Jun 212019
 

INS Chennai India (Sandesh Rokade / Ministry of Defence, Government of India)


New Delhi, Jakartagreater.com – Angkatan Laut India telah mengerahkan kapal perang dan pesawat ke Teluk Oman dan Teluk Persia untuk melakukan operasi keamanan maritim di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran, dirilis Sputniknews.com pada Kamis 20-6-2019.

Pengumuman itu datang dari Angkatan Laut India pada hari ketika pasukan paramiliter Iran mengklaim bahwa pesawat pengintai AS ditembak jatuh setelah memasuki wilayah udara Iran.

“Kapal-kapal Chennai dan Sunayna telah dikerahkan di Teluk Oman dan Teluk Persia untuk melakukan operasi Keamanan Maritim. Selain itu, pengawasan udara oleh pesawat IN (India) juga dilakukan di daerah tersebut, ”kata AL India, pada Kamis 20-6-2019

Kapal Chennai Angkatan Laut India, merupakan kapal destroyer Rudal berpemandu P-15A yang terlibat dalam uji coba pertama “co-operative engagement firing” bulan lalu yang sukses menggunakan versi Medium-Air-Missile (MRSAM) dari Barak- Sistem 8 Rudal, merupakan bagian dari kapal yang dikerahkan.

BrahMos supersonic cruise missile fired from INS Chennai during TROPEX 2017. (Indian Navy)

Kapal, berukuran panjang 163 m, lebar 17,4 m dengan perpindahan 7.500 ton, dianggap sebagai salah satu kapal perang paling ampuh yang pernah dibangun di India.

Pekan lalu, kapal tanker “Front Altair”, yang dimiliki oleh perusahaan Norwegia Frontline, dan kapal tanker kimia “Kokuka Courageous”, yang dimiliki oleh perusahaan Jepang Kokuka Sangyo, diserang di dekat Selat Hormuz.

Selat Hormuz adalah hamparan air yang sempit antara Teluk Persia dan Teluk Oman, dan salah satu lorong terpenting untuk pasokan minyak dunia.

AS telah menyalahkan serangan terhadap Iran dan mengklaim bahwa mereka telah menemukan bukti substansial dari lokasi serangan.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menuduh Amerika Serikat, Israel dan Arab Saudi mengkoordinasikan kampanye untuk secara palsu menyalahkan Iran.

Ketegangan antara Iran dan AS telah tinggi sejak Washington menarik diri dari Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA), yang juga dikenal sebagai kesepakatan Nuklir Iran, tahun lalu.

Sejak itu, pemerintahan Trump telah menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap negara itu, mengancam akan mengurangi ekspor minyak mentah Iran “menjadi nol.”

Bulan lalu, Washington juga memerintahkan pengerahan 1.500 tentara tambahan, resimen pembom B-52 dan salah satu kelompok serangan kapal induknya ke wilayah tersebut.

  11 Responses to “India Kerahkan Kapal Perang dan Pesawat ke Teluk Persia”

  1.  

    Mulai ramai lagi….

  2.  

    Indihe mulai masuk

  3.  

    semua pada menudutkan iran.
    pdhl blm tentu iran bersalah.
    sudah menjadi tabiat si pendengki itu bermain licik.
    dia pelakunya tp dia pula yg bilang jdi korbannya.

  4.  

    Om pit kok jarang2 kesini ,jkgr jarang ada malon om pit, gempur dan harta makku takut kesini

  5.  

    Bung ruskye emang ada dajjal di indonesiia?