India Siapkan $ 25 miliar untuk Pesawat Tempur Siluman Rusia-India

48
110

jet tempur siluman india

India siap untuk menginvestasikan $25 miliar dalam pembangunan bersama pesawat tempur generasi kelima Rusia-India (Fifth Generation Fighter Aircraft, FGFA) dan berencana untuk membeli 127 diantaranya, lapor TASS dengan mengacu pada Times of India dan Departemen Pertahanan India.

Sejauh ini masa depan proyek FGFA nampak jelas setelah pelaksanaan kontrak pertama ditandatangani pada bulan Desember 2010 untuk pengembangan desain rinci jet tempur siluman senilai $259 juta.

Saat ini Kementerian Pertahanan sedang mencoba untuk mempercepat pengembangan pesawat tempur Rusia-India, menurut sebuah sumber yang bisa dipercaya mengungkapkan bahwa ini dapat dihubungkan dengan kemungkinan kegagalan negosiasi pengiriman 126 jet tempur Rafale (diproduksi oleh Dassault) untuk angkatan udara India.

Ia percaya bahwa,“ New Delhi bersedia untuk mempercepat pengembangan FGFA dan menempatkan pesawat tempur siluman pertamanya masuk ke dalam jajaran angkatan udaranya dalam satu setengah tahun bukan 94 bulan seperti yang awalnya direncanakan.

Dalam hal ini akhirnya pihak India tidak bersikeras memaksakan perakitan semua jet siluman itu di perusahaan Hindustan Aeronautics Limited (HAL) dan pihak India setuju untuk mengoperasikan jet tempur versi kursi tunggal seperti milik Rusia untuk menurunkan biaya proyek dan mempercepat peluncuran pesawat tempur produksi massal, “tambah sumber itu.

Sumber : Engineerinng Rusia

Pengirim : Pecinta Wanita JKGR Biro Jepara

48 KOMENTAR

  1. Nah saya berharap kita bisa seperti India, lbh baik Su35 dijadikan stop gap untuk PAK FA,,
    saat ini lbh baik Cukup 1 ska Su35, dan f-5 diganti Typhoon atau Gripen demi IFX :mrgreen:
    kalau kita bisa sukses d IFX mgkn kita bisa dipercaya Russia mengembangkan pesawat bersama kayak India . . .
    Embargo kayaknya belum akan terjadi dlm wkt dekat, krn posisi kita kyk Jepang dan Jerman, dijadikan tameng u NATO :mrgreen: manfaatkan ini u kemandirian kita,,

  2. Akhir2 ini penghuni warung lagi pesimis ni..
    Krn dibikin galau oleh pak menhan hehehe..

    * pak jokowi ke jepang salah satu agendanya adalah membahas mitsubishi AT**
    (Indonesia- jepang) tentang konsep sudah matang, pengembangan teknologi juga sudah siap ilmuwan jepang 90% optimis bisa mewujudkan bisa membuatnya namun mereka dganjal oleh AS

    Sebagai WNI aku cuma bisa berdoa moga2 ada titik terang dlm kunjungan beliau dan terjadi deal yg baik..

    In 1 juta % hoaks lo.. Hehehe

    Salam NKRI

  3. Iya lah orang di india itu rela hidup pas pasan rela bbm tnpa subsidi asal ngaranya punya nuklir..sama sprti rkyat vietnam..salut aku juga..pdhal khidupan ny lbih sulit dr khidupan rkyat indonesia..d tmbh lg pmimpin nya gx neko neko klo buat alutsista gx ky menhan kita beli alutsista hrus bisa d pkai buat sar+kmnusiaan juga hadooh ko ke menhan lg ya..hhe maaf..

    • Yg gila tu org dpr, mrk yg cari perhatian agar dpt terpilih lagi dg mengkapling-kapling apbn, sdh tahu kita bahwa 50 % apbn utk rutin, nah sisanya dikapling utk pendidikan 20 %, desa 10 %, kesehatan kira-kira 10 % nah yg sisanya 10 % itu utk pertahanan, infrastruktur, pertanianndll. padahal kita tahu bos sekolah banyak diselewengkan (beberapa sdh naik ke pengadilan), desa belum tapi coba dititeni nanti akan banyak kades masuk bui dst. Seharusnya tidak dikapling-kapling kaku dg undang-undang, tp fleksibel sesuai dg pekembangan situasi lingkungan, jadi yg kebangeten itu anggota dpr, orientasinya bukan utk bangsa n negara tapi utk dia bisa terpilih kembali.

  4. Saya lebih setuju joint dgn jepang kalau masalah pengembangan tehnologi militer daripada dengan korsel. Jepang lebih tinggi tehnologinya tp sayang masih dibawah tekanan U.S. Korsel lebih banyak intrik negatif dan saya masih kurang yakin dgn keberhasilan proyek KFX/IFX. Entah kenapa?
    Semoga jepang bisa melepaskan diri dari belenggu Amerika dan mungkin akan berbalik menentangnya jika sdh kuat. Karena walau bagaimanapun, warga jepang mungkin memiliki dendam kesumat karena warganya penah di bom atom dan selama ini mereka dipenjara dari sisi militernya oleh U.S.A

  5. India mulai berinvestasi besar2an untuk militernya.
    jepang ingin merubah konstitusinya tentang militer.
    cina membangun militernya secara masif.
    indonesia dengan menteri baru nya ingin membeli alat2 sar karena berpikir di masa depan tidak akan ada perang…
    hehehe…