Des 162016
 


New Delhi – Sehari setelah Natal, para ilmuwan India akan cemas menunggu hasil uji coba akhir rudal paling mematikan negara itu yaitu rudal balistik antar benua (ICBM).

Sebuah sumber mengatakan bahwa ujicoba akhir dari rudal balistik Agni V dijadwalkan pada 26 Desember dari fasilitas uji Pulau Abdul Kalam di lepas pantai timur India. Serangkaian tes merupakan bagian dari tiga peluncur berbasis tabung pada bulan Januari 2015. Penerbangan berada dalam konfigurasi terbuka dan telah dilakukan validasi parameter rudal.

“Peluncuran dari tabung, terintegrasi dengan sebuah peluncur canggih, adalah dalam konfigurasi yang dapat dikirimkan sehingga memungkinkan peluncuran rudal dalam waktu yang sangat singkat dibandingkan dengan peluncuran terbuka. Ini juga memiliki keuntungan dengan keandalan yang lebih tinggi, masa aktif lebih panjang, sedikit pemeliharaan dan mobilitas yang ditingkatkan”, kata Organisasi Riset Dan Pengembangan Pertahanan (DRDO).

Sumber mengatakan bahwa tim tingkat tinggi termasuk Kepala DRDO dan Direksi Pusat Penelitian dan Sistem Laboratorium Canggih, Imarat mengunjungi situs pengujian pada hari Rabu (14/12/2016). Setelah uji coba berdasarkan tabung ini, maka rudal akan masuk ke dalam tahap pengujian pengguna.

Rudal sepanjang 17 meter dengan diameter selebar 2 meter, rudal berbahan bakar padat 3-tahap diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pencegahan (detterence) nuklir India. Agni V dengan bobot 50 ton dapat membawa muatan bahan peledah seberat 3.300 pon dan mampu mengenai sasaran pada jarak 5.500 – 5.800 km. Dapat menjangkau sebagian besar daratan Cina, Eropa dan sebagian Afrika. Para ilmuwan India juga telah bekerja pada beberapa kendaraan MIRV untuk memastikan kemampuan serangan kedua yang kredibel.

Sumber: Sputniknews