Feb 192016
 

1158626_-_main

India dapat membeli tambahan lagi 40 pesawat tempur multirole Su-30MKI dengan opsi perakitan di India, sesuai kebijakan Perdana Menteri Modi ‘Make in India’.

Angkatan Udara India saat ini sedang menghadapi kekosongan penambahan kekuatan armada udaranya menyusul terlambatnya pembelian Rafale dari Perancis yang ‘masih meragukan’ dan belum diproduksinya pesawat tempur buatan dalam negeri.

Pembelian 40 Su-30MKI ini sangat diperlukan untuk melengkapi Angkatan Udara India. India sejauh ini telah memesan total 272 pesawat tempur Su-30MKI. Kontrak pertama untuk pembelian dan produksi 230 Su-30MKI ditandatangani oleh Hindustan Aeronautics Ltd Corporation (HAL) pertengahan tahun 1990-an. Pada Desember 2012 HAL menandatangani lagi kontrak perakitan dengan lisensi sebanyak 42 pesawat tempur Su-30MKI senilai USD $ 1,66 miliar.

HAL India merakit Su-30MKI dengan lisensi dari Rusia. Pada tahun 2007 Rusia menyerahkan 50 pesawat SU-30MKI secara utuh dan disusul dengan 134 pesawat yang dirakit di dalam negeri India.

Angkatan Udara India berencana untuk memiliki 14 skuadron lengkap Su-30MKI pada tahun 2018. Hal Ini berarti India harus mempersiapkan 272 pesawat tempur pada saat itu.

Airrecognition

  82 Responses to “India Berminat Membeli Lagi 40 Pesawat Tempur Su-30MKI”

  1.  

    Tinggal rakit sndiri…

    •  

      Wajib beli ratusan baru dapat ToT
      Indonesia hanya beli 8 minta ToT ????????????????????????????????????????????
      Maluuuuuuuuuuu………………………………………………………………….in
      Jidatnya ditaruh dimana ya ???????????????

      •  

        Itu Haibatnya RI mas, buktinya rusia mau dan tak punya pilihan kan ,
        sudah trahnya RI pandai menawar sedari dulu ,
        perkara dibelakang ada syarat embel-2 yang tidak boleh diketahui public yang penting ngeteng berhasil dapat TOT

        coba tengok Cina / India , harus beli banyak kan .

        Edisi : Positive thinking

        •  

          @BFB, minum esdegan dulu agar pikiran fresh kembali. Janganlah terlalu termakan embel-embel RAHASIA, anda bisa melihat dan mendengar. Saya yakin tidak ada yg namanya rahasia jika anda sudah melihatnya didepan mata. Berkas-berkas di internet banyak banget, silahkan dipilah-pilah. Jika haus, pusing hingga mual-mual, minum esdegan dulu….xixixixixixi

        •  

          Makanya Pak RR nanti ke Russia pasti ngajak Mbok RR. bagaimanapun, istri lebih pinter nawar sampe banting harga…. :mrgreen:

    •  

      untuk sebuah aasault riffle pun saya belum pernah mendengar buatan India, india oh india

    •  

      untuk sebuah assault riffle pun saya belum pernah mendengar buatan india, india oh india

    •  

      Beli banyak alat perang , tp masih banyak rakyat India yg miskin.,,

      •  

        Iya Bung ,saya ingin tahu berapa pendapatan per kapita rakyat India ? Indonesia kabarnya masih Usd 3500/kapita pertahun kalah sama Malon,thai dan hampir sama dengan Pinoy.

    •  

      Siap

      •  

        @bung diego

        Yang pada komen nasionalismenya terlalu berapi-api, pdh belum tau ujung pangkalnya.

        ATR menawarkan kerjasama modifikasi&produksi suku cadangnya dg merubah atr-72 mnj pesawat kombi.

        Jadi yang dimodifikasi kemungkinan adl merubah pintu pesawat mnj lebih besar(seperti pd pesawat kargo) dan modifikasi pd lantai yang dijadikan ruang kargo.

        Kenapa PT.DI yang diajak kerjasama?

        Lion air grup adl pengguna terbesar atr-72 diseluruh dunia, jumlahnya saat ini mcp 60 unit, dan sebagian besar armadanya beroperasi di Indonesia timur yang membutuhkan peningkatan kapasitas muatan kargo(disini pernah ada artikel ttg kemenhub yang akan meningkatkan kapasitas&jumlah psw kargo)

        Jadi bukan mengajak memproduksi pesawatnya di PT.DI

    •  

      Kalo saya tidak setuju dengan ide ini. Kenapa ?

      Artinya ATR berusaha mengalahkan bakal calon produksi DI sendiri.yaitu N245 yang nota bene punya kapasitas sama. Dengan kata lain ATR berusaha menggagalkan usaha DI dalam memproduksi N245 .Sehingga jika DI bersedia maka produksi bersama ATR dengan DI akan memenuhi pasar Indonesia dan asean.

      Langkah ATR ini sema dengan rencana Rizal Ramli dengan menjual saham BUMN ke Asean. Saya malah berharap ATR bekerjasama dengan DI dalam memproduksi N245 ,sehingga N245 bisa di produksi ATR untuk pasaran Eropa dan Afrika . Dengan demikian DI dapat lisensinya dan pasar N245 jadi besar.
      Kita harus hati hati dalam strategi kalau tidak akan di gulung perusahaan Eropa ,yang dengan berbagai cara akan mengecilkan kemampuan kita.
      ATR posisinya sejajar dengan DI ,jadi jangan mau jadi Co productian mereka ,hanya dijadikan sekedar tempat merakit dan pasar mereka.

  2.  

    Sukhoi memang manstab

  3.  

    kenapa gak niru RI, beli dicicil biar bisa dapat teknologi terkini, biar tetap gaol, 🙂

    •  

      itu omongan orang yang gak punya duit kali bung xixixixi jadinya ngeles melulu kalau diuber salesgirl.

      •  

        pesawat tempur seperti HP baru om.,.,beli sekarang besok udah keluar yang model baru.,.,rugi kalau beli satu type banyak banyak besok keluar model baru model lama udah ketinggalan lagi tekhnologinya om.,.,

        •  

          Kali ini anda salah.. coba sekali lg..xixixi

          Teknologi militer ga sesimple HP or barang komersil bang.. karena teknologi yg rumit makanya jangka waktu utk ke teknologi selanjutnya butuh proses lama.. kalo alasannya nunggu pesawat dgn teknologi baru/(bukan upgrade) negara pembuat juga ga maen asal langsung jual.. butuh waktu lg buat negara produsen utk membuat versi ekspor.. kalo ngarep pakfa versi ekspor di tahun 2019.. mending kubur dalem2 tuh mimpi.. buat pak RR ditahun 2020 belom tentu bpk masih menjabat.. seharusnya dimasa jabatan yg ada, bisa memaksimalkan kinerjanya..
          Pengadaan pesawat harusnya utk mengisi jeda ke teknologi selanjutnya.. dgn jumlah sq yg supermini tidak bisa mengcover seluruh area indonesia bila trjadi konflik..

        •  

          kalau orang kaya mah setiap ada barang baru langsung dibeli. tidak perlu banyak pikir ini dan itu. barang lama disedekahkan saja buat kaum dhuafa. kalau duit pas2 ya seperti itu banyak ngeles dengan alasan yang beraneka ragam. mana ada orang kaya kok beli mobil bekas ? kalau mampu beli diablo dalam kondisi gress. penduduknya saja banyak yang kredit mobil baru kok, meskipun harus melotot setiap bulannya.

        •  

          @alugro, hati-hati bung ntar anda dicap sebagai orang pesimis tidak nasionalis dan diharuskan pindah kewarganegaraan. xixixixixixi….kemana ya itu si tukang cap?

      •  

        @alugro

        Besok-besok kalo ada wartawan yang nanyain sukhoi lagi, bisa dicekek ma pak rr…”emang ga ada pertanyaan lain?”

        •  

          whahahaa ……

          lalu bilang bahas gossip sinetron kek yang baru hangat …
          moso perang terus ?

        •  

          coba tanyain ke Bapaknya, mau pakai apa ya pesawat kosekhanudnasnya ? top rangking viper, gripen e/f ataukah cukup fa-50 ? jumlahnya mungkin lebih banyak dibutuhkan ? jadi harus siap2 duit sekoper. kalau duit sedikit ya apa boleh buat beli saja fa-50 yang per unitnya dikisaran usd 30jt~40jt dengan upgrade radar dan persenjataan.

  4.  

    ayo kerja2.. kalau rakyat indonesia kaya negara pun akan ikut kaya. dan bisa beli itu semua. hehehe

  5.  

    enak ya…india…mau beli nambah..40….enteng bener…kita mau beli 1 skuadron aja..tarik ulur….ewuh pekewuh….ya ngga papa sih..selera dan kemampuan negara beda beda

  6.  

    lol

  7.  

    Nanti jangan lupa kalau sdh bosen bekasnya jual aja ke INDONESIA pasti dibeli, kita sdh nyiapakan pilot tempur yang siap mati sebelum perang.

  8.  

    Hadeeh India bikin iri nich,Indonesia hanya nrima nyicil aja belinye…?

  9.  

    Karen India tdk pelit dgn bangsa sendiri, saluttttt

  10.  

    terbukti negara2 yg padat penduduk jd target pasar dan punya nilai tawar tinggi, klo KB msh dipertahankan mgkin Indonesia tinggal nama, anak 2 yg satu gay yg 1 lesbi, ada yg normal tp yg 1 pecandu narkoba yg 1 nya akibat pergaulan bebas kena aids,
    full oot

  11.  

    Gak usah pd nyari nyari nunung!!
    Nunung lg kecapekan terkapar!!

  12.  

    Agak curiga nih dg india. tahun 1980 sp tahun 2000 negara banyak tertimpa bencana dan kemelut perang umat bahkan ekonomi mereka parah seperti negara bagian afrika… namun sejak tahun 1997 sd sekarang mereka bertahap naik sampai menjadi negara super underkeeper berbagai misi kemanusian dan berbagai alustita yang Hard Progresiv supority Laut dan Udara kecuali matra darat mereka?

    Yang jadi perhatian sejak tahun 1997 tuh indonesia kehilangan triliunan uang BI oleh George Soros Cs apakah uang tersebut di cuci di india, atau negara tersebut tempat pencucian uang dari hasil kriminalitas dunia? harus di cermati nih negara.

    Negara Low Profile tiba-tiba menjadi Hige Profile. Entah pendapat sodara di forum nih gmana? yang jelas hubungan INDONESIA dan INDIA pun diam2 sangat tajam setajam silet. heheheee

  13.  

    kalau yang di resmi media 40 buah pesawat, kira2 yg ghoib nya berapa ya???wkwkwkwkwkwk…

    •  

      mending seperti India …
      full open kagak pake ghoib …
      Angkatan Bersenjata India senang …
      rakyat pun senang …
      Bayar pajak pun senang … duitnya manfaat buat kebesaran bangsa
      Kalo pake ghoib … duitnya pun ghoib … sumbernya gak jelas
      Barang nya pun gak jelas ada dimana …

  14.  

    MUNGKIN,,,TAUN 2030,UDAH BUKAN JAMANNYA PERANG ALUTSISTA,,,MELAINKAN PERANG EKONOMI DAN KETAHANAN PANGAN,,,

  15.  

    India jgn gt dech!!!
    Bikin ngiri tahu!!!

  16.  

    siapa yang berani berperang melawan china yang bela negaranya 1500 juta orang hahahahahaha tetapi china tetap meningkatkan kemampuan militernya.

  17.  

    Gak ada yg ghoib disini. Semuanya riil.

  18.  

    den bdg@ jg gitu bung, ntar ada anak alay yg teriak2 anda meremehkan tni kaga nasional wkwkwk

  19.  

    xixixi

  20.  

    bro bro bro its me bro hahahaha

  21.  

    playa gonna play haters gonna hate.. Hahaha.. Asli ngakak

  22.  

    happy birthday.. Wkwkwk

  23.  

    The decent docent doesn’t doze:
    He teaches standing on his toes.
    His student dassn’t doze – and does,
    And that’s what teaching is and was.

  24.  

    #sabar menanti……muter2 koyo gangsing

  25.  

    Inilah nasib kita anggaran kita dikapling kapling ama politisi yg umbar janji ingin terpilih kembali, utk rutin bisa lebih dr 50 % utk pnddkn 20 % pemdes 10% sisanya baru utk infrastruktur, pertahanan dll. klo kurang terus utang. Kita lama lama bisa jadi kayak Yunani . Krn itu jangan ngimpi beli 40 biji kayak India . Harusnya fleksibel kalo banyak bencana ya bencana, klo perang ya utk pertahanan dst. Tapi krn sdh di kotak dg UU ya repot. Klo tdk dipenuhi berarti langgar UU bisa diimpeach.

  26.  

    tes

  27.  

    WOOOW … India sejauh ini telah memesan total 272 pesawat tempur Su-30MKI. Indonesia BARU MAU AKAN memesan 8 SU-35 ???

    Jauh banget bedanya ???

  28.  

    wakakaka

  29.  

    galautingkatdewoalaiwatchpakmoeldiujungpenantianf22RaptorakaSU35

  30.  

    supper.. super supper dede..

  31.  

    Wow

  32.  

    Ghoibiyah nyungsep…
    :lol

  33.  

    kalau saudara2 ingat dengan tulisan dan komentar para sales Griphen yang mengatakan bahwa “India kecewa dnegan tingkat ketersediaan Sukhoi yg rendah”
    realitanya :
    1. India tetap berencana pesan tambahan Su-30 MKI dan tetap mengandalkan pespur kelas berat tersebut. Artinya, meski sejumlah masalah muncul, tp Su-30 tetap mampu.
    2. Indonesia tetap beli Su-35 meski cuma 10 unit di awal.

    mana nih akun2 Griphen Indonesia, Melektech dan lainnya ??

  34.  

    gile duitnya amitaba chan ngucur terus

  35.  

    @BUNG KSSKS cs… Maaf Bung saya tidak bermaksud menggurui ataupun memerintah, tapi ini permohonan saya secara pribadi…. selama anda DKK menebarkan cacian dan makian kepada siapapun di forum ini, MAKA SELAMA ITU JUA SAYA AKAN MEMBONGKAR ISU-ISU MAKAR YANG ADA DI REPUBLIK INI… BAHKAN SESUATU YANG TIDAK PERNAH TERPUBLISH SEBELUMNYA dan MEREKA TELAH HILANGKAN JEJAKNYA SAYA AKAN ANGKAT KE PUBLIK…. Saya harap kedepan FORUM INI Tidak lagi berisi hinaan MALONN,,,INDONNN dkk…. Cukup hari ini terkhir,, WASSALAM…

  36.  

    India dgn segala kelebihan keuangannya untuk memoderenisasi alutsistanya agar makin kokoh dan kekar sepertinya sangat berambisi untuk melebihi pakistan di semua sektor militer apa lagi dgn makin tajamnya pertikaian dgn suku yg anti India banget dan sudah mendarah daging dlm sejarah, layaknya Turki vs Kurdi.
    Boleh sj pemerintah India dan militernya seiya dan sekata dlm penguatan militer dan industrinya, walau GAP kesenjangan sosial sangat tinggi antara sikaya dan simiskin, pergolakan etnis dan agama layaknya Indonesia yg sering dgn tawuran antar kampung/ suku.
    Bagusnya pemerintahnya mewajibkan dan bangga dgn produk dlm negri jg turut menjadi sponsor untuk perluasan iptek industri ala bollywood ke penjuru dunia, dan walau belum berhasil menggaet hati di luar India, contoh sj produk motor, mobil dan terutama pespur tejasnya.
    Masyarakat luar belum mempunyai opini “trust” yg baik dgn produksi India baik dr segi consumable,design futuristic tp safety first, spare part, environment, hi-tech dan green tech. Nmun hal ini pernah dialami Indonesia dgn produk pt.di yg akhirnya harus rela mendompleng nama airbus agar mendapatkan trust itu lg dr dunia internasional walau ada peran politik yg dimotori amrik/imf nya.
    Tidak jauh berbeda dgn si brahmos walau lumayan gahar, hanya Indonesia yg siap memakainya dgn embel2 tot krn termasuk variant rudal shukoi dan tdk butuh penyelarasan yg berarti jika langsung dicangkokkan ke shukoi.
    India sangat pelit dgn teknologi brahmos krn mereka tahu begitu mahal dan susahnya ilmu roket dan rudal.
    Kapal tempurnya jg tidak menggiurkan negara2 lain krn secara kualitas India masih jauh dibawah Indonesia dlm industri shippyard. Mungkun anda melihat India sanggup mmbngun kapal induk sendiri “Vikrant cs” tp pekerja galangan dasarnya mereka tidak punya keahlian, tp mereka punya duit untuk membayar para ahli dan pekerjanya. Sehingga jadilah produk dalam negeri hasil para ahli luar. Sangat jauh dab bertolak belakang dgn Indonesia, para ahli banyak kuar biasa, pekerjanya mbluber namun belum ada anggaran dan tidk punya roadmap dan technoliginya.
    Tejas tidak berhasil dipakai, namun dana luar biasa sdh byk yg menguap, dgn pembelian sebegitu hebatnya su30 mki, seharusnya sudah dapat lisensi membangun semuanya dari 0 ~ pemakaian dan penjualan. Itu menunjukkan diplomasi dan strategi yang gagal dr India atas pembelian ini. Belum lagi produksi bersama pakfa-50 yg butuh biaya super duper,…
    Anda bisa bayangkan dgn Indonesia sungguh begitu central dan hebatnya kita bagi Rusia.
    Rusia : apa aja lu olang Indonesia minta, ai kasih smua ha…
    Rusia memang butuh duit buat stabilisasi ekonominya dan tetap bergairahnya industri militer mereka, tp mereka jg butuh material untuk industri, butuh sahabat yg dihormati dunia, butuh garansi SDA dimasa mendatang, butuh dana yg mengalir stabil kekantong rusia setiap tahunnya dan bukan India yg sesekali kasih duit besar tp pingin menjarah di waktu yg bersamaan,,,besok besok kagak nongol lagi dah…
    Dari analisa say pribadi, sebenarnya dana yg digelontorkan India untuk rusia masih jauh lebih kecil berbanding Indonesia ke Rusia, India seolah tampak WAH! krn jd pemborong suatu waktu, namun Indonesia adalah pelanggan utama, walau membeli sesuai kebutuhan namun dalam banyak variant.
    Imdia butuh publikasi sebagai efek deteren kpd tetangganya yg juga hebat dlm militer “pakistan” dan untuk mendapatkan “trust” dunia atas penguasaan hi-tech, sementara SDA sangat minim dan tidak variatif, bandingkan dgn SDA Indonesia.
    Produk apa sj yg dilempar kepasar dunia, asean pengguna pertama dan dunia selalu menunggu hasil produk dlm negeri RI dan tdk terlalu butuh marketing strategie, krn sdh mendapat “trust” international.
    India boleh saat ini punya dana gede bejibun, ekonomi 5 dunia namun 5 tahun yg akan datang akan turun drastis krn tdk memiliki SDA yg mumpuni, krn buat satu produk india hrs impor…lihat sj kebnyakan negara eropa yg sdanya lemah, awalnya hebat … Namun berakhir menyedihkan,,, contoh yunani, norwegia, islandia…..bandingkan dgn ekonomi Indonesia yg slalu on the track walau naik turun namun termasuk ekonomi kelas dunia.
    Strategi setiap negara berbeda2 bukan? Mumpung lg punya dana melimpah semua dibeli, Indonesia hanya membeli sebutuhnya sj untuk penguatan dan penyempurnaan teknologi industri militernya.
    Bangga sebagai putra Indonesia.
    Sekian.

  37.  

    india makin top aja, ayo indonesia menyusul..

    Bravo TNI

  38.  

    @geng nagoya
    Baik bung, bung baik jg khan?
    Maaf bung, mengenai s500 belum ada tuh bung kelanjutannya sepengetahuan ane, malahan grade up s300 ma pembelian s400 yg bersliweran di beberapa blog dan web yg menurut ane kurang kredibel apa lg dipercaya.
    Boleh jg tu “hoax” s500…boleh share bung…
    Maaf lg capek alias ngedumel, satlantas muka kuning lg rekayasa lalulintas depan panbill mall, bukannya makin lancar eeeeeh…macet cet cet banget….mana asap knalpot tronton buat pening kepala lg…
    Skrang lg hujan…adem…adem..
    Boleh share link bung?….

 Leave a Reply