India Akan Ujicoba Rudal BrahMos 800 Km Tahun Ini

Rudal jelajah BrahMos ditampilkan pada ajang IMDS 2007. © Wikipedia

JakartaGreater.com – India telah meletakkan landasan kerja untuk menguji rudal jelajah supersonik jarak jauh Brahmos yang mampu menyerang sasaran lebih dari 800 km, kata seseorang yang akrab dengan program, seperti dilansir dari laman Hindustan Times.

Rudal ini kemungkinan akan diuji pada akhir tahun ini.

India telah memperpanjang jangkauan rudal seberat tiga ton itu dari 290 km menjadi 400 km dan berhasil menguji coba variannya pada bulan Maret 2017 yang lalu.

Meningkatkan jangkauan rudal dari 400 km menjadi 800 km dimungkinkan, setelah masuknya India ke dalam Missile Technology Control Regime (MTCR) pada bulan Juni 2016.

Sebelum itu, India terikat oleh peraturan yang membatasi jangkauan rudal (maks 300 km).

“Ini akan menjadi lompatan signifikan bagi proyek BrahMos. Jet tempur Angkatan Udara akan bisa menyerang sasaran dari jarak aman yang meningkat”, kata pejabat lain yang mebgikuti proyek tersebut.

Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (DRDO) telah mengumumkan pada bulan Februari 2017 bahwa varian rudal dengan jangkauan serang 800 km kini sedang dikembangkan.

Konfigurasi rudal yang ada sedang dipacu untuk meningkatkan jangkauannya hingga 800 km, katanya.

Varian BrahMos dapat diluncurkan dari darat, udara, laut dan bawah air. India berhasil meluncurkan rudal jelajah supersonik tercepat di dunia dari pesawat tempur Su-30MKI untuk pertama kalinya pada bulan November 2017.

“Sukhoi dengan kemampuan jelajah 3.600 km dan dipersenjatai dengan rudal jelajah 800 km akan meningkatkan jangkauannya secara luar biasa, dan bahkan lebih lagi, mengingat pilihan pengisian bahan bakar di udara”, kata pejabat tersebut.

Misil varian darat dan laut sudah beroperasi. Setidaknya 2 skuadron pesawat tempur Su-30MKI dengan masing-masing 20 pesawat akan dilengkapi rudal BrahMos varian peluncuran udara, yang mana 500 kg lebih ringan dari varian darat/laut.

Tinggalkan komentar