Jan 122020
 

Kolkata, Jakartagreater.com – Pemerintah India sedang dalam proses mengakuisisi sekitar 200 pesawat tempur untuk mengatasi menipisnya armada Angkatan Udara India, kata Menteri Pertahanan India Ajay Kumar pada hari Minggu.

”Terlepas dari ini, Expression of Interest (EOI) telah dilayangkan untuk 110 pesawat tempur lain, berdasarkan Request for Proposal (RFP), “kata Kumar.

“Sekitar 200 pesawat, akuisisi ini masuk proses, “katanya. “Kami sedang dalam proses menyelesaikan kontrak untuk 83 pesawat tempur Light Combat Aircraft (LCA) Mark 1 A yang canggih untuk memenuhi kebutuhan mendesak India, ” kata Menteri pertahanan kepada wartawan di sela-sela upacara penerimaan kapal penjaga pantai India, lansir The Week.

Kumar mengatakan bahwa kontrak untuk LCA akan ditandatangani ‘pasti pada tahun ini’. “Kami ingin melakukannya sesegera mungkin,” katanya ketika ditanya tentang ketetapan waktu kapan pesawat tempur baru akan diperoleh.

Kumar mengatakan bahwa dengan desain yang telah diselesaikan, perusahaan dirgantara Hindustan Aeronautics Limited (HAL) akan meningkatkan produksi jet tempur LCA Mark 1 A dari 8 unit hingga 16 unit per tahun. “Jika diperlukan, melalui outsourcing, kami bisa lebih jauh meningkatkannya, “katanya.

Angkatan Udara India saat ini memiliki pesawat tempur Sukhoi 30 MKI, Mirage 2000, Mig-29, Jaguar tua dan Mig 21 Bison dalam persediaannya

Armada terakhir yang terdiri dari 7 pesawat tempur sayap ayun MiG-27, yang memainkan peran penting selama perang Kargil 1999, dinonaktifkan pada tanggal 27 Desember.

 Posted by on Januari 12, 2020

  3 Responses to “India Akan Akuisisi 200 Pesawat Tempur”

  1.  

    Pilih dari Rusia aja, antara MiG atau Sukhoi. Atau kombinasi keduanya. Toh India sdh punya pabrik sukucadangnya.

  2.  

    Indonesia perlu belajar banyak dari India dalam membangun ekosistem industri hankam.

  3.  

    Orang kaya ini