Nov 062015
 

tatra-1

tatra-2

Pusat Industri Persenjataan Thailand memperkenalkan Autonomous Truck-Mounted Gun (ATMG) kaliber 155 mm / 52 yang dipasang di truk TATRA 6×6, berbobot 10 ton.

Bekerjasama dengan Pusat Senjata Artileri Thailand, mereka berhasil membuat program peningkatan artileri Atmos yang dibeli dari perusahaan Israel, Elbit Systems yang memiliki jangkauan 40 km.

Howitzer mobile yang baru ini akan aktif di Batalyon 721 Artileri, Royal Thai Army untuk menggantikan M-109A5.

  18 Responses to “Howitzer Baru Thailand dengan TATRA 6×6”

  1.  

    Tes

  2.  

    Indonesia harus lebih!!!!

    •  

      MILITER NKRI
      MINGGU, 23 NOVEMBER 2014
      Merealisasikan Tol Bawah Tanah sebagai Benteng Terakhir (Opini)

      Tol bawah tanah matra darat

      Kabar mengenai program Tol Laut saat ini untuk mendukung visi misi Presiden Jokowi dalam upaya menjadikan Indonesia menjadi Poros Maritim Dunia sebenarnya telah dijalankan oleh Pemerintah SBY, namun berbeda dalam pelaksanaannya. Jikalau Jokowi menginginkan jalur atas air maka SBY jalur bawah air, dimana pergerakan kapal selam lebih diutamakan mengingat semakin banyaknya jumlah kapal selam baik yang konvensional maupun yang berteknologi Nuklir. Dimana khusus jalur kapal selam dibuat layaknya jalan raya dengan membuatkan alur tersendiri semacam sungai di dalam lautan. Tentu ada mekanisme tertentu yang tidak mungkin dipublikasikan untuk umum, dimana banyak alutsista tersembunyi di dasar laut dengan berbagai macam teknologi yang kesemuanya itu bermuara pada upaya menjaga teritorial dan menegakkan kedaulatan negara.

      tol matra laut kapal atas air

      Ancaman invasi dari negara asing semakin hari memang semakin terasa, apalagi bila melihat pemimpin-pemimpin baik di daerah hingga ke pusat orientasinya hanya bertumpu pada model dagang yang jelas berpotensi pada penjualan aset bangsa daripada upaya kemandirian. Dengan serta merta, ketika asing mulai menancapkan semua penguasaan barang material terutama sektor energi dan mineral di terutama dalam hal produksi, maka negara sudah tergadaikan dengan sendirinya, menjadi budak di negeri sendiri. Sehingga harga barang akan ditentukan oleh asing, dan rakyat akan jatuh miskin dan tentu saja gejolak akan timbul dimana-mana. Dan memang inilah yang ditunggu-tunggu penjajah untuk masuk dengan dalih instabilitas dalam negeri serta melindungi kepentingan-kepentingan mereka disini.

      Jalur tol bawah tanah matra laut
      Ketika Invasi itu datang tentu saat ini kita mampu menangkalnya, selama TNI masih utuh dan solid tentu tidak akan pernah kita kalah. TNI mampu mengalahkan semua negara di dunia ini termasuk biang kerok Amerika Serikat mengingat sistem pertahanan kita sudah menganut doktrin Preemptive  Namun diluar skenario itu, kita wajib memiliki skenario lain dimana ketika musuh sudah mampu masuk ke wilayah kita maka penghancuran total musuh didalam negeri dengan kekuatan tersembunyi menjadi menu wajibnya.

      salah satu model bunker

      Pemerintah SBY telah membangun banyak bunker-bunker untuk menyimpan alutsista baik dari matra darat, laut maupun udara yang penempatannya jelas tersembunyi. Diperkirakan jumlahnya ratusan bunker tersebar di seluruh Indonesia dan terbanyak memang di Pulau Jawa yang letaknya dibuat menyebar disesuaikan dengan potensi ancaman dimasa datang. Dari kesemua bunker ini seharusnya ada penghubung antara satu dengan yang lainnya yang terkoneksi sehingga dapat di deploy dengan cepat. 

      Pintu tol bawah tanah

      Tol bawah tanah merupakan solusi yang tepat dengan model layaknya jalan raya, tentu saja berbentuk terowongan yang diameternya cukup besar disesuaikan dengan alutsista yang akan melewatinya. Contoh saja untuk alutsista darat bisa lebih kecil dari matra laut maupun udara, dikarenakan hanya akan dilewati oleh MBT sekelas Leopard dan T-90, Topol-M, S-400, dll. Ini berbeda bila pesawat sekelas Sukhoi Pakfa dan Pakda yang melewatinya, diperlukan jalan yang lebar dan tentu saja memiliki ketinggian yang cukup. Untuk Kapal selam mungkin lebih mudah karena alurnya tentu terowongan air yang tak terlalu lebar, berbeda bila untuk kapal atas air layaknya cruiser ataupun mothership tentu terowongan ini harus sangat-sangat besar.

      Tol kapal selam

      Bila antar bunker di beberapa pulau ini mampu dihubungkan dengan tol bawah tanah niscaya pergerakan musuh ketika sudah mendarat di Indonesia dengan mudahnya untuk dibinasakan. Karena musuh pasti akan  mengira bahwa ketika mereka sudah menguasai seluruh daratan, lautan hingga angkasa kita maka pertempuran sudah dimenangkan oleh mereka. Kita boleh saja bermain realistis, tetapi perlu dicatat perang itu tidak ada yang realistis. Taktik dan Strategi tetaplah penentu kemenangan, diluar penguasaan teknologi dan kepemilikan senjata mutakhir. Kita berharap TNI dan pemangku kepentingan dalam hal ini Dephan mampu mewujudkan pertahanan Indonesia yang terbaik dan  terkuat untuk menjaga tanah air Indonesia selama-lamanya. Salam NKRI.

      Kalo ini memang bener,maantaab nih bung..!!!
      Mungkin indonesia jadi lebih hebat dari thailand dgn alutsista & taktik serta sarana yg dibuat,untuk menjaga nkri..salam bung..!!!

  3.  

    Sip

  4.  

    Weh…gak nyangka dapet pertamak

  5.  

    Thailand lagi…

  6.  

    iii

  7.  

    Hmmnn

  8.  

    Yinluck emang bohai dah…

  9.  

    tni juga punya

  10.  

    Tatra, Kok namanya kaya Silet (pencukur jenggot) jaman engkong msh hidup dlu

  11.  

    ada yg masih berhalusinasi di atas,atas atas..

    bemo karat — gk bisa jalan mesin ilang di gondol malon di pasang di scorpenenya

  12.  

    Thailand emang jago modif