Mar 242019
 

Rudal balistik antar-benua (ICBM) Sarmat buatan Rusia © Kemhan Rusia

JakartaGreater.com – Sarmat, rudal balistik antarbenua baru dengan jangkauan 11.000 km, adalah senjata strategis dari upaya terakhir yang mampu membawa hingga 24 kendaraan re-entry (MIRV) yang mampu menargetkan senjata nuklir secara mandiri, disebut-sebut sebagai upaya Rusia untuk melestarikan stabilitas strategis global di tengah rencana AS untuk mengembangkan pertahanan rudal canggih, seperti dilansir dari laman Sputnik.

Kepala Roscosmos Dmitri Rogozin telah menyebut tentang kemampuan Sarmat di sebuah wawancara dengan televisi Rusia. “Ini adalah rudal balistik kelas berat yang mampu untuk mengalahkan, merobek setiap sistem pertahanan rudal hingga berkeping-keping, yang ada saat ini atau yang akan datang”.

Menurut Rogozin, begitu dikerahkan, Sarmat akan menjadi tulang punggung kemampuan strategis Rusia. Menambahkan bahwa perusahaan Roscosmos sesuai jadwal disemua area utama tatanan pertahanan negara.

Avangard, rudal jelajah nuklir hipersonik buatan Rusia. © Kementerian Pertahanan Rusia

Pengujian negara terhadap ICBM Sarmat telah dimulai tahun lalu, dengan produksi massal diperkirakan akan dimulai pada tahun 2020 dan penyebaran pertama ke Pasukan Rudal Rusia akan dimulai pada tahun 2021. Mampu membawa berbagai kombinasi hulu ledak dan umpan, Sarmat juga diyakini mampu mengerahkan hingga 24 kendaraan hipersonik Avangard (Avenger = Penebus) berkemampuan nuklir.

Setelah dikerahkan, Sarmat diharapkan berfungsi sebagai pencegah bagi sejumlah inisiatif Pentagon, termasuk upaya membangun perisai pertahanan rudal yang efektif, termasuk apa yang disebut sebagai “Prompt Global Strike” yang diprogram secara massal dipandu dengan presisi, program serangan udara senjata konvensional, bertujuan menghilangkan respons strategis musuh sebelum dapat diluncurkan.

  One Response to “ICBM Sarmat Bisa Tembus Sistem Pertahanan Misil Apapun – Pejabat”

  1.  

    Gawat dunia
    :lol: :lol: