Sep 062016
 

Senang sekali rasanya setelah mengetahui transfer of technology rudal C-705 dari Tiongkok ke Indonesia, masuk ke dalam rencana kerja pemerintah tahun 2017. Transfer teknologi rudal C-705 ini merupakan bagian dari penguatan industri pertahanan, bersama tiga proyek besar lainnya, yakni :

1) Pengembangan Pesawat KFX/IFX
2) Pembuatan prototype medium tank
3) Habituation roket R-Han 122 B

Dari informasi yang diterima JakartaGreater, 6/9/2016, program kegiatan prioritas dari rencana kerja pemerintah tahun 2017 di bidang penguatan industri pertahanan, memiliki empat sasaran proyek penting :

1) Pengembangan Pesawat KFX/IFX
2) Pembuatan prototype medium tank
3) Transfer of Technology Rudal C-705
4) Habituation roket R-Han 122 B

Mendengar berita ini, gembira sekali rasa di hati. Hati melompat-lompat saat melihat Transfer of Technology Rudal C-705, masuk ke dalam RKP 2017.

Ini artinya proyek rudal nasional melalui ToT Rudal C-705 tetap berjalan pada tracknya. Kita kilas balik dulu, sedikit ke belakang.

Bertempat di Beijing, Tiongkok, pada tanggal 27-28 Agustus 2015 delegasi Kementerian Pertahanan Indonesia dan SASTIND China melakukan review perkembangan hasil pertemuan yang digagas pada DICM ke 3, antara lain proyek : Rudal Anti Kapal C-705, Rudal Panggul QW-3, KS-1A/FK-3 Air Defence Missile, SmartHunter TH-S311/711 of CPMIEC, GCI Radar & DECI Program of CETC, JRSCCS & KCR-60 of CSOC, UAV, PGB, LY-80 Air Defence Missile of ALIT, AA Gun & Ammunition of NORINCO dan sebagainya.

rudal c705

Kerjasama transfer of technology rudal C-705 telah ditandatangani pada tahun 2013, antara Indonesia dan Tiongkok melalui sebuah kerjasama karena kedekatan dan persahabatan dari kedua negara. Hal ini dituangkan ke dalam Kontrak ke 2.

Adapun kontrak ke 3 dari kerjasama rudal C-705, ditandatangani akhir tahun 2014. Sebagai tindak lanjut dari kontrak tersebut, dikirimlah sejumlah rudal C-705 (sesuai kontak ke 3) untuk dilakukan tes uji penembakan oleh Indonesia pada tahun 2015. Persetujuan kredit segera disetujui dan L/C segera dibuka.

Indonesia pun menyiapkan segala kebutuhan untuk uji rudal C-705 tersebut. Tiongkok akan menyiapkan program bagi prajurit TNI AL untuk melakukan training di Tiongkok, setelah Indonesia menyetujui uji rudal yang dilakukan oleh pabrik yang bersangkutan.

Tiongkok menyarankan TNI AL membeli kendaraan peluncur rudal anti-kapal permukaan C-705, untuk memudahkan operasional, perawatan dan perbaikan di kemudian hari.

Dari kurun waktu itu, pada tanggal 27 Agustus 2015 dalam pertemuan DICM di Beijing, Tiongkok, diskusi program transfer of technology (ToT) rudal C-705 kembali mengemuka. Saat itu SASTIND Tiongkok mengatakan segera mempelajari perjanjian dasar terbaru dari Program Transfer Teknologi Rudal C-705, antara Kementerian Pertahanan RI dan SASTIND Tiongkok, yang perjanjiannya diusulkan oleh Kementerian Pertahanan. Tiongkok mengatakan pada tahun 2015 itu, mereka segera merespon.

Diskusi antara CPMIEC China dengan perwakilan PT DI menyangkut fasilitas Program ToT Rudal C-705 juga berlangsung di DICM ke 4, yang membahas: jumlah material dan jumlah rudal yang akan disiapkan.

Indonesia akan menyiapkan budget untuk kepentingan penyediaan material dan Final Assembly Line facilities dari rudal C-705 dan komponen rudal tersebut (SKD parts).

PTDI yang ditunjuk oleh KKIP sebagai pemimpin proyek ini, yang akan diberikan Transfer Teknologi oleh CPMIEC China, agar memiliki kemampuan memproduksi sistem rudal C-705.

PT DI (PT Dirgantara Indonesia) akan menjadi supplier bagi Angkatan Laut Indonesia, setelah memiliki kemampuan memproduksi sisten rudal C-705.

Kedua pihak kemudian membuat list / daftar urutan pekerjaan yang akan dilakukan PT DI seperti missile shock/overload test system, electric system pre-installation dan sebagainya.

PT DI menyatakan sanggup memenuhi dan melakukan sebagian besar list yang harus dikerjakan (ada 10 item). PT DI juga diminta berbagi ilmu pemasangan rudal dan teknik persiapannya kepada TNI AL.

PT DI meminta pendokumentasian Transfer of Technology, dan ToT Technical Training dibebaskan dari biaya. Namun pihak Tiongkok menyanggupi jika Indonesia setidaknya memesan 100 rudal C-705 (SKD missile) pada Phase I.

Local content terkait rudal ini akan disediakan oleh PT DI.

rudal c-705 2

CPMIEC China meminta agar setidaknya dilakukan pembelian 50 rudal C-705 dalam bentuk SKD, untuk memulai transfer teknologi. Dan ToT technical documentation akan diberikan gratis pada ToT Phase I, jika Indonesia membeli 100 rudal dalam bentuk SKD. Formulasinya sedang dikaji oleh kedua pihak.

Pada pertemuan 27 Agustus 2015 di Beijing itu, pihak PT DI (PT Dirgantara Indonesia) menyatakan akan mengkaji secara internal dan melaporkannya kepada Kementerian Pertahanan Indonesia.

Kini satu tahun telah berlalu, tepatnya tanggal 6 September 2016. Pemerintah telah memasukkan proyek transfer of technology rudal C-705 ke dalam rencana kerja pemerintah tahun 2017, sebagai program/kegiatan prioritas untuk bidang penguatan industri pertahanan Indonesia.

Please jangan meleset untuk yang satu ini. Dalam beberapa langkah lagi Indonesia akan mampu membuat rudal sendiri dengan kemampuan yang hebat. Rudal ini sangat dibutuhkan kapal kapal perang Indonesia, yang kini mulai dibangun marak di dalam negeri. Go… Indonesia Go…

JakartaGreater

  131 Responses to “Hot News : Melacak Transfer Teknologi Rudal C-705 Indonesia”

  1. Lanjutkan….

  2. Jd kesimpulannya, beli 50 atau 100 hasil negonya.? Atau win2 solution beli 75 dan dpt TOT semua.?
    Alot jd nego dng China singkek satu ini.
    Banyak mencla menclenya spt congornya si carin yg dobol.

    • Bung BR alangkah bijaknya bila anda berhenti mengumpat carin , amat di sayangkan senioritas anda dgn comment yg bermutu sprti dulu sia ”
      Maaf bung bukan bela Salah satu fihak
      Salam sukses bung BR

    • @Bang Ruskye & @CARIN

      Sudah saat’a kalian berdamai dan menjadi pengomentar yang bijak dan membimbing warjager adik kelas kita. Sangat disayangkan jika pengetahuan kalian ( BR & CRN ) tidak bisa memberikan mamfaat kepada newby newby disini..

      Salam

      • Kalah debat.? Wkkkkk…..kacian banget loe. Utk apa debat ora mutu hanya modal tarik urat leher plus bumbu gugel bila hanya menelan bulat2 ibfo yg didapat tanpa bisa menganalisa. Semua udah tau kalo ente pasangan gugel yg modalnya cuma gugel dan nekat doank.
        Males warjag ngeladeni. Liat aja kualitas debat suami ente si mang gugel berdebat dng data digugel tanpa liat realita di masyarakat. Asal nemu link langsung dijadikan pembenaran tanpa di analisa dulu kevalidan datanya. Ngotot boleh, itu halal hukumnya asal benar.
        Yg terpenting buat kaluan pasangan suami istri gugel, jng jd pasanngan ” TA’ASHUB “. Ngerti nda apa arti Ta’ashub.? Sebelum ente bedua dibutakan kebencian lebih dalam.
        Salam damai warjag

        • ..Liat aja kualitas debat suami ente si mang gugel berdebat dng data digugel tanpa liat realita di masyarakat…

          cie cie, liat realita di masyarakat, 250 T jadi 250 M uhuhuhhihihiheheheheeee…

        • eehhhh…ada yg tersindir toh….xixixixi

        • Alangkah bijak bila kalian , kita semua intropeksi diri
          Sumber dari kesalahan ya manusia , kita semua tdk sempurna baiknya saling mengisi ..yg sudah biarlah sudah
          Masalah pendapat sebisa mungkin obyektif sesuai fakta bisa dr link atau sejarah yg lampau mari bung carin dan BR kita bersama lagi diskusi yg sehat …soal umpatan yg sdh lewat mari di lupakan dan bermaaf an
          Salam sehat utk anda dan Warjag semua

      • baawa ke penghulu aja @neng zahra….kikikikikih..

      • @Carin & Ruskye.. sekarang gw tau kapasitas otak kalian..

      • Damai damayy..

    • wkwkwkwkwkwkwkwkwk

    • jangan kau petik senar gitar itu hi kau si gembala sapi..

  3. Apa kate ane,……tenang aja pemerintah sdh on the track,….tunggu ajs tgl maennya bung2 warjagers

  4. Lancrotken

  5. Kalo sudah bisa bikin.. Bikin sampe 1000 unit rudal c 705

  6. Syukur

  7. Lanjutkenn!! Josss (y)

  8. Ane kagak percaya!!!!…sebelum mbah bowo dijadikan uji sasaran tembak rudal C-705. 😛

  9. Percaya ga kalo ketemu lioning ni rudal pasti memble kena jamer.

    • Comment yg bagus bung KG
      Mungkin DepHan sudah mempersiapkan antidote dengan Kerja sama dgn block barat , Mesin Bolehlah china bahan peledak PT DAHANA control dari Europe
      Ide yg bagus bisa senjata makan tuan bila china macam “

  10. Borong

    • Semua TOT prinsipnya sama om: WANI PIRO. Mereka khan pedagang jd ga mungkin mau jualan yg malah akan mengurangi untung mereka. Mereka mau klo kita beli byk dulu atau ada konsesi ekonomi lain (barter dgn proyek minyak misalnya). Mnrt saya gpp kita jajaki terus dgn cina toh mereka jg sdh jd salah satu top investor di indonesia, sdh saatnya kita tagih ke mrk. Klo ga mau kita nasionalisasi saja perush mrk dimaree. Contoh yg bgs adalah korsel, 10 th terakhir investasi mrk disini sgt kencang dan berimbas ke pembelian alutsista dan TOT yg cukup mesra (ifx, kasel, fpb, dll).

  11. Semoga biasa di kuasai guide missile beserta component materials yg lain
    Sehingga bisa merekayasa krn kita tau sudah ada gap dengan China
    Optimism bisa dan bersama kita dorong Republik ini jauh lebih baik
    Article bagus bung Diego

  12. semoga bermanfaat :mrgreen:
    stop caci maki …
    pemula pengen belajar biar pinter
    monggo dilanjut dibabar heee

  13. Itulah pentingnya ToT…

    ToT —> kemandirian

    • BELI RUDAL CHINA BUAT LAWAN CHINA (PLA) DI LCS…..????????????????????

      ITU RUDAL BISA BALIK KEMBALI KE PENEMBAK SETELAH DILUNCURKAN..!!!!

      SARAN : BELI LAH KALIBR & BUK-M2

      CHINA TAKUT, TETANGGA JUGA TAKUT….WK..WK..WK!!

  14. semoga bermanfaat
    stop cacimaki

  15. bikin panas dihati pak

  16. Wow….C705 buat Kapal patrol….kapal patrol buat sendiri…C705 buat sendiri…hehehehe

  17. Modif dikit jadi setara exocet blok 3

  18. Good job, I like it.

    Paling spesial disebutkannya alutsista LY-80.

    LY-80 setara Buk-M.

    Rudal darat ke udara jarak medium :
    TNI AL pakai LY-80.
    TNI AU pakai NASAMS.
    TNI AD pakai Buk-M2E.

    TOT C705 untuk PTDI sebagai alutsista AL.
    TOT RCWS Kongsberg untuk PINDAD sebagai konsekuensi pembelian NASAMS.
    Akuisisi sebuah perusahaan di Eropa oleh PINDAD untuk memperoleh TOT – Semoga ada hubungannya dengan pinjaman luar negeri sebesar USD 200 juta untuk pembelian rudal.

    • Klo Ga ada aral pasti semua lancar bung TN PHD , Mungkin bung dapat clue atau info yg bisa di babar 😀

    • @Bung Tukang Hitung

      Bukan’a Rudal HQ16A/LY80 adalah rudal darat ke udara yang hanya memiliki jangkauan max 40km , yang berarti rudal jarak pendek ???

      Maaf kalau salah

      • Noer,

        Coba di googling dulu deh berapa jarak tembak QW3, Starstreak, Grom.

        Rudal jarak pendek itu 4-7 km.

        rudal AMRAAM C120 pun jika ditembakkan dari darat ke udara pakai NASAMS cuma mampu menempuh jarak 40 km.

        Jadi jika bisa tempuh jarak 15 – 40 km itu adalah rudal jarak menengah.

    • Ini memang berita yg paling mantaap..di tahun 2016 sampai detik ini…

    • seingat saya ly series itu untuk au, nasam ad dan al itu mica series.

      • Bung Alugoro,

        Mica series memang untuk AL tetapi akan dipasang di kapal2 PKR kita.

        Sedangkan LY-80 itu untuk marinir. Sebab marinir sekarang sudah dilengkapi AA gun double barrel dari Norinco.

        Sedang NASAMS akan diadopsi TNI AU sebab akan diisi pakai rudal AMRAAM seperti rudalnya F16, FA-50 dan IFX. Ke depan pasti akan ada banyak sekali AMRAAM yang dibeli, syukur2 ada TOT sistemnya.

        Untuk TNI AD ? Ya Buk-M series plus kemungkinan rudal sistem dari Belarus atau Ukraina.

        Ingat alutsista RI itu terdiri dari sepertiga Amerika / Eropa Barat, sepertiga Asia, sepertiga Rusia.

    • Perbandingan harga rudal produk cina sama rusia signifikan gak bung ??

  19. Nah gitu donk knp nggak dari dulu aja program rudal tanah air jadi prioritas kerja pemerintah…harap”cemas semoga kagak meleset lagi program rudalnya gara”alasan klasik yaitu nggak cukup anggaran dari pemerintah…….

  20. CARIN = BANK RUSKYE = MBAH BOWO

    MEREKA 1 ORANG YANG SAMA ,,,,,,,,,,,

    Gilaaa …sandiwara sutradara si Diego…….

  21. nih malam giliran siapa dirudal siapa nih carin ma ruskye….

  22. cuussss…….jleeemmmmmm

  23. saya kan sudah pernah bilang sebelumnya, bahwa menurut SIPRI TNI 2016. Rudal C 705 sudah bisa di produksi dalam negri antara tahun 2017/2018., sebelumnya indonesia sudah memesan 500 rudal c 705

    https://1.bp.blogspot.com/-plHYGGKs4ss/VsufNoiP3JI/AAAAAAAAqZ0/dBJxJqyrMLw/s1600/Ind_2.png

    salam indonesia

  24. Udah sukses

  25. britanya bisa buat obat ngantuk…..moga gak ada halangan…amiin…

    • kalau beneran sukses, indonesia akan mengikuti jejak iran yg sebelumnya telah sukses membeli lisensi rudal c701,c704 dan c802., dan kini iran sudah bisa mandiri dalam teknologi rudal, dan semoga indonesia juga bisa. aminn…

  26. c-705 untuk nembak eks kri karimata.algojonya kri celurit atau kri kujang.kalo belum karam diluncurkan lagi c-802 dari fpb nav V.kalo masih belum kandas,..torpedo sut akan dilepaskan dari kri ajak.begitu kalo gk salah.

  27. menurut SIPRI (gambar @Che Guevara) kontrak pada tahun 2011 untuk 500 C-705 dan pengiriman pada 2014 – 2015 sudah 31 buah rudal C-705 sampai di sini … proses assembly 2017/2018

    berarti data SIPRI : BENAR

    mantap …

  28. mantap, dengan chinna TOT diperoleh teknologi guided missile chip, dengan jerman TOT diperoleh daya ledak missile..
    entah apa jadinya rudal citarasa jerman-chinna ini

  29. semoga berjaya

  30. Begitu Natuna dicaplok, itu rudal tinggal diremote China, jadi rudal rongsokan tak berfungsi.

  31. Bung diego gmn hasil uji tembak rudal C705 kemaren… ???

    Soal nya dulu pernah dengar akurasi nya kurang bagus…dibandingkan C802 / exocet 40 block 2. ,tp saya lupa situs link nya..

  32. Om… kunci nya di c705 missle ini ada di…. propelan, seekers, gps dan radar altimeter… semua dikasih tot apa di impor dulu dari sana om diego atau mas rusky bs ksh pencerahan? Salam sukses

  33. carilah ilmu ‘walaupun‘ sampai negeri china.

    • @sarip tambak oso

      Tholabul ilmi walla’u bishin ..jangan di artikan harus belajar ke china ( mentok disitu ) ..tapi ada yang lebih tepat ..dalam belajar ( mencari ilmu ) harus bersungguh-sungguh , jangan berputus asa , walau lama dan jauh harus dijalani , andaipun harus berjalan kaki ke negeri shin ( Jalanilah )

      Salam

  34. Carilah ilmu di warga jkgr jangan kechina.semua yg di forum ini dah jago2 .terutama bung BR ma carin dan sesepuh bah bowo yg lgi ngPis di kuburan g punya kuota hek hek

  35. Gambling?
    disaat akan pecah perang di lcs apakah akan diteruskan?
    apakah akan diulur waktunya.
    riskan…

  36. @neng noer aini..kan saya selipkan kata ‘‘walaupun‘‘ ke negeri china.kan udah terbukti kita dapat tot dari china,korea,jepang.
    itukan negara2 ras china/mongolia

  37. Mantaabbb…

  38. Bangun…tong..bangun…ente yg ngimpi sambil ngigau. Gak usah ngaku2 warga munyuk.
    Ente TKI gagal yg ketangkep tempo hari toh.? Makanya sangat teropsesi jd warga munyuk.
    Munyuk sdh mau bangkrut kok ente ngoyo mau kesono.

  39. MALAY MAN@
    ORANG YANG PALING KERE ADALAH ORANG YANG SUKA MENCURI DAN MENGKLAIM.

  40. Dan jangan dilupakan ToT untuk RBS 15 MK 3 nya dengan Swedia. Jika Indonesia sudah memiliki 2 model rudal C705 dan RBS 15 MK 3 kita tinggal kembanggakan ToT atau joint product atau mandiri yang C 802 atau sejenis harpon. Next Yakhont. Good job

  41. RHan sedikit terbuka… tot dr China utk guided missile ditambah dr Ukraina dan Swedia

  42. cihuy…..

  43. malaysia kejet kejet denger ini!!!

    akhirnya ada kabar gembira selain dari kabar kulit manggis.

  44. Berita baik yang telah lama ingin di dengar ! lanjutkan

  45. jumlah rudal 100 unit yang harus dibeli sebagai syarat TOT sebenarnya ndak masalah mengingat kita berencana produksi KCR banyak, kalau per KCR 2 unit rudal standby terpasang di kapal dan spare 8 buah di darat sementara rencana pengadaan KCR 20 s/d 25 buah (Renstra 1)berarti, ada 10 s/d 15 KCR kita cuma dibekali rudal dummy (palsu), memang kita berharap kelak bisa produksi rudal sendiri tapi itu kan masih butuh waktu panjang sementara kebutuhan jumlah kapal perang yang cukup untuk jaga laut sangat mendesak dan harus segera dipenuhi, kapal perang kan ada yang beroperasi, standby sebagai cadangan, dan perbaikan, tapi mestinya pihak TNI yang paling tahu harus bagaimana….kita dukung sajalah dengan kerja, kerja, kerja, dan tepat waktu bayar pajak untuk dukung pemerintah bisa beli dan buat senjata untuk TNI.

  46. numpang

  47. Si mental kere mulai ngebacot ga jelas
    The Malay man or the LGBT malay
    Hidupmu semu tdk ada guna kau hidup lgbt malay

  48. bung patih, selamat atas pertamax dan komen ada baik. tidak sperti yg lainnya

  49. kasihan di tegur

  50. dlam tot ini pasti tk da yg free selain hanya beli 100 biji. china pasti minta jatah sda kta dbeli dg murah,proyek2 bumn,impor brang2 cina dg pajak yg rendah. intinya tot dari cina apakah sepadan dg kepentingan nasiaoñal yg harus dibayar untk sebuah c 705

  51. C-705 adl rudal uk kecil, efektif nya cuma utk nembak kapal uk. Korvet. Beda dgn C-802, Exocet & Harpoon efektif utk nembak Fregat & Destro. China kapalnya minimal Fregat, mk nya dia mau kasih TOT C-705.

  52. woohh…bener kan prediksi saya bentar lagi carin nikah ma ruskye…hahaha…selamat..
    kembali ke laptop ; jujur berita nie bikin tambah bingung disatu sisi patut disukuri kalo benar adanya, di sisi lain makin terheran2 dg sikap chino terkait kawasan LCS yg semakin agresif.
    Indo-Chino sandiwara apa lagi ini…..hihihi..

  53. hmmm….membingungkan…
    patut disukuri kalo ini benar adanya tapi di sisi lain melihat sikap chino yg makin agresif di kawasan lcs menjadi tanda tanya besar…
    Indo-Chino…sandiwara apalagi ini..hihihi

  54. klo dah made in sendiri ganti namanya jd RI-705

  55. Bung Diego,
    saya kok masuk jkgr susah bgt ya,bisa masuk tapi tampilan lama yg terakhir dibuka,bukan tampilan baru,

    sekian bung admin,terimakasih..

  56. Coooomen..manaaaaaaaaaa..

  57. Bung Diego,
    sudah saya coba lewat uc browser,lewat email,atau lewat google jg tidak bisa.
    ini saya comment sekarang tapi tampilan artikelnya tadi siang/pagi waktu pertama kali buka,jumlah comment masih 20,tidak tahu skrg sudah berapa jumlahnya,saya baca balasan bung Diego di kolom paling bawah,bukan diartikel,jadi saya tidak bisa baca seluruh kalimat balasan bung Diego

  58. oh iya..,saya juga baru beberapa hari lalu bermasalah..

  59. hasil transfer nya harus lebih baik dari yang buatan cina

  60. memang apa yang diributkan oleh carin ruskye dan bowo???apa memangnya cepat beritau sini

  61. @doraedi memangnya yang ngaruh itu apa bung?? made in cina

  62. Jika hal ini benar…China mau berbagi ilmu lewat TOT dengan mentransfer ilmunya mengenai Rudal C705, maka China sudah naik 1 ( satu ) Point selangkah lebih maju….ditengah tengah Rakyat Indonesia sudah memudar dan membenci China karena kasus Natuna….Setidaknya China memberi anghin sejuk Buat Indonesia…….Ayo China….perbanyak TOT khusus segala Rudal
    dan Misil buat Indonesia…..

  63. Lah komennya koq baru sedikit ??

  64. Semoga saja KEMAJUAN semua hasil tot technology militer yg didapat jg disertai/diiringi dengan KEMAJUAN MORAL dan AKHLAK masyarakat negri ini…Apalah artinya alutista canggih sedangkan MORAL dan AKHLAK rakyatnya semakin tidak canggih/RAPUH,..Sesama anak bangsa saling hujat,saling menjatuhkan,saling fitnah,dll..Suatu KEMEROSOTAN MORAL anak negri yg membuat MUSUH bangsa senyum dan tertawa..Karena itulah yg diinginkan oleh mereka..”MENGHANCURKAN SUATU BANGSA TANPA PERLU DENGAN OTOT DAN SENJATA”.

    Semoga rakyat rakyat bangsa ini bisa menjadi KESATRIA2 sejati dalam menjaga negri…Amin
    Fudail bin Iyad berkata : “JIWA KESATRIA ialah memafkan kesalahan-kesalahan saudaranya.”

  65. 2017 sodara..sodara jangan klimakz dulu semua bisa terjadi haha

  66. TEST.

  67. TEST..

  68. Ternyata ada perkembangan yang menggembirakan tentang rencana produksi rudal C-705 oleh Indonesia, ……… Tapi tetap saja harus hati2, jangan sampai dikadalin oleh cina !!!

  69. test

  70. Lanjutken!

  71. Test

  72. TES

  73. kebanyakan memang sok2 anti asing/aseng.
    gimana mau dapat ilmu dari mereka? pake ilmu hitam?

  74. Sekali-kali bikin sendiri saja…minta blue printnya sama china…sogok pake uang..pasti di kasih. buat @Carin & @Ruskye…ente ente kok ribut melulu…damai bro….podo mangan sego e ae kok yo ribut….

  75. Tes

 Leave a Reply