Des 042018
 

Yuan (Type 039A) Class Attack Submarine. (United States Naval Institute News Blog)

Jakartagreater.com  –   China menyatakan bahwa penyebaran kapal perangnya di Samudera Hindia terutama untuk mendukung operasi anti-pembajakan di Teluk Aden. Namun, sejak Oktober 2018, ketika kapal selam Cina ditemukan untuk pertama kalinya sejak insiden Doklam tahun lalu, India telah memilih untuk melihat aktivitasnya dengan hati-hati, dirilis pada Senin 3-12-2018 oleh Sputniknews.com.

Pada bulan Oktober 2018, Angkatan Laut India melacak kapal selam China yang melakukan penjelajahan ke Samudra Hindia selama sebulan, kata Kepala Angkatan Laut India Laksamana Sunil Lanba pada hari Senin 3-12-2018. Laksamana Lanba menambahkan lebih lanjut bahwa ada sekitar 6 hingga 8 kapal Angkatan Laut PLA Cina di Samudera Hindia pada waktu tertentu.

“India telah melacak kapal selam Tiongkok konvensional di wilayah Samudra Hindia; kapal selam Tiongkok tinggal selama 1 bulan dan sekarang telah kembali, ”kata Laksamana Sunil Lanba ketika berbicara pada konferensi pers pada hari Senin di New Delhi. Otoritas Tiongkok belum menanggapi pernyataan Kepala Angkatan Laut India.

Dipercaya bahwa Tiongkok mengerahkan kapal selam kelas-039A Yuan di Samudra Hindia untuk pertama kalinya sejak insiden Doklam tahun lalu, ketika pasukan Cina dan India terlibat dalam perselisihan sengit di pertikaian tri-junction India, Bhutan, dan China setelah perusahaan konstruksi jalan Cina diduga melakukan survei terhadap daerah tersebut.

Meskipun jumlah kapal perang Tiongkok di wilayah ini saat ini sekitar setengah dari 14 kapal yang hadir selama Doklam stand-off tahun lalu, 50 kapal Angkatan Laut India tetap waspada untuk mengamankan keamanan domain maritim India, sebagai bagian dari negara itu. Angkatan Laut India memiliki posisi dominan di wilayah Samudera Hindia, Laksamana Lanba mengatakan kepada media.

Sementara itu, untuk memperkuat kekuatan maritim, pemerintah India telah menyetujui pembelian sejumlah besar kapal dan jet tempur. “Kami memiliki superioritas luar biasa atas Pakistan di laut. Dalam kasus Cina, keseimbangan kekuasaan di Samudera Hindia menguntungkan kita. Demikian pula, keseimbangan kekuasaan di Laut Cina Selatan menguntungkan Cina, ”Laksamana Lanba menambahkan.

“Pemerintah telah menyetujui 56 kapal dan kapal selam. Beberapa di antaranya akan menggantikan armada yang ada dan termasuk kapal-kapal baru seperti kapal armada, kapal selam, dan penyapu ranjau, ”kata Laksamana Lanba.

Laksamana Lanba mengatakan rencana pembangunan akan memakan waktu satu dekade. Ke-56 kapal itu akan menjadi tambahan dari 32 kapal dan kapal selam yang sedang dibangun.

Bagikan:

  17 Responses to “India: Kapal Selam Cina Terlacak di Samudera Hindia”

  1.  

    kapal selam mah bebas ke mana aja….
    asal klo lewat perairan negara kepulauan, harap nonggol dipermukaan, ya 😆 😛

  2.  

    Emang ina gak mendeteksi tuh kapal lewat selat sunda apa malaka

  3.  

    hayo lewat mana coba?

    •  

      Selat sunda, kalau lewat jalur malaka banyak kapal tangker bisa berabe,,,,kalo lewat papua nugini harus muter dan main kucing kucingan ama amrik dan australia yang mangkal di png

    •  

      Klu lah mmng demikian faktanya? Berarti kapal selam china blm sesenyap borei, tapi apakh perlu china mengupgrade kapal selamnya sebab dr pernyataan india trsebut?
      😆 😆

    •  

      Ini sebenarnya dari dahulu…tapi biasanya yang teriak australia…dari jaman mega dah ketaun bahwa kasel rusia cina memang seneng main disamudra hindia…tapi memanas ketika jaman sby.. .karna sering buat profokasi dengan menampakkan diri…jadi australia memprotes hal tersebut dan indonesia termasuk yang disalahkan karna memberi akses pada lintasan…tapi lucunya indonesia membalas protes dengan malah kasih akses kapal perang(destroyer)cina untuk bermain disamudra hindia …

      •  

        apa itu Alki menurut Unclos sempak?

        klaim laut pake logikanya mainland ya begini

        terus klo kita konflik dgn asutrali kita harus pro china gitu?
        mending tenggelamkan pulau2 Nusantara gak ada bedanya dgn pro kiminis china

        •  

          Begini isi sempak…itu politik dek…saat kita ditekan dan diplomasi luar negri kita lemah….bukan berarti kita harus mengalah…dan membiarkan orang lain menindas kita secara sewenang wenang…hanya hanya kita butuh kan adalah memanfaat kan situasi dan kewenangan kita…
          Sedang apa pun itu alki itu tetap wilayah dan kewangan kita…dan itu kita berhak penuh didalamnya sesuai perjanjian terkait…kita hanya meyedia kan jalur laut iternasional demi kepentingan internasional tapi dalam batasan tertentu…semisal kapal kapal perdangangan…sedang untuk kapal militer kita punya lebih kewenangan untuk memberi akses atau tidak kapal tersebut bisa melewati jalur laut tersebut…semoga sedikit penjelasan bisa membuat anda….ah sudah lah…xaxazaxaxa

          •  

            sumbermu mana lobang nya isi sempak, alki tidak bisa dijadikan manuver dan tekanan politik.
            Tony Abbot kah? nih ambil

            https://www.smh.com.au/politics/federal/abbott-s-office-involved-in-china-donation-after-asio-warning-20180228-p4z27a.html

            baca ini juga

            https://journal.ugm.ac.id/jkn/article/download/22070/15794
            https://media.neliti.com/media/publications/164553-ID-hak-dan-kewajiban-kapal-dan-pesawat-udar.pdf

            3. Pesawat terbang sipil asing yang melalui ALKI harus mengikuti aturan-aturan penerbangan sipil internasionl seperti yang ditetapkan oleh ICAO (International Civil Aviation Organization).
            4. Kapal perang asing dan pesawat terbang militer asing ketika sedang melewati alur laut, tidak dibolehkan melaksanakan latihan perang-perangan.
            5. Kapal perang asing dan pesawat terbang militer asing, yang merupakan satuan-satuan kapal perang asing, di samping kepal-kapal yang menggunakan tenaga nuklir, yang sedang melewati alur laut, diharapkan untuk memberitahukan kepada Pemerintah Indonesia (yaitu Panglima TNI) terlebih dahulu untuk kepentingan keselamatan pelayaran dan untuk mengambil tindakan pemulaan yang diperlukan jika terjadi sesuatu yang tidak menguntungkan.
            6. Kapal-kapal yang membawa bahan nuklir diharuskan mempunyai peralatan perlindungan keamanan dan tetap berhubungan dengan TNI AL, sesuai dengan konvesi perlindungan fisik bahan-bahan nuklir.
            7. Pesawat terbang militer asing yang terbang di atas ALKI harus memperhatikan keselamatan penerbangan sipil dan tetap berhubungan dengan ATC (Air Traffic Control) yang berwenang di samping memantau frekuensi darurat.

          •  

            komen belum muncul

            lgipula bisa jadi Kasel diesel maupun nuklir China lewat seat malaka minggir2 dikit ke malon akibat malon dibawah najib mabok proyek one debt and one road
            https://www.straitstimes.com/asia/asia-briefs-chinese-submarine-docks-in-malaysia

          •  

            sumbermu mana lobang nya isi sempak, alki tidak bisa dijadikan manuver dan tekanan politik.
            Tony Abbot kah? nih ambil

            https://www.smh.com.au/politics/federal/abbott-s-office-involved-in-china-donation-after-asio-warning-20180228-p4z27a.html

            baca ini juga

            https://media.neliti.com/media/publications/164553-ID-hak-dan-kewajiban-kapal-dan-pesawat-udar.pdf

            3. Pesawat terbang sipil asing yang melalui ALKI harus mengikuti aturan-aturan penerbangan sipil internasionl seperti yang ditetapkan oleh ICAO (International Civil Aviation Organization).
            4. Kapal perang asing dan pesawat terbang militer asing ketika sedang melewati alur laut, tidak dibolehkan melaksanakan latihan perang-perangan.
            5. Kapal perang asing dan pesawat terbang militer asing, yang merupakan satuan-satuan kapal perang asing, di samping kepal-kapal yang menggunakan tenaga nuklir, yang sedang melewati alur laut, diharapkan untuk memberitahukan kepada Pemerintah Indonesia (yaitu Panglima TNI) terlebih dahulu untuk kepentingan keselamatan pelayaran dan untuk mengambil tindakan pemulaan yang diperlukan jika terjadi sesuatu yang tidak menguntungkan.
            6. Kapal-kapal yang membawa bahan nuklir diharuskan mempunyai peralatan perlindungan keamanan dan tetap berhubungan dengan TNI AL, sesuai dengan konvesi perlindungan fisik bahan-bahan nuklir.
            7. Pesawat terbang militer asing yang terbang di atas ALKI harus memperhatikan keselamatan penerbangan sipil dan tetap berhubungan dengan ATC (Air Traffic Control) yang berwenang di samping memantau frekuensi darurat.

          •  

            Xaxaxa…bukanya anu itu isi sempak….
            Naa gitu cari tau dengan detil dong tentang perjanjian dan aturan iternasional…
            Kalo masalah politik tekan menekan hanya bisa saya kemukakan lewat serangkaian pristiwa kalo link…atau sumber berita tidak bisa mencerminkan kejadian dibalik suatu pristiwa yang berdasarkan politik….bisa jadi ada alasan lain yang membuat itu bisa terjadi…seperti kejadian perang teluk kedua…siapa tau alasan yang sebenarnya…siapa dalang pemboman menara kembar tersebut…

  4.  

    Harusnya ina yang mengusai laut china selatan dan teluk aden hdehhhh negriku

  5.  

    India terus menambah armada lautnya
    😆 😆

  6.  

    china semaking terdepang………………… PLA cari kasel USA malah di kutit kasel INDIE hehehee

  7.  

    Itu kapal selam mau pulang kagak bisa….wkwkwkwkwk

 Leave a Reply