Jun 042014
 
Pasukan Marinir menggunakan kendaraan tempur (ranpur) jenis Kapa K-61 untuk mengangkut Meriam Howitzer di perairan sekitar Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6).

Pasukan Marinir menggunakan kendaraan tempur (ranpur) jenis Kapa K-61 untuk mengangkut Meriam Howitzer di perairan sekitar Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6).

Dahsyatnya tembakan Meriam Howitzer milik Yonarmed Marinir di Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6/2014). Meriam Howitzer dan Peluncur Roket Multilaras RM 70 Grad milik Yonarmed Marinir ini digunakan untuk memberi tembakan dukungan ke medan pertempuran saat pelaksanaan Latihan Gabungan (Latgab) TNI 2014 di Puslatpur Marinir Asembagus, Situbondo, Jawa Timur.

Dua Kapa K-61 yang mengangkut Meriam Howitzer bersiap mendarat di Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6)

Dua Kapa K-61 yang mengangkut Meriam Howitzer bersiap mendarat di Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6)

Dua Landing Craft Utility (LCU) yang dipergunakan untuk mengangkut Peluncur Roket Multilaras RM 70 Grad mendarat di Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6).

Dua Landing Craft Utility (LCU) yang dipergunakan untuk mengangkut Peluncur Roket Multilaras RM 70 Grad mendarat di Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6).

Peluncur Roket Multilaras RM 70 Grad turun dari Landing Craft Utility di Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6).

Peluncur Roket Multilaras RM 70 Grad turun dari Landing Craft Utility di Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6).

Peluncur Roket Multilaras RM 70 Grad saat bersiap menembakkan amunisinya di Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6).

Peluncur Roket Multilaras RM 70 Grad saat bersiap menembakkan amunisinya di Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6).

Aksi pasukan Marinir yang berjaga di dekat Peluncur Roket Multilaras RM 70 Grad di Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6).

Aksi pasukan Marinir yang berjaga di dekat Peluncur Roket Multilaras RM 70 Grad di Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6).

Roket Multilaras RM 70 Grad diluncurkan oleh pasukan Marinir di sekitar Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6).

Roket Multilaras RM 70 Grad diluncurkan oleh pasukan Marinir di sekitar Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6).

Dahsyatnya peluncuran Roket Multilaras RM 70 Grad yang dilakukan oleh pasukan Marinir di sekitar Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6).

Dahsyatnya peluncuran Roket Multilaras RM 70 Grad yang dilakukan oleh pasukan Marinir di sekitar Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6).

Aksi peluncuran Roket Multilaras RM 70 Grad yang dilakukan oleh pasukan Marinir di sekitar Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6).

Aksi peluncuran Roket Multilaras RM 70 Grad yang dilakukan oleh pasukan Marinir di sekitar Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6).

Kapa K-61 yang mengangkut Meriam Howitzer di sekitar Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6).

Kapa K-61 yang mengangkut Meriam Howitzer di sekitar Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6).

Pasukan Marinir menyiapkan amunisi yang akan ditembakkan menggunakan Meriam Howitzer di sekitar Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6).

Pasukan Marinir menyiapkan amunisi yang akan ditembakkan menggunakan Meriam Howitzer di sekitar Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6).

Pasukan Marinir bersiap menembakkan Meriam Howitzer di sekitar Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6).

Pasukan Marinir bersiap menembakkan Meriam Howitzer di sekitar Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6).

Aksi prajurit Marinir saat melontarkan tembakan Meriam Howitzer di Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6).

Aksi prajurit Marinir saat melontarkan tembakan Meriam Howitzer di Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6).

Dahsyatnya tembakan Meriam Howitzer milik Yonarmed Marinir di Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6). Meriam Howitzer dan Peluncur Roket Multilaras RM 70 Grad milik Yonarmed Marinir ini digunakan untuk memberi tembakan dukungan ke medan pertempuran saat pelaksanaan Latihan Gabungan (Latgab) TNI 2014 di Puslatpur Marinir Asembagus, Situbondo, Jatim.

Dahsyatnya tembakan Meriam Howitzer milik Yonarmed Marinir di Pantai Banongan, Jawa Timur, Rabu (4/6). Meriam Howitzer dan Peluncur Roket Multilaras RM 70 Grad milik Yonarmed Marinir ini digunakan untuk memberi tembakan dukungan ke medan pertempuran saat pelaksanaan Latihan Gabungan (Latgab) TNI 2014 di Puslatpur Marinir Asembagus, Situbondo, Jatim.

(Merdeka.com)

Video:

http://youtu.be/Jv8W8pJjaLA

  145 Responses to “Howitzer dan Roket Marinir, Latgab 2014”

  1. wow

    • Bukan maksud untuk komen sesingkat mungkin agar bisa pertamax πŸ™‚ tapi wow adalah kata untuk mengungkapkan kekaguman saya. Pas kebetulan juga bisa pertamax πŸ™‚

      • Keren-keren fotonya !!!
        saya tadi numpang photo-photo selfie dekete Tank BMP-3F di Banongan, cuma bentar aja udah di bilangin “Mas, kalau udah cukup foto-foto bisa meninggalkan area latihan” 😳

    • apa roket RM sllu ditempakan dri bibir pantai ??? klo iya knpa tdk ditempak dri kapal perang kan jarang peluncuran dri bibir pantai dan kapal perang tdk terllu jauh lgian klo dri kapal bisa dipasang sampai 10 unit dan lebih mudah isi ulang lebih praktis dan simpel…..bung jalo bs ksih pencerahan???….

  2. pertamax plus…mantaff

  3. Mantab…ijin nyimax

  4. Hmmmmmm. Taktis dan ekonomis

  5. Biar kata barang lama tp masih mak zleeb!!

    • Untuk meriam gak lama lama amat bung toble…LG mk2 kita beli dari perancis tahun 2000 an…..nih light gun andalan tentara perancis hingga sekarang jd cukup modern…

      Waktu di tawarin ke AD eh malah milih buatan gu min ho yg walau kalibernya sama2 105 mm lebih berat dari LG mk2 dan jarak tembaknya lebih pendek…

      • Maksudnya yg kapa bung wer. Itu kan sejak jaman trikora tuh.

      • Bung Wehrmacht, mungkin AD dulu cari harga yang lebih murah drpd LG Mk 2, jadi bisa beli lebih banyak, kan yon artileri AD lebih bnyak jumlahnya drpd Kormar.

        Eh bener ga ya, AD juga mo beli LG tapi yg Mk 3?

        • Bung dropzone…sy malah melihatnya sbg keterpaksaan karena mengejar tot kapal selam yg blm jelas itu…kita di tekan korea kalo mau tot KS ya beli dong alutsista gw yg laen :mrgreen;

          Itu satu paket dgn pembelian tarantula yg sm persis kemampuannya dgn anoa…sy yakin pindad bs kalo cm nambahin turet kanon…

          AD itu memikul tugas terberat untuk memberikan pukulan terakhir dan merebut bendera musuh…tidak ada kemenangan mutlak sebelum AD mendarat dan merebut jengkal.demi jengkal wilayah musuh….masa kita harus berikan alutsista kelas dua dgn alasan dapet banyak?

          Kalau tank atau panser sy masih bs mengerti karena yg di butuhkan kecepatan dan daya kurung…tp untuk meriam dimana kualitas tembakan yg jd patokan keberhasilan?

  6. Dahsyat!!!!! Bung jalo dan pinisepuh, bagaimana kalo pas lcu merapat ke pantai ada sabotase? Misal lcu dibombardir dg rpg. Wah berat sekali ya tugas marinir? Maaf awam

    • Memang tugas pendaratan amfibi itu berat karena penyerbuan di daerah terbuka alias pantai dan harus turun dari kapal.
      Jadi butuh personil yang lebih tinggi keagresifannya. Butuh kecepatan utk penguasaan tumpuan pijak bagi satuan yg lebih besar di belakangnya.

      Makanya USMC merasa jadi unit elit dibandingkan US Army secara keseluruhan.

      Kalo di mari, mungkin Kormar setara Kostrad, makanya unit marinir dimasukkan dalam PPRC bersama unit linud AD.

    • khan sebelum satuan senjata berat diturunkan, area pantai dan sekitarnya sudah disapu bersih.. setelah situasi sudah terkendali baru unit” senjata berat di turunkan..

    • Kan sebelum operasi dah diduluin ame kopaska buat liatin kondisi pantai disusul taifib buat bersiin pantai..abis ntu dibombardir dr kri ame dr udara..baru btp marinir turun disusul senjata berat..semua butuh waktu dan perencanaan yg mantep..cmiiw

      • Apa ndak kebalik bung, kalo dari namanya taifib, intai amfibi berarti tukang ngintip, sedangkan kopaska tukang sabotase, ngerusak ama bersih-bersih?

        • sebenarnya terletak dari bentuk perang apa dulu Bung MJ, jika penyerbuan ke pantai, Taifib yang duluan..tp jika serbu pangkalan, baru Kopaska yang di turunkan.. Maaf kl analisa juru service salah πŸ™‚

        • Kalo cakupan obrolannya mulai dari yg besar dulu yaitu di awal rencana penyerbuan amfibi, mungkin yang dikirim dulu ya taifib untuk mengintip kekuatan musuh di kejauhan, kemudian dikirim tim paska (pasukan katak) utk melihat pantai2 mana yg paling cocok utk pendaratan sekaligus melihat apakah ada halangan dan rintangan (misalnya ranjau laut yg harus didemolisi, dll) dan membersihkannya kemudian menyiapkan jalur2 aman bagi kapal pendarat. Setelah bersih semua dan oke, barulah dilancarkan serbuan amfibi.
          Paska dan taifib ada yg bidangnya yang dapat overlap alias dapat dilakukan keduanya dan ada yang masing2 punya ciri khas.

  7. 401 ..402 ….
    ===========

    401 dan 402 muter2 di perbatasan…
    401 dan 402 siaga di setiap palung laut nusantara…
    401 dan 402 parkir di galangan saudara muda juga ada
    senyaaaaappp……tapi button fire siap tekan setiap saat…

    AKU CINTA INDONESIA

  8. * TNI perlu menguji LATGAB yg jaauuuh lebih besar lagi *

    bila perlu membuat 10 proxy Latgab sekaligus…
    area proxy tersebar dari sabang sampe merauke..
    ini akan lebih membuat capaian peningkatan kemampuan, terutama menguji berbagai jalur komunikasi yg ada, mengintegritaskan capaian kondisi per Battlefield secara khusus dan skenario perang keseluruhan.

  9. mantapps abiz

  10. multilaras rm 70 tu buatan mana yaa..lokal apa import nih..

    • Ceko bung jpr….beli bekas th 2002 cm beberapa ekor…

      • Lho, bekas tho, bung? Kenapa ga beli baru? Dan hanya segelintir?
        Apa hanya utk belajar /pengenalan taktik/strategi saturasi roket?
        Apa rencana ke depannya ya? Apa pengadaan Astros atau malah buatan lokal?

        • Buatan th.70 an bung dropzone…kita cm punya 9 ekor…beberapa dah nyut nyutan :mrgreen:

          Kalo buat pengenalan kan kita sdh punya BM series sisa trikora…ini bener bener kebutuhan tp dulu dana cekak…

          Kedepannya jelas mandiri…astross pun cm stop gap karena kita sdh punya Prototype MLRS sendiri yg sdh dikembangkan…amunisi astross pun kyknya kita dah bs buat sendiri…cm yg guided saja yg blon bs…

          Doain aja dlm waktu dekat kita sdh bs memenuhi kebutuhan MLRS sendiri…

  11. wew yg motret ini kameranya apa ya?
    kren fotonya

  12. @jalo @ucav @diego @PS Maaf oot , TNI masih menggunakan tank scorpion , dan stromer , kan udh tua tuh tank , emang udh di upgrade atau gmna ? Meriam nya dganti mungkin ?
    Kelebihan tank scorpion apa ?
    Maaf awam πŸ™‚

    • Gak tua tua amat sih…di beli tahun 90 an kondisi baru walau harganya sama dgn MBT :mrgreen: jd meriamnya jg baru dan gak perlu retrofit…

      Kelebihannya? Enteng…maklum bodinya alumunium sih :mrgreen: jd dgn bobot cm 8 ton bs di geser 2 unit sekali terbang pake hercules…

      Tp kalo diadu dgn AMX 13 yg beratnya 14,5 ton walau buatan 60 an sy masih megang tuh aki aki…baja semua πŸ˜€

      • Kao ga salah, FV101 Scorpion termasuk CVR(T) atau Combat Vehicle Reconnaissance (Tracked), jadi memang mementingkan kecepatan, kelincahan, low-profile. Kalau AMX-13 memang light tank.

        Jadi, Kostrad punya arsenal tank intai dan tank ringan, ya?

        Nah dgn adanya Leo 2 dan Marder, dan nanti ada medium tank lokal, Scorpion dan Stormer akan bagaimana penempatannya ya?

        • Sebenarnya scorpion itu sekelas dgn BMD yg jd arsenal pasukan payung rusia karena ringan dan bs di pindah dgn hello…

          Cocoknya jd arsenal pasukan dgn pofil air assault atau airborne…kalo kavaleri kok ya gak pantes :mrgreen:

      • scorpion harganya hampir sama kaye MBT, karena dikorups dulu cukup heboh karena membawa-bawa nama tutut…

  13. ga jauh beda dgn LATGAB 2013.. hanya ada penambahan sedikit alutsista saja,,
    T 50i
    BMP3F bertambah jumlah nya
    MERIAM 155 KH179

  14. Kekuatan pasukan pendarat harus 3 kali kekuatan pasukan pertahanan pantai apakah masih berlaku ?

    • Masih bung awan…itu prinsip dasar bkn cm untuk serangan amphibi tp semua gerakan offensive…baik clausewitz maupun baron jomini mengatakan begitu…cm sun tzu yg berkata sebaliknya :mrgreen:

      • Bung Wehrmacht,
        kira-kira yang cocok untuk masa sekarang lebih condong mana nih πŸ˜€ .
        BTW Kapa K-61 itu riskan juga ya kalau gelombang laut lebih dari semeter, bisa tenggelam duluan donk sebelum mendarat …
        Itu Kapa K-61 diluncurkan dari kapal pendarat kira-kira berapa jauh dari pantai ya Bung ?

        • Idealnya lebih besar dr yg bertahan bung awan…tp boleh lebih kecil menurut sun tzu dgn syarat kita tahu isi perut musuh sehingga tdk akan kalah dlm 100 pertempuran πŸ˜€

          Untuk kapa secara teknis memiliki jarak jelajah 200 an km…

  15. yang tahu perbedaan latgab skrang ma yg kmaren ya TNI sendiri.entah itu jumlah alutsista ato tehnik pertempurannya.entah d bilang cma sdikit perbedaan ato banyak ..nggak ngaruh buat TNI. karena mreka hanya melakukan yg terbaik untuk NKRI.

  16. kekuatan yang besar melahirkan tanggung jawab yang besar.

    HARAM MANYARAH WAJA SAMPAI KAPUTING MERAH PUTIH

  17. Peran lcu ama kapa ternyata vital juga ya buat supply howitzer ama grad ke darat dr lst atau lpd..btw tuh kapa biar dah tua tp masih keren πŸ˜€ tapi lcu nye msh kinclong tuh.. :mrgreen:

  18. Kok ga ada yg GAHAR ya…???

    #EdisiManyun

  19. Marinir memang membanggakan….

  20. semoga 5 thn lg marinir kita mampu lakukan operasi amphibi utk 1 divisi sekaligus …mantappp

  21. Selalu optimis, TNI akan menjadi tentara yg di segani di dunia baik skill dan alutsistanya

  22. TNI lebih “trengginas” perang beneran dari pada latihan gabungan karena perang beneran seluruh ilmu kanuragan dikeluarkan…

  23. perang beneran?…udah sering tuh…bahkan semenjak Ipur blom lahir

  24. Assalamualaikum, saya bangun tidur kaget nama saya banyak dipakai di komen2, yuk monggo kalau mau diskusi, sorry semalam buka warjag cuman sebentar aja soalnya kecapean, lagi lembur beberapa hari ini. Ok bung Jajaka Tingkir, bung Germo, dan bung lain silahkan kalau mau diskusi tapi tolong jangan saling nyerang ya, saya rasa semua teman-teman sudah pada dewasa menyikapi setiap diskusi. πŸ˜€

    • Maaf bung jalo. Mungkin teman 2 ngikutin bung flanker bravo yang mungkin juga ngikutin saya padahal bukan itu yang saya maksud. Kalo nama2 diatas plus bung djiancok ada malon wannabe kecuali bung yonhap. Salah satunya kata bung satrio dari singaparna.
      Kalo bung flanker cuman kurang input data untuk ngunyah a1 list. Padahal saya bisa nemu super flanker yang di banting bung nara pinjem walaupun bukan moncong putih(jks fans no offence lho ya)
      jadinya saya ngga enak sama bung jalo nih. Kalo bung jalo berfikir seperti itu saya minta maaf.

    • Walaikumsalam…
      Om @Jalo untuk biaya Latgab bisa di bikin artikel?, katanya nyampe ratusan miliar ya…

    • benar bung jalo, tetap lah pada sikap anda yang seperti itu, saya kagum
      dengan kpibadian anda bung.
      agar menjadi contoh bung2x yang lain. . .

    • bung Jalo, pengen nanya dong.. kalo kendaraan peluncur roket multi laras yang buatan PT. Alam Indomesin Utama kok gak dipake di latgab yah..? apa memang blum masuk service TNI?
      dan PT. AIU juga buat RCWS, apakah RCWS yg sama dengan yg digunakan di versi Anoa PT. Pindad..?

      • mohon di jawab dong bung jalo, apabila tidak merepotkan…

      • Bung UCAV maaf baru bales, baru dari luar kota. Untuk masalah tidak dipakai di Latgabkarena R-Han sampai sekarang masih dalam tahap uji tabel tembak. Tabel tembak harus diuji agar R-Han punya keakuratan penembakan. Target 2015 uji target tembak selesai dan bisa diproduksi massal.

        Berita mana yg mengatakan PT AIU membuat RCWS. Setahu saya PT AIU diminta membuat mesin pertahanan dan melakukan ToT dengan sejumlah perusahaan asing untuk masalah otomotive pertahanan seperti mesin truk, refurbish, dll.

        Contohnya 4JB1-T Engine system Rantis KOMODO dengan Bengpuspal TNI AD, Power Pack Engine System kerjasama Hyundai D6BR (290ps) untuk Tank AMX-13. Untuk MLRS system Aerodinamikanya dibuat PT. DI. Untuk RCWS itu hasil Dislitbang TNI AD dan setelah dibuat prototipe tugasnya Pindad membuat produksi massal untuk bisa digunakan di berbagai kendaraan.

  25. Wahh analisa yg luar biasa bung

  26. .denger2 pangkalan angkatan udara di madiun, punya hangar bawah tanah,.yang bisa nampung pesawat sampai ratusan unit..makanya setiap pesawat baru biasanya mampir dulu ke madiun untuk uji coba bisa masuk dan di pergunakan dalam kondisi darurat,secepat mungkin…makanya di natuna mau di bikin seperti itu, karena kita sudah punya..colek para sesepuh.bung jalo,bung PS bung nara dll….salam kenal JALES VIVA JAYA MAHE mohon penjelasannya.

  27. Jadi ada berapakah jumlah Sukhoi yang dimiliki TNI AU???

    • banyak bung hehehehehehehe…. :mrgreen:

    • cukup 16 bung, sesuai informasi dari Dispen TNI..selebih nya masih ghaib πŸ™‚

    • kan nomer serinya dari 01 ampe 16, tapi semua nomer seri punya kembaran juga :mrgreen:
      jadi kalo lagi jalan bareng tetep nomer seri 01 ampe 16 yang muncul. hehehhehehe

    • @MP : kalau barang yang ghaib2 memang agak susah terawangannya bung, sebelum mata batin dibuka…mending yang kelihatan dulu aja πŸ™‚

      OOT dikit nih… alutsista tua-tua keladi Marinir TNI AL

      http://s1287.photobucket.com/user/dewakembar/media/1604470_10200787875854218_66319279_n_zps0f291760.jpg.html

      • :mrgreen: banyak kok yang posting disini shukoi kita dengan nomer seri ganda hehehehehehe

      • semakin berganda akan semakin menarik untuk ditelusuri… πŸ™‚

      • itu motor sapa yang ikut nongkrong ya ?? tak gembok ah.. πŸ˜›

      • jangankan motor…kandang burung juga ada koq bung πŸ™‚ xixixi

        • kandang burungnya punya bapak bapak yang udah boleh berkumis ya Bung?hehehe

        • hehehe.. tuh benda kramat di KRI..jgn di elus”..geser dikit dari tempatnya bisa” di rendem.. πŸ™‚

          • kalo ga direndem,disuruh bersihin semua ruangan sendirian hihihihi Btw Bung PW,di selatan kemaren yang show off si paus ada “nanggala” Bung?hehe

          • ya begitulah Bung NKRI.. yang gak enaknya kalo gak ada yang ngaku..semuanya yang gak tau menahu, mlh kena juga.. πŸ™‚ tapi biar gmn pun, semua tetap terjaga.. untuk yang itu, karena saya ndak di ajak jadi saya gak tau..tp kl di list’nya ikut serta.. πŸ˜›

          • malah justru itu kejadian yang lucu Bung PW hehehe seru kalau diceritain ke kerabat. abis di setrap masih aja suka bercanda dan jahil kayaknya hehehe.
            oh iya,Pak PS yang tugas ya Bung. kalau BUng PW jagain Warung dong? atau kebagian patroli daerah lain?hehehe

          • Iya Bung NKRI..abis mau gmn lagi..hehehe..

            sepertinya bgtu Bung, Bung PS mungkin punya oleh” bagus buat di bagi” di sini..kalo saya di suruh jagain warung, biar warungnya gak di garong.. hahaha…

          • cuma itu buat ngilangin rasa bosan di saat berlayar Bung. mudah mudahan para prajurit yang sedang bertugas di KRI selalu diberi ketabahan dan diberi kesalamatan oleh Allah swt…

            Pak PS ,Pak Nara di tunggu tunggu sama warjager nih hehe
            Pak PW warungnya di timur apa barat Pak? atau jgn jgn di utara nih hehehe

          • amien.. waduuhhh..kl di kasi tau bisa” warung saya di grebek lagi.. heheh.. πŸ™‚

          • hahhahah di grebek siapa pak? denkarung?

          • hahahha.. di grebek tukang pos yg pernah anterin surat cinta..

          • oh hahahah yang gara gara post”an tempo hari ya Pak? saking semangatnya sampe keceplosan yang berujung surat cinta dari atasan yang baca hihihihi tapi gapapa Pak,kali aja yang di atas sana mau membuka dikit mainan baru nan canggih plus gahar ke public. salam hangat dari jakarta Pak! selamat tugas! NKRI JAYA Di LAUT UDARA DAN DARAT PAK!!

          • Hehehhe.. masih inget aja Bung NKRI ini…makanya pasca itu saya gak brani komen lebih jauh…kl yg ringan” sih masih bisa di jawab…tp kl udh menyangkut jurusan, saya nyerah deh.. heheheh…terima kasih Bung NKRI..

          • inget lah Pakhhehe surat cinta nya sweet banget ga Pak,sampe bikin jantung deg degan ya?heheheh
            mau nanya dong Pak PW,untuk si 206 itu kalau patroli selalu di duetin dengan midget atau sendirian Pak?

        • itu yang nampak diluar bung..silahkan ditanyakan saja ke kontributor yang sudah berpengalaman kenapa koq bisa ada motor sampai kandang burung.. πŸ™‚ xixixi ga tau deh ini hoax apa bukan

          • biasanya itu titipan temen yang akan ditempatkan di suatu daerah..

          • hasil oleh2 dari berlayar juga bung biasanya πŸ™‚ tapi memang rata2 koq ya selalu burung ya

          • Kasihan yg jaga perbatasan, biasanya hiburannya itu miara burung apalagi di daerah itu gak ada sinyal. Jangankan di perbatasan, waktu jaga konflik Ambon aja tuh pos-pos penjagaan banyak kandang burung, πŸ˜€

          • krn itu yg bisa di simpan dan praktis nuruninnya.. masa pas bersandar, trus turun bawa motor.. hehehhe… tapi sepertinya udah jadi kebiasaan ya..soalnya di rumah Pak Bos, koleksi burung-nya lumayan..apa lagi kalo abis pulang dari timur ujung..yang di bawa gak lain gak bukan ya itu..burung..hehhe.. maaf pak bos.. πŸ˜›

          • benar Bung Jalo, saya pernah ngobrol dengan teman dari matra darat waktu pergeseran pasukan dari kalimantan..saya tanya knp yang di bawa cuma burung, khan banyak barang yang lain yg bisa di bawa.. dy bilang..cuma burung ini yang ngertiin persaan ku kalo rindu anak istri.. hehehe..

          • Kalau di papua biasanya mereka suka nyari burung nuri kepala hitam yg masih bayi, soalnya nih burung bisa dilatih untuk bicara. Dulu saya pernah mampir di distrik Sota, ada burung Nuri kepala hitam umurnya baru 8 bulan sudah bisa bilang Assalamualaikum, selamat pagi, siap bos, 86 komandan, dll. Ini hiburan para prajurit disitu, saya aja yg mampir merasa terhibur ama nih burung. πŸ˜€

          • mbak oke lah mana ya…?!?@#$
            mumpung lagi ngomongin bu****, topik yang asik di kalangan bapak-bapak, btw burung nuri kalo minum doyannya cuma susu bung Jalo.. πŸ˜€

          • Iya bener bung PW, saya dulu sering main2 ke perbatasan. Pernah main ke pulau Ndana, NTT dan nginap 2 hari disana. Disitu cuman ada 1 pos perbatasan, 1 mercusuar dan 1 speed boat alat transportasi satu2nya. Saya strees 2 hari disitu cuman tanah merah bercampur pasir dan tidak terdapat sumber air, sinyal dan hiburan apa2 udah ghitu cuacanya panasnya minta ampun, kalau malam luar biasa dingin. Untuk air bersih ada 4 penampung air, dan biasanya saya cuman main ke pantai lihatin laut yg langsung berbatasan dengan Australia atau kadang2 jalan2 keliling pulau. Setelah 2 hari disitu, badan saya gosong dan saya serasa baru keluar dari penjara. πŸ˜€

          • Iya bener bung Djoko… kalau masih bayi,

          • pas dulu pertama punya di kasih air biasa malah buat mandi…kalo megang mesti pake sarung tangan kulit, paruh ama cakarnya tajem banget bung Jalo, sayang punya saya 3 ekor mati semua gara gara ga terawat… mudah@an punya bung Jalo awet….

          • hahaha.. itulah sebagian cerita kehidupan seorang prajurit di perbatasan maupun di tengah lautan..jika tugas sudah memanggil, jiwa dan raga diberikan. keluarga hanya akan teringat di saat” matahari sudah di ufuk barat.. haaaahh..jadi nostalgia neh.. hehehe… salam hangat untuk keluarga anda Bung Jalo..

          • Saya pernah punya, tapi mati karena ada yg nawar. Itu oleh2 dari Papua, sudah 1 tahun saya rawat, eh ada yg nawar langsung Almarhum burung saya ini, padahal sudah jago ngomong, T_T

            Sekarang gak mau lagi deh miara burung, waktu mati saya sedih banget masih kebayang sampai sekarang. Burung ini punya kehidupan juga, kalau mati karena ulah saya bener2 bikin saya selalu sedih, padahal kalau di hutan dia bisa hidup sampai dewasa. T_T

          • Siap bung PW, dengan ucapan yg sama ya.
            Saya dulu suka iseng ikut2 mau coba rasain, saya pernah di Darfur Sudan, ikut kontingen FPU, lalu Papua, Irian, Kepri, NTT, dll… Dan saya ngerti perasaan mereka, apalagi kalau uang tambahan mereka dipotong ama komandan mereka, saya jadi sedih banget sampai2 saya pernah marah2 dan adu mulut masalah ini dengan seorang pejabat karena uang anggotanya dipotong.

          • siap gerak Bung Jalo..hehehe.. namanya juga komandan.. prajurit cuma nurut perintah aja, gak berani protes. protes berarti melawan perintah atasan dan siap” di mutasi ke daerah yg lebih terisolir bahkan penundaan kenaikan pangkat. πŸ™

            btw untuk tulisan yg dibawahnya jgn di ekspos dong Bung Jalo..hehehe..ntar ada yg baca.. cukup SST aja.. hehehe…

          • Ok Siap bung PW, saking kesel jadi perusahaannya saya tulis, πŸ˜€

          • hehehe.. smoga kekesalannya gak menyertai saya.. πŸ™‚

          • Gak-lah bung πŸ˜€

          • sabar Pak Jalo hehehe orang sabar di sayang pacar,loh?hehehe betul apa yang di bilang Pak PW,namanya komandan hehe peraturan:
            1. komandan selalu benar.
            2. apabila komandan salah kembali ke peraturan no.1 hhehehe

          • @jalo : burung nuri nya bung Jalo mirip sama almarhum burung nuri yang dirumah..minum nya susu makan nya buah sama jagung..oleh2 dari Irian dulu…
            quotes : “hanya burung yang mengerti kegundahan para prajurit yang jauh dari keluarga” πŸ™‚

          • para bapak2 juga harus mawas diri..
            JANGAN SAMPAI SALAH BILA MENEMPATKAN BURUNG
            sudah waktunya pulang yah pulang.! jangan keluyuran..
            ingat anak istri

  28. gak akan pernah di tampilin senjata andalan kita. . .pendam lah terus sampai hari kiamat. . .
    Atau kita memang tidak punya. . .
    Malaysia aja beli SAM dari cina di pamer2 in. . .

    SALAM NKRI

  29. http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=QMLGLW8xtOU
    nemu video profil denjaka.. mantaaap.. yang terjun payung bisa mendarat di atap gedung dan oil rig…
    yang kasian komandannya.. udah kantornya kecil, staff nya cuman dua.. tp mungkin itu dulu.. sekarang mungkin udah punya kantor lebih modern.. hehehe

  30. Senjata kita tdk akan dipamerkan nampaknya sebab bisa membuatnegara jiran sebelah jadi lebai dan memanfaatkan ini untuk tujuan politiknya.kalau presiden bilang siap perang. Ya… Kita harus tau bobot perkataan siap perang itu.waktu zaman sukarno apakah kita siap perang?dan tni pun pasti sdh menghitung kekuatan lawan baik itu gabungan ataupun tdk.

  31. Semoga kedepannya kita memiliki pemimpin yg memiliki idealisme seperti sukarno.tni tetap manunggal bersama rakyat,tni anak kandung rakyat,dan jgn sampai ditunggangi untuk tujuan politik kekuassaan seperti di mesir.oleh sebab itu tni harus netral dan focus terhadap pertahanan untuk menangkal pengaruh asing.

  32. Matur nuwun…. Bung akung, bung dropzn,bung project dan semuanya. Mudah2an bung jalo dan konco diberikan kesehatan dan kekuatan untuk nulis dan share pengetahuannya disini. Bung yang lain matur nuwun analisanya melatih saya berfikir.

  33. Miris melihatnya lawan GPK di papua saja ketakutkan yg besar mulutnya saja persis seperti tentara yg kurang profisional…?? hajar..hajar…!!!

    • Pindad perlu bikin panser Anoa RCWS versi sniper. Senapan-nya pakai SPR-3 dan scope nya pakai kamera terhubung ke monitor di dalam panser. Jadi operatornya mencari sasaran membidik dan menembak dari dalam panser [ yg tertutup rapat ].

      SPR-3 yang mampu merobek baja mungkinkah bisa menembus kayu pohon atau beton mengenai orang yg sembunyi dibaliknya?

    • lohh……..kok pada masuk ke panser…??

      sepertinya gugup yah…

      tetap semangat..! menjaga NKRI

      • memang sih punya semangat bertempur tapi kalau tidak diladeni dengan serangan yg tepat apa artinya peperangan itu…dan itupun belum perang sesungguhnya umpamanya berhadap-hadapan…perlu dibenahin lagi garda* TNI di garis depan NKRI yg selalu kurang greget didalam berperangnya melawan separatis..bila perlu dilatih khusus juga untuk bertempur melawan aksi* gerilya masa kalah dengan DENSUS 88 POLRI…??

      • wahduh gak salah tuh nembak dari dalam panzer ada yg satu lubang dua laras senapan. *harus sering dikasih pelatihan shock therapy kayanya

  34. parlemen dijakarta sana jangan ajari kami nasionalisme itu seperti apa, tp kalian harus aji rasa aji diri, tepatnya ngaca, rakyat sudah bosan dengan omong kosong para elit penipu yg mengatasnamakan rakyat, harus ada repormasi di gedung DPR sebelum sampe thn 2020..
    repormasi akan tetap tercoreng jika tidak diterapkan di DPR karna repormasi sekarang sudah sangat cukup hancurkan moral republik.. lihat… buka mata kalian..!! kenapa?? karna sekarang adalah bukan repormasi demokratis.. atau mungkin repormasi yg kebablasan sehingga atas-nama hukum, boleh dan sah saling memangsa antar sesama tidak harus dia benar atau salah.. judulnya dia BISA, pintar hebat sendiri saja.
    repormasi akan hancurkan sebuah republik jika tidak tumbuh nasionalis ditubuh para elit politik..
    buang para elit politik yg menjual harga-diri bangsa untuk kepentingan asing, gantung para elit politk yg menjadi intelejen asing.. tidak peduli presidennya siapa dan darimana, yg pasti dia harus punya nasionalisme memajukan bangsa, memakmurkan-mencerdaskan rakyat dan menjadikan sebuah republik yg bermartabat dan pertahanan yg kuat

    NUSANTARA AKAN BANGKIT NUSANTARA AKAN JAYA NUSANTARA AKAN MAKMUR NUSANTARA PEMIMPIN DUNIA

  35. Saya nungguin angsa nya aja.

  36. mana A 1 nya Don??????

 Leave a Reply