Mar 252019
 

JakartaGreter.com – Pada 22 Maret malam, para pejuang Houthi mengklaim telah menembak jatuh kendaraan udara tak berawak (UAV) di atas ibukota Yaman, Sanaa, seperti dilansir dari laman Southfront.

“Pertahanan udara kami telah menargetkan UAV canggih dengan senjata yang sesuai di atas wilayah Hamdan di Sanaa, dan langsung menghantam dan segera jatuh dipinggiran ibukota”, kata sumber militer kepada TV al-Masirah.

Sumber itu menambahkan bahwa UAV yang tertembak adalah MQ-1 Predator buatan AS dan mengklaim bahwa itu melakukan operasi pengintaian di ibukota Yaman. Sebuah video menunjukkan puing-puing UAV dirilis oleh media Houthi.

MQ-1 Predator pertama kali diperkenalkan pada tahun 1995 oleh General Atomics. UAV memiliki jangkauan operasional sekitar 1.200 km dan daya tahan selama 24 jam. Varian domestik UAV itu dapat dipersenjatai dengan 2 rudal AGM-114 Hellfire atau hingga 6 rudal AGM-176 Griffin untuk misi tempur.

CIA dikenal mengoperasikan varian tercanggih dari MQ-1 di Yaman. Tapi, militer UEA juga memiliki dan mengoperasikan varian UAV tidak bersenjata yang dikenal sebagai Predator XP.

Untuk sementara siapa pemilik UAV MQ-1 Predator tersebut masih belum jelas, tidak ada keraguan bahwa menembaknya adalah pencapaian besar bagi Houthi dan sekutu mereka.

  2 Responses to “Houthi Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-1 Predator Buatan AS”

  1.  

    mungkin milik bung ANU hahahaaaa

  2.  

    atau milik HUHA yg selama ini di cari