Feb 132019
 

JakartaGreater.com – Perusahaan Hindustan Aeronautics Limited (HAL) akan mengirimkan empat lagi pesawat tempur ringan (LCA) Tejas ke Angkatan Udara India (IAF) pada Maret 2019 sehingga jumlah total Tejas yang dioperasikan oleh India kini berjumlah 16 unit.

Semua Tejas yang sudah dikirimkan dalam konfigurasi operasional awal (Initial operational configuration or capability – IOC), yang berarti jet tempur memenuhi persyaratan minimum untuk dioperasikan oleh IAF.

“Hingga saat ini, 12 pesawat tempur (standar IOC) telah dikirim ke IAF,” kata Kementerian Pertahanan dalam sebuah pernyataan. “HAL berencana untuk mengirimkan lagi 4 pesawat tempur pada Maret 2019.”

Kementerian Pertahanan memesan 40 Tejas LCA Mark-I yang terdiri dua batch. Batch pertama dikirimkan dengan standar minimum (IOC), dan batch kedua diharapkan sudah dikirimkan dalam standar final operational clearance (FOC). Namun, hingga saat ini status FOC belum diberikan oleh Indian Aeronautical Development Agency.

IAF sebelumnya melaporkan kekurangan teknis varian Tejas Mark-I pada 2017. Kelemahan ini konon akan diatasi pada varian selanjutnya, dengan akan memberikan 43 upgrade pada Tejas terbaru.

Upgrade akan mencakup sistem radar active electronically scanned array (AESA), sensor peperangan elektronik baru, dan kemampuan pengisian bahan bakar di udara.

HAL juga sedang mengerjakan varian Tejas yang lebih canggih – Tejas Mark-II. Angkatan Udara India nantinya dapat memesan sebanyak 200 Tejas versi tercanggih ini. Namun, Tejas Mark-II tidak akan siap untuk uji penerbangan pertama setidaknya sampai lima tahun ke depan, sedangkan saat itu produsen pesawat tempur asing bisa memberikan alternatif pesawat tempur ringan lain yang lebih murah dan lebih canggih.
Diplomat

Bagikan:
 Posted by on Februari 13, 2019