pesawat Gripen aja. beli aja deh untuk pangkalan di tengah laut.

  6. Lumayan Lah Di beli Sebagai Flagship,Bantuan SAR,Penyuplai Kendaraan/Bahan Pangan Ke Daerah Terpencil…

  7. Dengan kondisi anggaran militer Indonesia saat ini, SSV dari PT PAL lebih realistis untuk diakuisisi

  8. Mungkin ini bakal cina lagi yg beli!

  9. Hihihi… Mau Buru Pertamax Tapi Artikel Baru Gk Bisa di Buka… http://jakartagreater.com/pesaing-oa-x-terus-berjatuhan-seperti-lalat/

  10. 21.000 ton klo di kilokan bersihnya berapa duit ya? 😆

  11. udah janji lo ya nggak akan beli alutsista bekas lagii..,
    kalo bohong nanti hidungnya panjang lo

  12. Kalo bikin LPD sendiri, pengalaman dan pelajaran akan lebih banyak.

  13. Gak perlu beli alutsiata bekas biarpun punya nama besar. Aplg hanya sekedar kapal pengangkut helikopter, indonesia sangat mampu membuat sendiri dengan lebih besar kapal lcs buatab pt. Pal. Indonesia msh berjuang utk mendapatkan kapal induk sbg penjaga penjuru laut utk bisa didarati psawat tempur dan basis militer terluar wilayah nusantara.

  14. Gak perlu beli alutsiata bekas biarpun punya nama besar. Aplg hanya sekedar kapal pengangkut helikopter, indonesia sangat mampu membuat sendiri dengan lebih besar kapal lcs buatab pt. Pal. Indonesia msh berjuang utk mendapatkan kapal induk sbg penjaga penjuru laut utk bisa didarati psawat tempur dan basis militer terluar wilayah nusantara.

  15. Tdk mungkinlah diberikan indonesia krn pengaruhnya besar untuk penguatan militer indonesia. Ingat ada singapura malay jg aussie. Inggris nda bodoh bro. Usa inggris tdk mungkin buat militer indonesia kuat di kawasan. Mimpi bro.

  16. Beli..cepat..murah..coy untuk pembedahn mbuat kapal yg lebih besar d samping untuk mobilitas..hemat coy..kalau baru nunggu.y berapa tahun..terus mahal…beli..beli..3x .

  17. kira2 teknologi di LHD apa saja yg tidak ada dalam LPD?
    mohon yg sepuh dan berilmu ngasih pencerahan

    • Mungkin perbedaan utama ada pada desain bung. Bentuknya beda 😆 😆 😆

    • Hihihi… Saya Belum Sepuh Jadi Gk Perlu Saya Jawab…

      #Only Kidding

    • Trus bagaiman saya ini harus bersikap bung anu….karena saya memang sudah sepuh tapi kurang berilmu (sambil garuk-garuk kepala)…?

    • Teknologi LHD yg tidak ada pada LPD salah satunya , teknologi H.. ….Hahaahhahahahahahahah

    • beda jenis kontruksi lambungnya. bisa di lihat LHD memiliki kontruksi yg harus bisa membuat kapal tetap seimbang walaupun tidak ada muatan di dek (heli) ruang kontrol komando ada di samping sejajar, kalo LPD ruang kontrol komando berada di tengah.

      saya yakin di kontruksi yg membedakan. LPD kita walaupun di perpanjang bakal percuma krn tetap tidak bisa memuat heli lebih dari 4 design ruang kontrol di samping layaknya kapal induk memang sangat tepat untuk mengefisiensi ruang utk landing helicopter.

      kalo teknologi antara LPD dan LHD tergantung bung anu membedakanya dari LPD yg punya lokal atau LPD yg punya inggris jg. wong LPD lokal ama LPD asing aja technology kita beda jauh.heheehhehe semua tergantung uang

      • tepat sekali bung.

        Walaupun LPD kita diperbesar, tetap saja masih sekelas LPD, gk akan jd LHD. Karna memang beda Design.

        Contoh kecil saja, Perbandingan antara San antonio class dgn mistral class. Berat hampir sama, tapi Daya angkut heli-nya beda jauuuuuuuuhhh……
        San antonio cuma mampu angkut max 4 Heli. Sdgkan Mistral mampu angkut Max 35 heli. Kenapa? Karna San antonio adalah LPD, sedangkan Mistral adalah LHD.

      • Selain itu pada bagian deck/hanggar, cargo hold, hatch coaming, hatch cover. sytem hydrolic, dll pasti butuh perhitungan yg berbeda.. karena beban yg ada di deck lebih berat dari pd deck di LPD..

        Utk radar dan sistem kontrol juga berbeda,, karena beda fungsi antara LPD dgn LHD.. hanggar LHD bisa dikondisikan utk landasan pesawat tempur dgn penambahan SVTOL.. yg artinya bisa dikondisikan jd kapal induk.. makanya china langsung mencak2 pas jepang ngebangun LHD yg otomatis doktrin jepang berubah jd negara agressor..

  18. Beli cepat..murah nanti keburu d sambar negara lain…baru di upgrade ..tu..ga bakaln rugi..beli..3x

    • Nah Itu Juga Bener Padahal Ini Kapal Barusan Di Upgrade Loh… Kan lumayan Bisa Buat Flagship,Bantuan SAR,DLL… jadi Gk Papa Klau Di Beli Lagipula Ni Kapal Belum Tua2 Amat Masih 20 Thn Jadi Masih Bisa Di Pertahankan Sampe 20 Thn Lagi…

  19. Perbanyak LPD saja.

  20. memang sebaiknya kita membeli kapal ampibi ato kapal induk helikopter seperti ini kalo kita memang niat untuk mulai mengoperasikan kapal pendarat dan kapal serbu seperti ini,…karena dengan membeli kita bisa melihat fitur2 apa aja yg perlu dan dibutuhkan dalam sebuah kapal serbu helikopter dan pandarat tank.mungkin kita bisa membuat kapal dengan ukuran besar,..tapi kita masih buta fitur apa aja dan pendukung apa aja yg dibutuhkan dalam satu gugus tugas kapal serbu dan pendarat tank. jadi singkatnya kita beli untuk kita pelajari. lalu kita buat sendiri. :D

  21. Mending beli Mistral Class aja dari DCNS, biar bisa joint sm PT PAL

  22. Harga Bebagai Jenis LHD…
    Wasp=1.1 Milyar USD
    Mistral=475-550 Jt USD
    Cavour=2-2.2 Milyar USD
    Juan Carlos=700 Jt USD Tahun 2009 Mungkin Sekarang Sekitar 1.2 Milyar USD
    Dokdo=330Jt USD tahun 2005 Mungkin Sekarang Sekitar 500-625Jt USD
    Izumo=1-1.1 Milyar USD…

  23. beli…..
    ditawar lagi ……
    upgrade lagi ……….

  24. pt.pal sebenarnya sudah mampu bikin kapal kelas ini …..

    atau. bikin yang banyak LPD banjarmasin class …………….

  25. Test

  26. PT PAL sudah bisa buat kapal STAR 50.000 dwt, tinggal di modif u.bikin yang seperti ini. masalahnya TNI AL mau beli atau tidak,. masalah radar, senjata dan perlengkapan militer kan urusan USER yang punya mau pal tinggal instal. kenapa harus beli lagi dari luar ?

    • Mumpung Murah Bung Dan Belum Tua2 Amat…

    • dari dulu pal sudah bisa bikin star 50000dwt tetapi kenapa harus akuisisi makasar class dari korsel ? karena teknologinya berbeda. demikian pula dengan design lhd ini. design lhd ini ditambah teknologi ketapel bisa untuk mengoperasikan f-35 stovl. teknologi kapal militer bisa jadi beberapa kali lipat kesulitannya dibanding kapal niaga.

  27. Sekalian aja bikin kapal induk, selain daya angkutnya banyak juga bisa untuk nakut-nakutin tetangga.

  28. untuk membuat lambung kapal dan superlift serta terdiri dari banyak dek sepertinya Indonesia mampu untuk jenis ini,,
    tapi untuk mengintegrasikan teknologi sementara belum,, dibutuhkan masih banyak industri pendukung yg terkait,,
    bagi saya sebaiknya difokuskan dulu pengembangan radarnya, sejalan dengan harapan saya sebagai bagian dari skala prioritas kemandirian..

  29. Kalau boleh dgn harga Rp 100 milyar ntar sy carikan pembeli nya dah… :D

  30. Boleh jg dibeli sebagai pembelajaran bagi PT.PAL dan TNI!

  31. Buat angkut sapi ke slutuh plosok indonesia, lumayan skali angkut bs pluhan ribu ekor…biar harga daging ga mahal…

  32. HMS Ocean gak cocok di pake di alur laut indonesia karna kapal ini bisa kandas di laut indonesia yg kebanyakan dangkal,lagian jg kapal ini gak punya ramp door di ekor seperti KRI Banjarmasin yg bisa mendeploy tank2 marinir di tengah lautan yg bisa berenang ke bibir pantai,mendingan KRI Banjarmasin diperbesar 2 atau 3x terus di design geladaknya seperti LHD atau geladak kapal amphibi….indonesia itu butuh kapal MultiRole Support Ship (MRSS) artinya selain bisa seperti kapal serbu amphibi yg bisa memuat helikopter tempur,kapal ini jg dapat mendeploy tank2 marinir ditengah lautan yg akan berenang ke bibir pantai,selain ke 2 fungsi yg telah disebutkan tadi kapal ini jg bisa mengangkut banyak pasukan misalnya bisa mengangkut 500 pasukan dan jg bisa mengangkut puluhan truk selain tank dan bisa jg mengangkut perbekalan pasukan,di jerman malahan MRSS mereka ada fasilitas rumah sakitnya

  33. Sepertinya inggris iri dengan hasil deal dengan papa frank jadi digoda dengan HM Ocean setelah OHP asu ditolak dengan halus.
    Mereka tahu sasarannya kita mistral jadi digoda dengan sekelas tapi bekas dengan harga diskon pula… Berita mistral singgah di pulau S ko ga ad ya…

  34. Test

  35. serahkan ke PT.PAL. semua bisa,,,,asal di percaya PASTI bisa..

  36. ga ada salahnya klo kita beli nih kapal,bnyk kegunaannya,buat mudik hari raya lebaran,bencana alam,kclakaan pswt&kpl di laut,sar,penyuplai logistik,pasukan,tank,kndaraan dll..
    harganya pun terjangkau $70 jt’an dan sdh di upgrade 2 thn (2012-2014) jdi kita tnggal pKe aja,menurut aku ya,menurut kalian?? berikan alasannya yg masuk akal.

  37. mayan sih….ga perlu dlu senjata macam kapal induk beneran macam negara blue water navy…yg diutamakan mesin ma body gak keropos…radar bolehlah……bisa jadi floating base di negara maritim…dri pada ide macam kapal tongkang dri tetangga…

  38. Sebaiknya dibeli…..formalits sebagai Kapal Angkut Bantuan dan SAR dipasang sticker Palang Merah dan Bulan Sabit ……tapi dalamnya diberi Yakont dan Umkontho…. sambil dipasang prototype launcher untuk R-Han …..sudah ngeri juga ni kapal.

  39. wah padahal yg tertarik Brazil nyambung ke indonesia.

  40. Kalaupun dibeli siapa yang akan mengawal, KRI kita aja masih sangat kurang dan belum ada KRI yang dilengkapi rudal yang mumpuni untuk mengawal kapal ini .

  41. Mantaap ya….takutnya 1 paket..F15,subsidi bbm,listrik dan penyewaan NATUNA…untuk militer US.spt yg dihembuskan the kamerat…wkwkw

  42. DIBELI AJ, BUAT DI KLONING, SEPERTI LPD – KOREA

  43. Jangan beli barang bekass … udah byak pengalaman beli rongsokan nyawa prajurit TNI jd taruhan

  44. Indonesia bisa aja beli nih LHD tpi harus ada ToT……klo diperbolehkan ToT sma Inggris beli aja dlu yg ini terus dikembangin+dibuat sma PT.PAL biar gk beli mlu dri luar

  45. Bagaimana kalau duit 75 juta dollar amerika itu digunakan untuk riset dan pengembangan rudal dalam negeri, diantaranya untuk menciptakan rudal pertahanan pantai berjarak tembak 300 km saja terus tempatkan di lokasi2 strategis pokoknya siapa berani mengacau di wilayah laut NKRI maka akan tamat dihajar ratusan rudal pertahanan pantai ini

 Leave a Reply