May 192017
 

Kerjasama pembuatan tank antara Turki (FNSS) dengan Indonesia (PT Pindad) menghasilkan Prototype tank medium KAPLAN (Yusuf Akbaba @ssysfakb)

Jakarta – Pemerintah Indonesia dan Turki sepakat meningkatkan kerja sama di bidang penanggulangan terorisme khususnya dalam penanganan teroris lintas negara (Foreign Terrorist Fighters/FTF).

Kesepakatan tersebut merupakan hasil pertemuan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Turki pada 13-19 Mei dengan Kepala Kepolisian Turki Selami Altinok.

“Pemerintah Turki menyampaikan apresiasi yang mendalam atas upaya BNPT untuk berkontribusi dalam peningkatan kerja sama kedua negara,” ujar Suhardi seperti dikutip dalam siaran pers yang diterima Antara di Jakarta, 18/5/2017.

Menurut mantan Kabareskrim Polri itu, Kepolisian Turki juga bersedia untuk memfasilitasi komunikasi terkait keterlibatan Warga Negara Indonesia dalam FTF di Turki.

Dalam kunjungan kerja itu, Kepala BNPT juga melakukan pertemuan dengan jajaran intelijen Turki untuk mendapatkan informasi tentang perkembangan terakhir penanganan FTF di Turki serta bertemu dengan jajaran imigrasi negara itu .

“Mereka pun bersedia membantu dalam penanganan FTF kita,” kata Suhardi yan dalam kunjungan kerja itu didampingi 14 pejabat BNPT dan Polri.

Difasilitasi KJRI Istambul, Kepala BNPT juga bertemu dan berdiskusi dengan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Istambul. Dalam kesempatan itu Kepala BNPT menjelaskan perkembangan penanganan terorisme di Indonesia.

Ia juga mengajak para mahasiswa yang tergabung dalam PPI Istambul mewaspadai gejala-gejala radikalisasi serta dampak negatif media sosial terutama dalam meningkatnya radikalisasi online.

Turut dalam rombongan Kepala BNPT di antaranya Sestama Mayjen TNI R Gautama Wiranegara, Deputi I Mayjen TNI Abdul Rahman Kadir, Deputi II Irjen Pol Arief Dharmawan dan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Agung Budi Maryoto.

Antara

Komentar Facebook :
Bagikan Artikel:

  27 Responses to “Hubungan Indonesia Turki, Semakin Lengket”

  1. Hubungan lengket dan mesra.
    Jangan sampai ditinggal pergi.
    Nanti kangen dan kesepian…..

    • Turki-Indonesia harus jaga hubungan baik ini. Jangan sampai dirusak oleh rasa curiga yang berlebihan.
      Hubungan yang sama-sama menguntungkan. Keduanya saling berbagi ilmu dan saling belajar bersama.
      Lanjutkan!

      • Kerjasama yang baik ini bisa diperluas di berbagai bidang. Bukan hanya di bidang pengembangan teknologi alutsista dan penanggulangan terorisme, namun juga di bidang lain.
        Misal seni budaya, Indonesia menayangngkan serial tv produksi Turki. Sudah saatnya tv Turki juga menayangkan sinetron Indonesia ojek pengkolan. Seperti itu..

      • tukang bakso naek becak g di ajak bung wr..

    • Saya cuma berhatap turki ngajak indonesia ikut proyek TFX…….Setelah negara asia timur otak liciknya kumat jepang, china dan korsel tdk bs terlalu diharap mrk cuma mencari keuntungan dari indonesia…..

    • Jgn seperti cina barang kw meriam menewaskan 4 prajurit terbaik TNI.. msh percaya produk cina murah tapi mematikan pemakainya…wkwkwk…

  2. .

  3. Lancar Jaya

  4. jangan hanya peralatan militernya doank,yang di ekspor kmari.kalo bisa,gadis-gadisnya juga di kirim dimari. šŸ˜›

  5. Dari artikel..cenderung kerja sama usaha pencegahan radicalisme dikalangan mahasiswa…bibit salah kaprah mulai diincer…hehehe…kirain mau kerjasama nyari onta kabuyyyy…hehehe

  6. oi om tuh ada berita baru latihan pprc hari ini

  7. Kaplan MT? Utk indonesia Tokek MT…bagus ga? Ato Cicak MT, ato Harimau MT…???

  8. Lengket yg gmn duluuu …

    Lengket kyk lem? Kyk upil hidung? Kyk ingus? atau kyk permen karet?

  9. Turki yg jauh disana saja ngerti tata krama berteman, jauh berbeda dgn singapura..

  10. Kayakna bakal buat banyak tank medium ini..gak cuman tank,masuknya bisa IFV/setara bmp 3F,bradley,kurganetz,,anti udara/setara tunguska,APC setara armadillo..nah perbandinganya berapa2 saya yg kirang tahu…kalo tidak,mungkin akan jadi pengankut SAM menengah/spt BUK (apa tidak kemahalan,gak tahu juga)

  11. sama aja, mreka juga klo rugi ga mau kerjasama,hubungan bilateral itu kalo saling menguntungkan ya semakin erat, tpi klo salah satu merugikan biasanya ditinggal pergi

  12. Semoga aja Turki gak pelit ilmu!

    • sebenarnya kaplan MT bukan ToT gan karena ini hasil kolaborasi,
      bahkan FNSS sendiri mengakui ini karya baru yang menambah teknologi mereka.

      beda apabila yang berkerjasama Pindad ini dengan Otokar, tentu karena otokar sudah lebih berpengalaman soal tank turet besar,

      FNSS bukan Otokar

  13. sebenarnya kaplan MT bukan ToT gan karena ini hasil kolaborasi,
    bahkan FNSS sendiri mengakui ini karya baru yang menambah teknologi mereka.

    beda apabila yang berkerjasama Pindad ini dengan Otokar, tentu karena otokar sudah lebih berpengalaman soal tank turet besar,

    FNSS bukan Otokar

  14. Test

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)