Okt 132018
 

Kendaraan peluncur rudal BrahMos dalam parade militer Januari 2018 di India © Dephan India via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – BrahMos adalah perusahaan patungan antara Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (DRDO) India dan NPO Mashinostroyenia (NPOM) Rusia dan dianggap sebagai rudal jelajah tercepat di dunia hingga saat ini, seperti dilansir dari laman Sputnik.

Otoritas India, pada hari Senin, telah menangkap seorang ilmuwan yang bekerja di Pusat Penelitian Rudal BrahMos yang didanai oleh negara (BMRC) dan berada di kota sebelah barat, Nagpur karena “membocorkan” informasi sensitif tentang rudal jelajah supersonik berkekuatan-nuklir BrahMos kepada Pakistan.

Nishant Agarwal dipekerjakan di pusat penelitian rudal dekat Nagpur selama empat tahun terakhir. Dia tertangkap dalam sebuah operasi gabungan yang dilaksanakan oleh Satuan Anti-Teroris Uttar Pradesh (ATS) dan Intelijen Militer.

Agrawal diduga telah memberikan informasi yang sangat rahasia kepada Intelijen Pakistan yakni Inter-Services dan sejumlah negara lainnya.

“Informasi yang sangat sensitif ditemukan di komputer pribadinya. Kami juga menemukan bukti dia mengobrol di Facebook dengan orang yang berbasis di Pakistan”, kata Aseem Arun, pejabat senior Kepolisian Uttar Pradesh.

Sumber mengatakan kepada Sputnik bahwa dalam dua hari terakhir, sejumlah mata-mata lainnya telah berhasil ditangkap oleh intelijen militer India, termasuk yang terkait dengan militer di kanton Meerut. Sementara itu di Kanpur, dua pejabat dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (DRDO) milik negara telah ditanyai karena dicurigai menjadi mata-mata asing.

Bagikan:

  3 Responses to “Ilmuwan India Ditangkap, “Bocorkan” Data Rahasia BrahMos”

  1.  

    kalau di india mau nangkap mesti pk nari nari dulu keg di film film
    jd nya lucu.

  2.  

    Hhhhhhhhhhh lucu banget.

    •  

      Bukanya kemarin ilmuan Russia juga ditangkap karena disinyalir membocorkan data sensitif rudal hypersonic kepada barat???
      Sepertinya karena tertinggal mereka berusaha menggunakan cara bypass….

      Spionase yang memang sering dilakukan dari jaman bahela…

 Leave a Reply