Apr 232014
 
Patung Icarus

Patung Icarus

Dewasa ini teknologi telah berkembang dengan sangat pesat, dan akan terus berkembang dengan potensi yang seakan tidak memiliki batas. Sehingga hanya dalam tempo satu abad saja teknologi telah merubah hampir segalanya, termasuk pola pikir dan cara hidup manusia. Salah satu yang berkembang bersama kemajuan teknologi adalah ekonomi dan peradaban. Sistem ekonomi telah berkembang luas dan lebih rumit dibandingkan dengan sistem ekonomi tradisional jaman dahulu. Sebab teknologi memungkinkan segala sesuatu dapat dilakukan dengan lebih mudah, efektif, efisien dan hampir tanpa batas.

Atas dasar alasan tersebut manusia kemudian terus mengembangkan teknologi sebagai bagian dari investasi ekonomi dan juga agar ekonomi itu sendiri tetap hidup dan berkembang. Sehingga terbentuk hubungan simbiosis simetris antara ekonomi dan teknologi. Pada akhirnya kemajuan dalam kedua bidang tersebut kemudian turut memajukan peradaban manusia. Dan meskipun peradaban manusia ikut terdorong perkembangan keduanya, namun di satu sisi hal ini juga menyimpan permasalahan. Peradaban manusia seakan menjadi tergantung dengan kedua hal itu, dan ini dapat menciptakan konflik.

Manusia sedari awal perkembangan peradabannya telah menciptakan batas – batas lingkup teritorial sosial, baik individu maupun komunitas. Dengan berjalannya waktu jumlah populasi manusia akan terus bertambah, kebutuhan ekonomis juga akan terus bertambah. Permasalahannya setiap teritori tidak menyimpan kandungan sumber daya dalam jumlah dan ragam yang sama, dan setiap teritori berdiri secara berdampingan dengan teritori lain dalam garis – garis batas. Maka solusi bagi kedua masalah atau salah satunya adalah dengan mengembangkan teritori atau menciptakan ‘remote teritory’.

Mengembangkan teritori secara horisontal atau melebar dapat menyebapkan konflik teritorial. Karena dalam prosesnya akan mengambil sebagian atau mengakuisisi seluruh teritori tujuan. Praktik semacam ini dilakukan sejak jaman kerajaan kuno, dapat dilihat dari tulisan sejarah yang memuat banyak perang teritorial, invasi dan agresi. Namun sejak berkembangnya teknologi dalam segala aspek, praktik semacam ini menjadi tidak relevan dan tidak efisien. Maka kemudian muncullah agenda remote teritory, yaitu suatu wilayah yang dikendalikan secara tidak langsung atau dalam pengertian umum kekinian biasa disebut “negara boneka”. Namun dengan semakin berkembangnya nasionalisme dan adanya faktor asimetrik menjadikan pelaksanaan remoting teritory semakin sulit. Maka pilihannya kembali pada opsi pelebaran horisontal, keduanya pada akhirnya menjadi siklus konflik berkepanjangan.

Letak permasalahan utamanya bukan pada konflik itu sendiri atau pada hasrat manusia yang tidak mengenal batas, akan tetapi ada pada planet bernama Bumi. Bumi adalah satu – satunya tempat tinggal manusia dan manusia tidak dapat meninggalkan bumi untuk hidup di tempat/planet lainnya dan di sinilah letak kebuntuannya. Maka apabila terjadi konflik terlebih dalam skala besar, bumi akan menjadi semacam ‘Hell’s Pit’ bagi seluruh umat manusia itu sendiri. Mengetahui hal ini maka dahulu semua negara besar bersikeras dan berusaha keras agar konflik perang dingin paska perang dunia kedua agar tidak meletus. Bisa dibayangkan betapa mengerikan akibatnya apabila setiap negara – negara besar saling bertukar tembakan bom nuklir. Seperti berdiam didalam rumah, mengunci pintu – pintunya lalu dengan sengaja membakarnya dari dalam. Kiamat karena arogansi kebodohan.

Satu – satunya jalan penyelesaian bagi segala permasalahan hasrat manusia di bumi adalah, manusia harus meninggalkan bumi, ekspansi vertikal ke arah luar angkasa. Cepat atau lambat segala sumber daya alam yang ada di bumi akan terkuras dan manusia akan membutuhkan tambahan lahan huni. Permasalahannya eksplorasi sumber daya alam berlebihan dapat merusak bumi, dan lagi perluasan lahan hunian tidak dapat dilakukan tanpa mendesak alam itu sendiri. Pada akhirnya manusia harus mengarahkan segala macam kepentingannya keluar, baik itu agenda politik, ekonomi, militer maupun keberlangsungan hidupnya.

Icarus terbang ke matahari dan akhirnya mati (photo: deviantart.net)

Icarus terbang ke matahari dan akhirnya mati (photo: deviantart.net)

Dengan mengalihkan prioritas manusia keluar maka secara langsung juga akan mengalihkan potensi konflik keluar. Dalam artian potensi perang akan terjadi diluar bumi dan lebih jauh -dengan kesepakatan bersama- bumi dapat hanya dijadikan sebagai tempat yuridiksial saja. Maka bumi akan menjadi tempat yang aman dan manusia dapat menjamin tingkat survivabilitasnya meskipun manusia berperang secara habis habisan diluar angkasa.

Bagi sebagian, wacana eksplorasi ruang angkasa masih terdengar futuristik. Sebagaimana dahulu orang menanggapi wacana pergi ke bulan adalah khayalan mimpi belaka. Sebagian negara telah berlomba – lomba menapaki ruang angkasa, sebab mereka mengetahui potensi besar apa yang tersimpan disana. Terutama adalah karena siapa yang pertama kali menguasai ruang luar angkasa maka secara otomatis dia pula yang akan menetapkan hukum pertama di luar angkasa. Hal ini menjadi sangat penting sebab hukum tersebut dapat menjadi aturan yang memungkinkan monopoli bagi negara atau pihak tertentu. Pada akhirnya, meskipun ruang angkasa itu begitu luas melebihi imajinasi manusia, namun tidak cukup luas untuk menampung hasrat manusia. Dan inilah yang pada nantinya akan menjadi awal konflik dalam episode eksplorasi luar angkasa, star wars dalam artian sebenarnya.

Untuk mencapai luar angkasa tidak mungkin dapat dilakukan tanpa adanya teknologi, sementara teknologi tidak mungkin akan berkembang tanpa adanya dukungan finansial, kembali lagi ke ekonomi. Indonesia dari ufuk timur hingga ufuk barat telah dianugerahi dengan aneka ragam sumber daya alam yang melimpah ruah. Nenek moyang kita menyebut negeri kaya ini dengan sebutan Nusantara Gemah Rimpah Loh Jinawi. Segala kekayaan itu, jika Indonesia dapat menjaga dan mengelolanya dengan baik akan dapat digunakan untuk mensejahterakan rakyatnya, dan tentunya dapat menjadi modal untuk menggapai ambisi yang lebih tinggi, invasi luar angkasa. Mengapa tidak?!.

Meskipun tidak sejauh upaya yang telah dilakukan oleh negara – negara besar namun Indonesia telah merintis jalan ke arah sana. Sebagai mula – mula Indonesia menelurkan proyek roket RX yang diorientasikan dapat meluncurkan satelitnya sendiri. Cukup sederhana bila dibandingkan dengan ambisi Amerika yang telah ingin menjadi negara pertama yang menapakkan kakinya di planet Mars. Meskipun demikian upaya untuk melongok ke luar angkasa telah ada dan harus terus dijaga dan diteruskan. Sebab mengejar mimpi luar angkasa tidak hanya memberikan prestise, tapi teknologi serta produk yang dihasilkan darinya dapat memberikan insentif ekonomi yang besar, potensi pengembangan militer dan terutama bagi kemanusiaan itu sendiri.

Masa depan peradaban manusia ada diluar angkasa, diluar batas – batas atmosfir bumi, di sela – sela bintang, diantara ruang dan waktu. Eksplorasi luar angkasa sudah menjadi bagian dari takdir manusia. Dengan segala modal awal yang dimiliki negeri ini, sudah waktunya bagi Indonesia untuk menatap dengan percaya diri masa depan yang lebih jauh, memantapkan kaki untuk melompat lebih tinggi. Namun segala hal di dunia ini tidaklah berjalan secara instan, segalanya berjalan melalui proses upaya dan perjuangan yang panjang. Setiap langkah besar selalu diawali dengan langkah kecil. Dan langkah kecil itu bisa kita mulai dari sekarang, bahkan mungkin, kita sudah lama memulainya. With regards,

by STMJ

  63 Responses to “ICARUS”

  1. Akhirnya pertamax juga..

  2. keduax ok lahh

  3. SR Izin baca

  4. benar sekali bung STMJ “setiap langkah besar selalu diawali dengan langkah kecil”…semua diawali dari mimpi yang akhirnya menjadi kenyataan, bukan hanya sekedar mimpi tetapi dimulai selalu dengan segala usaha dan doa…salam

    btw who is Icarus?? 🙂

    • Dewa romawi kuno dan Yunan. Kuno cmiiw

    • Kalo mimpinya gak kesampain gmana bung dewa kembar.he..he. sorry oot. Salam kenal..

    • Icarus adalah kisah mitologi yunani yang merupakan salah satu bukti bahwa obsesi manusia untuk dapat terbang diangkasa sudah ada sejak waktu yang sangat lama,dalam kisah ini diceritakan icarus terbang melarikan diri dari kreta dengan menggunakan sayap ciptaan daedalus….klo ada yg kurang monggo di tambahkan sobat2

    • Salam juga bung Dewa Kembar,

      Seperti Icarus yang dikatakan bung James. Sekedar tambahan, Icarus dan ayahnya Deidalus terbang menggunakan sayap yang dibuat dari bulu unggas yang direkatkan dengan lilin. Sebelum terbang ayahnya memperingatkan agar tidak terbang terlalu dekat dengan matahari, tapi Icarus kemudian terlalu terpesona dengan kecermelangan matahari dan terus terbang semakin tinggi. Akhirnya lilin perekat bulu sayapnya leleh dan Icarus mati terjatuh. Laut dimana ia jatuh oleh orang Yunani kemudian dinamai Icarus Sea.

      Tabik

  5. hore kelimax….ak ra popo

  6. Tulisan yang menarik. He3… lumayan masuk 10 besar

  7. Asalam my bro warjager

  8. menyimak

  9. cepat amit semua

  10. kilo di kalimantan ada dewa perangnya juga,, namanya dewa burung,, yang sifat2nya pendiam, tidak suka menonjolkan kemmpuan, dan juga pemlu..

  11. Tulisan yg menginspirasi bung STMJ…
    Saya ijin menyimak…. :-B

  12. absen…izin nyimak aja

  13. @ mas STMJ

    Gile bener… tulisannya dalem banget… filosofis sekaleeee… Saluut

    Semoga Jakarta Greater makin rame dengan tulisan tulisan yang makin bervariasi…

    Hidup Indonesia…

  14. Lanjut…

  15. Assalamualaikum wr.wb.
    Artikel yang bagus bung STMJ 😀

  16. berarti masih lama dong bung kita melihat KRI.Soekarno 🙁
    tapi gpp ntar jadi KBI.Soekarno
    KBI(kapal bintang indonesia) amin

  17. Sebetulnya kalau manusia tahu, semua yg ada di alam ini adalah pengetahuan. Untuk mengarungi alam semesta ini perlu kecepatan yang bisa mendekati kecepatan cahaya, dan pastilah sesuai dgn ilmu konvensional yg ada sekarang ini utk mendapatkan kecepatan tsb perlu energy yg besar pula. Kalau kita melihat alam ini baik yang kosmos maupun yg mikro, semua benda yg berputar spt elektron di mikro maupun planet di kosmos dlm berputar mengitari intinya kecepatannya hampir mendekati kecepatan cahaya. Tidak perlu memakai energi dlm pergerakan mereka sgt efisien hanya menggunakan gaya gravitasi saja. Gravitasi adlh faktor yg menyebabkan suatu benda memiliki massa atau bertambah berat.

    Dalam teori fisika skg hampir mustahil ada benda yg bisa melebih kecepatan cahaya. Krn kalau ada yg melebihi kecepatan cahaya maka sesuai dgn rumus kekekalan energi, waktu akan menjadi negatif artinya kita akan kembali ke massa lalu. Padahal kita perlu kecepatan cahaya utk mengitari semesta ini yg maha luas.

    Ada alternatif lain sebetulnya tanpa perlu energi besar utk mencapai perpindahan antar tempat di semesta ini, selain dimensi waktu, ada dimensi ruang. Kita bisa berpindah dgn cara teleportasi layaknya kita mengirim sebuah email dari indonesia ke amerika hanya butuh sekian detik paket kita biasanya dlm bentuk file baik yg bergambar maupun tulisan sampai alamat yg kita mau. Kalau tadi kita akan menemui teori kuantum skg kita akan bentrok dgn teori kekekalan massa. Apakah massa yg terurai dlm bentuk padat spt manusia ini bisa terurai lagi utuh mjd spt aslinya. Bagi yg percaya, Kita mungkin bisa berpikir bagaimana seorang dukun yg bisa mengantar paketnya ke dlm tubuh korbannya dari padat ke gas lalu ke padat lagi spt paku, jarum dll.

    Kelemahan benda padat spt manusia adlh mempunyai berat krn gaya gravitasi, shg pergerakkan kurang cepat beda dgn makhluk lain selain manusia yg berbentuk gas shg pergerakan sgt cepat bisa berpindah dlm sekejap. Krn gaya gravitasi inilah suatu benda berkurang kecepatannya, tapi bisakah kita spt elektron yg mengitari inti atom atau bumi yg mengitari matahari yg bisa mempunyai kecepatan tinggi dgn menggunakan gaya gravitasi ini. Bagaimana mereka bisa stabil walaupun mempunyai kecepatan tinggi, apakah krn mereka jg berputar jg pada porosnya. Apakah kalau begitu semua benda hrs berbentuk menyerupai bulat spt bumi, elektron, atau piring terbang UFO agar bisa berputar 2 sekaligus tsb shg bisa mempunyai kecepatan tinggi ataukah hrs terurai dulu dlm bentuk gas atau harus mencari lubang cacing yg bisa berpindah tempat atau kordinat tertentu dgn memakai radar atau satelit utk berpindah tempat atau teleporter. Sorry para warjager, angan-angan sejak kecil dulu utk mengarungi semesta ini. Sebetulnya Allah dlm al quran bahkan menantang utk memberi motivasi kpd manusia, bahwa manusia bisa mengitari langit ini dgn kekuatan. Tapi yg saya gak tahu kekuatan apakah itu, apakah kekuatan energi yg besar. Tapi positifnya dari firman Allah tsb adlh bahwa manusia sebetulnya bisa mengitari langit ini tapi belum ditemukan caranya bagaimana skg. Saya percaya suatu saat manusia pasti bisa.

    • Pernah mendengar “artificial black hole” bung Ihsan? Berpindah ruang melalui lubang hitam buatan, teorinya sudah ada tapi teknologinya masih belum tersedia pada masa ini. Menurut ilmuwan CERN teknologinya baru tersedia sekitar 100 tahunan mendatang CMIIW

      Yang dimaksud dalam Al Quran, berdasarkan ijma’ ulama kekuatan yang dimaksud adalah ilmu 😀

      Salam

      • bung STMJ,

        teoritis particle accelerator/collider seperti yang dimiliki CERN dapat membuat MBH (microscopic black hole), tapi energi yang dibutuhkan untuk menciptakan MBH sangat besar dan durasi keberadaan MBH juga sangat singkat, sehingga sulit dimanfaatkan untuk kegunaan praktis.

        kebutuhan energi;
        Still, conventional physics suggest it would take a quadrillion, or a million-billion, times more energy to form a microscopic black hole than the Large Hadron Collider is capable of. (livescience / LHC : akselerator milik CERN)

        durasi keberadaan;
        Tiny black holes should shrink via such evaporation faster than they grow by gobbling up matter, dying within a fraction of a second, before they could engorge on any significant amount of matter (livescience).

        catatan: black hole yang berada di sekitar manusia sepertinya harus dari ukuran mikroskopik, yang sekian kali lebih besar salah2 bisa ‘menyedot’ habis manusia dan benda2 seperti vacuum cleaner, akibat tarikan gravitasinya yang luarbiasa besar…

        teoritis juga; manusia memang bisa traveling ke alam / dimensi lain melalui black hole beneran (yang terdekat berada di pusat galaksi kita), tapi alam seperti apa yang ditemui tidak jelas, terlalu riskan jika niatnya ingin membangun koloni baru.

        • Bung Danu,

          Anda benar, aplikasi MBH memang tidak jauh dari penggunaan akselerator partikel. Kalau boleh menambahi, saat ini telah dan sedang dikembangkan teknologi reaktor fusi mini dan pembuatan partikel antimateri. Reaktor fusi mini adalah aplikasi teknologi energi terbarukan yang secara teoritis bersifat infinite-tanpa batas. Dalam artian selama pemakaian tidak melebihi output cycle-nya maka reaktor tersebut akan menghasilkan energi yang tidak ada habisnya. Teknologi ini akan mengakhiri segala konflik manusia yang disebabkan oleh kebutuhan energi. Namun yang terakhir ini saya ragu akan berjalan mulus, sebab akan berbenturan dengan banyak kepentingan ekonomi dan politik serta akan ada banyak negara yang colaps jika teknologi ini terlahir sebelum semua cadangan minyak habis.

          Partikel antimateri, seperti halnya namanya memang bersifat bertolak belakang dengan materi. Memiliki karakter yang sangat tidak stabil dan efektifitas energi hingga 98% (efektifitas nuklir hanya 4-5%) sehingga setetes/gram antimateri dapat menghasilkan energi setara _/+ 1 megaton TNT + tanpa radiasi!!! Menurut saya teknologi inilah yang akan lebih dahulu muncul, sebab aplikasinya juga dapat digunakan sebagai senjata. Secara umum, kedua teknologi ini dapat digunakan sebagai sumber energi dalam pembuatan gerbang MBH atau sumber energi bagi wahana eksplorasi ruang angkasa.

          Sebelum ini juga telah lama dikembangkan oleh NASA sejenis mesin jet yang bergerak dengan memanfaatkan ion. Ion sendiri tersedia bebas di alam semesta dan bisa pula dihasilkan dengan manipulasi energi. Dan baru-baru ini ilmuwan CERN menemukan partikel Higgs-Boson, yang secara teoritis (IMHO) pengaplikasiannya dapat digunakan untuk memanipulasi gravitasi. Dan seperti yang telah diketahui umum, untuk dapat masuk-keluar dari lubang hitam diperlukan kecepatan setara cahaya. Aplikasi kedua teknologi diatas, secara teoritis dapat digunakan untuk bergerak pada kecepatan warp. Singkat kata teknologi persiapan eksplorasi ruang angkasa telah ada dan sedang dikembangkan. Produk hasil jadi dari teknologi – teknologi tersebut “diperkirakan” akan siap pada 50-100 tahun mendatang. Insya’Allah, bagi anak cucu kita melihat dan merasakan space voyage bukan lagi mimpi.

          #intermezo: jika anda perhatikan, aplikasi teknologi yang ditampilkan dalam film seri Startrek adalah berdasar fisika nyata, bukan fiksi ilmiah 😉

          Salam

      • saya pikir kekuatan daya dorong, dgn diciptakannya energy yg besar shg menciptakan daya dorong yg membuat benda melesat tdk dlm satuan march lagi tapi warp. Tapi memang penciptaan energy tsb ada kaitannya dgn ilmu jg.

      • teori kecepatan cahaya itu bukanny manusia sudah prnah mengaplikasikannya..ketika nb Sulaiman AS memindahkan istana ratu Bilqis…atw perjalanan Isra mi’raj Rasulluloh..tanpa adanya kerusakan satupun partikel…jd mungkin sj terungkap nnti sebuah alat /teleporte.. (maap bukan maksud SARA..CMIIW)

    • Assalamualaikum wr.wb
      komponen dari ruang itu sendiri adalah suhu,
      bisa jadi kalau lewat lubang waktu jadi membeku ataupun hancur karena perbedaan tekanan 😀
      selain itu mungkin suhu yang di ruang angkasa berbeda dengan yang ada di bumi,
      jika di bumi suhu di tentukan oleh sifat benda itu sendiri misalnya partikel air yang di hembuskan angin membuat suasana dingin sedangkan di ruang angkasa terkesan hampa sehingga kemungkinan suhu dingin yang di ruang angkasa berbeda dengan suhu bumi.
      dan mungkin juga setiap partikel mempunyai akumulasi energi yang berbeda-beda.
      hal lainnya adalah perkembangan dari metalurgi itu sendiri dimana masih banyak misteri komponen peralatan yang belum di temukan.

      kalau salah ya maaf 😀

      • kemungkinan suhu adalah bentuk akumulasi dari energi itu sendiri
        kalau salah ya maaf 😀

      • bung kan di luar angkasa tekanan 0 jadi tidak ada istilah perbedaan tekanan
        suhu disana berpancar dengan cara radiasi dimana partikel2 cahaya yg berupa proton hingga turunannya bertabrakan
        jadi semakin jauh dari matahari suhu semakin dingin karena daya jangkau partikel2 matahari sudah mulai habis

        kalo mau terbang mendekati kecepatan cahaya butuh percepatan brp lama?
        partikel yg memiliki kecepatan cahaya baru 1 yg di temukan oleh CERN
        neotrino
        mungkin dari pembangkit neutrino ini bisa di jadikan gaya dorong pesawat
        (gaya aksi reaksi)

        • ‘photon’ mungkin bung ?

          • iya termasuk bung
            aku lupa ada brp turunannya
            16 or 24 partikel dan sinar
            baik gama, alfa (He), beta (proton) neutron, muon, neutrino, dll
            bisa di googling di wiki bung

            tp yg masuk ke bumi itu selain sinar2nya mayoritas yg masuk photon
            ini yg di gunakan di sel surya

      • tambahan

        semua partikel memiliki energi yg berbeda2
        misal untuk elektron lambat energinya 0,6 MeV
        paling gampang pake rumus enstein E=MC^2
        tetapi energi di atas 10MeV dapat mengionisasi suatu material sehingga menyebabkan material itu ber radiasi
        neutron memiliki energi di atas itu

        masalah energi dengan metalurgi itu ada bung
        namanya ionisasi partikel
        jadi logam di ionisasi permukaannya misal menggunakan elektron maka permukaannya sangat keras hingga kedalaman 2-3 mm
        besi di ionisasi ama emas maka akan berlapis emas permukaannya jadi daya hambat logam tersebut kecil
        (arus mengalir pada permukaan logam loh)

        nah BATAN yogya akhir tahun kemaren baru datengin magnet elektrik seberat 21 TON untuk di buat siklotron
        (di kiloin brp M ya?… hehe)
        siklotron ini nanti di hubungkan ke MBE (mesin berkas elektron) untuk meningkatkan kecepatannya sehingga kekerasannya tadi akan lebih dalam lagi

        TA ane niatnya mau nge ionisasi body panser pake teknik ini or nitridasi tapi gk diizinin soalnya kalo keemu formulanya alatnya pasti di hondol ke pindad
        -_-
        teragis emang

    • Hukum Kekekalan Massa
      sebelum reaksi = sesudah reaksi
      bisa aja di terapin dalam bentuk teleport,tubuh di urai menjadi partikel2 kecil.kemudian di satukan kembali.seperti di film2.

  18. Sebenarnya Ir Soekarno sdh meletakkan mimpi2 yg akan menjadikan Indonesia besar, hanya saja jalan menuju kesana tdk mudah dan mulai sedikit demisedikit (alon alaon waton kelakon) akan memberikan acuan utk menggapai dr sedikit sedikit ekonomi kita majukan lamalama kan juga menjadi besar mimpi itu sdh mulai kita kenal serta mudah2 apa yg menjadikan tulisan Bung2 yg bagus2 akan memberikan semangat utk survival dlm mempersiapkan majunya NKRI yg sejajar dg Inggris/Jerman/AS/Rusia/Tiongkok. Salam…………………….

  19. Gak bisa tidur, eh ada ikaros.
    “..Dan langkah kecil itu bisa kita mulai dari sekarang, bahkan mungkin, kita sudah lama memulainya.”
    Permasalahan :
    Adat Republik ini, ganti pemimpin ganti pula kebijakan.
    Contoh:
    Proyek Kartika.
    Solusi:
    Bagaimana cara melindungi proyek atau penelitian yang mungkin memakan waktu lebih dari lima tahun, jadi ganti presidan dan partai yang berkuasa proyek/penellitian masih tetap berjalan. Tentunya dengan UU.

  20. teleskop ruang angkasa kepler (diluncurkan 2009) telah menemukan planet yang mirip bumi di konstelasi cygnus, mengorbit bintang kate (dwarf star) kepler-186 (dan diberi kode kepler-186f). mirip bumi dalam arti berada dalam zona di mana air dapat berada dalam bentuk cair (bukan uap) dipermukaan planet, syarat kelangsungan hidup manusia.

    kabar buruknya: kepler-186f berjarak 500 tahun cahaya dari bumi, sejumlah astronot pria-wanita (yang akan melanjutkan eksistensi manusia di sana) perlu dibekukan/diawetkan dan ‘dibangunkan’ di akhir perjalanan.
    tidurnya 500 tahun jika kecepatan wahana ruang angkasa mereka = kecepatan cahaya (menurut teori relativitas khusus tidak mungkin / paradoks massa-energi pada perjalanan berkecepatan cahaya).

    kecepatan cahaya 300,000 km/detik, sejauh ini benda buatan manusia tercepat adalah wahana ruang angkasa juno/nasa, yang mencatatkan 140,000 km/JAM.

    jadi untuk mencapai kepler-186f dengan kecepatan juno para astronot perlu dibekukan selama 2,14 x 3,600 x 500 tahun.

    kabar baiknya, umat manusia masih memiliki waktu selama 7 milyar tahun untuk menemukan teknologi super canggih untuk mencapai kepler-186f dalam waktu lebih singkat, sebelum sang surya padam kehabisan bahan bakar fusinya (hidrogen).

    • Qur’anic note:

      ada ayat Quran yang mengatakan bahwa suatu saat matahari dan bulan akan berbenturan.

      ayat ini cocok dengan sains: saat sekarat mulai kehabisan bahan bakar, matahari akan membengkak jadi red giant, ukurannya menjadi sangat besar sehingga mencapai orbit mars.
      dalam proses menggelembung itu, dengan sendirinya bulan akan terlebih dahulu membentur permukaan matahari…

      • bukannya kalo makin habis makin kecil bung ukuran matahari
        ane pernah baca jurnal dari oxford katanya miliaran tahun yg lalu matahari lbh besar beberapa persen dari sekarang sehingga disimpulkan bahwa matahari makin mengerdil tp dlm ordo mikiaran tahun yg akan datang

        kalo tabrakan dngn bulan bisa jadi bulan yg lepas dari orbitnya karna faktor x walau penelitian menyebutkan bahwa jarak bumi-bulan makin lama makin pendek tp jiga perlu jutaan tahun baru bisa tabrakan dngan bumi

        • betul, akhirnya akan menjadi bintang kate putih (white dwarf).

          evolusi lengkapnya;
          http://www.physics.uc.edu/~hanson/ASTRO/LECTURENOTES/W07/Evolution/Sun_Life.png

          • owhhhh
            ini terjadinya supernova ya bung
            setelah terjadi big bang dia akan menjadi kerdil

            mungkin yg di maksud membesar itu terjadinya big bang dan mengakibatkan supernova

          • ingat supernova jadi ingat @ponari yang membayangkan penghancuran alam semesta / universe dengan missile buatan manusia,

            perbandingan ukuran bumi : matahari,
            http://didyouknow.org/graphics/space/planetsizes.jpg

            matahari adalah bintang ukuran kecil, bintang besar dengan massa > 8x massa matahari (solar mass) akan mengakhiri siklus hidupnya dengan ledakan supernova.

            Stars larger than 8 solar masses will go supernova
            (wikispaces.com)

            Ledakan supernova telah terjadi berkali2, dan alam semesta aman2 aja tuh -gak kebayang ukuran missilenya @ponari harus segede apa agar alam semesta hancur…

          • ingat supernova jadi ingat @ponari yang ingin merancang missile penghancur universe.

            kalaupun missilenya segede bumi, bumi masih terlalu kecil untuk menggoyang matahari aja,
            http://didyouknow.org/graphics/space/planetsizes.jpg

            sementara ledakan supernova adalah akhir hayat bintang besar dengan massa 8x matahari.

            What is the minimum size of a star that will go supernova?
            Answer: Eight times the mass of the Sun. 
            (wikispaces,com)

            kalaupun missile-nya @ponari seukuran 8x matahari, alam semesta tetap bakal aman2 aja tuh.
            ledakan supernova sudah sering terjadi.

            (yang penasaran bisa google ‘supernova explosion’, ada beberapa di youtube)

      • bila suatu hari benda-benda di tata surya ini massanya berkurang, baik itu planet atau matahari itu sendiri, maka akan terjadi masalah di gravitasi benda-benda di tata surya ini yg menyebabkan garis edarnya menjadi melenceng dan berakibat saling tubrukkan.

    • matahari sebagai red giant,
      http://qph.is.quoracdn.net/main-qimg-d929a47ba84c6d67d390b3e03466ab6f?convert_to_webp=true

      The Sun as a Red Giant will expand past the Earth’s orbit in just a billion years. The heating Sun will evaporate the Earth’s oceans away, and then solar radiation will blast away the hydrogen from the water. The Earth will never have oceans again. It will eventually become molten again.

      sebelum permukaan matahari membengkak mencapai bumi, manusia dan seisi alam sudah ‘lewat’, disate bersama.

      sehingga migrasi ke planet lain merupakan keharusan jika manusia ingin melanjutkan garis keturunan.

    • artinya manusia memang perlu menciptakan black hole utk mempersingkat jarak tsb. Dgn memasang kordinat yg dituju, lalu menciptakan black hole, maka manusia bisa mempersingkat jarak tsb. Jadi intinya memang, perlu tercipta black hole.

    • Benar bung danu bila ada suatu benda yg mempunyai kecepatan cahaya, maka
      sesuai dgn rumusnya, mc2= -ma2, dgn a=v/t, maka t= -1, sgt tdk mungkin. cmiiw

      akan terjadi paradox waktu menurut saya.

  21. snang bs gabung disini
    slm knal smua

  22. Saya setuju bung, memang dgn tubuh manusia yg terdiri dari daging akan mengkerut bila ada dlm benda yg mempunyai kecepatan hampir menyamai kecepatan cahaya. Mungkin manusia perlu mantel perlindung tubuhnya atau juga manusia perlu menciptakan pesawat yang bisa memciptakan gaya 2 aksi sekaligus sbg penyeimbang, ada gaya aksi dan gaya reaksi. Analoginya spt bumi, bumi mengelilingi matahari dgn kecepatan yg sgt cepat, tapi semua benda yg ada di bumi tidak merasakan pergerakan bumi tsb. Ada dua faktor disini gaya gravitasi bumi dan gaya putar bumi pd porosnya. IMHO

    Manusia mengalami penuaan karena sudah menurunnya kerja sel-sel manusia utk regenerasi. Mungkin suatu saat nanti diciptakan suatu alat yg bisa menscanning tubuh manusia lalu merecharge tubuh manusia tsb utk menstimulus sel-selnya agar bisa aktif lg meregenerasi spt saat muda dulu, analoginya spt baterei saja. IMHO

 Leave a Reply