Jan 042018
 

Jet tempur multiperan Su-30MKI Flanker-H Angkatan Udara India. © g4sp via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com, New Delhi – India akan segera mendapatkan 240 bom pintar senilai $ 200 juta dari Rusia untuk meningkatkan kekuatan udara. Pada hari Selasa, Menteri Pertahanan India, Nirmala Sitharaman meluluskan rencana pembelian bom-bom ini yang akan digunakan untuk mencapai target tertentu dengan jaminan kerusakan minimum, seperti dilansir dari laman situs berita Sputnik.

“Bom-bom ini, yang berada di bawah kategori Precision Guided Munitions, akan digunakan oleh Angkatan Udara India (IAF). Pengadaan ini untuk mengatasi kekurangan Precision Guided Munitions di gudang senjata IAF, selain meningkatkan kemampuan ofensif IAF”, menurut Kementerian Pertahanan India.

Menurut sebuah dokumen resmi, bom ini efektif terhadap target darat seperti jembatan dan rel kereta api, instalasi utama, bunker, landasan pacu dan target yang diperkeras. Bom tersebut dapat dilepaskan dari berbagai jenis pesawat dalam layanan Angkatan Udara India seperti Jaguar, MiG dan pesawat tempur canggih lainnya.

Bom tersebut memainkan peran yang sangat penting dalam misi serangan dimana pesawat ditugaskan untuk menghancurkan instalasi darat dan landasan pacu musuh.

Saat ini, IAF sepenuhnya bergantung pada impor bom mematikan dari Israel, Prancis, Rusia dan Amerika Serikat untuk para pejuangnya. Tapi negara ini juga berusaha untuk mencapai swasembada amunisi. Tahun lalu, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (DRDO) India telah berhasil menguji sebuah bom presisi tinggi High-Speed Low Drag (HSLD) dengan berat 500 kg, yang merupakan bom terbesar yang dikembangkan oleh India sejauh ini.

“Selama uji coba angkut, pesawat menyentuh batas angkut 0,85 pada ketinggian 150 m dan menyelesaikan manuver 6,5 G dan full roll. Hasil pengujian integritas struktural bom sangat memuaskan”, menurut keterangan DRDO.

Pada tahun 2016, OIS Advanced Technology (OIS-AT) bekerjasama dengan Sagem of France untuk mendirikan unit manufaktur peralatan pemandu presisi guna memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Dilansir dari laman Defense World, bom pintar yang dibeli dari Rusia adalah KAB-1500LG-FE, bom berdaya ledak tinggi (HE) yang dilengkapi pemandu laser.

KAB-1500LG-F-E dapat digunakan sendiri atau di salvo dari pesawat tempur garis depan dilengkapi dengan sistem iluminasi laser atau penglihatan sederhana untuk menghasilkan data pra-penargetan (bila penanda laser darat digunakan).

KAB-1500LG-F-E memiliki sekering benturan yang mencakup tiga mode penundaan yang berbeda untuk menyerang target dan juga dapat dipasang pada pesawat yang lebih tua, seperti Sukhoi Su-24 dan Mikoyan MiG-27.

Karakteristik Umum KAB-1500LG-F-E:

  • Berat Bom: 1.525 kg
  • Berat Hululedak: 1.170 kg
  • Berat Peledak: 440 kg
  • Dimensi :
    – Panjang: 4,28 m
    – Diameter: 0,58 m
    – Sirip ekor: 0.85 m (terlipat) 1.3 m (terbuka)
  • Ketinggian Pelepasan: 1-8 km
  • Kecepaatan Pelepasan: 550-1100 km/jam
  • Akurasi Target (CEP): 4-7 m
  • Sistem Pemandu: Semi-Active Laser
  • Hululedak: Explosive
  • Alat Pemicu: Benturan, dengan 3 mode penundaan

  23 Responses to “India Beli 240 Bom Pintar untuk Su-30MKI Senilai $200 Juta dari Rusia”

  1.  

    Bom pintare karena rajin makan ikan….

  2.  

    Borong terus India borong teruus….(baca nya dgn nada dr lagu iklan phillips)…xixi

  3.  

    laa kayak mana engak kaya negara produsen senjata….laa wong jantung pisang aja dijual seharga ferrari…!!!

  4.  

  5.  

    Borong terus,, sampe anggaran abis borong terus

  6.  

    Dikita gak usah borong bikin aja sendiri walau dgn Lisenci.he3

  7.  

    Wah bakalan dphp sama tuan takur

  8.  

    Ada yg bilang penawaran pembelian F16 v…indonesia akan dikasih cara pembuatan bom pintar…ane kira rudal pintar..kapan ya Indonesia bisa buat rudal pintar dan binal..xixiixix..

  9.  

    Gak jadi kontrak dgn Israel….ehhhh jebule deal sama Rusia

 Leave a Reply