India-Filipina Diharapkan Teken Kesepakatan Rudal Brahmos 2021

Rudal Brahmos India (@ DRDO India)

JakartaGreater – Pemerintah India dan Filipina sedang mencari jalan untuk kesepakatan penandatanganan pengadaan sistem Rudal BrahMos dalam pertemuan puncak antara Perdana Menteri Narendra Modi dan Presiden Rodrigo Duterte, yang direncanakan pada tahun 2021, ujar laporan oleh surat kabar India Hindustan Times.

Sejalan dengan penandatanganan yang diharapkan, pejabat BrahMos Aerospace diharapkan untuk mengunjungi Filipina pada bulan Desember 2020 untuk membahas detail yang tersisa mengenai kesepakatan tersebut, dirilis mintfo.com, 13-11-2020.

“Tim BrahMos diharapkan dapat mengatasi beberapa masalah dan mengatasi beberapa masalah kecil sehingga kesepakatan dapat ditandatangani dalam KTT mendatang. Segala sesuatu yang lain telah berhasil, ”kata sumber yang dikutip oleh Hindustan Times.

Wakil Kepala Misi Rusia di Kedutaan Besar Rusia di India, Roman Babushkin juga dikutip oleh Hindustan Times selama briefing media online yang mengatakan “semua tes versi kontemporer berhasil. Tes dilakukan terutama untuk meningkatkan jangkauan Rudal eksklusif ini. Kami akan mengekspornya ke negara ketiga dimulai dengan Filipina ”.

dok. BrahMos supersonic cruise missile fired from INS Chennai . (@Indian Navy)

BrahMos adalah pengembangan bersama antara NPO Mashinostroyeniya Federasi Rusia dan Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (DRDO) India.

Pada Oktober tahun lalu, pejabat Angkatan Darat Filipina mengunjungi Kapal Angkatan Laut India Sahyadri yang berlabuh di Dermaga 15 di Manila. Kapal perang Angkatan Laut India dipersenjatai dengan sistem Rudal BrahMos.

Angkatan Darat Filipina mengatakan bahwa mereka “tertarik untuk memperoleh Rudal jenis ini karena akan memperkuat operasi pertahanan pesisir kami”.

Juga pada Oktober 2019, Angkatan Darat Filipina mengaktifkan Baterai Sistem Rudal Berbasis Darat Pertama (1LBMS Btry) di bawah Resimen Artileri Angkatan Darat (AAR) dalam persiapan untuk akuisisi sistem Rudal berbasis darat.

Selain itu, Angkatan Darat menampilkan unit mock-up dari sistem Rudal berbasis darat BrahMos untuk Hari Teknologi Angkatan Darat Filipina, pada Desember 2019.

Kemampuan Rudal Brahmos

Rudal jelajah supersonik BrahMos yang menggunakan sistem propulsi buatan India, badan Rudal, catu daya dan komponen utama asli lainnya, berhasil diuji coba India di situs uji coba rudal India, Chandipur di Odisha di Teluk Benggala, akhir September 2020.

Rudal itu berhasil diujicobakan untuk jangkauan penuh 290 km selama peluncuran yang dilakukan bersama oleh DRDO dan BrahMos Aerospace.

Dengan misi yang berhasil ini, kandungan asli buatan India dalam senjata jelajah ampuh ini telah mencapai nilai yang tinggi. BrahMos Land-Attack Cruise Missile (LACM) meluncur dengan kecepatan tertinggi Mach 2,8, rilis Kementerian Pertahanan India.

Rudal BrahMos dapat digunakan sebagai Rudal anti-kapal dan serangan darat yang dapat diluncurkan dari platform udara, laut dan darat.

Satu pemikiran pada “India-Filipina Diharapkan Teken Kesepakatan Rudal Brahmos 2021”

Tinggalkan komentar