HUT TNI ke 69 (Forever Young)

127
98
IMG_0033
Seoarang Prajurit yang bersiap menerima Tanda Kehormatan dari Presiden SBY dalam HUT TNI Ke 69 di Surabaya 07/10/2014 (all photos: JakartaGreater.com)

IMG_0002

IMG_0003

IMG_0004

IMG_0006

IMG_0010

IMG_0013

IMG_0020

IMG_0022

IMG_0023

IMG_0024

IMG_0025

IMG_0027

IMG_0029

IMG_0037

IMG_0056

IMG_9905

IMG_9906

IMG_9908

IMG_9910

IMG_9921

IMG_9928

IMG_9930

IMG_9931

IMG_9946

IMG_9950

IMG_9957

IMG_9958

IMG_9964

IMG_9973

IMG_9978

IMG_9994

IMG_0016

IMG_0019

IMG_0014

IMG_9998

IMG_9947

IMG_9932
Mantan KASAL Laksamana purn. Bernard Kent Sondakh (all photos: JakartaGreater.com)

Sejumlah Jenderal Purnawirawan menghadiri HUT TNI ke 69 di Surabaya Jawa Timur. Ada sedikit candaan mereka di sela-sela acara tersebut : “Waktu masih aktif, ingin rasanya pakai baju sipil. Sekarang sudah pensiun ingin rasanya pakai baju militer”. Dirhayau HUT TNI ke 69

127 KOMENTAR

    • Numpang ya bung peyang
      SUPAYA tidak bingung untuk Warjager
      Para Purnawawirawan digambar diatas yang membedakan dengan PATI yang masih Aktif saat memakai Pakai Dinas Upacara.adalah Papan namanya.
      Para PATI yang sudah pensiun memakai papan nama berlatarbelakang putih tulisan hitam dan sebaliknya untuk yang masih aktif

      Untuk PATI Purnawiran penggantian Papan nama dan Topi/pet menjadi Hitam dilaksanakan dalam Wisuda PATI
      Kalau dilingkungan TNI AL Biasanya dengan upacara tradisional dengan inti pewarisan nilai-nilai kepemimpinan TNI AL kepada Perwira Remaja AAL yang ditandai dengan penyerahan kemudi kapal di atas replika KRI Dewaruci yang dilanjutkan dengan pelepasan Pati Wisudawan beserta Istri yang berjalan melewati Gapura Pedang yang hanya diterangi dengan cahaya lilin/obor, MENANDAI berakhirnya masa pengabdian mereka di TNI AL,
      Sekaligus peralihan status seorang anggota militer menjadi masyarakat sipil.

      Kenapa dihadiri oleh Para Perwira remaja dan Kadet TNI AL ?
      Upacara ini dimaksudkan agar para Perwira Remaja dan para Kadet AAL dapat M3 yiaitu menghayati, mendalami, dan mempedomani nilai-nilai luhur kejuangan yang telah ditunjukkan oleh para Wisudawan yang telah lebih dahulu berjuang dan mengabdi kepada Negara dan Bangsa.
      Jadi sedih huk huk huk

      • Sebenarnya kalau tidak mengundang negara-negara Rese’ seperti Malon , porn di wilayah utara , dan juga Aushit di wil selatan , dan timur Papua
        hukumnya halal dan sah saja , bila kita ingat ketika Gusdur diangkat jadi Presiden pun , berbagai lawatan negara dipersingkat dan di kunjungi , kecuali Aushit/ Porn …

        mereka kelabakan , dan apa jawabnya Gusdur kala itu ..

        Tidak perlu diperjelas, pasti ada sebab dan akibat , yang membuat berang PM Howard kala itu ( tidak dimenungsake / tidak dimanusiakan / tidak dihargai )

        Tuh kan resah sendiri ,
        Semoga era baru ini para pemimpin bisa membuat ” resah” negara tetangga.

        Gus dur bisa , meski TNI tidak sekuat sekarang ,
        mengapa Tidak untuk saat ini apalagi TNI kuat dan Rakyat militan

        Sekali lagi marilah kita jangan mudah terprovokasi adu domba murahan macam manapun
        dimulai dari tingkat terkecil wilayah kita RT / RW ,
        apa gunanya ribut satu kampung beda RT hanya karena masalah roman picisan –> perebutan pacar misalnya

        buat apa alutista Gahar dan menakutkan negara lain, kalau titik lemah itu berasal dari komponen bangsa sendiri

        Edisi : Bersatu

        • Tetap bertetangga yg baik…walau tetangga itu kadang menjengkelkan…krn mereka jg kalo kita ada musibah tdk tinggal diam kok…selalu membantu…Tsunami 2004.contohnya .kalo lagi rese…kita tetap komunikasi tapi tdk putus silaturahmi…apa yg dilakukan sekarang sudah benar dan sesuai kultur bangsa ini…Diplomat2 kita sdh jago2 kok…diplomasi itu g keras2an..jago2an ..tapi mencari titik temu

    • Saya timses Jokowi/JK jg g suka kalo PS terlalu dijelek2in…ketegasan /kecerdasan beliau berpolitik itu juga saya kasih jempol krn bisa bermanuver dgn cerdik di Parlemen..diatas kemampuan politisi KIH yg terlalu konservatif ..ini sehat shg pemerintahan bisa terkontrol..dan rakyat bisa melek isu berpolitik..bukan buta politik…rakyat harus meniru rakyat Swiss yg sangat faham politik shg setiap UU hrs melalui referendum disetiap kanton(provinsi) baru bisa menjadi UU…rakyat g boleh emoh politik..tapi melek politik…itu syarat warga negara demokrasi…

  1. Pak Marsekal Laut Purn Slamet Soebiyanto.. beliau ikut wisudawan Pati pada tahun 2009,,SAAT itu dilantik oleh Kepala Staf TNI AL nya dimasa Laksamana TNI Tedjo Edhi Purdijatno bersama 24 Wisudawan Pati lainnya ,
    Difoto diatas kok kelihatan kurang segar,yaa ? Semoga sehat selalu pak Slamet Soebiyanto doa kami untuk anda,
    Beliau terkenal dengan Ketegasan dan memegang Teguh PRINSIP dan tidak mudah digoyahkan ,masih Ingat kegigihan beliau dalam menginnkan KS Kilo class dan Korvet kelas Streguschi ,beliau sering menolak tawaran hibah dari US karena merasakan sendiri bagaimana susah nya Armada Alutsista milik TNI AL diembargo sehingga banyak Alutsista mangkrak yang tidak bisa Ready, di Kanibal dan pensiun Dini,, Diantaranya Fregart kelas Triball dari Inggris yang harus pensiun Dini,

    Jadi ingat statemen Kalau tidak jadi beli KS Kilo mending duitnya dibuat beli beras untuk Rakyat,,

  2. Eh ada Pak bernard ken sondakh…beliau yg petama kali menegaskan bahwa angkatan laut yg kuat bukanlah suatu kemewahan tp suatu kebutuhan…dari pernyataan inilah gong MEF dimulai dgn pemesanan 4 korvet sigma class…terimakasih pak bernard…

  3. Ayo tebak2an.. foto ndan Satrio yg mana.. beliau selalu bilang hanya seorang sipil.. sesudah wisuda pati kan kembali menjadi rakyat sipil.. mungkin ndan Satrio ada fotonya diatas.. mungkil dulunya sempat di Bais TNi AL.. abis intelnya nya dahsyat sih.. silahkan di tebak.. Quiz of the week..

  4. Numpang berdecak kagum kpd Beliau-Beliau, semoga diberikan umur yg panjang dan kesehatan yg melimpah, agar bisa turut menyaksikan dan turut merasakan kejayaan negara Indonesia yg akan segera datang. Mohon maaf saya yg masih muda ini belum bisa mencontoh setitikpun dr jiwa2 ksatria Panjenengan. Foto2 tersebut bercerita sangat banyak, jauh memebihi dari sekedar deretan berjuta kata ttg apa yg telah Bapak perjuangkan dan korbankan bg negara tercinta. Cerita ttg desing peluru, tentang dahsyatnya ledakan bom, tentang darah2 yg telah tertumpah..semua terlihat di guratan wajah Bapak…, terimakasih..Jenderal..