Sep 022015
 
Christine Lagarde

Christine Lagarde

Jakarta – Kedatangan Managing Director International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde ke Indonesia cukup bikin heboh masyarakat. Banyak rumor dan spekulasi bermunculan meski bahkan sebelum Lagarde menginjakkan kaki di tanah air.

Salah satu yang hangat diperbincangkan terkait utang. Banyak yang berpikir bahwa kedatangan Lagarde untuk meminjamkan utang kepada Indonesia melalui Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Harap maklum, soal utang IMF memang agak sensitif untuk banyak orang. Banyak orang Indonesia yang masih ‘trauma’ dengan utang IMF di akhir masa Orde Baru silam

Rumor dan kabar itu pun ternyata sampai ke telinga Lagarde. Dalam konferensi pers usai pertemuan dengan Jokowi, Lagarde menyampaikan tanggapannya.

“Saya datang hari ini sebenarnya berharap untuk meminjam, tidak untuk meminjamkan. Meminjam keramahan dari Indonesia, kekuatan dan keindahan budayanya,” ungkap Lagarde di Istana Negara, Jakarta, (1/9/2015)

Lagarde tampak sedikit tertawa geli saat memberikan pernyataan tersebut. Ia pun melirik Jokowi yang berada di sebelahnya, dan keduanya saling tertawa.

Pada kesempatan itu Lagarde juga mengucapkan terima kasih kepada Indonesia yang sudah siap untuk menjadi tuan rumah pertemuan tahunan antara Bank Dunia dan IMF pada 2018 mendatang.

“Hal ini dengan harapan besar bahwa kita di IMF akan mengadakan pertemuan dan merayakannya Indonesia pada 2018,” ujarnya.

Jokowi sebelumnya menjelaskan bahwa kedatangan Lagarde ke Indonesia dalam rangka pertemuan dengan Bank Indonesia (BI). Gubernur BI Agus Martowardojo mengajak Lagarde untuk bertemu Jokowi.

“Bahwa beliau tadi datang ke Indonesia untuk konferensi tingkat tinggi IMF dan BI (Bank Indonesia). Keperluannya itu. Dan gubernur BI menyampaikan beliau ingin bertemu dengan saya dan saya menemuinya, kita berdiskusi banyak, terutama soal ekonomi global,” kata Jokowi usai pertemuan.

Usulkan AS Tunda Kenaikan Suku Bunga

Dalam pertemuan yang dihadiri Agus Marto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno itu Lagarde juga berbicara banyak soal perekonomian global.

Termasuk saran IMF untuk Bank Sentral AS The Fed terkait rencana kenaikan suku bunga acuan yang rencananya jatuh pada akhir tahun ini.

“Pandangannya, sebaiknya tingkat bunga itu naiknya nanti awal tahun depan tidak sekarang, naiknya secara sedikit-sedikit secara gradual, jadi itu lebih ke saran,” ungkap Bambang.

Usulan tersebut disampaikan dengan beberapa pertimbangan. Salah satunya adalah untuk menjaga kondisi banyak negara lain, khususnya negara berkembang. Karena dengan kenaikan suku bunga AS, maka akan memberikan tekanan tambahan untuk banyak negara.

“IMF ingin jaga balance antara perbaikan ekonomi Amerika dengan dampak dari normalisasi itu ke negara lain. Jadi jangan sampai ekonomi Amerika membaik tapi negara lain kena. Jadi balance, oke deh Amerika membaik, saatnya naik, tapi naiknya jangan gede-gede supaya negara lain tidak terdampak,” paparnya.

Akan tetapi, keputusan memang berada di tangan The Fed. Sementara IMF hanyalah memberikan saran.

“Ya mereka (IMF) tadi bilang itu usulan kita, tapi kan tetap The Fed yang tetap menentukan. Mereka kan punya target naiknya berapa, jadi kalau gradual, kita nggak tahu berapa lama. tapi usulannya mulai tahun depan,” tukasnya.

Besok, Lagarde akan menghadiri seminar internasional yang digelar Bank Indonesia (BI). Tema yang diangkat adalah The Futures of Asia’s Finance. Acara ini juga akan dihadiri oleh menteri-menteri terkait, para analis, bankir dan lainnya.

Gubernur BI Agus Martowardojo menyebutkan, banyak materi yang akan dibahas nantinya. Kehadiran Lagarde adalah untuk memberikan pandangan terhadap perekonomian Asia, khususnya Indonesia.

“Kami membahas tentang ekonomi dunia, mendengar pandangan dari Managing Director Christine Lagarde dan beliau mendengar pandangan dari kami tentang Indonesia terus kita juga membicarakan tentang tantangan ke depan,” jelas Agus.

Christine Lagarde

Berbagi Pengalaman

Managing Director International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde memastikan kedatangannya ke Indonesia untuk berbagi pandangan soal perekonomian global khususnya perekonomian kawasan regional termasuk Indonesia dalam menghadapi tekanan ekonomi global.

Lagarde menampik bahwa kedatangannya ke Indonesia terkait soal pinjaman atau utang. Ia merasa, nama IMF selalu dikaitkan dengan utang, padahal tidak demikian.

“Kita sering dikaitkan dengan pinjaman dalam situasi yang mengerikan,” ungkapnya saat ditemui di Kampus UI Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2015).

Lagarde menjelaskan, pihaknya selaku lembaga keuangan internasional punya pengawasan dan penilaian terhadap situasi ekonomi masing-masing negara anggotanya.

“Kami memiliki pengawasan. Kami memberikan penilaian. Ketika saya berbicara dengan 188 anggota kami, saya mendapat banyak kritikan, dan kami harus merespons apa yang mereka butuhkan,” kata Lagarde.

Terkait dengan situasi perekonomian global saat ini, menurut Lagarde, seperti negara berkembang lainnya, Indonesia perlu mencermati beberapa hal, di antaranya penurunan pertumbuhan perekonomian China, perlambatan perekonomian global, dan membaiknya pertumbuhan Amerika Serikat (AS).

“Semua itu akan berdampak pada perekonomian negara lain, termasuk Indonesia, dan Indonesia harus mengantisipasi berbagai proses perubahan ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, Indonesia mempunyai pengalaman yang cukup dalam menghadapi krisis ekonomi.

“Seperti yang terjadi pada tahun 2013. Saat ini laju pertumbuhan ekonomi Indonesia tengah mengalami penurunan sampai di bawah 5%. Namun, ini tidak berlangsung permanen, asal Indonesia membangun sumber pertumbuhan ekonomi baru,” katanya.

Finance.detik.com

Bagikan:

  40 Responses to “IMF Bertemu Presiden Jokowi”

  1.  

    semoga saja

  2.  

    Yang nangani harus sekelas ibu sri mulyani…

  3.  

    Tenang sj asal Rusia bs memberi kredit lunak 3 Milyar Dollar. SU35, S400 dan Kapal selam Amur bisa dibawa ke Indonesia.

  4.  

    Tenang asalkan Rusia bs beri kredit lunak 3 Milyar Dollar. SU35, S400 dan Kapal selam Amur bs dibawa ke Indonesia.

  5.  

    HATI2 TUKANG T*PU, RAKYAT YUNANI AJA MENOLAK…….

  6.  

    SBY YANG MENGAKHIRI JOKOWI YG MEMULAI… SUUDZON DIKIT….

  7.  

    beda ya hanggarnya sama punya kita yang kadang cuma ditutup atasnya doank atau kalau gak, gak ada pintunya…. pantesan punya kita sering masuk angin pespurnya…. kemarin saya liat pespurnya ada merah2 dipunggungnya. waktu tanya pilotnya katanya habis kerokan

  8.  

    No Comment ??

  9.  

    Jangan pernah berurusan dengan rentenir pak,apa masih kurang kejadian 98,Indonesia macan asia kena IMF jadi ayam sayur,sekali ular tetap ular selamanya

  10.  

    Sebenarnya kalo imf ke indo bukan untuk meminjamkan, berarti pemerintahan jokowi smart, jokowi tahu para banker yg menguasai dunia, dgn berdiskusi dgn imf indonesia memiliki strategi kedepan, sebab imf juga yg mengendalikan the federal bank usa…team jokowi smart…

  11.  

    enyah lah kau nenek sihir..

  12.  

    Jokowi smart, dia tau para banker yg menguasai dunia, makanya dia berdiskusi dgn mereka

  13.  

    kedatangan IMF ke Indonesia gara2 artikel bung They di JkGR,,, ,juskid. trus ngasih solusi ma jokowi “klo mo cepat lepas dr krisis, kabulkan keinginan freeport”

  14.  

    itulah strategi Christine untuk mengelabui Jokowi,,, agar mau meminjam ke IMF,,,

  15.  

    Ckckckk..
    Ckckckkkk…
    Ckckckkckkkk…
    Mantap nihh hot grandma..
    Pantesan jd buah bibir..
    Tapi klo bisa gk usah repot repot pinjemin Indonesia ma..cmn dikorupsi..
    Lagian duit Indonesia msh sisa buanyaakk..

  16.  

    Xixixiii..

  17.  

    MAAF ko ngga ada berita ttg batalnya pemberian PMN kepd 4 BUMN

  18.  

    Pning kepala beta dengan jokowi semuanya di buat kocar kacir waduh tlong deh jangan bikin negara ini rusak

  19.  

    Kalau saja pemerintah mau di setir apalagi sampai meminjam uanga sama IMF……Sungguh saya akan membenci seumur hidup para pemimpin saat ini……!!!!……

  20.  

    Tdk ada alasan tuk tdk memaafkan yg prnah menghianati kita, tp tak ada alasan tuk bsa percyainya lgi… GO TO HELL WITH YOUR AID..!!

  21.  

    alhammdulillah,kata si bos imf ,dtang ke ina bkn untk membri kan utangan tp hny membrikan penghargaan.smg benar!!!

  22.  

    Wait and see saja krn gak hanya IMF saja kok yg bersedia kasih utang masih banyak negara ato lembaga yg mo ksih pinjaman liat aja China yg mo kasih hmpir 300-400T, Rusia saja 3M dollar, belum lgi ADB dan negara2 arab
    Tapi apapun itu tetep saja namanya “Utang” makanya lebih baik kurangi import utk menekan beban pelunasan utang kepada luar negeri

  23.  

    Tujuan IMF sudah jelas pengajuan pemberian utang, jika sukses itu artinya pemerintah berhasil menggiring negara mengarah kebangkrutan.
    Apa tujuan pemerintah rejim 2014++ ¿!?

  24.  

    au ah gelap, gak paham ane mah

  25.  

    bung EP, kog pemrentah gak pernah sosialisai akun itu ke rakyat ya???

  26.  

    Settingan soal krisis ekonomi dunia ini sampai sekarang masih berlangsung, tapi para pemainnya sedikit kehilangan kontrol, jadilahseperti sekarang negara-negara brekembang rawan dimangsa mafia ekonomi dunia,IMF=ISIS.

  27.  

    gak mungkin cuma2…ngapain berkunjung kalau tak ada program2…

  28.  

    halah…
    this is all f****n b******t.
    gak usah kasih fasilitas sama mereka.
    kalo mau temu kangen sesama rentenir. cari tempat lain aja.
    apàapun alesannya.
    katanya minta bubarin.
    lha kok malah kasih fasilitas ke mereka.
    apalagi kalo sampe ngutang?
    duh bener2 nggak ridho…

  29.  

    Utamakan absen

  30.  

    seharusnya para pemerintah harus bersikap hati²

    ekonomi kita sudah hancur di era bung karno untuk apa semua itu demi mempertahankan bangsa ini belanja besar²n perlengkapan militer impor beras proyek mercusuar dana bebas hingga terjadi inflasi yang begitu besar serta kekacauan politik yg begitu besar setelah berganti pemimpin karena kekacauan politik yang di jabat oleh mbah harto dan sisa kekuasaan ekonomi yang mengalami inflasi tinggi mbah harto berusaha untuk penyelamatan ekonomi nasional terutama pada usaha mengendalikan penyelamatan keuangan negara dan penyelamatan kebutuhan pokok rakyat melalui program²nya kehancuran pun terjadi di saat asia mengalami kehancuran ekonomi serta melanda negeri tercinta ini soeharto pun meminjam dana dari imf agar badai pasti berlalu bukanya badai berlalu inflasi semakin tinggi karena tekanan dari rakyat akhirnya lengser dan menyisakan hutang serta penderitaan yg begitu besar

    wahai para pemimpin ingat sejarah hutang yg begitu besar hanya untuk proyek ambisius demi kepentingan golongan tanpa memikirkan dampak ekonomi hanya menyisakan penderitaan yg begitu besar bagi rakyatmu sendiri nantinya

  31.  

    @ bung L(gn), rekening ini oleh pemiliknya dinyatakan milik bersama, tapi bukan milik pemerintah. Hanya dengan tandatangannya, aset ini bisa dimanfaatkan oleh siapapun yang membutuhkan. Dari golongan pemerintahan dan perusahaan. Pemiliknya dapat ditemui di Depok.

  32.  

    Meminjam keramahan dari Indonesia = ?

    kekuatan =?

    keindahan budayanya = ?

 Leave a Reply