Sep 112017
 

India secara aktif sedang melakukan negosiasi rinci dengan Rusia untuk menyewa kapal selam nuklir kedua dari Project 971 untuk Angkatan Laut India.

Kesepakatan sewa kapal selam nuklir Project 971 ditandatangani oleh kedua negara pada bulan Oktober 2016 selama kunjungan Presiden Vladimir Putin di puncak acara BRICS di Goa. Kesepakatan sebesar sekitar US$ 2,5 miliar selama 78 bulan.

Kapal selam bertenaga nuklir multiguna K-295 Samara dan K-391 Bratsk dari Proyek 971 milik Angkatan Laut Rusia saat ini masih menjalani perbaikan di perusahaan galangan kapal JSC Zvezdochka di Severodvinsk. Selama perbaikan, kapal selam nuklir Project 971 harus menjalani proses refitting dan reparasi di Severodvinsk.

Kedua kapal selam Project 971 dengan nomor lambung K-295 Samara dan K-391 Bratsk dari Armada Pasifik, dikirim ke galangan kapal untuk perbaikan sejak tahun 2014.

Dilaporkan tim spesialis dari India sudah mengunjungi perusahaan kapal di Severodvinsk dan memilih salah satu dari kapal selam Project 971 yang berada di galangan kapal.

Bratsk adalah kapal selam nuklir Akula 1 sedangkan Samara adalah dari Akula II class, keduanya memiliki panjang 174.9 meter, dengan berat total mencapai 35.000 ton. Akula memiliki kecepatan yang sangat tinggi mencapai 34,5 knot, dengan jarak jelajah yang tidak terbatas. Dilengkapi dengan 20 rudal jelajah antar benua, 4 tabung torpedo 533mm, dan 2 torpedo kelas berat kaliber 650mm serta 1 tabung untuk meluncurkan rudal anti serangan udara Igla.

 Posted by on September 11, 2017