Okt 132019
 

Pesawat tempur Su-35. (@ Russian MoD)

India memiliki rencana untuk meningkatkan Su-30MKI dengan “kemampuan radar dan senjata modern, dan juga meningkatkan fitur-fitur manajemen usang dan peperangan elektronik”, kata Panglima Angkatan Udara India Marsekal Rakesh Kumar Bhadauria pada Jumat, sebagaimana dilaporkan oleh Sputnik.

Seorang veteran Angkatan Udara dan analis pertahanan senior mengatakan kemungkinan radar yang ditingkatkan akan menjadi seperti radar NIIP N035 Irbis E (Snow Leopard), radar ESA kendali hibrida yang berkapasitas 20 KW yang dipasang pada jet tempur Su-35, lansir Almasdars News.

“Dengan kekuatan penuh, radar dapat mendeteksi F-35 pada jarak 58 km (36 mil), dalam mode lintasan, jarak turun menjadi 29 km,” kata Vijainder K Thakur, veteran Angkatan Udara dan analis pertahanan.

Dirancang oleh Tikhomirov Scientific Research Institute (NIIP) di kota Zhukovsky, Moskow, Irbis-E adalah evolusi langsung dari desain radar BARS, radar multimode segala cuaca yang melengkapi jet tempur buatan Rusia, tetapi secara signifikan lebih kuat.

Radar diperkirakan memiliki kapasitas daya 5 kilowatt, dengan 2 kilowatt untuk mode senyap. NIIP diklaim lebih kuat dan lebih tangkas dua kali lipat daripada radar BARS, dengan kemampuan anti jammers elektronik yang lebih baik.

Menurut Harsh Vardhan Thakur, seorang pilot uji, ketika menentukan jarak jangkauan dan kekuatan sinyal radar untuk menghadapi F-35, perkiraan jangkauan deteksi yang rendah mungkin berlebihan.” Saya pikir F-35 dapat dideteksi pada jarak yang lebih jauh, sama seperti J-20 China. ”

Diharapkan bahwa peningkatan Su-30MKI tidak akan memakan banyak waktu karena Rusia telah menerapkan peningkatan yang signifikan termasuk radar dan mesin pada Su-30SM yang berada dalam pelayanan Angkatan Udara Rusia.

Vijainder K Thakur mengatakan Rusia telah mengintegrasikan mesin AL-41F-C1 dan radar IRBIS-E Su35 pada pesawat tempur Su-30 dan Su-30SM, yang merupakan platform pengembangan dari Su-27, yang bertujuan untuk mengurangi logistik & biaya pemeliharaan.

Pada tahun 2018, Sukhoi Su-30MKI Angkatan Udara India dilaporkan berhasil mendeteksi pesawat jet tempur Chengdu J-20 China terbaru, yang seharusnya menjadi pesawat siluman garis depan yang dioperasikan oleh Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLAAF).

Jet tempur J-20, seperti diklaim oleh China, terbuat dari bahan penyerap radar yang seharusnya membuatnya sulit dideteksi pada jarak jauh.

Awal bulan ini, pembuat radar Jerman Hensoldt mengklaim bahwa pihaknya berhasil melacak dua F-35 buatan Amerika dari peternakan kuda poni pada jarak hampir 100 mil (sekitar 150 km) selama pertunjukan udara, lapor situs web C4ISRNet.

 Posted by on Oktober 13, 2019

  5 Responses to “India Ingin Tingkatkan Su-30MKI dengan Mesin dan Radar Su-35”

  1.  

    Mungkin su-30MK2 kita bisa diupgrade setara su-30SM1/SMD

  2.  

    Mungkin bisa tapi keluar uang lagi

  3.  

    Upgrade pespur memang membutuhkan uang yg tdk sedikit lagipula indonesia sdh melakukan upgrade utk pespur su 30 mk menjadi su 30 mk2 dibelarusia.

  4.  

    India selalu update terus teknologi militernya…karena India merasa ada di zona tidak nyaman, makanya selalu ingin terus memajukan peratan tempurnya…..Indonesia bisa mencontohnya.

  5.  

    Bahasa halus peningkatan Su-30MKI untuk menjadi Super Sukhoi