Feb 122019
 

JakartaGreater.com – Satu lagi “dorongan besar” bagi militer India, Kementerian Pertahanan (MoD) mungkin akan segera mempertimbangkan pembelian 54 unit senjata kamikaze Harop atau Harpy dari Israel menjelang pemilihan Lok Sabha 2019, seperti dilansir dari laman Defence Update.

Harop ini merupakan sistem senjata udara nirawak (UCAV) yang diproduksi oleh Israel Aerospace Industries (IAI). Tak seperti drone lainnya yang menjatuhkan bom, Harop menjadi roket itu sendiri. Ini adalah salah satu senjata yang tidak biasa yang berkeliaran di angkasa dan begitu target telah ditetapkan, itu tidak melepaskan senjatanya tetapi sebagai satu kesatuan.

Menurut laporan dari Times Now, Angkatan Udara India (IAF) telah mengakuisisi Harop sekitar satu dekade yang lalu dan Dewan Akuisisi Pertahanan (DAC) yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan Nirmala Sitharaman dan terdiri dari Sekretaris Kepala Pertahanan dan para kepala militer kemungkinan akan mengulangi lagi pesanan tersebut pada masa pertemuan berikutnya tanggal 8 Februari.

Yang membuat Harop mematikan adalah bahwa UCAV ini memiliki paket amunisi seberat 20 kilogram dan sangat akurat, itulah sebabnya Angkatan Udara India tertarik untuk mendapatkannya. Harop juga memiliki kemampuan yang sangat besar dengan kemampuan terbang sekitar enam jam.

Dalam pertemuan tersebut, DAC diharapkan untuk mempertimbangkan akuisisi sistem senjata lainnya seperti amunisi kosong 105 mm yang biasanya digunakan untuk penghormatan, tiga kapal latih kadet untuk Angkatan Laut, peningkatan sistem peperangan elektronika Samyukta dan sistem komunikasi satelit.