IFV Lynx KF41: Di Medan Perang Masa Depan, Fleksibilitas Adalah Kunci

Kendaraan tempur infanteri LYNX KF41 3

Dengan fleksibilitas Trek Karet Komposit yang dipasang ke Kendaraan Tempur Infanteri Lynx, platform itu dapat dikonfigurasi untuk bobot yang lebih ringan (karena penghematan bobot di track) untuk memungkinkan transportasi udara yang lebih mudah dan berpotensi mengurangi biaya operasional keseluruhan melalui masa pakai kendaraan.

JakartaGreater – Rheinmetall sebagai pemasok kendaraan militer terbesar untuk Angkatan Pertahanan Australia telah berhasil menyelesaikan uji coba sistem Trek Karet Komposit atau Soucy Composite Rubber Track (CRT) pada Kendaraan Tempur Infanteri (IFV) Lynx KF41.

Managing Director Rheinmetall Gary Stewart mengatakan demonstrasi Composite Rubber Track (CRT) menegaskan bahwa IFV Lynx mampu memanfaatkan trek baja maupun karet komposit.

“Kendaraan itu dikonfigurasi ulang dari sistem lintasan baja dasar ke CRT, dan berhasil menunjukkan operasi kendaraan pada sistem CRT dan kemudian kembali ke konfigurasi Lintasan Baja dasar dengan sukses besar.

Kendaraan tempur infanteri LYNX KF41 2

Kendaraan Tempur Infanteri (IFV) Lynx KF41.(@Rheinmetall)

“Rheinmetall IFV Lynx memiliki modularitas dan fleksibilitas untuk dioperasikan dengan kedua jenis sistem lintasan, memungkinkan tentara untuk mengonfigurasi kendaraan untuk memenuhi kebutuhan operasional.

“Ini memastikan IFV Lynx dapat mendukung manfaat dari kedua sistem.

“Di medan perang masa depan, fleksibilitas adalah kunci untuk menyesuaikan kemampuan kendaraan dengan lingkungan ancaman yang diperlukan. Lynx dengan desain untuk modularitasnya dapat dikonfigurasi untuk memenuhi lingkungan yang muncul itu,” katanya, dikutip Rheinmetall, Rabu, 17 November 2021.

Kendaraan tempur infanteri LYNX KF41

Kendaraan Tempur Infanteri (IFV) Lynx KF41.(@Rheinmetall)

Stewart mengatakan fleksibilitas menggabungkan CRT sebagai opsi trek di Kendaraan Tempur Infanteri Lynx meningkatkan kemampuan kendaraan untuk menghadapi lingkungan ancaman yang dinamis.

Dengan fleksibilitas CRT yang dipasang ke Kendaraan Tempur Infanteri Lynx, platform dapat dikonfigurasi untuk bobot yang lebih ringan (karena penghematan bobot di track) untuk memungkinkan transportasi udara yang lebih mudah dan berpotensi mengurangi biaya operasional keseluruhan melalui masa pakai kendaraan.

“Kedua sistem track memiliki keunggulannya masing-masing dan meskipun pengguna akhir menentukan apakah track Baja atau Karet Komposit paling sesuai, fleksibilitas desain Lynx yang akan dikonfigurasi dengan keduanya memberikan fleksibilitas terbesar untuk pertahanan,” ujar Stewart ditambahkan.

Leave a Reply