Nov 242017
 

Jakartagreater.com – Rudal jelajah supersonik BrahMos yang mematikan hari ini menjadi deep surgical-strike missile setelah pertama kali diuji dari jet tempur Sukhoi-30MKI.

“Perkawinan” antara jet tempur – yang memiliki daya jelajah 3,200 km – dan Brahmos, diharapkan menjadi “kombinasi mematikan”, kata sumber pertahanan, dikutip Timesofindia, 22/11/2017. Senjata kelas dunia dengan multi platform, multi misi kini mampu diluncurkan dari darat, laut dan udara. Bagi India, itu melengkapi rudal jelajah rudal taktisnya.

Perdana Menteri India, Shri Narendra Modi, mengungkapkan kegembiraannya atas uji coba perdana yang berhasil dilakukan terhadap rudal BrahMos ALCM (Air Launched Cruise Missile) yang diluncurkan dari pesawat tempur Su-30MKI.

Perdana Menteri juga mengucapkan selamat kepada semua orang yang terkait dengan prestasi luar biasa ini.

“Senang uji coba perdana penembakan Brahmos ALCM dari Su-30MKI. Selamat kepada semua yang terkait dengan prestasi luar biasa ini “, kata Perdana Menteri, dirilis Kantor Perdana Menteri India, pib.nic.in, 22/11/2017.

Pada tanggal 3 Mei 2017 lalu, India juga telah mengujicoba rudal jelajah Brahmos Block- III versi darat ke darat yang diluncurkan dari mobile autonomous launcher (MAL) di Kepulauan Andaman & Nicobar, yang meluncur dengan kecepatan supersonik menghantam target darat.

Pada bulan Agustus 2016, Angkatan Laut India telah lebih dahulu enembakkan rudal jelajah BrahMos versi jangkauan diperpanjang dari frigat INS Teg, kapal perang kelas Talwar.

Setelah India menjadi anggota Missile Technology Control Regime (MTCR) pada tahun 2016, India dan Rusia sekarang berencana untuk bersama-sama mengembangkan rudal Brahmos generasi baru dengan jarak tempuh 600 km dengan kemampuan untuk menghantam sasaran yang terlindungi dengan tepat.

Su-30MKI India dengan rudal BrahMos (brahmos.com)

Perkembangan rudal Brahmos :

  • Rudal Brahmos dikembangkan oleh perusahaan patungan antara Mashinostroyenia Rusia dan Defence Research and Development Organisation (DRDO), India (DRDO).
  • Rudal jelajah Brahmos didasarkan pada rudal jelajah Rusia P-800 Oniks dan teknologi rudal jelajah Rusia lainnya.
  • Rudal tersebut melaju dengan kecepatan Mach 2,8 sampai 3,0. Ini adalah rudal jelajah anti-kapal tercepat di dunia yang beroperasi.
  • BrahMos-A adalah varian rudal yang diluncurkan dari pesawat yang mempersenjatai Su-30MKI angkatan udara sebagai standoff weapon. BrahMos-II adalah rudal jelajah hipersonik. Seperti halnya BrahMos, kisaran BrahMos II juga dibatasi pada 290 km untuk memenuhi MTCR.
  • Versi serangan darat BrahMos telah dioperasionalkan di Angkatan Darat India sejak 2007.

  27 Responses to “India Sukses Tembakkan Rudal BrahMos dari Su-30MKI”

  1. “Pada awalnya” memang susah

  2. Su 30 kita bawa rudal apa ya ?

  3. Indonesia sukses uji 705, india sukses uji brahmos.

  4. Uji Penembakan Rudal BrahMos

  5. Ga usah gumun, bikin sendiri memang lebih baik
    Slot air to surface ship missile kita sudah diisi oleh Rudal KH-31 Krypton, jangkauan 110 km, dibeli jaman SBY. Gelar anti kapal permukaan lebih cepat pakai Su-30 daripada armada laut. SU-30 patroli di natuna juga tentengan rudal ini. Makasar dan Indonesia timur juga sama. Untuk sementara kekuatan ini sangat strategis. Jumlah minimal untuk pertahanan tapi tidak cukup untuk menyerang.

  6. Rudal tersebut melaju dengan kecepatan Mach 2,8 sampai 3,0. “Ini adalah rudal jelajah anti-kapal tercepat di dunia yang beroperasi”

    Lho Seharusnya Yg Bener Itu ”Ini adalah rudal jelajah anti-kapal tercepat di dunia yang beroperasi Setelah Zircon Hypersonic Missile” 😆

  7. saking cepatnya membuat mata penonton kelilipan………..

  8. hore… ada carin xixixi

  9. Tetap aja jarak tempuh dibatasi, negara2 yg telah mapan takut tersaingi apalagi klu dlm perang sesungguhnya mereka tetap harus lbh superior karena bebas mengembangkan rudal tanpa batasan jarak tempuh! Bagaimana kabar kemajuan pengembangan R-Han dan Kartika?

  10. Indonesia sudah punya Yakhont… dan itu sejenis dengan Brahmos…

 Leave a Reply