Dec 142014
 
 Sofyan Djalil. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo


Sofyan Djalil. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

Jakarta – Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan pemerintah akan mengambil kebijakan baru untuk harga bahan bakar minyak sebelum akhir tahun. Hal ini dilakukan sebagai respons setelah harga minyak dunia turun.

Sofyan mengatakan pemerintah masih mengkaji langkah yang akan diambil, termasuk merevisi harga BBM. “Revisi harga termasuk salah satu opsi yang dipikirkan. (Penurunan) akan diperhitungkan sesuai dengan turunnya harga minyak dunia,” kata Sofyan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jumat malam, 12 Desember 2014.

Menurut Sofyan, pemerintah tengah mengkaji tiga opsi. Salah satunya penurunan harga BBM. Namun Sofyan mengatakan opsi akan dipertimbangkan kembali mengingat harga rata-rata minyak dunia saat ini masih jauh lebih tinggi dibandingkan acuan lama pada 2004.

Sofyan mengatakan kebijakan yang akan diambil bersifat permanen. Namun Sofyan menolak merinci tiga opsi yang tengah dikaji pemerintah. “Sebelum akhir tahun akan diumumkan kebijakan permanen, yang paling baik akan kita ambil,” katanya.

Saat ini harga rata-rata minyak dunia berada pada level US$ 60 per barel. Harga minyak jenis Brent turun 45 persen menjadi US$ 62 per barel dibandingkan Juni. Sedangkan minyak Light Sweet kini dipasarkan pada level harga US$ 58,74 per barel. (Tempo.co).


image

Presiden Joko Widodo (Antara / Andika Wahyu).

Presiden Joko Widodo, alias Jokowi menyatakan bahwa Pemerintah akan mengoreksi harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, menyusul penurunan harga minyak dunia. Pemerintah, kini sedang menghitung ulang besaran harga bensin, menyesuaikan harga minyak dunia.

“Tentang bagaimana sikap harga BBM, dengan turunnya harga minyak dunia, sekarang sedang kita hitung opsi-opsi yang akan dilakukan,” kata Presiden kepada wartawan di Jakarta, malam tadi. Menurut Presiden, Menteri Perekonomian sedang merumuskan kebijakan atas penurunan harga minyak dunia.

Kepala Negara berjanji akan mengumumkannya sebelum tahun ini berakhir. Tetapi, dia tak menyebutkan bahwa harga BBM bersubsidi akan diturunkan. Presiden hanya mengatakan bahwa Pemerintah memiliki tiga pilihan, meski tak disebutkan secara detail. “Enggak diumumkan sekarang. Sebelum akhir tahun kita akan umumkan,” katanya.

“Akan diperhitungkan, dengan turunnya minyak dunia akan dirasakan rakyat. Revisi harga, termasuk opsi yang dipikirkan,” Presiden menambahkan.

Harga minyak dunia kembali anjlok ke posisi terendah selama lima tahun terakhir. Prediksi melimpahnya minyak akan bertahan hingga paruh pertama tahun depan, diduga jadi penyebabnya. Di New York Mercantile Exchange, minyak mentah untuk pengiriman Januari turun US$2,79, atau 4,2 persen, di level US$63,05 per barel.

Minyak mentah Brent, pengiriman Januari di ICE Exchange Futures London, turun US$2,88, atau 4,2 persen, di angka US$66,19 per barel. Patokan Eropa ini merupakan penutupan terendah sejak 29 September 2009. Sebagian analis masih bearish pada harga minyak. Adalah laporan terbaru tentang pengeboran Amerika Serikat dan ekonomi Jepang yang memukul sentimen pada perdagangan hari Senin, kata Tim Evans, seorang analis energi berjangka.

“Sebuah revisi produk domestik bruto (PDB) Jepang dan kekhawatiran atas perlambatan pertumbuhan di Tiongkok dan Zona Euro juga menekan sentimen pasar,” Evans menambahkan dalam sebuah catatan Senin, atau Selasa 9 Desember 2014 waktu Indonesia, dikutip dari laman MarketWatch. (Viva.co.id).

  114 Responses to “Hore…,Harga BBM Turun di bulan Desember”

  1.  

    AKIBAT TERBURU-BURU dan tidak mengikuti perkembangan internasional ya itu akibatnya. Katanyakan gak naikin harga BBM cuma menghilangkan subsidi.

    Harga barang sudah dinaikkan, angkot juga sdh matok tarif sendiri, bahkan tukang ojek juga

  2.  

    :loveindonesia

  3.  

    Khusus minyak bumi biar pakai harga keekonomian biar tidak ada gejolak akibat kenaikan harga bbm , situ mau naik kendarann pribadi yaa jng ngedumel bli bbm mahal , mau murah ya jalan kaki saja :travel :2thumbup

  4.  

    Masyarakat Indonesia secara umum sdh terjebak dgn HARGA BBM, sdh keenakan dininabobokan oleh subsidi harga BBM, ketika pemerintah menaikan harga BBM, masyarakat protes, marah, mencaci-maki, demo, turun ke jalan, bakar ban bekas dst, seolah ngga mau tahu mengapa kebijakan yg tdk populer itu harus diambil pemerintah :

    1). dana yg tersedia utk pebangunan sdh tdk mencukupi, spt pelayanan masyarakat, tunjangan kesehatan, subsidi pendidikan dari SD s/d SMA, subsidi pupuk, benih utk petani, bantuan permodalan utk nelayan spt untuk pengadaan kapal2 yg modern, permesinan, mesin pedingin utk ikan, pebangunan waduk, pembangunan jalan, jembatan, sekolah dst.
    juga penguatan pertahanan negara sektor militer berupa memodernkan peralatan militer, kapal, panser, kapal selam, radar, pesawat tempur dst juga terganggu atau terlamat dimodernisasi krn keterbatasan dana

    2). di sisi lain SUBSIDI BBM dari thn ke thn terus membesar thn 2014 ini sekitar Rp.270,- Triliyun, thn 2015 besok dianggarkan menjadi Rp.320,- Triliyun, PEMBOROSAN, BUKAN SEKTOR PRODUKTIF, TDK TEPAT SASARAN, hanya dinikmati oleh kalangan tertentu saja

    Kita harus sadar tdk selamanya kita mempergunakan BBM, dari analisa para ahli cadangan minyak bumi Indonesia AKAN HABIS SEBELUM THN 2030, selanjutnya kita mau pake apa ?….APAKAH TERUS IMPOR BBM DARI LN NEGERI YG MENGAHBISKAN RATUSAN TRILIYUN ITU ?….TIDAK !

    1). sejak sekarang kita melatih diri ukt tdk dininabobokan oleh BBM, dgn beralih ke sumber energi yg lain spt gas, dimana Indonesia masih memiliki cadangan gas yg besar.
    2). dari hasil menaikan harga BBM, kita dorong pemerintah utk segera melakukan riset utk menemukan sumber energi terbaru, yg ramah lingkungan & bisa didaur ulang yg bersumber dari tumbuh2an, sebenarnya sdh dilakukan yg diperlukan adalah intensif lagi, ditingkatkan produksinya sampe pemasalan utk digunakan oleh masyarakat, sehingga Bumi ini bisa berkurang tingkat polusinya, lebih sehat utk kelangsungan generasi y.a.d.

  5.  

    terima kasih bung bowo silet, seandainya banyak orang yg sepakat dgn kita mungkin tugas pemerintah lebih ringan & yg lebih penting Indonesia akan jauh lebih maju, adil pembangunan merata di seluruh nusantara…….salam kenal bung

 Leave a Reply